Mainan Edukatif untuk Balita: Yang Benar-Benar Merangsang Motorik vs Sekadar Mahal

Mainan Edukatif untuk Balita: Yang Benar-Benar Merangsang Motorik vs Sekadar Mahal
Beli Sekarang di Shopee

Prinsip Dasar Mainan Edukatif

Sebuah mainan melatih kemampuan motorik sejauh mainan itu menyisakan pekerjaan untuk anak. Semakin banyak yang dikerjakan mainan sendiri, berupa bunyi, cahaya, dan gerak otomatis, semakin sedikit yang tersisa untuk dikerjakan tangan dan tubuh anak. Harga dan jumlah fungsi bukan ukuran yang berguna.

Mengapa Mainan yang Sibuk Sendiri Membuat Anak Pasif

Label edukatif pada kemasan tidak memiliki arti yang baku. Siapa pun boleh mencetaknya, dan mainan yang paling banyak mencantumkan kata itu sering justru mainan yang paling banyak bekerja sendiri. Perhatikan pembagian kerja yang terjadi saat anak bermain. Pada mainan yang menyala, bernyanyi, dan bergerak sendiri, anak menekan satu tombol lalu menonton. Pada balok yang tidak melakukan apa pun, anak harus menyusun, menyeimbangkan, menjatuhkan, dan mencoba lagi. Gerakan berulang dengan hasil yang bisa gagal itulah yang melatih kemampuan motorik. Ada akibat kedua yang lebih mengejutkan dan sudah diteliti.

Sebuah penelitian membandingkan permainan dengan mainan elektronik, mainan sederhana seperti balok karet dan papan pasak bentuk, serta buku. Saat anak bermain dengan mainan elektronik, orang tua berbicara lebih sedikit, lebih jarang menanggapi ucapan anak, dan lebih jarang menyebut nama benda, warna, serta bentuk. Buku menghasilkan percakapan paling banyak. Penjelasan yang masuk akal cukup sederhana. Mainan yang sudah bersuara sendiri membuat orang dewasa merasa tidak perlu ikut berbicara, sehingga mainan yang menjanjikan pengajaran justru menggantikan sumber pengajaran yang paling penting bagi anak seusia itu, yaitu percakapan dengan orang di dekatnya.

Perlu disampaikan bahwa penelitian tersebut berskala kecil dan mengamati bayi berusia sepuluh sampai enam belas bulan. Arah temuannya sejalan dengan beberapa penelitian lain, tetapi angkanya tidak perlu diperlakukan sebagai ukuran pasti.

Mainan yang Melatih Motorik Halus

Motorik halus adalah kemampuan jari dan tangan bekerja dengan tepat, dan mainan yang melatihnya memiliki satu ciri yang sama. Ciri itu adalah adanya hasil yang terlihat dan bisa gagal. Bentuk yang tidak masuk ke lubangnya, menara balok yang roboh, atau pasak yang meleset semuanya memberi anak kabar bahwa cara tadi belum berhasil, dan kabar itulah yang membuatnya mencoba lagi dengan sedikit perubahan. Yang termasuk di dalamnya adalah papan pasak bentuk, balok untuk ditumpuk, memasukkan benda kecil ke dalam wadah lalu mengeluarkannya lagi, membalik halaman buku bertepi tebal, dan mencoret dengan krayon gemuk.

Semuanya menuntut jari bekerja dengan cara yang berbeda-beda. Ukuran benda perlu diperhatikan. Balok yang terlalu besar untuk digenggam satu tangan melatih hal yang berbeda dari yang dimaksudkan, sementara balok yang terlalu kecil masuk ke wilayah bahaya tersedak yang dibahas di bawah. Mainan yang selalu berhasil apa pun yang dilakukan anak tidak memberi peluang mencoba lagi, dan justru itulah yang hilang pada banyak mainan bertombol.

