Cara Belanja Cerdas di Periode Gajian
Angka Harian yang Menggantikan Anggaran Bulanan
Kurangi penghasilan dengan seluruh kewajiban tetap dan jumlah yang ditabung, lalu bagi sisanya dengan jumlah hari sampai gajian berikutnya. Hasilnya adalah jatah harian Anda. Anggaran bulanan gagal karena tidak ada yang bisa merasakan sisa waktu dalam satuan bulan, sedangkan jatah harian bisa diperiksa setiap hari.
Mengapa Uang Terasa Banyak Padahal Tidak
Pada hari gajian, saldo yang terlihat di rekening adalah angka terbesar yang akan Anda lihat sepanjang bulan. Masalahnya, sebagian besar angka itu sudah menjadi milik pihak lain. Sewa yang jatuh tempo pekan depan, cicilan yang ditarik pertengahan bulan, dan tagihan yang datang menjelang akhir semuanya sudah tercatat sebagai kewajiban meski uangnya masih duduk di rekening Anda.
Selama jumlah itu belum dipisahkan, saldo yang terlihat dibaca sebagai uang yang bisa dibelanjakan. Ini bukan soal kurang disiplin melainkan soal apa yang tampak di layar, dan apa yang tampak di layar adalah angka yang salah.
Penyelesaiannya tidak menuntut kemauan sama sekali. Pindahkan kewajiban tetap keluar dari rekening belanja pada hari gajian, sebelum apa pun dibelanjakan. Rekening terpisah atau kantong terpisah di dalam aplikasi bank sudah cukup, dan yang tidak terlihat tidak ikut dihitung.
Angka Pertama: Jatah Harian
Anggaran bulanan gagal pada satu titik yang sama bagi hampir semua orang. Tidak ada yang bisa merasakan seberapa jauh sebulan itu, sehingga pengeluaran pada pekan pertama tidak terasa berlebihan sampai pekan keempat tiba.
Jatah harian menyelesaikan hal itu dengan mengubah satuannya. Hitungannya satu baris. Ambil penghasilan bulanan, kurangi seluruh kewajiban tetap seperti sewa, cicilan, dan tagihan, kurangi lagi jumlah yang disisihkan untuk tabungan dan untuk pengeluaran tahunan yang dibahas di bawah, lalu bagi sisanya dengan jumlah hari sampai gajian berikutnya.
Angka yang keluar biasanya lebih kecil daripada yang diperkirakan, dan justru itulah gunanya. Ia bisa diperiksa setiap hari, dan pemeriksaan harian adalah satu-satunya cara mengetahui posisi Anda sebelum bulan berakhir.
Bila jatah harian yang keluar terasa terlalu kecil untuk dijalani, itu bukan alasan mengabaikan hitungannya. Itu tanda bahwa salah satu kewajiban tetap perlu ditinjau ulang, dan mengetahuinya pada pekan pertama jauh lebih baik daripada mengetahuinya pada pekan keempat.
Hitung ulang setiap kali penghasilan atau kewajiban berubah cukup besar, bukan setiap bulan. Angka yang terlalu sering berubah berhenti berfungsi sebagai patokan.
Angka Kedua: Pengeluaran Tahunan Dibagi Dua Belas
Bagian ini menangani jenis pengeluaran yang paling sering merusak anggaran yang sudah tersusun rapi.
Keperluan hari raya, biaya sekolah, pajak kendaraan, perpanjangan asuransi, dan servis besar kendaraan datang dalam jumlah besar. Yang perlu disadari adalah bahwa tidak satu pun dari semuanya datang mendadak. Tanggalnya sudah diketahui berbulan-bulan sebelumnya, dan yang membuatnya terasa mendadak hanyalah tidak adanya persiapan bulanan.
Susun daftarnya sekali saja. Tulis setiap pengeluaran tahunan beserta perkiraan jumlahnya, jumlahkan, lalu bagi dengan dua belas. Hasilnya adalah jumlah yang perlu disisihkan setiap bulan, dan jumlah itu masuk ke dalam hitungan jatah harian sebagai kewajiban tetap.
