Cara Memilih Sabun Bayi yang Aman untuk Kulit Sensitif
Karakteristik Sabun dan Kulit Bayi
Sabun sejati bersifat basa dengan tingkat keasaman sekitar 9 sampai 10, sementara kulit bayi bersifat sedikit asam dan terlindungi oleh lapisan tipis yang juga bersifat asam. Selisih itulah yang mengganggu lapisan pelindung tersebut, dan selisih itu tidak hilang hanya karena kemasannya bertuliskan bayi. Yang perlu dicari adalah pembersih tanpa sabun.
Mengapa Sabun Basa Mengganggu Kulit Bayi
Permukaan kulit memiliki lapisan tipis yang bersifat sedikit asam. Lapisan itu menahan air agar tidak menguap terlalu cepat dan menghambat pertumbuhan kuman, dan pada bayi lapisan tersebut baru terbentuk secara bertahap selama minggu-minggu pertama. Sabun sejati dibuat dengan mereaksikan lemak dan alkali kuat. Hasil reaksi itu bersifat basa, dengan tingkat keasaman yang umumnya berada di kisaran 9 sampai 10. Ketika bertemu air di kulit, sabun melepaskan alkalinya dan menaikkan tingkat keasaman permukaan kulit. Sebuah penelitian pada bayi tanpa penyakit kulit mengukur langsung apa yang terjadi setelah pembersihan.
Kelompok yang hanya memakai air mengalami kenaikan tingkat keasaman paling kecil, sedangkan kelompok yang dicuci dengan sabun basa mengalami kenaikan paling besar. Pembersih dengan tingkat keasaman mendekati kulit berada di antara keduanya dan jauh lebih dekat ke air biasa. Akibat kenaikan itu berjalan bertahap dan dalam satu urutan yang bisa diikuti. Lapisan pelindung yang terganggu membuat air lebih mudah menguap dari kulit. Kulit yang kehilangan air menjadi kering, dan kulit yang kering retak halus di permukaannya. Retakan halus itu membuka jalan bagi bahan asing yang sebelumnya tertahan di luar, dan bahan asing yang masuk memicu peradangan yang membuat kulit semakin sulit menahan air.
Pada kulit yang memang sensitif, urutan tersebut berjalan lebih cepat dan berputar kembali ke awal. Inilah sebabnya kulit yang sudah kering cenderung bereaksi terhadap produk yang sebelumnya tidak menimbulkan apa-apa, dan sebabnya menghentikan penyebabnya lebih menentukan daripada menambah produk baru untuk mengatasinya. Perlu disampaikan bahwa tulisan ini bersifat informasi umum. Kemerahan yang menetap, kulit yang pecah-pecah, atau ruam yang meluas sebaiknya dibicarakan dengan bidan, dokter, atau tenaga kesehatan lain.
Mengenali Pembersih Tanpa Sabun
Istilahnya membingungkan sejak awal, sebab yang dicari justru produk yang bukan sabun meski dijual di rak sabun bayi. Pembersih tanpa sabun memakai bahan pembersih buatan yang bisa disusun pada tingkat keasaman mendekati kulit, umumnya di kisaran 5 sampai 7. Bandingkan dengan sabun sejati yang berada di 9 sampai 10, dan ingat bahwa skala keasaman bergerak sepuluh kali lipat pada setiap satu angka. Selisih empat angka karena itu bukan selisih kecil. Pada kemasan, keterangan yang dicari adalah tulisan tanpa sabun atau keterangan tingkat keasaman yang disertai angkanya.
Angka yang dicantumkan jauh lebih berarti daripada kata-kata yang tidak disertai angka. Bentuk cair umumnya lebih mudah disusun pada tingkat keasaman rendah dibanding bentuk batangan, meski batangan tanpa sabun juga ada. Bila keterangan pada kemasan tidak lengkap, bentuk cair adalah tebakan yang lebih aman. Bila tidak ada keterangan sama sekali, kemungkinan besar produk tersebut sabun biasa yang diberi label bayi. Kertas penguji keasaman yang dijual di apotek bisa dipakai untuk memeriksanya sendiri di rumah, dan harganya kecil dibanding harga mencoba beberapa produk berturut-turut.
