Cara Memilih Piano Digital atau Keyboard untuk Belajar di Rumah

Cara Memilih Piano Digital atau Keyboard untuk Belajar di Rumah
Beli Sekarang di Blibli

Tuts Berbobot dan Pedal Menentukan Hasil Belajar

Untuk belajar piano di rumah, pilih piano digital dengan 88 tuts berbobot dan pedal sustain yang bisa disambung. Keyboard 61 tuts cukup bila Anda terutama mengiringi lagu dengan suara dan irama, dan ruang di rumah sempit. Jenis tuts menentukan jari Anda terlatih atau tidak, sedangkan jumlah suara hampir tidak berpengaruh.

Dua alat ini dipajang berdampingan dan dikira sama. Keduanya berbunyi, keduanya punya tuts hitam dan putih, dan keduanya bisa dipasangi headphone. Bedanya ada di bagian yang tidak terlihat dari foto: seberapa berat tuts ditekan, berapa banyak tuts tersedia, dan apakah pedal diperlakukan sebagai bagian alat atau sebagai tambahan.

Keyboard murah yang dipakai belajar piano punya masalah yang baru terasa belakangan. Jari sudah lincah di alat sendiri, tetapi terasa lemah dan meleset ketika bermain di piano milik guru, gereja, atau sekolah. Karena tidak memberi tahanan, tuts ringan membuat otot jari tidak terbentuk untuk menahan bobot piano sungguhan.

Membeli piano digital besar untuk tujuan mengiringi lagu juga bisa keliru. Piano 88 tuts memakan lebar sekitar 135 cm, menawarkan irama pengiring yang terbatas, dan sulit dibawa ke tempat ibadah atau acara keluarga. Tujuan Anda menentukan alat mana yang masuk akal, bukan harga atau jumlah fitur.

Dari semua angka di brosur, hanya empat yang menentukan, yakni jenis tuts, jumlah tuts, pedal, dan lebar alat. Jumlah suara, jumlah irama, dan lampu warna-warni nyaris tidak mengubah kemajuan belajar. Kamar kost berukuran 3 meter, rumah tipe 36 dengan tetangga yang dekat, dan ruang tamu yang lega memberi jawaban berbeda untuk keempatnya.

Pemeriksaan di toko hanya butuh dua menit. Tekan satu tuts rendah lalu satu tuts tinggi, dengarkan nada piano ditahan beberapa detik, kemudian tanyakan colokan pedal dan colokan headphone. Pemeriksaan sesingkat itu memisahkan alat yang layak dari alat yang hanya mirip piano, dan penjual yang paham akan menjawabnya tanpa berputar-putar. Jawaban yang mengambang adalah tanda untuk membandingkan dengan toko lain.

Piano Digital dan Keyboard Berbeda Fungsi Sejak Awal

Piano digital dirancang meniru satu hal, yaitu bermain piano akustik. Semua fiturnya mengarah ke sana: 88 tuts, mekanisme tuts yang meniru palu, suara piano yang digarap serius, dan dudukan pedal yang kokoh. Irama otomatis terbatas atau tidak ada.

Keyboard adalah alat serbaguna. Ia membawa ratusan suara, irama pengiring, dan perekam sederhana, sementara tutsnya 61 pada model ringkas. Cocok untuk pemain yang menyanyi sambil memainkan akor, mengiringi paduan suara kecil, atau menyusun aransemen sederhana. Piano hanyalah satu suara di antara banyak suara.

Batas antara keduanya mulai kabur. Ada keyboard 88 tuts dengan tuts berbobot, dan ada piano digital kecil yang hanya 76 tuts. Jangan memilih dari nama kategori di etalase. Periksa jenis tuts, jumlah tuts, lalu jenis pedal di spesifikasi.

Tuts Berbobot Melatih Jari, Tuts Ringan Tidak

Di piano akustik, setiap tuts menggerakkan palu kecil yang memukul senar. Sisi nada rendah terasa lebih berat daripada sisi nada tinggi, sebab palunya memang lebih besar. Perbedaan tahanan ini membuat permainan terasa hidup dan melatih jari mengatur kekuatan.