Perbedaan yang dihasilkan cukup besar. Pengeluaran yang sebelumnya muncul sebagai kejutan yang menghabiskan tabungan berubah menjadi angka tetap yang sudah dibayar sedikit demi sedikit sepanjang tahun.
Jika penghasilan Anda tidak tetap setiap bulan, susun daftar tahunan itu lebih dulu lalu sisihkan bagiannya pada bulan-bulan yang penghasilannya lebih besar, sebab memaksakan jumlah yang sama pada bulan yang sepi hanya memindahkan kekurangannya ke tempat lain. Sebaliknya, kalau penghasilan Anda tetap, jumlah bulanan yang sama sepanjang tahun adalah cara yang paling sederhana dan paling mudah dijalankan.
Urutan pada Hari Gajian
Urutan menentukan hasilnya lebih daripada jumlahnya, dan urutan yang keliru adalah penyebab paling umum anggaran yang gagal meski angkanya benar.
Pisahkan kewajiban tetap lebih dulu, pada hari gajian itu juga. Setelah itu pisahkan jumlah untuk tabungan dan untuk pengeluaran tahunan. Baru kemudian hitung sisanya, dan sisa itulah yang dibagi menjadi jatah harian.
Urutan yang biasa dilakukan berjalan terbalik, yaitu belanja dulu lalu menabung apa yang tersisa. Cara itu gagal karena yang tersisa pada akhir bulan hampir selalu nol, sedangkan yang dipisahkan pada awal bulan hampir selalu bertahan.
Seluruh pemisahan ini memakan waktu kurang dari sepuluh menit bila dilakukan sekaligus pada hari gajian, dan lebih sedikit lagi bila pemindahannya diatur berjalan otomatis. Pengaturan otomatis punya keunggulan tambahan, yaitu ia tetap berjalan pada bulan ketika Anda sedang sibuk atau sedang tidak ingin melihat angkanya.
Aturan Pembagian yang Banyak Beredar
Aturan pembagian seperti separuh untuk kebutuhan, sebagian untuk keinginan, dan sisanya untuk tabungan muncul di hampir setiap pembahasan anggaran, hampir selalu tanpa keterangan dari mana angkanya berasal.
Angka tersebut adalah anjuran populer dan bukan hasil penelitian. Perbandingannya juga disusun untuk keadaan biaya hidup tertentu, sehingga bagian untuk kebutuhan pokok sering jauh lebih besar pada penghasilan yang lebih kecil, dan memaksakan perbandingan itu menghasilkan anggaran yang tidak mungkin dijalankan.
Pakai angkanya sebagai pembanding kasar terhadap pengeluaran Anda yang sebenarnya, lalu sesuaikan. Anggaran yang mengikuti kenyataan lebih mungkin dijalankan daripada anggaran yang mengikuti angka dari tempat lain, dan anggaran yang tidak dijalankan tidak memberi manfaat apa pun.
Cara menyusun perbandingan Anda sendiri lebih sederhana daripada mengikuti aturan mana pun. Ambil pengeluaran tiga bulan terakhir, kelompokkan menjadi kewajiban tetap, kebutuhan sehari-hari, dan sisanya, lalu hitung berapa persen masing-masing. Itulah perbandingan Anda yang sebenarnya, dan perbaikan dilakukan dari angka itu, bukan dari angka orang lain.
Menunda Pembelian dengan Ukuran Waktu yang Jelas
Nasihat menunggu sebelum membeli hampir selalu berhenti pada kata tunggu, tanpa menyebut berapa lama, dan nasihat tanpa angka tidak bisa dijalankan. Dua ukuran waktu yang cukup praktis adalah menunggu semalam untuk barang bernilai kecil, dan menunggu sampai gajian berikutnya untuk barang bernilai besar.
Alasannya bukan soal menahan diri melainkan soal pemisahan waktu. Keinginan yang muncul saat melihat sesuatu berbeda dari keinginan yang masih ada setelah beberapa hari, dan hanya yang kedua yang layak dibelanjakan.
