Beli Dua Gratis Satu atau Diskon Persen, Mana yang Lebih Murah per Barang
Barang Gratis Hanyalah Potongan Persen yang Menyamar
Setiap promo beli gratis dapat diubah menjadi persen dengan membagi jumlah barang gratis dengan seluruh barang yang dibawa pulang. Beli 1 gratis 1 setara 50 persen, beli 2 gratis 1 setara 33 persen, beli 3 gratis 1 setara 25 persen. Bandingkan angka itu dengan diskon persen pada barang yang sama.
Papan bertuliskan "beli 2 gratis 1" terdengar lebih besar daripada "diskon 30 persen", padahal hitungannya terbalik. Yang pertama memangkas sepertiga dari total tagihan, itu pun hanya bila ketiga barang benar-benar terpakai. Yang kedua memangkas 30 persen dari satu barang atau dari sepuluh barang, sesuai keinginan Anda.
Perbedaan terbesar ada pada syaratnya, bukan pada besar potongan. Barang gratis mewajibkan Anda mengambil jumlah tertentu; diskon persen berlaku untuk satu barang saja. Orang yang hanya perlu satu botol sabun cair tidak bisa memakai promo beli 3 gratis 1 tanpa membawa pulang dua botol yang belum tentu terpakai. Bagi toko, syarat jumlah itulah yang membuat belanja tiap pelanggan membesar. Rumah yang menghabiskan satu botol seminggu sekali memakai tiga botol dalam tiga minggu; rumah yang butuh tiga bulan untuk satu botol memerlukan sembilan bulan untuk tiga.
Satu hal lagi menentukan angka: apakah barang gratisnya sama dengan barang yang dibeli. Promo yang memberi barang lain, misalnya sampo isi kecil untuk pembelian sabun mandi, bukan beli gratis dalam arti hitungan di sini; nilai hadiah semacam itu harus dihargai sendiri. Hitungan di bawah berlaku untuk barang gratis yang identik atau sama harganya.
Ada juga promo yang secara hitungan memang besar. Beli 1 gratis 1 berarti potongan 50 persen, angka yang jarang dicapai diskon persen biasa. Untuk barang yang habis tiap bulan, promo seperti itu layak dikejar, asalkan harga dasarnya wajar dan isi kemasannya tidak dikurangi.
Harga dasar dan isi kemasan menentukan apakah 50 persen di papan sama dengan 50 persen di kantong Anda. Angkanya bisa turun jauh di bawah 50 persen setelah dihitung ulang.
Rumus Persen Setara dan Cara Mengujinya
Rumusnya pendek. Jumlah barang gratis dibagi jumlah barang yang diterima. Barang yang diterima adalah barang berbayar ditambah barang gratis. Membagi dengan barang berbayar saja adalah kesalahan paling umum, dan hasilnya menggelembungkan beli 2 gratis 1 menjadi 50 persen padahal yang benar 33 persen.
Tiga bentuk promo di rak toko
Pada beli 1 gratis 1, satu dari dua barang tidak dibayar. Itu 1 dibagi 2, atau 50 persen. Pada beli 2 gratis 1, satu dari tiga: 33,3 persen. Pada beli 3 gratis 1, satu dari empat: 25 persen. Makin banyak barang yang harus dibeli lebih dulu, makin kecil potongannya. Polanya konsisten.
Uji pada angka lain
Beli 5 gratis 1 memberi 1 dibagi 6, yaitu 16,7 persen. Cek langsung. Dengan harga 100 per barang, enam barang normalnya 600, Anda membayar lima barang yaitu 500, selisih 100, dan 100 dari 600 memang 16,7 persen. Hasilnya cocok. Rumus ini sah untuk semua bentuk promo selama barang gratis sama harganya dengan barang berbayar.
Dari angka-angka itu terbaca urutannya di rak toko. Beli 1 gratis 1 mengalahkan hampir semua diskon persen. Beli 2 gratis 1 kalah dari diskon 35 persen. Beli 3 gratis 1 sudah kalah dari diskon 30 persen.
