Perbedaan Garam Beryodium, Garam Laut, dan Garam Kasar untuk Masakan

Perbedaan Garam Beryodium, Garam Laut, dan Garam Kasar untuk Masakan
Beli Sekarang di Blibli

Yodium menentukan manfaat, butir menentukan takaran

Garam beryodium dipilih untuk kebutuhan gizi, garam laut untuk rasa yang lebih bulat, dan garam kasar untuk taburan serta pengasinan. Ketiganya membedakan hal yang berlainan, yaitu isi yodium dan ukuran butir, di samping asal garam. Cukup dua jenis di dapur: garam halus beryodium sebagai garam utama dan satu garam kasar sebagai pelengkap.

Ketiga nama pada judul tidak berada di satu garis yang sama. Beryodium menunjuk pada tambahan zat gizi, laut menunjuk pada asal garam, dan kasar menunjuk pada ukuran butir. Sebungkus garam bisa memenuhi ketiganya sekaligus, misalnya garam laut kasar yang diberi yodium. Bisa juga tidak memenuhi satu pun.

Siapa yang berpindah dari garam meja ke garam laut kasar mengubah dua hal tanpa sadar. Yang pertama, yodium bisa hilang dari menu keluarga bila bungkus baru tidak mencantumkan kata beryodium. Yang kedua, takaran bergeser. Garam halus seberat sekitar 6 gram memenuhi sendok teh, sedangkan garam kasar hanya 2,8 hingga 4,8 gram menurut daftar takaran penyuluh pertanian Universitas California, tergantung bentuk butirnya.

Akibat pertama menyangkut gizi, akibat kedua menyangkut rasa. Garam konsumsi beryodium di pasar tunduk pada standar nasional yang mensyaratkan natrium klorida minimal 94 persen dan yodium dalam bentuk kalium iodat minimal 30 mg per kg. Yodium tidak terlihat dan tidak terasa di lidah. Hanya tulisan di bungkus yang bisa menjawabnya.

Rasa pun dipengaruhi butir. Garam halus larut dalam hitungan detik di kuah panas, sedangkan butir besar masih terasa renyah di lidah saat ditaburkan di atas daging panggang. Sifat yang satu berguna untuk sup dan tumisan, sifat yang lain untuk taburan di akhir dan untuk pengasinan.

Pergantian jenis garam tanpa hitungan punya harga yang nyata. Sendok yang sama bisa membawa dua kali lebih banyak garam ke panci, dan lama-kelamaan asupan natrium keluarga bergeser tanpa ada yang menyadarinya. Jadi urutan keputusannya jelas: tentukan dulu garam utama dari tulisan yodium, baru pilih butir menurut masakan, lalu timbang sendok Anda sekali saja.

Bungkus lebih jujur daripada nama garam

Nama dagang seperti garam laut, garam dapur, atau garam gurih tidak menjamin apa pun soal yodium. Yang menjamin adalah tulisan beryodium pada kemasan dan kalium iodat dalam daftar komposisi. Komposisi yang jujur pendek: garam dan kalium iodat, kadang ditambah pencegah gumpal. Sebungkus garam kasar yang komposisinya hanya menyebut garam adalah garam tanpa yodium, seindah apa pun gambar ombaknya.

Garam curah yang ditimbang dari karung di pasar tidak punya label sama sekali. Anda tidak bisa membuktikan bahwa garam itu beryodium, jadi perlakukan sebagai garam polos. Garam krosok, yaitu butiran besar dari tambak yang belum diolah lebih lanjut, termasuk golongan ini dan lazim dipakai untuk pengasinan serta merendam ikan.

Garam beryodium sebagai garam utama

Alasan yodium dipertahankan di garam harian

Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan bahwa semua garam yang dikonsumsi sebaiknya garam beryodium, karena yodium menopang perkembangan otak janin dan anak kecil serta menjaga fungsi mental secara umum. Keluarga dengan ibu hamil, ibu menyusui, atau anak yang sedang tumbuh punya alasan terkuat untuk tidak melepas garam beryodium dari dapur. Garam halus adalah wadah yang paling praktis untuk tujuan itu, sebab larut merata ke seluruh masakan.

