Tips Memilih Peralatan Fotografi Dasar
Tiga Barang yang Cukup untuk Bulan-Bulan Pertama
Satu badan kamera dengan lensa bawaan berentang sekitar 18 sampai 55 milimeter, satu kartu memori, dan satu baterai cadangan sudah memadai untuk beberapa bulan pertama belajar fotografi. Rentang lensa bawaan itu mencakup hampir seluruh keperluan sehari-hari, dan penambahan berikutnya sebaiknya menunggu sampai satu keterbatasan benar-benar terasa berulang kali.
Mengapa Daftar Peralatan Bukan Titik Awal yang Baik
Hampir semua panduan pemula dimulai dengan daftar barang. Urutan itu terbalik, sebab daftar barang tidak memberi tahu apa pun tentang mana yang akan benar-benar dipakai oleh orang tertentu.
Yang membedakan pemula yang bertahan dari yang berhenti setelah beberapa bulan jarang berupa perlengkapan. Yang membedakan adalah apakah kameranya cukup mudah dibawa sehingga ikut keluar rumah, dan apakah pemakainya memahami tiga atau empat angka yang menentukan hasil foto.
Karena itu artikel ini disusun terbalik dari kebiasaan. Dimulai dari angka yang bisa diperiksa sendiri, baru kemudian keputusan pembelian yang mengikutinya.
Perlu disampaikan bahwa peralatan yang lebih baik memperbesar selisih hasil hanya setelah dasar-dasarnya dikuasai. Sebelum itu, penyebab foto yang mengecewakan hampir selalu berupa cahaya, jarak, atau susunan gambar, dan ketiganya tidak bisa dibeli.
Angka Pertama yang Perlu Dikuasai: Kecepatan Rana Minimum
Foto yang tidak tajam pada tahap awal hampir selalu disebabkan goyangan tangan, bukan oleh lensa yang kurang baik. Ada patokan sederhana untuk mengatasinya.
Patokannya adalah satu per panjang fokus. Pada lensa 50 milimeter, kecepatan rana minimum berada di sekitar seperlima puluh detik. Pada lensa 200 milimeter, angkanya menjadi sekitar seperdua ratus detik. Semakin panjang lensanya, semakin besar pembesaran goyangan tangan, dan semakin cepat rana yang dibutuhkan.
Ada satu penyesuaian yang wajib diketahui pemakai kamera pemula. Patokan ini disusun untuk kamera bersensor penuh, sedangkan hampir semua kamera pemula memakai sensor yang lebih kecil. Panjang fokusnya karena itu perlu dikalikan lebih dulu dengan faktor pemotongan, yaitu 1,5 pada sebagian besar merek dan 1,6 pada satu merek tertentu.
Hasilnya bisa dihitung sendiri. Lensa 50 milimeter pada kamera bersensor lebih kecil setara sekitar 75 sampai 80 milimeter, sehingga kecepatan rana minimumnya menjadi sekitar seperdelapan puluh detik dan bukan seperlima puluh.
Perlu diketahui bahwa patokan ini hanya mengatasi goyangan tangan. Objek yang bergerak tetap menuntut rana yang lebih cepat berapa pun panjang fokusnya, dan peredam getaran pada lensa atau badan kamera memberi kelonggaran beberapa tingkat di bawah patokan tersebut.
Ukuran Sensor dan Ruang Tajam, Dijelaskan dengan Benar
Bagian ini sering disederhanakan secara keliru, termasuk dalam banyak panduan pemula, sehingga layak dijelaskan dengan hati-hati.
Pernyataan yang sering beredar adalah bahwa sensor yang lebih kecil menghasilkan ruang tajam yang lebih luas. Pernyataan itu tidak lengkap. Pada panjang fokus dan bukaan yang sama persis, ruang tajam tidak berubah karena ukuran sensornya.
Yang sebenarnya terjadi adalah sensor yang lebih kecil memotong bidang pandang. Untuk mendapatkan susunan gambar yang sama, Anda harus mundur atau memakai panjang fokus yang lebih pendek, dan panjang fokus yang lebih pendek itulah yang menghasilkan ruang tajam lebih luas.