Mainan yang Melatih Motorik Kasar

Motorik kasar melibatkan seluruh tubuh, dan yang melatihnya sering bukan mainan dalam arti biasa. Benda yang didorong sambil berjalan melatih keseimbangan sekaligus kekuatan tungkai, dan yang penting di sini adalah anak tetap menopang berat badannya sendiri. Ini membedakannya secara tegas dari alat berkursi beroda yang menahan tubuh anak. Lembaga kesehatan anak menyatakan alat semacam itu tidak membantu anak belajar berjalan dan justru dapat memperlambatnya, sebab berjalan menuntut latihan menarik badan untuk berdiri, menyeimbangkan diri, dan melangkah tanpa ditopang, dan alat tersebut mengambil alih ketiganya.

Alat itu juga membawa anak bergerak jauh lebih cepat daripada yang dapat diikuti orang dewasa di dekatnya, sehingga sebagian negara melarangnya dan sebagian lembaga kesehatan anak meminta pelarangan yang sama. Pusat bermain yang tidak beroda adalah penggantinya bila memang dibutuhkan. Bola dengan berbagai ukuran melatih hal yang berbeda-beda. Bola besar untuk ditendang dan didorong melatih koordinasi tungkai, sedangkan bola kecil yang masih aman ukurannya melatih melempar dan menangkap. Kotak rendah dan tangga pendek untuk dipanjat dengan pengawasan melatih kekuatan lengan dan perencanaan gerak.

Wadah besar yang cukup berat untuk diangkat dan dipindahkan juga masuk hitungan, dan wadah semacam itu biasanya sudah ada di rumah. Bagi keluarga yang tinggal di rumah tanpa halaman, ruang untuk gerak besar sering menjadi persoalan yang lebih menentukan daripada pilihan mainannya. Jika ruang di rumah Anda sempit dan halaman tidak tersedia, pilih benda yang melatih gerak dalam arah tegak seperti memanjat kotak rendah dan memindahkan wadah, sebab gerak semacam itu tidak memerlukan lintasan panjang. Sebaliknya, kalau ada halaman atau gang yang aman di depan rumah, benda yang didorong sambil berjalan memberi latihan yang sulit digantikan di dalam ruangan.

Menguji Keamanan Mainan Sendiri

Pengujian yang dipakai lembaga keamanan produk sebenarnya sederhana dan bisa ditiru di rumah. Mainan atau bagiannya dimasukkan ke dalam tabung berdiameter sekitar 3,17 sentimeter dengan kedalaman sekitar 5,7 sentimeter, tanpa ditekan dan dalam posisi apa pun. Bila benda tersebut masuk seluruhnya, benda itu terlalu kecil untuk anak di bawah tiga tahun. Ukuran tabung tersebut mengikuti perkiraan tenggorokan anak seusia itu. Di rumah, gulungan karton bekas tisu gulung bisa dipakai sebagai perkiraan kasar, dengan satu catatan penting. Garis tengah gulungan karton umumnya sekitar 4 sentimeter, jadi lebih lebar daripada tabung resmi.

Artinya pengujian di rumah akan menandai lebih banyak benda sebagai berbahaya daripada pengujian sebenarnya. Kelebihan itu berada di sisi yang aman, tetapi perlu diketahui agar Anda tidak menyingkirkan benda yang sebenarnya masih memenuhi syarat. Uji pula bagian yang bisa terlepas. Tarik mata boneka, roda, tombol, dan penutup baterai dengan tenaga yang kira-kira sebanding dengan tarikan anak yang penasaran. Bagian yang lepas saat dimainkan tetap dihitung sebagai bagian kecil, dan justru bagian yang lepas kemudian itulah yang paling sering menjadi masalah.

Benda bulat dan benda yang bisa memipih adalah yang paling berbahaya, sebab keduanya menyesuaikan bentuknya dengan saluran napas dengan cara yang tidak dilakukan benda bersudut.