Yodium saat dipanaskan

Yodium dalam garam dapat berkurang oleh panas dan kelembapan, dan besarnya berbeda menurut cara masak. Garam yang ditaburkan di piring atau dimasukkan menjelang akhir lebih terjaga daripada garam yang dididihkan berjam-jam bersama rendang atau sup tulang. Kehilangan itu bukan alasan meninggalkan garam beryodium. Ia hanya alasan untuk tidak mengandalkan satu masakan rebus lama sebagai satu-satunya sumber.

Dalam masakan jadi, rasa garam beryodium dan garam biasa nyaris tidak bisa dibedakan. Keluhan tentang sayur yang berubah warna atau acar yang kusam datang dari kasus pengawetan, dan di sanalah garam polos punya tempat sah.

Asal dari tambak belum berarti lebih sehat

Garam laut dibuat dengan menguapkan air laut, dan hasilnya sebagian besar tetap natrium klorida. Mineral lain seperti magnesium dan kalsium ada dalam jumlah kecil dan memberi rasa yang kadang terasa lebih bulat, kadang sedikit pahit. Perbedaan itu terasa jelas bila garam dimakan langsung, misalnya ditaburkan di atas telur rebus atau irisan tomat, dan nyaris hilang setelah garam larut dalam kuah.

Garam laut juga dijual dalam butir halus, jadi asal garam dan ukuran butir tidak selalu searah. Garam laut halus bisa dipakai sama seperti garam meja untuk memasak, dan garam laut kasar mengikuti aturan takaran di bagian berikutnya.

Dua anggapan perlu dikoreksi. Garam laut tidak otomatis lebih rendah natrium, karena yang dihitung adalah natrium klorida, dan satu gram garam apa pun mengandung sekitar 400 mg natrium. Garam laut juga tidak otomatis beryodium. Bila bungkusnya tidak menyebut penambahan yodium, anggap garam itu tidak ikut memenuhi kebutuhan yodium.

Sendok teh garam kasar lebih ringan dari yang dikira

Butir besar menyisakan rongga di sendok

Di dapur profesional garam ditakar menurut berat, di rumah tangga memakai sendok. Di sinilah garam kasar menyesatkan. Butir besar dan bergerigi menyisakan rongga udara di dalam sendok, sehingga isinya lebih ringan daripada garam halus. Daftar takaran penyuluh pertanian Universitas California mencatat 6 gram untuk satu sendok teh garam halus, 4,8 gram untuk garam kasar berbutir padat, dan 2,8 gram untuk garam serpih besar.

Resep bergaram halus satu sendok teh karena itu setara kira-kira satu seperempat sendok teh garam kasar padat (6 dibagi 4,8), atau kira-kira dua sendok teh garam serpih besar (6 dibagi 2,8). Menukar tanpa menghitung membuat sup menjadi hambar. Menukar ke arah sebaliknya, dari serpih ke halus dengan sendok yang sama, membuat sambal yang tadinya pas menjadi dua kali lebih asin.

Cara menimbang sendok sendiri

Butir garam dari satu merek ke merek lain berbeda, jadi angka di atas hanya patokan. Cara teraman adalah menimbang satu sendok teh penuh dari garam yang Anda pakai di timbangan dapur, mencatat angkanya di tutup toples, lalu menghitung sendiri. Timbangan dapur yang menunjukkan satuan satu gram sudah cukup, sebab selisih antarjenis garam berukuran gram, bukan sepersekian gram.

Ukuran sendok makan menambah kerumitan. Isinya tiga sendok teh, jadi selisih tadi ikut berlipat tiga: 18 gram untuk garam halus dan hanya 8,4 gram untuk serpih besar (3 kali 2,8). Adonan atau rendaman besar yang meminta satu sendok makan garam paling rawan salah. Pada kasus itu, pindah ke timbangan lebih berguna daripada mencari konversi sendok.

Saat timbangan tidak ada, tambahkan garam kasar sedikit demi sedikit dan cicipi setelah masakan mendidih beberapa menit. Butir besar melepas asinnya lebih lambat, sehingga masakan yang terasa kurang asin pada menit pertama sering baru pas pada menit kelima. Menambah banyak sekaligus pada menit pertama adalah jalan tercepat menuju masakan yang terlalu asin.