Tuts berbobot bertingkat

Piano digital yang baik meniru perbedaan itu dengan mekanisme palu buatan. Sisi nada rendah terasa berat dan sisi nada tinggi ringan, dengan perubahan yang mengalir di antaranya. Di toko, tekan satu tuts di sisi kiri lalu satu di sisi kanan dengan kekuatan sama. Rasa yang serupa berarti tuts itu belum bertingkat.

Pilihan ini paling cocok bila Anda atau anak Anda berencana mengikuti kursus piano, ujian, atau suatu hari bermain di piano akustik. Jari yang terbiasa pada tahanan tersebut tidak akan kaget saat berpindah alat.

Tuts semi berbobot dan tuts ringan

Jenis semi berbobot memakai pegas dengan sedikit bobot tambahan. Yang ringan hanya pegas dan terasa seperti papan ketik besar. Keduanya enteng ditekan dan memungkinkan permainan cepat, sehingga lazim di organ dan suara sintesis. Untuk piano, rasa dan geraknya berbeda jauh.

Bagi pemain yang tidak mengejar teknik piano klasik, tuts ringan bukan pilihan buruk. Untuk mengiringi lagu rohani atau lagu pop dengan akor, jari lincah di tuts ringan justru lebih nyaman dan tidak cepat pegal.

Kepekaan terhadap kecepatan tekan

Alat yang peka terhadap kecepatan menghasilkan nada lebih keras ketika tuts ditekan lebih cepat. Tanpa fitur ini semua nada sama kerasnya, dan Anda tidak bisa belajar membedakan lembut dari tegas. Kepekaan semacam itu wajib ada, bahkan pada alat termurah yang Anda pertimbangkan. Ada model yang menyediakan pilihan tingkat kepekaan agar sesuai dengan kekuatan jari pemakainya.

Jari anak usia prasekolah belum tentu kuat menekan tuts berbobot penuh. Bagi anak yang masih sangat kecil, kepekaan yang bisa diatur lebih ringan menolong, sedangkan jenis tuts sebaiknya tetap berbobot bila kursusnya memakai piano akustik.

Jumlah Tuts dan Lebar Alat yang Perlu Diukur

Rentang nada yang dipakai lagu

Piano akustik punya 88 tuts, dan banyak lagu piano ditulis untuk rentang itu. Keyboard ringkas berhenti di 61 atau 76 tuts. Selisihnya terasa nyata pada lagu klasik, tetapi hampir tidak terasa pada lagu pop dan lagu rohani yang tidak menyentuh nada paling rendah atau paling tinggi.

Lebar yang terlupa

Satu oktaf pada piano modern membentang sekitar 16,5 cm, dan tuts putih lebarnya kira-kira 23,5 mm. Pada 88 tuts ada 52 tuts putih, jadi 52 dikali 23,5 mm sama dengan 1.222 mm, atau sekitar 122 cm hanya untuk deretan tutsnya. Badan alat di kiri dan kanan menambah lagi, sehingga lebar totalnya di atas 130 cm.

Adapun 61 tuts hanya memiliki 36 tuts putih. Hitungannya 36 dikali 23,5 mm, yakni 846 mm atau sekitar 85 cm. Selisih 37 cm itu menentukan apakah alat muat di kamar. Di kamar kost selebar 3 meter, piano 88 tuts yang lebar totalnya 135 cm memakan 45 persen dari satu dinding. Keyboard 61 tuts selebar 95 cm hanya memakan sekitar 32 persen.

Sebagian keyboard kecil memakai tuts yang lebih sempit daripada ukuran piano. Untuk tangan anak itu menguntungkan. Bagi orang dewasa yang kelak ingin pindah ke piano, tuts sempit membuat jangkauan jari tidak cocok dengan piano sungguhan, jadi bandingkan lebar satu oktaf di spesifikasi bila tersedia.

Ukur ruang sebelum belanja, termasuk jarak ke dinding di belakang dan tempat untuk duduk. Lebar total serta kedalaman alat tercantum di lembar spesifikasi produsen.