Kata pada Kemasan yang Tidak Berarti Apa-apa
Tiga kata yang paling sering dicari orang tua di rak justru tidak menjanjikan apa pun. Kata hipoalergenik tidak memiliki arti yang baku dan tidak menuntut pengujian tertentu sebelum dicantumkan. Siapa pun boleh menuliskannya, dan tulisan itu tidak menjanjikan apa pun yang bisa diperiksa. Kata alami juga tidak menandakan keamanan. Banyak bahan tumbuhan justru merupakan penyebab reaksi kulit yang dikenal, dan minyak esensial termasuk di dalamnya. Yang benar-benar berarti adalah keterangan tanpa pewangi. Pewangi termasuk penyebab reaksi kulit yang paling sering pada produk perawatan, dan menghilangkannya menghilangkan satu kelompok besar kemungkinan sekaligus. Perhatikan bahwa tanpa pewangi berbeda dari tanpa aroma. Produk tanpa aroma kadang justru memakai bahan tambahan untuk menutupi bau bahan bakunya, sehingga jumlah bahannya bertambah alih-alih berkurang. Busa yang melimpah juga bukan tanda produk bekerja baik. Busa dihasilkan oleh bahan pembersih yang lebih keras, dan bahan itulah yang membuat kulit terasa kering setelah mandi.
Seberapa Sering Sabun Sebenarnya Dibutuhkan
Jawaban yang jujur mengejutkan banyak orang tua. Jauh lebih jarang daripada yang diperkirakan. Sebagian besar bagian tubuh bayi tidak kotor dalam arti yang membutuhkan pembersih. Air saja sudah cukup untuk lengan, tungkai, punggung, dan dada pada hari biasa. Pembersih sebaiknya dipakai pada bagian yang memang kotor, yaitu daerah popok, lipatan yang berkeringat seperti leher dan pangkal paha, serta tangan. Memandikan setiap hari tetap bisa dilakukan, sebab mandi bukan hanya soal kebersihan, tetapi memandikan setiap hari tidak berarti seluruh tubuh perlu disabuni setiap kali.
Pada iklim panas dan lembap, keringat memang membuat lipatan lebih cepat lembap dan perlu dibersihkan lebih teliti. Yang perlu ditambah adalah perhatian pada lipatan, bukan jumlah pembersih pada seluruh tubuh. Mengurangi pemakaian pembersih pada bagian yang tidak kotor sering memberi perbaikan yang lebih besar pada kulit kering dibanding mengganti merek produknya. Ini juga perubahan yang tidak memerlukan biaya sama sekali. Jika bayi Anda berkeringat banyak sepanjang hari di rumah tanpa pendingin, tambahkan pembilasan dengan air pada sore hari alih-alih menambah sesi bersabun, sebab yang perlu dihilangkan adalah keringat dan bukan minyak alami kulitnya.
Sebaliknya, kalau bayi lebih banyak berada di ruangan sejuk dan jarang berkeringat, satu kali pembersihan pada daerah yang memang kotor sudah memadai untuk sehari.
Air, Suhu, dan Lama Mandi
Tiga hal ini berpengaruh cukup besar dan tidak menuntut pembelian apa pun. Suhu air menentukan berapa banyak minyak alami yang ikut larut. Air yang terlalu hangat melarutkan lebih banyak, dan patokan sederhana yang bisa dipakai adalah air yang terasa netral di punggung tangan orang dewasa, bukan terasa hangat. Punggung tangan dipakai karena kulitnya lebih tipis daripada telapak dan lebih mendekati kepekaan bayi. Lama mandi bekerja dengan cara yang berlawanan dari dugaan banyak orang. Berendam lama membuat lapisan atas kulit menyerap air, lalu air itu menguap dengan cepat setelah bayi diangkat, dan penguapan itu membawa serta air yang sudah ada di kulit sebelumnya.
Hasilnya kulit menjadi lebih kering setelah mandi lama, bukan lebih lembap. Lima sampai sepuluh menit sudah memadai untuk kulit sensitif. Cara mengeringkan menentukan sisanya. Menepuk lebih baik daripada menggosok, dan lipatan perlu dikeringkan sampai benar-benar kering. Di iklim panas dan lembap, lipatan leher, ketiak, dan pangkal paha adalah tempat kemerahan paling sering muncul, dan penyebabnya lebih sering kelembapan yang tertinggal daripada sabun yang dipakai.
Pelembap Harian dan Apa yang Ditemukan Penelitian
Bagian ini memuat temuan yang berlawanan dengan anjuran yang beredar luas selama bertahun-tahun. Dugaan yang masuk akal dan lama dipercaya adalah bahwa memperkuat lapisan pelindung kulit sejak lahir dapat mencegah eksim. Dua percobaan acak berskala besar menguji dugaan tersebut pada bayi dengan riwayat alergi dalam keluarga, dan keduanya tidak menemukan penurunan angka eksim. Pada salah satu percobaan, eksim ditemukan pada 23 persen bayi kelompok yang memakai pelembap harian dan 25 persen pada kelompok pembanding saat berusia dua tahun, selisih yang tidak berarti secara statistik.