Dua Bahaya yang Akibatnya Paling Berat

Bagian ini singkat karena isinya tidak banyak, tetapi keduanya perlu diketahui setiap orang tua. Baterai kancing yang tertelan dapat melukai kerongkongan dalam hitungan jam. Karena itu penutup baterai pada mainan sebaiknya berskrup dan tidak bisa dibuka tanpa alat, dan mainan dengan penutup baterai yang bisa dibuka dengan kuku tidak layak berada di jangkauan balita. Magnet kecil berbahaya bila tertelan lebih dari satu, sebab magnet dapat saling menarik melalui dinding usus dan menimbulkan cedera berat. Mainan bermagnet kecil karena itu tidak sesuai untuk kelompok usia yang masih memasukkan benda ke mulut. Kedua keadaan tersebut adalah alasan untuk segera ke fasilitas kesehatan terdekat, bukan untuk ditunggu dan diamati di rumah.

Berapa Banyak yang Sebenarnya Dibutuhkan

Jumlah mainan yang besar jarang menambah manfaat dan sering justru mengurangi. Ketika terlalu banyak pilihan tergelar sekaligus, anak cenderung berpindah lebih cepat dari satu benda ke benda lain dan lebih jarang bermain mendalam dengan satu benda. Padahal bermain mendalam itulah yang melatih. Cara sederhana yang banyak dipakai adalah menyimpan sebagian mainan di dalam wadah lalu menukarnya setiap beberapa minggu. Mainan yang lama tidak terlihat terasa baru kembali, dan tidak ada yang perlu dibeli. Benda rumah tangga yang aman sering dimainkan lebih lama daripada mainan yang dibeli khusus. Wadah bertutup, sendok kayu, panci bekas, dan kain memenuhi hampir semua syarat mainan yang baik, yaitu bisa dibuka, ditumpuk, dipindahkan, dan dibunyikan oleh anak sendiri. Pastikan tidak ada tepi tajam dan ukurannya tidak masuk ke dalam tabung pengujian tadi.

Membaca Keterangan Usia pada Kemasan

Angka usia pada kemasan sering disalahpahami sebagai penilaian tentang kecerdasan anak, padahal sebagian besar merupakan batas keamanan. Keterangan tidak untuk anak di bawah tiga tahun umumnya berarti mainan tersebut mengandung bagian kecil, bukan berarti anak dua tahun tidak akan memahaminya. Karena itu keterangan tersebut tidak bisa diabaikan dengan alasan anak sudah pintar. Sebaliknya, angka usia yang lebih rendah tidak menjamin mainan itu cocok. Anak berkembang dengan kecepatan berbeda, dan mainan yang terlalu mudah membuat anak cepat bosan sementara yang terlalu sulit membuatnya berhenti mencoba. Jika Anda membeli mainan bekas atau menerimanya dari kerabat, periksa sendiri bagian yang bisa terlepas dan penutup baterainya, sebab mainan bekas sering sudah kehilangan kemasan berikut keterangan usianya. Sebaliknya, kalau mainan dibeli baru dengan kemasan utuh, keterangan usia dan tanda pengujian pada kemasan memberi informasi yang sulit didapat dengan cara lain.

Kesimpulan

Mainan melatih kemampuan motorik sejauh mainan itu menyisakan pekerjaan untuk anak. Mainan yang menyala, bernyanyi, dan bergerak sendiri mengambil alih pekerjaan tersebut, dan penelitian menunjukkan bahwa mainan semacam itu juga membuat orang tua berbicara lebih sedikit dibanding saat bermain dengan balok, papan bentuk, atau buku. Untuk motorik halus, cari mainan dengan hasil yang terlihat dan bisa gagal seperti papan pasak bentuk, balok tumpuk, dan memindahkan benda antar wadah. Untuk motorik kasar, cari benda yang mengajak seluruh tubuh bergerak sambil anak tetap menopang berat badannya sendiri.