Pedal Sustain Menentukan Rasa Bermain

Mengapa pedal tidak bisa ditawar

Pedal di sisi kanan piano akustik mengangkat peredam senar, sehingga nada yang sudah dilepas tetap mengalun. Hampir semua lagu piano memakainya, dan guru mengajarkannya lebih awal daripada yang diduga pemula. Tanpa colokan pedal, alat tidak bisa dipakai belajar piano dengan benar.

Pedal bawaan dan pedal setengah

Banyak keyboard murah datang dengan pedal kecil berupa saklar yang hanya mengenal dua keadaan: injak atau lepas. Di piano sungguhan, pedal bekerja bertahap, dan pemain mahir menginjaknya setengah. Piano digital yang baik mendukung pedal setengah, tetapi hanya bila pedalnya sendiri mampu mengirim sinyal bertahap. Lihat di spesifikasi apakah pedal setengah didukung.

Di lantai keramik, pedal bawaan yang ringan cenderung bergeser. Versi berbobot, atau yang dipasang pada rangka sendiri, tidak ikut menyingkir setiap kali diinjak. Alat dengan satu colokan menerima satu pedal, dan pedal tunggal sudah memadai bagi pemula. Dua pedal lainnya baru berguna ketika repertoar sudah rumit.

Polifoni Baru Terasa Ketika Pedal Ditahan

Polifoni adalah jumlah nada yang bisa berbunyi bersamaan. Saat batas itu terlampaui, nada tertua dipotong dan Anda mendengar nada hilang di tengah alunan. Gejala ini hampir tidak muncul saat bermain tanpa pedal, tetapi muncul ketika pedal ditahan dan nada menumpuk.

Pada sebagian model, satu tuts memakai lebih dari satu suara dalam pengolahan, jadi angka polifoni di brosur tidak sama dengan jumlah tuts yang bisa ditekan. Untuk lagu sederhana tanpa pedal, polifoni 64 sudah memadai. Untuk permainan dengan banyak pedal, pilih 128 atau lebih, karena satu tuts bisa memakai beberapa suara sekaligus dan batasnya tercapai lebih cepat. Mengejar angka 256 tidak mengubah belajar Anda.

Suara dan Pengeras Suara Bagi Pemula

Jumlah suara tidak membantu belajar

Ratusan suara dan irama terdengar menggiurkan di kotak kemasan. Pada praktiknya, pemula yang belajar piano memakai satu suara hampir sepanjang waktu, yaitu suara piano. Mutu satu suara itu jauh lebih menentukan daripada lima ratus suara lain yang tidak terpakai. Dengarkan nada di sisi rendah dan di sisi tinggi, lalu tahan beberapa detik untuk menilai apakah nadanya meredam wajar.

Pada keyboard pengiring, irama dan akor otomatis memang berguna. Namun di situ pun, sepuluh irama yang dipakai lebih bernilai daripada seratus yang tidak pernah disentuh.

Pengeras suara dan latihan malam

Pengeras suara kecil di keyboard murah terdengar tipis, terutama pada nada rendah. Piano digital punya pengeras suara lebih besar di bagian bawah badan. Namun di kost atau rumah tipe 36 yang dindingnya tipis, pengeras suara lebih baik dimatikan setelah malam tiba.

Colokan headphone menjadi syarat. Ukurannya berbeda antarmodel, ada yang 6,3 mm dan ada yang 3,5 mm, dan adaptornya murah. Alat dengar tertutup yang menyelubungi telinga membuat Anda tetap bisa berlatih saat rumah sudah gelap. Ketukan jari pada tuts tetap terdengar dan getarannya merambat lewat lantai, jadi letakkan alat di atas alas karpet atau karet bila kamar Anda berada di lantai atas.

Penyangga, Bangku, dan Tinggi Duduk

Piano yang diletakkan di atas meja makan hampir selalu terlalu tinggi. Siku berada setinggi tuts atau sedikit di atasnya, lengan bawah mendatar, pergelangan tetap lurus, dan bahu rileks. Meja biasa membuat bahu terangkat dan pergelangan patah ke atas, dan pegal muncul dalam hitungan minggu.