Tindak lanjut sampai usia lima tahun juga tidak menemukan perbedaan. Percobaan yang sama justru mencatat sedikit lebih banyak infeksi kulit pada kelompok yang memakai pelembap harian. Yang perlu ditegaskan adalah bahwa temuan ini tentang pencegahan, bukan tentang pengobatan. Pelembap tetap menjadi bagian utama penanganan eksim yang sudah terjadi, dan tidak ada yang berubah tentang hal tersebut. Artinya, memakai pelembap karena kulit bayi memang kering adalah alasan yang masuk akal. Memakainya setiap hari sejak lahir dengan harapan mencegah eksim tidak didukung bukti terbaru.
Menguji Produk Baru dengan Aman
Cara mencoba lebih menentukan daripada pilihan produknya, terutama pada kulit yang sudah diketahui sensitif. Oleskan sedikit produk pada bagian kecil kulit yang utuh, misalnya bagian dalam lengan bawah, bilas seperti biasa, lalu amati selama satu sampai dua hari sebelum memakainya untuk seluruh tubuh. Ganti satu produk dalam satu waktu. Mengganti sabun, pelembap, dan detergen cucian sekaligus membuat penyebab reaksi mustahil ditelusuri, dan penelusuran itulah yang sebenarnya dibutuhkan. Catat tanggal dan nama produk yang dicoba. Catatan sederhana itu sangat membantu bila nanti perlu menelusuri penyebabnya bersama tenaga kesehatan.
Bila muncul kemerahan, bentol, kulit mengelupas, atau bayi tampak gelisah setelah dimandikan, hentikan pemakaian. Kemerahan yang meluas, kulit yang melepuh, atau keluhan yang disertai demam adalah alasan untuk memeriksakan diri tanpa menunggu. Jika bayi Anda sudah pernah bereaksi terhadap satu produk, mulailah dari pembersih dengan daftar bahan paling pendek yang bisa ditemukan, sebab daftar pendek jauh lebih mudah ditelusuri bila reaksi terjadi lagi. Sebaliknya, kalau belum pernah ada reaksi sama sekali, ada tidaknya pewangi lebih menentukan daripada panjang daftar bahannya.
Kesimpulan
Yang menentukan bukan tulisan bayi pada kemasan melainkan jenis bahan pembersih dan tingkat keasamannya. Sabun sejati bersifat basa di kisaran 9 sampai 10 dan menaikkan keasaman permukaan kulit, sementara pembersih tanpa sabun bisa disusun di kisaran 5 sampai 7 dan hampir tidak mengubahnya. Kata hipoalergenik dan alami tidak menjanjikan apa pun yang bisa diperiksa, sedangkan keterangan tanpa pewangi benar-benar berarti karena pewangi termasuk penyebab reaksi kulit yang paling sering. Busa yang melimpah bukan tanda produk bekerja baik. Yang perlu diingat tentang pemakaian adalah bahwa sebagian besar tubuh bayi cukup dibersihkan dengan air, dan mengurangi pembersih pada bagian yang tidak kotor sering lebih membantu daripada mengganti merek.
Bukti terbaru juga menunjukkan bahwa pelembap harian sejak lahir tidak mencegah eksim, meski pelembap tetap penting untuk mengobati eksim yang sudah ada. Langkah berikutnya adalah membaca daftar bahan produk yang sudah ada di kamar mandi Anda dan memeriksa ada tidaknya pewangi di dalamnya. Cari sebagai platform perbandingan harga dan panduan belanja terlengkap dalam bahasa Indonesia memudahkan Anda menemukan dan membandingkan produk terbaik sesuai kebutuhan sebelum memutuskan.
Pertanyaan / Jawaban
Mengapa sabun batangan biasa kurang sesuai untuk kulit bayi?
Sabun sejati dibuat dengan mereaksikan lemak dan alkali kuat, dan hasilnya bersifat basa dengan tingkat keasaman sekitar 9 sampai 10. Kulit bayi sendiri bersifat sedikit asam, dan lapisan asam tipis di permukaannya berperan menahan air agar tidak menguap serta menghambat kuman. Basa yang kuat menaikkan tingkat keasaman kulit dan mengganggu lapisan tersebut. Sebuah penelitian pada bayi tanpa penyakit kulit mengukur kenaikan tingkat keasaman kulit setelah dicuci, dan kenaikan terkecil terjadi pada kelompok yang hanya memakai air sedangkan kenaikan terbesar terjadi setelah dicuci dengan sabun basa. Karena itu yang dicari bukan sabun bayi melainkan pembersih tanpa sabun dengan tingkat keasaman yang mendekati kulit.
Apa arti pembersih tanpa sabun dan bagaimana mengenalinya?