Diskon Barang Kedua Lebih Kecil dari Kedengarannya
Tulisan "diskon 50 persen untuk barang kedua" sering dibaca seperti harga setengah. Hitungannya lain. Dua barang berharga 100 menjadi 100 ditambah 50, total 150 dari 200 yang seharusnya, sehingga potongan keseluruhan hanya 25 persen. Pada diskon 30 persen untuk barang kedua, totalnya 170 dari 200, atau 15 persen. Perlakukan sama seperti promo barang gratis: ubah ke persen keseluruhan lebih dulu.
Barang Gratis yang Ternyata Paling Murah dalam Satu Set
Pada promo campur varian, barang gratis kerap ditetapkan sebagai yang berharga terendah dari set yang dipilih. Syarat itu tertulis di deskripsi promo. Bacalah dulu. Rumus 33 persen untuk beli 2 gratis 1 hanya berlaku bila ketiga barang berharga sama.
Ambil tiga barang berharga 100, 100, dan 60. Jumlah harga normalnya 260. Dengan yang 60 sebagai barang gratis, Anda membayar 200 dan hemat 60, atau 23 persen dari 260. Selisih sepuluh poin persen itu cukup untuk membalik hasil perbandingan dengan diskon 25 persen. Menghindarinya mudah: pilih tiga varian yang harganya sama.
Harga Normal yang Dipakai sebagai Pembanding
Persentase promo hanya sejujur harga dasarnya. Harga normal yang dinaikkan 40 persen beberapa hari sebelum promo beli 1 gratis 1 membuat Anda membayar 140 untuk dua barang, yaitu 70 per barang. Penghematan sebenarnya 30 persen dari harga 100, bukan 50 persen. Diskon 30 persen dari harga yang sudah naik 40 persen menghasilkan 98, hanya dua persen di bawah harga biasa.
Pembanding yang adil adalah harga satu barang yang sama persis pada toko yang sama di luar masa promo, lalu harga di toko lain. Catat harganya beberapa hari sebelum promo bila Anda sudah tahu akan membeli barang itu. Harga coret di halaman produk tidak membuktikan apa pun, sebab penjual sendiri yang menentukannya.
Satu pembanding lagi layak dicek: harga satu barang tanpa syarat jumlah. Barang yang ternyata lebih murah di toko lain tanpa syarat jumlah berarti promo barang gratis tidak perlu dikejar.
Isi Kemasan yang Diam-diam Dikurangi
Barang yang dipasangkan dengan promo kadang berkemasan lebih kecil daripada versi biasa. Selisihnya tidak tampak dari harga, tetapi tampak dari harga per satuan isi. Hitung per 100 ml, per 100 gram, atau per lembar, sesuai barangnya.
Contoh pada cairan pembersih
Botol biasa isi 200 ml berharga 100, jadi 50 per 100 ml. Paket beli 1 gratis 1 dengan botol isi 180 ml tetap berharga 100 untuk dua botol, total 360 ml, sehingga 27,8 per 100 ml. Penghematannya 44 persen, bukan 50 persen. Kemasan sepuluh persen lebih kecil memangkas lima sampai enam poin persen dari promo itu.
Satuan berbeda di antara dua toko
Dua toko dapat memakai satuan berbeda, misalnya liter di satu sisi dan 900 ml di sisi lain. Samakan satuannya sebelum membandingkan. Paket berisi lebih sedikit masih bisa menang, tetapi pemenangnya baru ketahuan setelah harga per satuan dihitung.
Barang yang Tidak Habis Terpakai Menghapus Seluruh Hematnya
Penghematan nyata dihitung dari barang yang terpakai, bukan dari barang yang dibawa pulang. Pada beli 2 gratis 1, Anda membayar dua barang. Dengan ketiganya terpakai, biaya per barang 67 persen dari harga normal, hemat 33 persen. Kalau hanya dua yang terpakai dan satu terbuang, Anda membayar dua barang untuk dua pemakaian, dan hematnya nol.