Penyangga berbentuk silang bisa disesuaikan tingginya dan murah, tetapi goyang bila alat berat. Untuk piano 88 tuts yang bobotnya besar, rangka khusus yang menyatu dengan alat lebih mantap. Bangku yang tinggi dan tidak bergoyang lebih berguna daripada kursi makan, yang terlalu rendah untuk piano.

Anak kecil memerlukan pijakan kaki supaya tubuh tidak menggantung. Kaki yang menggantung membuat punggung membungkuk dan tangan kehilangan stabilitas.

Sambungan USB untuk Aplikasi Belajar

Hampir semua alat sekarang punya port USB untuk disambung ke HP atau laptop. Yang dikirim adalah data nada, bukan rekaman suara, sehingga Anda memerlukan aplikasi yang memahami data tersebut. Aplikasi belajar piano membaca tuts mana yang Anda tekan dan menandai bila salah. Suaranya tetap keluar dari alat.

Lihat jenis port di HP sebelum membeli. Ada alat yang memerlukan kabel khusus, dan sambungan lewat adaptor bisa gagal dikenali.

Lembap, Debu, dan Listrik Padam

Piano digital tidak perlu disetel. Nadanya tersimpan sebagai rekaman, jadi musim hujan tidak menggeser nada seperti pada piano akustik. Lembap dan debu tetap bisa mengganggu kontak di dalam tuts. Tutup alat dengan kain saat tidak dipakai dan jauhkan dari jendela yang terkena percikan hujan.

Sumber dayanya adaptor dari listrik rumah. Konsumsinya kecil sehingga langganan 900 VA tidak terbebani. Saat listrik padam, piano digital berukuran besar mati total. Sebagian keyboard kecil bisa memakai baterai, dan itu berguna bila Anda membawa alat untuk mengiringi di luar rumah.

Membeli Bekas dan Hal yang Bisa Dicek di Tempat

Uji semua tuts dan pedal

Tekan setiap tuts dari ujung kiri ke ujung kanan, pelan lalu keras. Dengarkan nada yang tidak keluar, nada ganda, atau bunyi ketukan keras dari dalam. Tuts yang goyang ke samping atau macet tidak boleh diabaikan, karena perbaikannya bisa lebih mahal daripada selisih harga.

Pasang pedal, injak penuh, lalu lepas. Nada harus berhenti bersih saat pedal dilepas. Colokan headphone dan port USB juga perlu dicoba, karena kontak yang longgar di bagian ini umum terjadi pada alat yang dibawa berpindah-pindah.

Adaptor dan kelengkapan

Adaptor yang tidak sesuai bisa merusak alat. Pastikan adaptornya asli dan cocok dengan alat yang dibeli, dan jangan meminjam adaptor lain di tempat. Minta pedal dan penyangga ikut, karena menyusul belakangan lebih repot daripada membeli sekaligus. Penjual yang menolak alatnya diuji lengkap sebaiknya Anda tinggalkan.

Menentukan Pilihan Berdasarkan Tujuan Belajar

Untuk Anda atau anak Anda yang akan belajar piano klasik atau mengikuti kursus yang mengarah ke ujian, pilih piano digital 88 tuts dengan tuts berbobot bertingkat dan pedal yang mendukung pedal setengah. Kombinasi ini paling mendekati piano sungguhan dan tidak perlu diganti saat kemampuan naik.

Untuk mengiringi lagu rohani, bernyanyi sambil bermain, atau menyusun aransemen sederhana, keyboard 61 tuts yang peka terhadap kecepatan sudah cukup dan lebih mudah dipindahkan. Ruang sempit tidak menghapus tujuan belajar piano serius. Ambil piano digital 76 tuts atau 88 tuts yang ramping, lalu ukur lebar total sebelum membayar.

Keraguan apakah Anda akan bertahan bukan alasan membeli yang termurah. Ambil alat bertuts bertingkat paling murah yang masih punya colokan pedal. Batas bawah itu masih berguna untuk belajar, dan dijual kembali pun lebih mudah.

Kesimpulan

Aturan keputusannya sederhana. Kalau tujuan Anda memainkan piano, belanjakan uang pada tuts berbobot bertingkat dan pedal, lalu relakan fitur suara dan irama. Untuk tujuan mengiringi lagu, belanjakan pada tuts yang peka kecepatan dan kemudahan dibawa, lalu relakan 88 tuts.