Perbedaan ini bukan soal ketelitian istilah. Ia menentukan cara membandingkan dua kamera, sebab perbandingan hanya bermakna bila susunan gambarnya disamakan lebih dulu.
Bagi pemula, akibat praktisnya cukup sederhana. Latar belakang yang lembut lebih mudah dicapai dengan mendekat ke objek dan menjauhkan latar belakangnya daripada dengan mengganti kamera.
Cobalah sendiri untuk melihatnya bekerja. Potret satu objek dari jarak dua meter dengan latar belakang tembok tepat di belakangnya, lalu potret objek yang sama dari jarak yang sama dengan latar belakang berjarak beberapa meter di belakangnya. Bukaan dan panjang fokusnya dibiarkan sama. Perbedaan kelembutan latar belakang pada kedua foto itu didapat tanpa mengganti apa pun.
Membaca Kebiasaan Memotret Anda Sendiri
Bagian ini mengganti tebakan dengan catatan yang sudah Anda buat sendiri tanpa menyadarinya.
Setiap berkas foto menyimpan keterangan pemotretan di dalamnya, termasuk panjang fokus, bukaan, kecepatan rana, dan kepekaan sensor. Keterangan itu tercatat otomatis pada setiap jepretan sejak hari pertama.
Setelah beberapa ratus foto, urutkan berkas menurut panjang fokus lalu lihat di mana penumpukannya. Hasilnya sering berbeda dari perkiraan pemiliknya, dan perbedaan itulah yang berguna.
Bila sebagian besar foto Anda berada di ujung lebar rentang lensa, lensa lebar adalah tambahan yang masuk akal. Bila menumpuk di ujung panjang, lensa tele lebih berguna. Bila tersebar merata, lensa bawaan masih menjawab kebutuhan Anda dan uangnya lebih baik disimpan.
Jika Anda tinggal di kota dengan ruang sempit dan sebagian besar memotret di dalam ruangan atau di gang, penumpukan pada ujung lebar hampir pasti terjadi, dan lensa tele akan jarang keluar dari tas. Sebaliknya, kalau Anda sering memotret di lapangan terbuka atau memotret objek yang tidak bisa didekati, penumpukan pada ujung panjang menandakan lensa tele memang layak dipertimbangkan.
Membagi Anggaran antara Badan Kamera dan Lensa
Bila anggaran harus dibagi, menambah pada lensa umumnya memberi perubahan yang lebih terlihat daripada menambah pada badan kamera. Badan kamera juga kehilangan nilai jual kembali jauh lebih cepat daripada lensa, sebab yang berganti setiap beberapa tahun adalah sensor dan pengolah gambarnya, bukan susunan kacanya.
Lensa menentukan bukaan terbesar yang tersedia dan ketajaman di tepi bingkai, sedangkan badan kamera terutama menentukan hal yang jarang menjadi hambatan bagi pemula, seperti kecepatan pemotretan beruntun dan kemampuan pada cahaya sangat rendah.
Lensa berbukaan tetap dengan panjang fokus sekitar 50 milimeter dan bukaan besar sering menjadi tambahan pertama yang masuk akal. Harganya jauh di bawah harga mengganti badan kamera, dan perbedaannya terlihat langsung pada foto dalam ruangan.
Namun tambahan itu sebaiknya menunggu sampai Anda mengetahui panjang fokus mana yang paling sering Anda pakai. Membeli lensa berdasarkan anjuran umum sebelum mengetahui kebiasaan sendiri adalah kesalahan pembelian yang paling sering terjadi.
Kartu Memori dan Baterai
Kedua barang ini sering dibeli dengan logika yang terbalik, yaitu baterai ditunda dan kartu dibeli terlalu mahal.
Baterai cadangan layak dibeli sejak awal. Kehabisan daya menghentikan pemotretan sepenuhnya. Hampir semua kekurangan perlengkapan lain hanya membuat pemotretan kurang nyaman, sedangkan baterai habis mengakhirinya.
Kartu memori bekerja sebaliknya. Kecepatan kartu menentukan seberapa cepat kamera mengosongkan penyangga sementaranya setelah pemotretan beruntun, dan seberapa mulus perekaman gambar bergerak berjalan. Untuk pemotretan satu per satu dalam bentuk berkas biasa, kartu berkecepatan menengah sudah memadai dan menambah kecepatan tidak mengubah apa pun yang terasa.