Warna merah muda dan hitam tidak menambah gizi

Warna garam merah muda berasal dari jejak mineral, dan kandungannya tetap sebagian besar natrium klorida, hingga sekitar 98 persen, sama seperti garam meja. Yodiumnya kemungkinan lebih sedikit daripada garam beryodium. Garam hitam yang beraroma khas patut diperlakukan sama: periksa bungkusnya, dan jangan menganggap warna sebagai bukti ada yodium. Pakailah keduanya sebagai taburan di meja makan bila Anda menyukai tampilannya, bukan sebagai pengganti garam harian.

Cocokkan butir garam dengan jenis masakan

Kuah, tumisan, dan sambal

Pada masakan berkuah dan tumisan, butir apa pun akhirnya larut, jadi garam halus beryodium sudah cukup dan paling mudah ditakar. Sambal yang diulek memberi alasan lain: butir kasar membantu menggiling cabai dan bawang karena bergesekan dengan bahan, lalu larut seluruhnya dalam sambal yang basah.

Daging panggang, ikan, dan gorengan

Garam kasar unggul saat butirnya harus terasa. Daging panggang yang ditaburi garam serpih di akhir memberi ledakan asin kecil pada gigitan pertama. Untuk membumbui ayam atau ikan sebelum digoreng, garam halus meresap rata dan tidak meninggalkan bintik asin.

Kue dan adonan

Adonan kering seperti tepung untuk roti, bakwan, atau kue membutuhkan garam yang tersebar rata sebelum air masuk. Garam halus menyatu dengan tepung tanpa meninggalkan butir yang tidak larut. Garam kasar dalam adonan basah akan larut juga, tetapi pada kue kering atau adonan yang dipanggang cepat, butirnya tertinggal sebagai bintik asin di gigitan tertentu.

Pengasinan dan pengawetan

Pengasinan ditulis sebagai kadar garam dalam persen terhadap berat bahan, jadi timbangan dapur lebih penting daripada jenis butirnya. Garam polos tanpa yodium, termasuk garam krosok, dipakai untuk acar dan sayur fermentasi karena yodium bisa mengubah warna sayur.

Batas lima gram per hari mencakup semua sumber

Angka yang dipakai dunia

Organisasi Kesehatan Dunia menganjurkan orang dewasa mengonsumsi kurang dari 5 gram garam per hari, setara kurang dari 2.000 mg natrium. Angka itu berlaku untuk seluruh garam dari semua sumber, bukan hanya yang Anda taburkan sendiri. Sebagai gambaran sendok: 5 gram sama dengan sekitar 0,8 sendok teh untuk garam halus (5 dibagi 6), sekitar satu sendok teh untuk garam kasar padat (5 dibagi 4,8), dan hampir dua sendok teh untuk serpih besar (5 dibagi 2,8 menghasilkan 1,8).

Jenis garam tidak mengubah angka itu

Memilih garam laut atau garam merah muda tidak mengurangi natrium dalam asupan, hanya mengubah rasa dan kesan. Penghematan datang dari jumlah garam. Garam kasar punya satu keunggulan nyata di sini: butir besar memberi rasa asin di permukaan, jadi sedikit taburan di akhir terasa lebih tegas daripada garam halus yang sudah larut di dalam makanan.

Lembap merusak butir halus lebih dulu

Garam menyerap uap air dari udara, dan butir halus yang basah saling melekat menjadi gumpalan. Pencegah gumpal dalam garam meja menunda proses itu, sedangkan garam laut kasar tanpa tambahan lebih cepat lembap. Gumpalan bukan tanda garam rusak, hanya garam yang menyerap air. Simpan garam di wadah kedap yang tidak ditaruh persis di atas kompor, tempat uap masakan naik, dan pisahkan garam beryodium dari garam kasar supaya tidak tertukar.

Dua toples cukup untuk satu dapur

Untuk sebagian besar rumah tangga, susunan yang masuk akal adalah garam halus beryodium untuk memasak dan satu garam kasar untuk taburan serta pengasinan. Toples pertama memastikan yodium tetap masuk ke menu keluarga, toples kedua mengurus pekerjaan yang butirnya perlu terasa.