Cari sebagai platform perbandingan harga dan panduan belanja terlengkap dalam bahasa Indonesia memudahkan Anda menemukan dan membandingkan produk terbaik sesuai kebutuhan sebelum memutuskan.

Pertanyaan / Jawaban

Apakah keyboard 61 tuts cukup untuk belajar piano?

Cukup untuk satu tujuan: mengiringi lagu pop atau lagu rohani sambil bernyanyi, dengan akor di tangan kiri dan melodi di tangan kanan. Lagu seperti itu tidak menyentuh nada paling rendah dan paling tinggi, jadi 27 tuts yang hilang dari 88 nyaris tidak terasa. Untuk belajar piano sebagai tujuan sendiri, 61 tuts membawa dua batas sekaligus: rentang nada lebih sempit, dan tuts ringan yang tidak melatih jari menahan bobot. Karena itu keyboard 61 tuts hanya masuk akal kalau tutsnya peka terhadap kecepatan, alat punya colokan pedal, dan Anda tidak berencana pindah ke piano akustik di tempat guru atau gereja. Keuntungannya nyata di kamar kost selebar 3 meter: keyboard 61 tuts memakan 32 persen dinding, sedangkan piano 88 tuts memakan 45 persen.

Berapa jumlah tuts yang dibutuhkan pemula?

Ukuran yang beredar adalah 88 tuts dan 61 tuts, dengan 76 tuts di antaranya. Untuk piano klasik, kursus, atau ujian, 88 tuts adalah ukuran yang tepat, karena lagu latihannya ditulis untuk rentang penuh itu. Mengiringi lagu cukup dengan 61 tuts. Ukuran 76 tuts adalah jalan tengah bagi ruang sempit: lebarnya lebih kecil daripada 88 tuts, sementara rentang nadanya lebih luas daripada 61 tuts. Sebelum memutuskan, ukur dinding yang akan dipakai. Piano 88 tuts selebar 135 cm di dinding 3 meter menyisakan 165 cm untuk lemari dan jalan masuk. Keyboard 61 tuts selebar 95 cm menyisakan 205 cm. Sisakan juga jarak ke dinding belakang dan tempat untuk bangku.

Apakah piano digital perlu disetel seperti piano biasa?

Tidak. Nada piano digital tersimpan sebagai rekaman, sehingga musim hujan tidak menggeser nadanya seperti pada piano akustik, dan Anda tidak perlu menjadwalkan penyetelan. Yang perlu dijaga adalah kontak di dalam tuts dari lembap dan debu. Tutup alat dengan kain setelah latihan dan geser dari jendela yang terkena percikan hujan. Soal listrik, alat ini dijalankan adaptor dan konsumsinya kecil, jadi langganan 900 VA tidak terbebani. Kekurangannya muncul saat listrik padam: piano digital besar mati total. Kalau Anda membutuhkan alat yang tetap bisa dimainkan tanpa listrik rumah, pilih keyboard kecil yang bisa memakai baterai.

Apakah pedal wajib dibeli untuk belajar piano?

Wajib, selama tujuan Anda memainkan piano. Di piano akustik, pedal sustain mengangkat peredam senar, dan guru mengajarkannya lebih awal daripada yang diduga pemula. Periksa dulu apakah alat punya colokan pedal. Tanpa colokan itu, alat tidak cocok untuk belajar piano walau tutsnya berbobot. Bagi pemula, satu pedal sudah memadai, sedangkan dua pedal lainnya baru berguna setelah repertoar rumit. Di ruang tamu berlantai keramik, pedal bawaan yang ringan akan bergeser, jadi pilih pedal berbobot atau yang terpasang pada rangka. Fitur pedal setengah baru terpakai kalau alatnya mendukung dan pedalnya mampu mengirim sinyal bertahap, jadi baca spesifikasi sebelum membayar.

Apakah bisa berlatih malam hari di kost tanpa mengganggu tetangga?