Yang perlu dihindari adalah memilih berdasarkan harga dan jumlah fungsi, menganggap keterangan usia sebagai penilaian kecerdasan padahal itu batas keamanan, dan menyimpan mainan bermagnet kecil atau berpenutup baterai yang mudah dibuka dalam jangkauan balita. Langkah berikutnya adalah mengambil gulungan karton bekas tisu gulung dan memeriksa mainan yang sudah ada di rumah hari ini. Cari sebagai platform perbandingan harga dan panduan belanja terlengkap dalam bahasa Indonesia memudahkan Anda menemukan dan membandingkan produk terbaik sesuai kebutuhan sebelum memutuskan.

Pertanyaan / Jawaban

Apakah mainan yang lebih mahal atau lebih canggih lebih baik untuk perkembangan balita?

Tidak selalu, dan pada mainan bersuara justru sering sebaliknya. Sebuah penelitian yang membandingkan mainan elektronik dengan mainan sederhana seperti balok karet, papan pasak bentuk, dan teka-teki kayu menemukan bahwa saat anak bermain dengan mainan elektronik, orang tua berbicara lebih sedikit, lebih jarang menanggapi, dan lebih jarang menyebut nama benda serta warna. Padahal percakapan itulah yang paling berkaitan dengan perkembangan bahasa anak. Buku bahkan menghasilkan percakapan yang lebih banyak lagi dibanding kedua jenis mainan tersebut. Harga dan jumlah fungsi karena itu bukan ukuran yang berguna, sedangkan seberapa banyak pekerjaan yang tersisa untuk anak justru menentukan. Penelitian tersebut memang berskala kecil dan mengamati bayi berusia sepuluh sampai enam belas bulan, tetapi arah temuannya sejalan dengan sejumlah penelitian lain yang membandingkan kedua jenis mainan.

Mengapa mainan yang banyak berbunyi dan bergerak sendiri kurang merangsang?

Karena semakin banyak yang dikerjakan mainan, semakin sedikit yang tersisa untuk dikerjakan anak. Mainan yang menyala, bernyanyi, dan bergerak sendiri menempatkan anak sebagai penonton yang cukup menekan satu tombol, sedangkan balok yang tidak melakukan apa pun menuntut anak menyusun, menjatuhkan, dan mencoba lagi. Gerakan berulang itulah yang melatih kemampuan motorik. Efek yang sama juga terjadi pada orang dewasa di sekitarnya, sebab mainan yang sudah bersuara sendiri membuat orang tua merasa tidak perlu ikut berbicara.

Mainan seperti apa yang benar-benar melatih kemampuan motorik halus?

Yang melatih motorik halus adalah mainan yang menuntut jari bekerja dengan tepat, misalnya memasukkan bentuk ke lubang yang sesuai, menumpuk balok sampai berdiri, memasukkan pasak ke lubang, memindahkan benda dari satu wadah ke wadah lain, membalik halaman buku tebal, dan mencoret dengan krayon gemuk. Ciri yang menyatukan semuanya adalah adanya hasil yang terlihat dan bisa gagal, sebab kegagalan itulah yang membuat anak mencoba lagi dengan cara yang sedikit berbeda. Mainan yang selalu berhasil apa pun yang dilakukan anak tidak memberi peluang tersebut. Ukuran benda juga perlu sesuai, sebab balok yang terlalu besar untuk digenggam satu tangan justru melatih hal yang berbeda dari yang dimaksudkan.

Mainan seperti apa yang melatih kemampuan motorik kasar?

Yang melatih motorik kasar adalah benda yang mengajak seluruh tubuh bergerak, misalnya mainan yang didorong sambil berjalan, bola dengan berbagai ukuran untuk ditendang dan dilempar, kotak atau tangga rendah untuk dipanjat dengan pengawasan, dan wadah besar yang cukup berat untuk diangkat dan dipindahkan. Perlu diketahui bahwa mainan yang didorong sambil berjalan berbeda tegas dari alat berkursi beroda yang menahan tubuh anak. Lembaga kesehatan anak menyatakan alat semacam itu tidak membantu anak belajar berjalan, dapat memperlambatnya, dan membawa risiko cedera yang cukup besar sehingga sebagian negara melarangnya.

Bagaimana cara memeriksa apakah sebuah mainan aman dari risiko tersedak?

