Cara Memilih Pispot dan Dudukan Kloset untuk Latihan Toilet Anak
Bentuk Kloset di Rumah Menentukan Pispot atau Dudukan
Pilih pispot berdiri sendiri bila kloset di rumah berjongkok atau anak masih takut pada lubang besar, dan pilih dudukan pengecil lubang bila kloset duduk sudah ada dan anak mau langsung berlatih di sana. Apa pun bentuknya, kaki anak harus bertumpu pada lantai atau pijakan supaya ia bisa mengejan dengan nyaman.
Dua alat ini dijual untuk tujuan yang sama, tetapi cara kerjanya berbeda. Pispot berdiri sendiri adalah kursi kecil dengan wadah yang bisa diangkat dan dituang ke kloset. Dudukan pengecil lubang adalah cincin kecil yang dipasang di atas dudukan kloset dewasa, sehingga anak berlatih di kloset yang sama dengan seluruh keluarga. Pispot menuntut Anda menuang dan membilas isi wadah setiap kali, sedangkan dudukan cukup disiram bersama kloset.
Kloset di rumah memutuskan banyak hal sebelum Anda membandingkan model. Dudukan tidak muat di kloset jongkok, jadi pispot menjadi satu-satunya pilihan sampai anak cukup besar untuk jongkok sendiri. Di rumah berkloset duduk, kedua pilihan terbuka dan pertanyaannya bergeser ke ukuran lubang dan pijakan, lalu ke keberanian anak.
Alat baru berguna setelah anak siap. Tandanya bisa diamati: ia berhenti bermain sesaat sebelum buang air, menarik popoknya, mengerti kata untuk pipis dan BAB, dan popoknya tetap kering sekitar dua jam. Sebagian besar anak menunjukkan tanda itu pada usia 18 hingga 24 bulan, sebagian lebih lambat, dan anak laki-laki rata-rata mulai lebih akhir.
Pispot yang dibeli sebelum anak siap hanya mengisi sudut kamar. Anak boleh diperkenalkan lebih awal, misalnya duduk di atasnya dengan pakaian lengkap sambil bermain, asalkan tidak ada tuntutan apa pun. Pembelian sungguhan menunggu sampai tanda tadi terlihat. Kedua alat juga tidak saling meniadakan: pispot di rumah dan dudukan portabel untuk perjalanan adalah kombinasi yang masuk akal.
Bagian yang menentukan berhasil tidaknya latihan hanya beberapa: ukuran alas terhadap tubuh anak, kestabilan saat ia naik dan turun, kemudahan membuang isi wadah, dan pijakan kaki. Gambar tokoh kartun, lagu, atau lampu tidak mengubah kemampuan anak mengosongkan perut dan kandung kemih.
Tanda Siap Lebih Jujur daripada Umur
Umur hanya patokan kasar. Anak yang mengerti kalimat sederhana seperti "ambil popok", bisa berjalan ke tempat tertentu, dan mulai tidak nyaman saat popoknya basah lebih siap daripada anak berusia dua tahun yang belum menunjukkan semua itu.
Satu hal lain layak diperiksa sebelum belanja, yaitu sembelit. Anak dengan feses keras akan takut duduk karena mengejan terasa sakit, dan alat secanggih apa pun tidak memperbaikinya. Feses lunak setidaknya setiap dua hari menandakan perutnya siap berlatih. Bila belum, bicarakan dulu dengan dokter anak.
Pispot Berdiri Sendiri dan Batas Kemampuannya
Pispot jenis ini paling mudah diterima anak. Ukurannya sesuai tubuh, kaki langsung menyentuh lantai, dan tidak ada lubang besar yang menakutkan di bawahnya. Ia bisa naik dan duduk sendiri, lalu melihat hasilnya, yang membantunya memahami hubungan antara dorongan di perut dan isi wadah.