Pembersih tanpa sabun memakai bahan pembersih buatan yang bisa disusun pada tingkat keasaman mendekati kulit, umumnya di kisaran 5 sampai 7, sehingga tidak menaikkan keasaman permukaan seperti sabun basa. Pada kemasan, keterangan yang dicari adalah tanpa sabun atau keterangan tingkat keasaman yang dicantumkan angkanya. Bentuk cair umumnya lebih mudah disusun pada tingkat keasaman rendah dibanding bentuk batangan, meski ada pula batangan tanpa sabun. Bila tidak ada keterangan sama sekali pada kemasan, kemungkinan besar produk tersebut sabun biasa yang diberi label bayi. Kertas penguji keasaman yang dijual di apotek juga bisa dipakai untuk memeriksanya sendiri di rumah bila keterangannya tidak ada.
Apakah keterangan hipoalergenik menjamin produk aman untuk kulit sensitif?
Tidak, sebab istilah tersebut tidak memiliki arti yang baku dan tidak menuntut pengujian tertentu sebelum dicantumkan. Siapa pun boleh menuliskannya pada kemasan. Yang lebih berguna adalah membaca daftar bahan, terutama mencari ada tidaknya pewangi. Pewangi termasuk penyebab reaksi kulit yang paling sering pada produk perawatan, dan minyak esensial juga termasuk pewangi meski terdengar alami. Keterangan tanpa pewangi karena itu lebih berarti daripada keterangan hipoalergenik. Perhatikan pula bahwa tanpa pewangi berbeda dari tanpa aroma, sebab produk tanpa aroma kadang justru memakai bahan tambahan untuk menutupi bau bahan bakunya.
Seberapa sering bayi sebenarnya perlu dimandikan dengan sabun?
Jauh lebih jarang daripada yang diperkirakan banyak orang. Sebagian besar bagian tubuh bayi tidak kotor dan cukup dibersihkan dengan air. Sabun atau pembersih sebaiknya dipakai pada bagian yang memang kotor, yaitu daerah popok, lipatan yang berkeringat, dan tangan. Memandikan setiap hari tetap bisa dilakukan, tetapi tidak berarti seluruh tubuh perlu disabuni setiap kali. Mengurangi pemakaian pembersih pada bagian yang tidak kotor sering memberi perbaikan yang lebih besar pada kulit kering dibanding mengganti merek produknya.
Apakah memakai pelembap setiap hari sejak lahir mencegah eksim?
Bukti terbaru menunjukkan tidak. Dua percobaan acak berskala besar menguji pemakaian pelembap harian sejak lahir pada bayi dengan riwayat keluarga alergi, dan keduanya tidak menemukan penurunan angka eksim. Pada salah satu percobaan, eksim ditemukan pada 23 persen bayi kelompok pelembap dan 25 persen kelompok pembanding pada usia dua tahun, dan tindak lanjut sampai usia lima tahun juga tidak menemukan perbedaan. Percobaan yang sama justru menemukan sedikit lebih banyak infeksi kulit pada kelompok yang memakai pelembap harian. Perlu ditegaskan bahwa temuan ini tentang pencegahan, bukan tentang pengobatan, sebab pelembap tetap menjadi bagian utama penanganan eksim yang sudah terjadi.
Bahan apa yang sebaiknya dihindari pada produk untuk kulit sensitif?
Pewangi adalah yang pertama, termasuk yang disebut sebagai minyak esensial atau aroma alami. Berikutnya adalah bahan pembersih yang membuat busa sangat banyak, sebab busa yang melimpah sering menandakan bahan pembersih yang lebih keras dan lebih mudah membuat kulit kering. Pewarna tidak memberi manfaat apa pun pada pembersih dan hanya menambah bahan yang bisa menimbulkan reaksi. Bahan bertuliskan alami tidak otomatis lebih aman, sebab banyak bahan tumbuhan justru merupakan penyebab reaksi kulit yang dikenal. Daftar bahan yang pendek umumnya lebih mudah ditelusuri bila terjadi reaksi dibanding daftar yang sangat panjang.
Bagaimana menguji produk baru pada bayi dengan kulit sensitif?
Oleskan sedikit produk pada bagian kecil kulit yang utuh, misalnya bagian dalam lengan bawah, lalu bilas seperti biasa dan amati selama satu sampai dua hari sebelum memakainya untuk seluruh tubuh. Ganti satu produk dalam satu waktu, sebab mengganti beberapa produk sekaligus membuat penyebab reaksi mustahil ditelusuri. Bila muncul kemerahan, bentol, kulit mengelupas, atau bayi tampak gelisah setelah dimandikan, hentikan pemakaian dan bicarakan dengan tenaga kesehatan. Kemerahan yang meluas, melepuh, atau disertai demam adalah alasan untuk memeriksakan diri tanpa menunggu. Catat pula tanggal dan nama produk yang dicoba, sebab catatan sederhana itu sangat membantu bila nanti perlu menelusuri penyebabnya bersama tenaga kesehatan.