Gunakan pengujian yang dipakai lembaga keamanan produk, yaitu memasukkan mainan atau bagiannya ke dalam tabung berdiameter sekitar 3,17 sentimeter dengan kedalaman sekitar 5,7 sentimeter. Bila benda tersebut masuk seluruhnya dalam posisi apa pun tanpa ditekan, benda itu terlalu kecil untuk anak di bawah tiga tahun. Di rumah, gulungan karton bekas tisu gulung berukuran mendekati tabung tersebut dan bisa dipakai sebagai perkiraan kasar. Uji pula bagian yang bisa terlepas seperti mata boneka, roda, dan penutup baterai dengan menariknya cukup kuat, sebab bagian yang lepas saat dimainkan tetap dihitung sebagai bagian kecil.

Apa bahaya yang paling perlu diwaspadai selain tersedak?

Baterai kancing dan magnet kecil adalah dua bahaya yang akibatnya paling berat. Baterai kancing yang tertelan dapat melukai kerongkongan dalam hitungan jam, sehingga penutup baterai pada mainan sebaiknya berskrup dan tidak bisa dibuka tanpa alat. Magnet kecil berbahaya bila tertelan lebih dari satu, sebab magnet dapat saling menarik melalui dinding usus dan menimbulkan cedera berat yang membutuhkan penanganan segera. Kedua keadaan tersebut adalah alasan untuk segera ke fasilitas kesehatan, bukan untuk ditunggu.

Berapa banyak mainan yang sebenarnya dibutuhkan seorang balita?

Jumlah yang besar jarang menambah manfaat dan sering justru mengurangi. Ketika terlalu banyak pilihan tergelar sekaligus, anak cenderung berpindah lebih cepat dari satu benda ke benda lain dan lebih jarang bermain mendalam dengan satu benda. Cara sederhana yang banyak dipakai adalah menyimpan sebagian mainan lalu menukarnya setiap beberapa minggu, sehingga mainan lama terasa baru kembali tanpa membeli apa pun. Perlu diingat pula bahwa benda rumah tangga yang aman seperti wadah plastik, sendok kayu, dan kain sering dimainkan lebih lama daripada mainan yang dibeli khusus. Wadah bertutup, sendok, dan panci bekas memenuhi hampir semua syarat mainan yang baik, yaitu bisa dibuka, ditumpuk, dipindahkan, dan dibunyikan oleh anak sendiri.

Tertarik dengan produk ini?

Temukan harga terbaik di Shopee

Belanja Sekarang di Shopee

Artikel Terkait tentang Ibu & Anak

Ibu & Anak

Tas Popok: Fitur yang Benar-Benar Dipakai dan yang Terasa Penting tapi Tidak

Ketahui fitur tas popok yang benar-benar dipakai sehari-hari dan yang hanya terdengar penting, mulai dari kegunaan kantong berinsulasi hingga jumlah sekat yang masuk akal.

12 min
Ibu & Anak

Cara Memilih Sabun Bayi yang Aman untuk Kulit Sensitif

Pahami cara memilih sabun bayi yang aman untuk kulit sensitif, mulai dari alasan sabun biasa bersifat basa hingga bukti terbaru mengenai pemakaian pelembap harian sejak lahir.

12 min
Ibu & Anak

Berapa Lama Idealnya Screen Time untuk Anak di Bawah 5 Tahun?

Pahami berapa lama waktu layar yang dianjurkan untuk anak di bawah 5 tahun, alasan panggilan video menjadi pengecualian, dan hal yang lebih menentukan daripada jumlah jamnya.

12 min
Ibu & Anak

Tanda-tanda Perkembangan Bayi yang Perlu Diperhatikan di 6 Bulan Pertama

Pahami tanda perkembangan bayi pada 6 bulan pertama serta cara membacanya dengan benar, termasuk alasan kehilangan kemampuan lebih penting daripada tanda yang belum tercapai.

12 min
Lihat semua artikel Ibu & Anak →