Tinggi, lebar alas, dan kestabilan
Alas yang lebar membuat pispot tidak terguling saat anak naik atau berdiri tiba-tiba. Tekan sisi atasnya dari samping dengan tangan Anda; model yang bergoyang di tangan orang dewasa pasti bergoyang pula di bawah anak yang bergerak. Dasar yang melebar ke luar lebih stabil daripada dasar yang selebar dudukannya.
Tinggi dudukan harus memungkinkan telapak kaki anak rata di lantai dengan lutut sedikit lebih tinggi dari pinggul. Dudukan yang terlalu tinggi membuat kaki menggantung dan perut sulit menekan, sedangkan model yang terlalu rendah memaksa anak meringkuk. Ukur tinggi lutut anak saat ia duduk di kursi biasa, lalu bandingkan dengan tinggi dudukan pada keterangan produk.
Wadah yang bisa diangkat
Di dalam pispot ada wadah yang bisa dilepas dan dituang ke kloset. Wadah dengan pegangan atau bibir tuang yang jelas membuat isinya tidak tumpah ke lantai saat Anda mengangkatnya dengan satu tangan. Wadah yang dalam dan sempit susah dibilas, sedangkan yang lebar dan landai cukup disapu sekali dengan sikat.
Pispot yang dudukannya menyatu dengan wadah memaksa Anda menuang seluruh badan pispot. Itu berat dan berantakan, apalagi bila kamar mandinya jauh. Pastikan wadah bisa keluar tanpa dibongkar dengan alat.
Model dua fungsi
Sebagian pispot bisa dipakai di lantai, lalu dipasang di atas kloset sebagai dudukan setelah anak lebih besar. Ini terlihat hemat, tetapi bentuk bagian dudukannya harus cocok dengan kloset di rumah Anda, bukan hanya dengan kloset standar di gambar produk. Bila tidak cocok, Anda tetap membeli dudukan terpisah dan fungsi gandanya tidak terpakai.
Dudukan Pengecil Lubang untuk Kloset Duduk
Dudukan mempersingkat jalan latihan: anak langsung terbiasa dengan kloset yang akan dipakainya seumur hidup, dan Anda tidak perlu menuang apa pun. Cincin tipis ini cukup disimpan di dekat kloset. Anak yang takut pada suara siraman atau lubang besar membutuhkan waktu lebih lama untuk menerima cara ini.
Cocokkan bentuk lubang dengan alasnya
Dudukan kloset di rumah ada yang bulat, ada yang lonjong. Ukur panjang dan lebarnya dari sisi luar ke sisi luar dengan meteran, lalu cocokkan dengan rentang ukuran pada keterangan produk. Dudukan anak yang terlalu kecil bergeser saat anak berdiri, dan yang terlalu besar menjorok ke depan sehingga tidak menopang paha.
Cari model dengan tepi karet atau bantalan di bagian bawah, karena lapisan itu menahan geseran di atas dudukan kloset yang licin. Ketika lapisan itu aus atau terlepas, alat mulai bergeser dan perlu diganti.
Pegangan dan sandaran
Pegangan di kiri dan kanan membuat anak merasa terpegang saat naik, dan sandaran punggung kecil menahan anak yang takut jatuh ke belakang. Anak yang berani tidak membutuhkannya, tetapi anak yang takut tenggelam di lubang kloset lebih cepat bersedia duduk bila ada pegangan.
Kloset Jongkok Memerlukan Jalan Lain
Di rumah dengan kloset jongkok, pispot adalah alat utama. Pilih model yang wadahnya bisa dituang ke lubang kloset tanpa dimiringkan sangat jauh, dan taruh di dekat kamar mandi, bukan di ruang tamu, sehingga proses menuang tidak melewati seisi rumah. Anak yang sudah bisa jongkok dengan kaki rata di lantai dapat pindah langsung ke kloset jongkok.