Garam merah muda dan garam hitam bukan kebutuhan. Rumah yang tidak memanggang dan tidak mengasinkan cukup dengan satu toples garam halus beryodium.

Kesimpulan

Bagi dapur yang memasak setiap hari untuk anak atau ibu hamil, tulisan beryodium di bungkus adalah satu hal yang tidak boleh dikompromikan, dan jenis garam lain hanya pelengkap. Tanpa kebiasaan memanggang atau mengasinkan, tidak ada alasan membeli lebih dari satu jenis.

Cari sebagai platform perbandingan harga dan panduan belanja terlengkap di Indonesia memudahkan Anda menemukan dan membandingkan produk terbaik sesuai kebutuhan sebelum memutuskan.

Pertanyaan / Jawaban

Apakah garam laut lebih sehat daripada garam dapur biasa?

Tidak otomatis. Garam laut tetap sebagian besar natrium klorida, dan satu gram garam apa pun membawa sekitar 400 mg natrium. Pada dapur yang beralih ke garam laut kasar polos, perbedaan terbesar justru yodium: bila bungkusnya tidak menyebut penambahan yodium, garam itu tidak membantu kebutuhan yodium keluarga. Menyimpan satu toples garam halus beryodium untuk masak harian menutup celah itu tanpa mengorbankan selera, sementara garam laut dipakai sebagai taburan di atas telur rebus atau irisan tomat, tempat rasa bulatnya paling terasa dan tidak hilang dalam kuah.

Bisakah garam kasar menggantikan garam halus dalam resep?

Bisa, dengan takaran disesuaikan. Resep dengan satu sendok teh garam halus memerlukan sekitar satu seperempat sendok teh garam kasar padat, atau sekitar dua sendok teh serpih besar. Resep sup bergaram halus tiga sendok teh berarti sekitar empat sendok teh dari toples garam kasar padat. Untuk adonan yang meminta satu sendok makan garam halus, selisihnya berlipat tiga: satu sendok makan garam halus beratnya 18 gram, sedangkan satu sendok makan serpih besar hanya 8,4 gram, jadi resep itu memerlukan sekitar dua sendok makan serpih besar. Cicipi setelah kuah mendidih beberapa menit, sebab butir besar melepas asin lebih lambat. Bila ragu, timbang sendok teh dari toples Anda sendiri, lalu hitung dari angka itu.

Berapa sendok teh garam yang boleh dikonsumsi dalam sehari?

Anjuran Organisasi Kesehatan Dunia adalah kurang dari 5 gram garam per hari untuk orang dewasa, dihitung dari seluruh sumber. Dengan garam halus itu sekitar 0,8 sendok teh, dengan serpih besar hampir dua sendok teh. Karena angka tersebut mencakup masakan, sambal, dan taburan di meja sekaligus, jatah garam di dalam panci sebaiknya Anda hitung lebih kecil lagi dari total itu. Untuk keluarga berempat yang makan sup dan sambal dari satu dapur, jatah 5 gram per orang berarti garam panci tidak boleh menghabiskan seluruhnya, dan sambal di meja makan ikut terhitung di dalamnya.

Bagaimana yodium bisa tetap terjaga saat garam dimasak?

Yodium berkurang oleh panas dan lama pemasakan, jadi kuah rendang atau sup tulang yang mendidih berjam-jam kehilangan lebih banyak daripada tumisan singkat. Pada keluarga dengan anak kecil atau ibu hamil, taburkan sebagian garam beryodium menjelang akhir pemasakan atau langsung di piring, dan jangan menggantungkan seluruh kebutuhan yodium pada satu masakan yang direbus lama. Meninggalkan garam beryodium karena kekhawatiran ini justru menghilangkan sumber yodium utama di dapur. Sebagai contoh, panci semur yang dimasak dua jam boleh diberi garam beryodium di awal untuk bumbu dasar, lalu Anda menambah sejumput menjelang api dimatikan agar rasa dan yodium sama-sama terjaga.

Mana yang cocok untuk sambal ulek, ikan goreng, dan acar?