Membeli kartu tercepat sejak awal berarti membayar kemampuan yang belum akan dipakai selama beberapa bulan pertama.
Ukuran kartu lebih menentukan daripada kecepatannya pada tahap ini. Kartu 64 gigabita menampung ribuan berkas biasa, dan dua kartu berukuran sedang lebih aman daripada satu kartu besar, sebab kerusakan satu kartu tidak menghabiskan seluruh hasil pemotretan.
Untuk baterai, periksa apakah baterainya jenis yang banyak beredar atau jenis khusus yang hanya tersedia dari pembuat kameranya. Perbedaan itu menentukan harga baterai cadangan selama bertahun-tahun ke depan, dan jarang diperhatikan saat membeli.
Merawat Peralatan di Iklim Lembap
Bagian ini jarang muncul dalam panduan yang ditulis untuk iklim sedang, padahal di daerah lembap justru bagian ini yang paling sering merusak peralatan.
Jamur tumbuh pada permukaan lensa dan di antara lapisan kacanya bila peralatan disimpan dalam keadaan lembap dan gelap dalam waktu lama. Kerusakan itu jauh lebih merugikan daripada goresan pada badan kamera, sebab jamur pada lensa menurunkan ketajaman dan sulit dibersihkan sepenuhnya.
Pencegahannya murah. Simpan peralatan bersama bungkus penyerap lembap dalam wadah tertutup, dan jangan menyimpan kamera dalam tas yang masih lembap setelah dipakai di luar. Keluarkan dan biarkan kering sepenuhnya lebih dulu.
Ada pula persoalan pengembunan yang mudah dihindari bila diketahui. Membawa kamera dingin dari ruangan ber-pendingin langsung ke udara luar yang panas membuat embun terbentuk pada permukaan lensa dan kadang di dalamnya. Biarkan kamera menyesuaikan suhu di dalam tas yang tertutup sebelum dikeluarkan.
Apa yang Sebaiknya Tidak Dibeli Dulu
Beberapa pembelian terlihat masuk akal tetapi hampir selalu terlalu dini.
Membeli beberapa lensa sekaligus sebelum mengetahui panjang fokus mana yang dipakai adalah yang paling mahal, dan bagian sebelumnya menjelaskan cara mengetahuinya tanpa menebak.
Tripod yang sangat ringan dibeli karena mudah dibawa, padahal tripod yang terlalu ringan bergetar tertiup angin, dan getaran itu menghilangkan alasan memakainya. Bila tripod memang dibutuhkan, bobot adalah bagian dari fungsinya.
Mengganti badan kamera karena hasil foto dirasa kurang adalah kesalahan yang paling mahal sekaligus paling sering. Periksa dulu cahaya, jarak, dan susunan gambarnya. Ketiganya menjelaskan hampir semua kekecewaan pada tahap awal.
Ada cara memeriksanya yang cukup meyakinkan. Ambil satu foto yang mengecewakan, lalu potret ulang objek yang sama pada pagi atau sore hari ketika cahayanya miring dan lembut. Bila perbedaannya besar, penyebabnya cahaya dan bukan kameranya.
Membandingkan Sebelum Membeli
Daftar fitur pada halaman produk hampir seluruhnya berisi hal yang tidak akan Anda pakai pada tahun pertama, sementara empat hal yang benar-benar berpengaruh jarang tercantum berdampingan.
Yang layak dibandingkan adalah rentang panjang fokus lensa bawaannya, bobot badan kamera beserta lensanya dalam keadaan siap pakai, ketersediaan baterai cadangan dan harganya, serta apakah kontrol bukaan dan kecepatan rana bisa dijangkau tanpa masuk ke menu.
Bobot layak mendapat perhatian lebih daripada yang biasa diberikan. Kamera yang terasa ringan di toko selama dua menit terasa berbeda setelah digantung di leher selama tiga jam, dan kamera yang tidak dibawa tidak menghasilkan foto apa pun.