Pijakan Kaki Menentukan Posisi Mengejan
Kaki yang menggantung membuat otot perut sulit bekerja bersama. Di atas dudukan kloset dewasa, kaki anak tidak menyentuh lantai, sehingga pijakan hampir selalu dibutuhkan. Pijakan yang baik membuat telapak kaki rata, lutut lebih tinggi dari pinggul, dan badan anak condong ke depan.
Cara memeriksa tinggi pijakan
Dudukkan anak, lalu lihat dari samping: paha harus miring ke atas dan kaki tidak melayang. Untuk kaki yang masih melayang, tambah tinggi pijakan, atau pilih yang lebih lebar supaya kedua kaki bisa berpijak berdampingan.
Bahan dan kestabilan pijakan
Bangku kecil buatan sendiri tidak masalah selama permukaannya rata, tidak licin, dan tidak goyah. Pijakan yang bergeser saat anak turun lebih berbahaya daripada tidak memakai pijakan sama sekali. Karet di bagian kaki bangku menahannya di lantai kamar mandi yang basah.
Pispot di lantai tidak memerlukan pijakan selama tingginya sudah sesuai. Pispot yang ternyata terlalu tinggi bisa diberi bantalan kaki rendah, atau diganti dengan yang lebih pendek.
Anak Laki-laki dan Percikan
Anak laki-laki belajar buang air dengan duduk lebih dulu, baru kemudian berdiri. Dudukan dan pispot untuk mereka tetap harus nyaman untuk duduk penuh. Pelindung percikan di bagian depan wadah berguna selama anak masih mengarahkan sendiri, namun pelindung yang terlalu tinggi menekan paha dan membuat anak enggan duduk.
Raba sudut pelindung sebelum membeli. Tepi yang tajam atau kasar dapat menggores paha bagian dalam, dan model yang bisa dilepas lebih mudah disesuaikan saat anak tidak membutuhkannya lagi.
Bahan, Permukaan, dan Cara Mencuci
Plastik polos lebih mudah dijaga
Plastik polos yang kokoh paling mudah dibersihkan. Permukaan halus tanpa ukiran, tanpa celah antar sambungan, dan tanpa bagian yang menjorok membuat sisa tidak menempel. Relief tokoh kartun terlihat lucu, tetapi sudut-sudutnya menahan kotoran yang sulit dijangkau sikat.
Model berbunyi dan berlampu
Model yang berbunyi atau menyala membawa kotak baterai dan lubang pengeras suara. Bagian itu tidak boleh terkena air, sehingga hanya sebagian alat yang bisa dicuci, dan lubangnya menahan lembap. Perhatian anak memang bisa teralih oleh lagu, tetapi alat yang tidak sepenuhnya bisa dicuci kurang pantas menampung kotoran.
Mencuci dan mengeringkan
Cuci wadah setelah setiap pakai dengan air mengalir dan sabun, lalu jemur di tempat terbuka. Dudukan kloset yang dipakai bersama cukup dibilas dan dilap seperti biasa.
Celana Latihan dan Popok Celana
Pakaian ikut menentukan hasil, sebab anak harus menurunkannya sendiri dalam hitungan detik. Celana berkaret pinggang longgar seperti celana pendek, legging, atau celana training paling praktis; hindari kancing, ritsleting, jins kaku, dan rok yang dipadu dengan celana ketat. Anak yang tidak sempat membuka celana akan selalu terlambat.
Popok celana sekali pakai dirancang agar terasa kering, sehingga anak tidak merasakan basahnya dan kehilangan dorongan untuk belajar. Karena itu, hentikan semua jenis popok pada siang hari saat memulai latihan, termasuk popok celana. Berhenti memakai popok siang paling masuk akal antara usia 18 dan 30 bulan. Untuk tidur malam, popok tetap boleh dipakai sampai anak kering di malam hari, dan sebagian besar anak mencapainya pada usia lima tahun.
Siapkan beberapa celana ganti cadangan. Kecelakaan pasti terjadi, dan celana ganti di dalam tas mencegah acara keluar rumah berubah jadi kekacauan.