Catat barangnya dalam satu daftar tunggu alih-alih hanya mengandalkan ingatan. Daftar itu memiliki manfaat kedua yang tidak diduga, yaitu ia menunjukkan berapa banyak keinginan yang menghilang sendiri. Setelah beberapa bulan, jumlah barang yang dicoret tanpa dibeli biasanya jauh melebihi yang akhirnya dibeli.
Mencatat Tanpa Berhenti dalam Seminggu
Mencatat pengeluaran hampir selalu dianjurkan dan hampir selalu ditinggalkan, dan penyebabnya biasanya sama, yaitu catatannya terlalu rinci.
Yang memberi manfaat bukan catatannya melainkan perhatiannya. Mencatat memaksa Anda melihat angka yang biasanya berlalu tanpa disadari, terutama pengeluaran kecil yang berulang setiap hari dan tidak pernah terasa besar satu per satu.
Catat hanya pengeluaran di luar kewajiban tetap, dan cukup dalam tiga atau empat kelompok besar. Tingkat kerincian itu memberi gambaran yang memadai dan jauh lebih mungkin bertahan berbulan-bulan.
Bacalah catatannya sekali sepekan, sebab catatan yang tidak pernah dibaca tidak mengubah apa pun. Bandingkan totalnya dengan jatah harian dikalikan jumlah hari yang sudah lewat, dan selisihnya langsung memberi tahu apakah Anda sedang berada di depan atau di belakang.
Memberi Ruang untuk Kesenangan
Anggaran yang tidak memberi ruang sama sekali hampir selalu ditinggalkan, dan biasanya ditinggalkan seluruhnya alih-alih sebagian.
Tetapkan jumlah untuk kesenangan pada hari gajian, sebelum belanja apa pun dimulai, lalu pisahkan seperti kewajiban lain. Jumlahnya boleh kecil selama benar-benar bebas dipakai tanpa perlu dipertanggungjawabkan pada diri sendiri.
Cara ini bekerja lebih baik daripada menahan diri sepanjang bulan lalu menyerah pada pekan terakhir. Yang perlu dihindari adalah membiarkan bagian ini mengambil dari jumlah yang sudah disisihkan untuk kewajiban dan pengeluaran tahunan, sebab bagian itulah yang paling sulit dipulihkan bila terpakai.
Bila Anda tidak tahu berapa jumlah yang wajar, mulailah dari apa yang sudah Anda belanjakan untuk hal semacam itu bulan lalu, lalu turunkan sedikit. Angka yang berasal dari kebiasaan Anda sendiri jauh lebih mungkin bertahan daripada angka yang dipilih karena terdengar pantas.
Bagian ini juga tidak perlu dihabiskan setiap bulan. Sisanya bisa dikumpulkan untuk sesuatu yang lebih besar, dan mengetahui hal itu sendiri sering mengurangi dorongan menghabiskannya segera.
Belanja Rutin pada Awal Bulan
Barang kebutuhan rutin yang bisa disimpan lama, seperti beras, sabun, dan perlengkapan kebersihan, layak dibeli pada awal bulan ketika jatahnya masih jelas.
Alasannya bukan penghematan harga melainkan pengurangan jumlah keputusan. Pembelian kecil yang berulang beberapa kali sepekan lebih sulit dilacak daripada satu pembelian besar, dan yang sulit dilacak adalah yang paling sering melebihi anggaran tanpa disadari.
Perlu diperhatikan bahwa hal ini hanya berlaku untuk barang yang pasti terpakai dan tahan disimpan. Membeli barang bermasa simpan pendek dalam jumlah besar memindahkan kelebihan dari anggaran ke tempat sampah.
Ruang penyimpanan juga menjadi batas yang nyata. Bagi yang tinggal di rumah kecil atau kamar kos, membeli persediaan sebulan penuh sering tidak mungkin, dan memaksakannya justru merusak barangnya. Dalam keadaan itu, membagi belanja rutin menjadi dua kali dalam sebulan pada tanggal yang tetap memberi sebagian besar manfaatnya tanpa menuntut ruang yang tidak ada.