Beli 3 gratis 1 bekerja sama: satu barang terbuang membuat tiga pembayaran terbagi tiga pemakaian, jadi hematnya nol juga. Diskon 20 persen untuk dua barang yang memang dipakai menghasilkan 20 persen nyata. Dalam kasus itu diskon persen lebih untung daripada promo barang gratis yang sebagian terbuang.
Barang yang awet disimpan
Deterjen bubuk, beras kemasan, tisu, sabun batang, juga pasta gigi tidak cepat rusak selama segelnya utuh. Barang gratis cocok untuk kelompok ini asalkan ada ruang simpan dan pemakaiannya habis dalam waktu wajar. Sabun mandi, yang habis rutin, hampir pasti terpakai seluruhnya. Cadangan seperti itu aman.
Barang dengan tanggal kedaluwarsa
Makanan dan minuman, obat bebas, serta perawatan kulit punya dua batas: tanggal kedaluwarsa di kemasan dan masa pakai setelah segel dibuka. Tanggal pertama terlihat di rak atau di deskripsi. Masa pakai kedua baru berjalan setelah dibuka, sehingga cadangan yang masih tersegel aman, sedangkan barang terbuka yang tidak habis harus dibuang. Hitung berapa banyak yang realistis habis sebelum batas itu, lalu beli sejumlah itu saja.
Barang kebutuhan bayi dan anak
Ukuran popok berubah mengikuti pertumbuhan anak, sehingga stok untuk tiga bulan bisa tak terpakai setelah anak naik ukuran. Untuk kelompok ini, ambil promo hanya bila ukuran yang dipakai sekarang masih akan bertahan sampai stok itu habis. Susu dan makanan pendamping tunduk pada aturan kedaluwarsa di atas.
Cara memeriksa sebelum membayar
Tulis jumlah pemakaian realistis dalam satu bulan, kalikan dengan lama barang bertahan sebelum terbuka atau kedaluwarsa, lalu bandingkan dengan jumlah yang diminta promo. Jumlah promo yang lebih besar daripada angka itu berarti sebagian hematnya akan hilang di tempat sampah.
Ongkos Kirim dan Berat Paket
Barang berat tidak cukup dihitung dari harga rak. Ongkos kirim mengikuti berat atau ukuran paket, dan tiga botol deterjen cair lebih berat daripada satu. Misalkan ongkos kirim satu barang setara 30 persen harga barangnya. Tanpa promo, tiga barang menghabiskan 3 kali 130, yaitu 390. Dengan beli 2 gratis 1, bayarnya 200 ditambah 90, yaitu 290. Hematnya 100 dari 390, atau 25,6 persen, bukan 33 persen.
Pada barang ringan seperti sabun batang atau pada pengiriman gratis, selisihnya hilang. Pada minyak goreng, air galon, serta beras lima kilogram, selisih itu cukup besar untuk mengubah pilihan.
Uang Tertahan di Barang Cadangan
Membeli tiga barang yang habis dalam sebulan berarti membayar dua kali lipat hari ini untuk kebutuhan tiga bulan ke depan. Uang yang menggeser kebutuhan lain yang lebih mendesak membuat hemat 33 persen tidak banyak menolong. Pada gaji yang masuk sekali sebulan, promo semacam ini lebih aman diambil tepat setelah gajian daripada dua hari sebelum tanggal tua.
Barang yang habis dalam seminggu lebih mudah dibenarkan daripada barang yang baru habis dalam setengah tahun. Pada kasus pertama, uangnya cepat kembali dalam bentuk belanja yang tidak perlu dilakukan lagi.
Kapan Diskon Persen Menang dan Kapan Barang Gratis Menang
Pilihan antara dua jenis promo ditentukan oleh tiga hal: berapa barang yang Anda butuhkan, berapa persen setaranya, dan apakah semua barang akan terpakai.