Jumlah dan Letak Alat di Rumah
Pispot di tempat yang jauh dari anak tidak akan terpakai. Jadwal yang masuk akal: tawarkan duduk setelah bangun dengan popok kering, sekitar 45 menit hingga satu jam setelah minum, dan 15 hingga 30 menit setelah makan. Tiap sesi cukup beberapa menit; anak yang gelisah boleh diberi buku pendek atau lagu sampai selesai. Tempatkan pispot di tempat anak bermain, bukan hanya di kamar mandi.
Keluarga yang bergerak di satu lantai cukup dengan satu pispot. Rumah dua lantai, atau yang kamar mandinya jauh dari ruang bermain, membutuhkan satu alat per lantai. Untuk perjalanan, pispot lipat atau dudukan portabel dengan kantong sekali pakai menyelamatkan situasi; berhenti setiap satu hingga dua jam supaya anak sempat duduk.
Tambahan seperti tempat gulungan tisu atau keranjang mainan di badan pispot tidak perlu dibeli.
Kesimpulan
Untuk anak yang takut pada kloset atau tinggal di rumah berkloset jongkok, satu pispot dengan wadah yang mudah dituang sudah memadai. Anak yang berani di rumah berkloset duduk bisa langsung memakai dudukan dengan pijakan, yang lebih hemat tempat dan lebih singkat jalannya. Uji kestabilan alat dengan tangan Anda sebelum anak menyentuhnya.
Cari sebagai platform perbandingan harga dan panduan belanja terlengkap di Indonesia memudahkan Anda menemukan dan membandingkan produk terbaik sesuai kebutuhan sebelum memutuskan.
Pertanyaan / Jawaban
Lebih baik pispot atau dudukan kloset untuk anak usia dua tahun?
Keputusannya bergantung pada kloset di rumah dan sikap anak, bukan pada usia. Anak dua tahun yang menarik popok dan mengerti kata pipis, di rumah berkloset duduk, bisa langsung memakai dudukan pengecil lubang selama ia tidak takut pada lubang besar. Tambahkan pijakan supaya kakinya tidak menggantung. Anak yang menolak mendekat ke kloset atau menangis saat diangkat ke atasnya lebih cocok mulai dari pispot, karena kakinya menyentuh lantai dan tidak ada lubang yang menakutkan. Rumah berkloset jongkok tidak punya pilihan lain selain pispot, jadi yang perlu dibandingkan hanya tinggi dudukan dan kemudahan menuang wadahnya. Sebelum membeli, pastikan juga anak tidak sembelit, karena feses keras membuat duduk terasa sakit dan alat apa pun akan ditolak.
Bagaimana menyiapkan latihan toilet di rumah berkloset jongkok?
Beli pispot dengan wadah yang bisa diangkat, lalu letakkan di dekat tempat anak bermain dan tidak jauh dari kamar mandi. Dudukan pengecil lubang tidak muat di kloset jongkok, jadi tidak ada gunanya mencari model itu. Tuang isi wadah ke lubang kloset, lalu cuci dengan air mengalir dan sabun. Wadah yang lebar dan landai paling mudah dibersihkan. Setelah anak bisa jongkok dengan kaki rata di lantai, ia dapat langsung memakai kloset jongkok dan pispot tidak diperlukan lagi. Letakkan pispot di dekat kamar mandi, bukan di ruang tamu, supaya proses menuang tidak melewati seisi rumah.
Berapa lama anak boleh duduk di pispot setiap sesi?
Cukup beberapa menit. Duduk lebih lama tidak membuat hasilnya lebih baik dan hanya membuat anak bosan. Anak yang gelisah bisa ditemani buku pendek atau lagu, lalu duduk sampai buku atau lagu itu selesai. Jadwalnya mengikuti kebiasaan tubuh: setelah bangun dengan popok kering, sekitar 45 menit hingga satu jam setelah minum, dan 15 hingga 30 menit setelah makan. Untuk anak yang menolak di tengah sesi, hentikan tanpa marah dan coba lagi pada jadwal berikutnya, dengan pispot tetap berada di tempat bermainnya.