Membandingkan Sebelum Membeli
Untuk pembelian yang sudah masuk rencana dan tinggal menunggu waktu, perbandingan harga antar penjual pada total akhir memberi selisih yang nyata tanpa mengubah apa pun yang Anda beli.
Perhatikan bahwa perbandingan bekerja paling baik justru pada barang yang sudah ada dalam daftar tunggu Anda. Barang yang sudah diputuskan tinggal dicari harganya, sedangkan barang yang belum diputuskan cenderung berubah menjadi pembelian baru ketika harganya terlihat menarik.
Cari sebagai platform perbandingan harga dan panduan belanja terlengkap dalam bahasa Indonesia memudahkan Anda menemukan dan membandingkan produk terbaik sesuai kebutuhan sebelum memutuskan.
Kesimpulan
Dua angka mengubah anggaran bulanan menjadi sesuatu yang bisa dijalankan. Yang pertama adalah jatah harian, yaitu penghasilan dikurangi kewajiban tetap dan tabungan, dibagi jumlah hari sampai gajian berikutnya. Yang kedua adalah pengeluaran tahunan dibagi dua belas, yang mengubah biaya besar yang datang setahun sekali menjadi angka bulanan yang tetap.
Urutan pada hari gajian menentukan hasilnya. Pisahkan kewajiban, tabungan, dan bagian tahunan lebih dulu, baru hitung sisanya, sebab yang tersisa pada akhir bulan hampir selalu nol sedangkan yang dipisahkan pada awal bulan hampir selalu bertahan.
Yang perlu dihindari adalah membaca saldo pada hari gajian sebagai uang yang bisa dibelanjakan, memaksakan aturan pembagian dari tempat lain pada biaya hidup yang berbeda, dan mencatat terlalu rinci sehingga berhenti dalam seminggu. Langkah berikutnya adalah menghitung jatah harian Anda sendiri hari ini, sebelum gajian berikutnya datang.
Pertanyaan / Jawaban
Bagaimana cara mengubah anggaran bulanan menjadi angka harian?
Kurangi penghasilan bulanan dengan seluruh kewajiban tetap seperti sewa, cicilan, tagihan, dan jumlah yang disisihkan untuk tabungan, lalu bagi sisanya dengan jumlah hari sampai gajian berikutnya. Hasilnya adalah jatah harian Anda, dan angka itulah yang sebenarnya menentukan apakah uang bertahan sampai akhir bulan. Anggaran bulanan gagal justru karena tidak ada yang bisa merasakan sisa waktu dalam satuan bulan, sedangkan jatah harian bisa diperiksa setiap hari. Bila jatah harian yang keluar terasa terlalu kecil untuk dijalani, itu bukan alasan mengabaikannya melainkan tanda bahwa salah satu kewajiban tetap perlu ditinjau ulang. Hitung ulang setiap kali ada perubahan besar pada penghasilan atau kewajiban, dan bukan setiap bulan, sebab angka yang terlalu sering berubah berhenti berfungsi sebagai patokan.
Mengapa uang terasa banyak di awal bulan dan habis menjelang akhir?
Karena jumlah yang terlihat di rekening pada hari gajian belum dikurangi kewajiban yang akan datang. Sewa yang jatuh tempo pekan depan dan tagihan yang datang pertengahan bulan sudah menjadi milik pihak lain meski uangnya masih ada di rekening Anda. Selama jumlah itu belum dipisahkan, otak membaca seluruh saldo sebagai uang yang bisa dibelanjakan. Memindahkan kewajiban tetap keluar dari rekening belanja pada hari gajian menyelesaikan hal ini tanpa menuntut disiplin apa pun, sebab yang tidak terlihat tidak ikut dihitung. Rekening terpisah atau kantong terpisah di dalam aplikasi bank sudah cukup untuk keperluan ini, dan tidak menuntut biaya tambahan.
Bagaimana menangani pengeluaran besar yang datang setahun sekali?