Bisa, asalkan alat punya colokan headphone. Matikan pengeras suara, lalu pakai alat dengar tertutup yang menyelubungi telinga. Dinding kost yang tipis meneruskan bunyi pengeras suara sampai ke kamar sebelah, sedangkan alat dengar menahannya di telinga Anda. Ketukan jari pada tuts tetap terdengar dan getarannya merambat lewat lantai. Untuk kamar di lantai atas, taruh alas karpet atau karet di bawah kaki penyangga. Tanyakan ukuran colokan sebelum membayar: alat dengan colokan 6,3 mm dan alat dengar 3,5 mm hanya butuh satu adaptor murah, tetapi adaptor itu harus ada di tangan pada malam pertama Anda berlatih. Berlatih dengan alat dengar tidak mengurangi mutu belajar, sebab tuts dan pedal bekerja sama seperti saat pengeras suara menyala.

Amankah membeli piano digital bekas?

Aman kalau Anda mengujinya sendiri di tempat dan penjualnya mengizinkan semua bagian dicoba. Bawa alat dengar sendiri, tekan setiap tuts dari kiri ke kanan, pelan lalu keras, dan catat nada yang tidak keluar atau terdengar ganda. Tuts yang goyang ke samping atau macet adalah alasan untuk menolak, karena perbaikannya bisa lebih mahal daripada selisih harga dengan alat yang sehat. Pasang pedal, injak penuh, lalu lepas: nada harus berhenti bersih. Cek adaptor dan pastikan asli serta cocok. Minta pedal dan penyangga ikut dalam paket, karena membelinya belakangan lebih repot daripada membeli sekaligus. Penjual yang menolak pengujian lengkap sebaiknya Anda tinggalkan.

Bisakah piano digital disambung ke HP untuk belajar dengan aplikasi?

Bisa, karena hampir semua alat sekarang punya port USB. Yang dikirim lewat kabel adalah data nada, bukan rekaman suara, sehingga hasilnya bergantung pada aplikasi yang membaca data itu. Aplikasi belajar piano menampilkan tuts yang Anda tekan dan menandai bila salah. Suara tetap keluar dari alat, bukan dari HP, dan alat tetap bisa dipakai penuh tanpa HP. Sebelum membeli, lihat jenis port di HP Anda, karena kabel dari alat ke HP belum tentu cocok dan sambungan lewat adaptor bisa gagal dikenali. HP dengan port yang berbeda dari kabel bawaan memerlukan adaptor, jadi pastikan adaptor tersedia sebelum latihan pertama.

Tertarik dengan produk ini?

Temukan harga terbaik di Blibli

Belanja Sekarang di Blibli

Artikel Terkait tentang Lifestyle & Hobi

Lifestyle & Hobi

Kapan Sebaiknya Upgrade Peralatan Hobi dan Kapan Cukup dengan yang Ada

Pahami kapan peralatan hobi memang perlu diganti dan kapan yang ada sebenarnya masih cukup, lewat uji pinjam satu sesi, hitungan sepuluh sesi terakhir, dan biaya per pemakaian.

16 min
Lifestyle & Hobi

Board Game untuk Keluarga: Usia dan Jumlah Pemain yang Menentukan Pilihan

Ketahui cara memilih board game untuk keluarga yang tepat berdasarkan usia dan jumlah pemain, agar permainan tetap seru tanpa membuat anak-anak cepat bosan menunggu giliran.

16 min
Lifestyle & Hobi

Peralatan Memasak untuk Hobi: Yang Benar-Benar Dipakai vs Sekadar Koleksi

Ketahui cara membedakan alat masak untuk hobi yang benar-benar sering dipakai dari yang sekadar koleksi, mulai dari biaya per pemakaian hingga tips audit dapur sendiri di rumah.

16 min
Lifestyle & Hobi

Tanda-tanda Tanaman Hias Kekurangan Cahaya, Bukan Kekurangan Air

Ketahui tanda-tanda tanaman hias kekurangan cahaya, bukan kekurangan air, dari batang memanjang hingga daun menguning, sebelum salah diagnosis saat merawatnya di rumah sendiri.

16 min
Lihat semua artikel Lifestyle & Hobi →