Perlukah pijakan kaki saat anak memakai dudukan di atas kloset?
Perlu hampir selalu, karena kaki anak tidak akan menyentuh lantai di atas kloset dewasa, dan kaki yang menggantung menyulitkan otot perut bekerja. Dudukkan anak lalu lihat dari samping: telapak kaki harus rata di pijakan dan lutut sedikit lebih tinggi dari pinggul. Kaki yang masih melayang berarti pijakannya terlalu rendah. Bangku kecil di rumah boleh dipakai selama permukaannya rata dan tidak licin, serta tidak bergeser saat anak turun, terutama di lantai kamar mandi yang basah. Pispot di lantai tidak membutuhkannya selama tinggi dudukan pas dengan betis anak.
Apakah anak laki-laki membutuhkan pispot dengan pelindung percikan?
Pelindung percikan membantu selama anak masih belum bisa mengarahkan sendiri, tetapi bukan syarat. Anak laki-laki belajar buang air dengan duduk lebih dulu, baru berdiri, jadi dudukannya harus nyaman untuk duduk penuh. Bagian yang terlalu tinggi menekan paha dan membuat anak enggan duduk, sedangkan tepi yang tajam menggores paha bagian dalam, sehingga raba sudutnya sebelum membeli. Yang bisa dilepas lebih praktis karena tidak dibutuhkan lagi saat anak sudah lancar. Anak yang takut berdiri di atas bangku lebih tenang dengan pispot di lantai, dan jadwal duduknya tetap sama.
Bisakah anak memakai popok celana selama berlatih?
Pada siang hari sebaiknya tidak. Popok celana sekali pakai dirancang agar terasa kering, sehingga anak tidak merasa basah dan kehilangan dorongan untuk belajar. Hentikan semua jenis popok pada siang hari saat latihan dimulai, dan ganti dengan celana berkaret pinggang longgar yang mudah diturunkan sendiri. Untuk tidur malam, popok tetap boleh dipakai sampai anak kering di malam hari, yang sebagian besar anak capai pada usia lima tahun. Siapkan beberapa celana ganti di tas karena kecelakaan pasti terjadi, terutama saat keluar rumah. Hindari celana berkancing, beritsleting, atau jins kaku, sebab anak tidak sempat membukanya sendiri.
Berapa pispot yang perlu dibeli untuk rumah dua lantai?
Satu per lantai, ditaruh di tempat anak bermain. Letak yang jauh dari anak membuat pispot tidak terpakai, sebab anak hanya punya waktu singkat dari dorongan sampai kecelakaan. Rumah satu lantai cukup dengan satu pispot. Tambahkan satu pispot lipat atau dudukan portabel dengan kantong sekali pakai untuk perjalanan, dan berhenti setiap satu hingga dua jam supaya anak sempat duduk. Pispot musik atau berlampu tidak perlu dibeli karena bagian elektroniknya tidak boleh terkena air sehingga tidak bisa dicuci seluruhnya.
Mengapa anak menolak duduk di dudukan kloset?
Penyebab paling mungkin adalah rasa takut jatuh atau tenggelam di lubang besar. Dudukan pengecil lubang yang pas membuat lubang tidak terlalu besar, pegangan di kiri dan kanan memberi rasa aman saat naik, dan sandaran kecil menahan punggung. Pastikan juga kakinya berpijak pada pijakan, karena kaki yang melayang membuatnya merasa tidak stabil. Untuk anak yang tetap menolak, kembali ke pispot tanpa menganggapnya kemunduran; alat itu cukup dipakai sampai anak lebih berani, lalu dudukan dicoba lagi.