Kebutuhan hanya satu atau dua barang
Untuk satu barang, promo barang gratis tidak berguna kecuali barang kedua memang akan dipakai. Diskon persen, sekecil apa pun, langsung menurunkan biaya satu barang itu. Untuk dua barang, beli 1 gratis 1 menang telak dengan 50 persen. Beli 2 gratis 1 hanya menang bila barang ketiga terpakai.
Kebutuhan rutin yang pasti habis
Barang yang habis sebulan sekali dan awet disimpan dibandingkan lewat persen setara. Beli 3 gratis 1 bernilai 25 persen, sehingga diskon 30 persen untuk empat barang yang sama menang. Beli 2 gratis 1 bernilai 33 persen, sehingga diskon 35 persen menang tipis dan diskon 30 persen kalah tipis. Saat selisih kedua promo di bawah lima poin persen, pilih yang jumlah belinya lebih kecil: uang yang keluar hari ini lebih sedikit dan risiko barang menganggur lebih rendah.
Barang yang berganti selera atau ukuran
Bumbu dan camilan, juga barang perawatan, mudah berganti pilihan. Hematnya hilang begitu satu barang menganggur, jadi ambil diskon persen pada jumlah yang pasti terpakai. Beli 1 gratis 1 baru layak bila barang kedua akan dipakai sebelum batas kedaluwarsa.
Kesimpulan
Rumah tangga yang membeli satu atau dua barang sekali jalan hampir selalu lebih aman dengan diskon persen. Barang gratis baru unggul ketika barangnya awet, ruang simpan ada, uang bulan ini longgar, dan semua barang terpakai. Sebelum membayar, ubah promo menjadi persen keseluruhan, kurangi dengan barang yang akan terbuang, lalu bandingkan dengan diskon persen yang tersedia.
Cari sebagai platform perbandingan harga dan panduan belanja terlengkap di Indonesia memudahkan Anda menemukan dan membandingkan produk terbaik sesuai kebutuhan sebelum memutuskan.
Pertanyaan / Jawaban
Beli 1 gratis 1 itu diskonnya berapa persen?
Setengah dari tagihan, yaitu 50 persen, dengan syarat harga dasar tidak dinaikkan dan kedua barang sama. Contohnya sabun cuci piring berharga 100 per botol. Anda membayar 100 untuk dua botol, sehingga biaya per botol 50. Hemat 50 persen itu utuh bila isi botol kedua masih berada dalam batas pakainya saat dibuka dan habis terpakai. Botol kedua yang akhirnya dibuang berarti Anda membayar 100 untuk satu pemakaian, dan hematnya nol. Angka 50 persen karena itu adalah batas atas, yang baru benar setelah kedua botol habis.
Beli 2 gratis 1 sama dengan diskon berapa persen?
Sepertiga dari harga normal, yaitu 33,3 persen, untuk tiga barang berharga sama. Angka itu berlaku untuk barang apa pun, asalkan ketiganya sama harganya. Dua barang dibayar dan satu tidak. Untuk membandingkan, bayangkan tiga kaleng pelembut pakaian yang normalnya 100 per kaleng. Promo itu membuat tagihan 200. Diskon 35 persen pada tiga kaleng yang sama membuat tagihan 195, jadi diskon itu menang tipis. Diskon 30 persen membuat tagihan 210, sehingga promo barang gratis menang tipis, dengan syarat ketiga kaleng terpakai. Selisihnya hanya 5 sampai 10 dari 300, jadi ruang simpan dan uang yang tertahan lebih layak dipertimbangkan daripada angka setipis itu.
Mana lebih hemat, beli 1 gratis 1 atau diskon 50 persen?