Bagi perkiraan biaya tahunannya dengan dua belas, lalu sisihkan jumlah itu setiap bulan ke tempat terpisah. Pengeluaran seperti keperluan hari raya, biaya sekolah, pajak kendaraan, dan asuransi datang dalam jumlah besar tetapi tidak datang mendadak, sebab tanggalnya sudah diketahui jauh sebelumnya. Yang membuatnya terasa mendadak adalah tidak adanya persiapan bulanan. Menyusun daftar pengeluaran tahunan sekali saja lalu membaginya dengan dua belas mengubah kejutan menjadi angka tetap yang bisa direncanakan. Tempatkan daftar itu di tempat yang Anda buka setiap gajian, sebab daftar yang tersimpan dan terlupakan tidak berbeda dari tidak punya daftar.
Apakah aturan pembagian anggaran yang banyak beredar bisa dipakai?
Aturan pembagian seperti separuh untuk kebutuhan, sebagian untuk keinginan, dan sisanya untuk tabungan berguna sebagai titik awal, tetapi perlu diketahui bahwa angka tersebut adalah anjuran populer dan bukan hasil penelitian. Perbandingannya juga disusun untuk keadaan biaya hidup yang berbeda, sehingga bagian untuk kebutuhan pokok sering jauh lebih besar pada penghasilan yang lebih kecil. Pakai angkanya sebagai pembanding kasar, lalu sesuaikan dengan pengeluaran Anda yang sebenarnya. Anggaran yang mengikuti kenyataan lebih mungkin dijalankan daripada anggaran yang mengikuti angka dari tempat lain, dan anggaran yang tidak dijalankan tidak memberi manfaat apa pun.
Berapa lama sebaiknya menunda pembelian yang bukan kebutuhan?
Aturan yang cukup praktis adalah menunggu sampai gajian berikutnya untuk barang bernilai besar, dan menunggu semalam untuk barang bernilai kecil. Alasannya bukan soal menahan diri melainkan soal pemisahan waktu. Keinginan yang muncul saat melihat sesuatu berbeda dari keinginan yang masih ada setelah beberapa hari, dan hanya yang kedua yang layak dibelanjakan. Catat barangnya dalam satu daftar tunggu alih-alih hanya mengandalkan ingatan, sebab daftar itu juga menunjukkan berapa banyak keinginan yang menghilang sendiri. Setelah beberapa bulan, jumlah barang yang dicoret tanpa dibeli biasanya jauh melebihi yang akhirnya dibeli.
Apakah mencatat pengeluaran benar-benar berpengaruh?
Berpengaruh, tetapi bukan karena catatannya melainkan karena perhatiannya. Mencatat memaksa Anda melihat angka yang biasanya berlalu tanpa disadari, terutama pengeluaran kecil yang berulang. Yang perlu dihindari adalah mencatat terlalu rinci sehingga berhenti dalam beberapa hari. Mencatat hanya pengeluaran di luar kewajiban tetap, dalam tiga atau empat kelompok besar saja, cukup untuk memberi gambaran dan jauh lebih mungkin bertahan. Bacalah catatannya sekali sepekan, sebab catatan yang tidak pernah dibaca tidak mengubah apa pun. Bandingkan totalnya dengan jatah harian dikalikan jumlah hari yang sudah lewat, dan selisihnya memberi tahu apakah Anda sedang berada di depan atau di belakang.
Bagaimana tetap menikmati gajian tanpa mengganggu anggaran?
Tetapkan jumlah untuk kesenangan pada hari gajian, sebelum belanja apa pun dimulai, lalu pisahkan seperti kewajiban lain. Cara ini bekerja lebih baik daripada menahan diri sepanjang bulan lalu menyerah, sebab anggaran yang tidak memberi ruang sama sekali hampir selalu ditinggalkan. Jumlahnya boleh kecil selama benar-benar bebas dipakai tanpa rasa bersalah. Yang perlu dihindari adalah membiarkan bagian ini mengambil dari jumlah yang sudah disisihkan untuk kewajiban dan pengeluaran tahunan, sebab bagian itulah yang paling sulit dipulihkan bila terpakai.