Sambal ulek cocok dengan garam kasar karena butirnya membantu menggiling cabai dan bawang, lalu larut seluruhnya dalam sambal yang basah. Ikan atau ayam yang dibumbui sebelum digoreng lebih rata dengan garam halus, tanpa bintik asin di kulitnya. Taburan akhir di atas daging panggang memakai garam serpih karena butirnya baru terasa pada gigitan pertama. Acar dan sayur fermentasi memakai garam polos tanpa yodium, termasuk garam krosok, dan takarannya dihitung dengan timbangan menurut persen berat bahan, bukan menurut sendok. Sayur yang diasinkan memakai sendok yang sama dengan resep bergaram halus, padahal garamnya serpih besar, akan kurang asin, dan kekurangan itu mengubah pengawetan, bukan hanya rasa.

Mengapa garam menggumpal dan masih layak dipakai?

Garam menyerap uap air dari udara sehingga butirnya saling melekat, dan gumpalan itu bukan tanda garam rusak. Pada toples yang diletakkan di samping kompor, uap masakan mempercepat proses itu. Pindahkan ke wadah kedap yang jauh dari uap. Garam laut kasar tanpa pencegah gumpal lebih cepat lembap daripada garam meja, jadi wadah kedap berguna terutama untuknya, dan hancurkan gumpalan dengan sendok sebelum menimbang, sebab gumpalan padat membuat isi sendok teh tidak sama dengan catatan di tutup toples.

Perlukah membeli garam merah muda untuk masak harian?

Tidak perlu. Warnanya berasal dari jejak mineral, dan kandungannya tetap sebagian besar natrium klorida, hingga sekitar 98 persen. Bagi pemakai garam beryodium sebagai garam utama, garam merah muda hanya cocok sebagai taburan di meja makan. Menjadikannya satu-satunya garam berarti kehilangan jaminan yodium yang diberikan garam beryodium, dengan natrium yang tidak berkurang sedikit pun. Bila Anda tetap ingin membelinya karena warnanya, simpan di penggiling kecil di meja makan dan biarkan toples garam halus beryodium tetap menjadi garam masak.

Bagaimana memastikan garam curah di pasar mengandung yodium?

Tidak bisa dipastikan. Garam curah yang ditimbang dari karung tidak punya label, jadi tidak ada tulisan beryodium atau kalium iodat yang bisa Anda baca. Perlakukan garam itu sebagai garam polos dan pakai untuk merendam ikan atau mengasinkan sayur, sedangkan untuk masakan harian beli garam kemasan yang mencantumkan kalium iodat dalam komposisi, supaya keluarga tidak bergantung pada tebakan. Garam krosok dari pasar cocok untuk perendam ikan, tetapi tidak menggantikan kemasan beryodium pada sup dan tumisan sehari-hari.

Tertarik dengan produk ini?

Temukan harga terbaik di Blibli

Belanja Sekarang di Blibli

Artikel Terkait tentang Kuliner

Kuliner

Perbedaan Gula Pasir, Gula Merah, dan Gula Aren untuk Masakan

Gula merah dan gula aren tidak selalu bisa menggantikan gula pasir. Bandingkan rasa, warna, cara larut, dan hasilnya di kue, bumbu, serta minuman sebelum Anda memilih jenisnya.

12 min
Kuliner

Perbedaan Tepung Terigu Protein Tinggi, Sedang, dan Rendah

Tepung protein tinggi membuat roti kenyal, protein rendah membuat kue rapuh. Cari tahu kisaran angka di tabel gizi, jenis untuk gorengan dan bolu, serta cara mencampurnya.

11 min
Kuliner

Perbedaan Santan Segar, Santan Kemasan, dan Santan Bubuk untuk Masakan

Pelajari perbedaan santan segar, santan kemasan, dan santan bubuk untuk masakan, mulai dari rasa, daya simpan, risiko pecah, sampai pilihan terbaik bagi rendang, sayur, dan kolak.

13 min
Kuliner

Kenapa Ulasan Makanan di Marketplace Sering Lebih Jujur dari di Media Sosial

Ulasan di marketplace dan konten kuliner media sosial punya struktur insentif yang berbeda. Ketahui mengapa ulasan dari pembeli terverifikasi lebih dapat dipercaya dan bagaimana menggunakan kedua sumber secara optimal.

16 min
Lihat semua artikel Kuliner →