Per barang keduanya sama, yaitu 50 persen. Yang berbeda adalah jumlah yang harus dibeli. Diskon 50 persen tetap berlaku bila Anda hanya mengambil satu botol sampo, sedangkan beli 1 gratis 1 memaksa Anda membawa dua botol. Untuk keluarga yang menghabiskan sampo dalam dua minggu, keduanya setara. Untuk orang yang tinggal sendiri dan baru menghabiskan satu botol dalam sebulan, diskon 50 persen lebih aman karena tidak ada botol kedua yang menganggur dan uangnya tidak tertahan. Untuk dua orang serumah yang memakai sampo yang sama, botol kedua habis lebih cepat, dan beli 1 gratis 1 kembali masuk akal.
Bagaimana menghitung beli 2 gratis 1 bila barang gratisnya yang paling murah?
Jumlahkan harga ketiga barang, kurangi harga barang yang gratis, lalu bagi selisihnya dengan jumlah semula. Misalnya tiga botol pelembut pakaian berharga 120, 100, dan 60. Jumlahnya 280. Dengan yang gratis berharga 60, Anda membayar 220 dan hemat 60. Hemat 60 dari 280 adalah 21,4 persen, jauh dari 33 persen di papan. Cara cepatnya: tulis tiga harga di kertas, coret yang gratis, lalu bagi sisanya dengan jumlah semua harga. Dengan hasil itu, diskon 25 persen pada barang yang sama menjadi pilihan yang lebih besar, sedangkan tiga varian berharga sama akan mengembalikan hematnya ke 33 persen. Jadi sebelum membandingkan, cek di deskripsi barang mana yang ditetapkan gratis.
Perlukah mengambil beli 3 gratis 1 untuk keluarga berempat?
Keputusan ditentukan oleh pemakaian dan ruang simpan, bukan oleh besar kecilnya kata gratis. Beli 3 gratis 1 bernilai 25 persen, jadi hemat itu nyata bila keempat barang terpakai. Contohnya deterjen cair yang habis dalam satu bulan oleh keluarga berempat: empat botol berarti stok empat bulan, dan uang yang keluar hari ini tiga kali harga satu botol. Lemari kecil atau uang bulan ini yang terbatas membuat diskon 20 persen untuk dua botol yang pasti terpakai lebih masuk akal: hemat 20 persen nyata tanpa menahan uang. Satu botol cadangan masih masuk akal. Botol ketiga dan keempat, yang baru terpakai jauh di kemudian hari, itulah yang menahan uang.
Mengapa harga setelah promo beli gratis bisa lebih mahal daripada harga biasa di toko lain?
Persen promo dihitung dari harga dasar toko itu sendiri. Toko yang menaikkan harga normal 40 persen membuat beli 1 gratis 1 menghasilkan 70 per barang, sedangkan toko lain menjual 100 per barang tanpa promo. Anda masih hemat 30 persen terhadap harga 100 itu. Jika toko lain menjual 65 per barang tanpa promo, promo dengan harga dasar naik justru lebih mahal. Karena itu bandingkan dulu dengan harga satu barang di toko lain, lalu catat harga di toko yang sama beberapa hari sebelum promo kalau Anda sudah tahu akan membelinya. Tanpa pembanding itu, angka 70 per barang belum menunjukkan hemat atau tidaknya, jadi hitungan belum selesai sebelum harga satu barang di toko lain dicek.
Bagaimana memastikan kemasan promo tidak lebih kecil daripada kemasan biasa?
Bagi harga dengan isi pada kedua kemasan, lalu bandingkan. Misalkan botol sabun mandi 400 ml berharga 100 melawan paket promo dua botol berisi 360 ml per botol dengan harga 100 untuk dua. Per 100 ml, versi biasa 25, sedangkan paket promo 13,9. Paket promo tetap lebih murah dengan hemat sekitar 44 persen, hanya saja di bawah 50 persen yang tertulis di papan. Kemasan yang lebih kecil memangkas hematnya, tetapi tidak membatalkannya. Hitungan ini perlu diulang bila toko lain memakai satuan berbeda, misalnya liter di satu sisi dan 900 ml di sisi lain. Selisihnya mudah terlewat. Samakan satuannya lebih dulu, lalu bandingkan harga per 100 ml dari kedua paket.