Cari sebagai platform perbandingan harga dan panduan belanja terlengkap dalam bahasa Indonesia memudahkan Anda menemukan dan membandingkan produk terbaik sesuai kebutuhan sebelum memutuskan.
Kesimpulan
Peralatan awal yang memadai berupa satu badan kamera dengan lensa bawaan berentang sekitar 18 sampai 55 milimeter, satu kartu memori berkecepatan menengah, dan satu baterai cadangan. Penambahan berikutnya sebaiknya menunggu sampai satu keterbatasan terasa berulang kali.
Angka yang paling menentukan hasil pada tahap awal adalah kecepatan rana minimum, yaitu satu per panjang fokus, dikalikan lebih dulu dengan faktor pemotongan 1,5 atau 1,6 pada kamera bersensor lebih kecil. Perlu diingat pula bahwa sensor yang lebih kecil tidak dengan sendirinya melebarkan ruang tajam, sebab yang melebarkannya adalah panjang fokus lebih pendek yang dipakai untuk menyamakan susunan gambar.
Yang perlu dihindari adalah membeli beberapa lensa sebelum mengetahui kebiasaan memotret sendiri, membeli tripod yang terlalu ringan, dan mengganti badan kamera padahal penyebabnya cahaya atau jarak. Langkah berikutnya adalah membuka keterangan pemotretan pada foto-foto yang sudah Anda ambil dan melihat panjang fokus mana yang paling sering muncul.
Pertanyaan / Jawaban
Peralatan apa yang benar-benar dibutuhkan untuk mulai belajar fotografi?
Satu badan kamera dengan lensa bawaan, satu kartu memori, dan satu baterai cadangan sudah cukup untuk beberapa bulan pertama. Lensa bawaan yang menyertai kamera pemula umumnya memiliki rentang sekitar 18 sampai 55 milimeter, dan rentang itu mencakup hampir semua keperluan sehari-hari mulai dari pemandangan sampai potret setengah badan. Baterai cadangan layak dibeli sejak awal karena kehabisan daya menghentikan pemotretan sepenuhnya, sedangkan hampir semua perlengkapan lain hanya membuat pemotretan kurang nyaman. Tas kamera boleh berupa tas apa pun yang memiliki bantalan, dan tidak perlu tas khusus fotografi pada tahap ini. Di daerah lembap, satu bungkus penyerap lembap di dalam tas lebih berguna daripada tas mahal, sebab jamur pada lensa jauh lebih merusak daripada goresan pada badan kamera.
Bagaimana cara mengetahui kecepatan rana minimum agar foto tidak goyang?
Pakai patokan satu per panjang fokus. Pada lensa 50 milimeter, kecepatan rana minimum adalah sekitar seperlima puluh detik, dan pada lensa 200 milimeter menjadi sekitar seperdua ratus detik. Patokan ini disusun untuk kamera bersensor penuh, sehingga pada kamera bersensor lebih kecil panjang fokusnya perlu dikalikan lebih dulu dengan faktor pemotongan, yaitu 1,5 pada sebagian besar merek dan 1,6 pada satu merek tertentu. Lensa 50 milimeter pada kamera bersensor lebih kecil karena itu menuntut sekitar seperdelapan puluh detik. Perlu diketahui bahwa patokan ini hanya mengatasi goyangan tangan, sedangkan objek yang bergerak tetap menuntut rana yang lebih cepat berapa pun panjang fokusnya. Peredam getaran pada lensa atau badan kamera memberi kelonggaran beberapa tingkat di bawah patokan tersebut.
Apakah kamera bersensor lebih kecil menghasilkan ruang tajam yang lebih luas?
Ini perlu dijelaskan dengan hati-hati karena sering disederhanakan secara keliru. Pada panjang fokus dan bukaan yang sama persis, ruang tajam tidak berubah karena ukuran sensornya. Yang terjadi adalah sensor yang lebih kecil memotong bidang pandang, sehingga untuk mendapatkan susunan gambar yang sama Anda harus mundur atau memakai panjang fokus yang lebih pendek. Panjang fokus yang lebih pendek itulah yang menghasilkan ruang tajam lebih luas, bukan ukuran sensornya secara langsung. Perbedaannya penting karena menjelaskan mengapa membandingkan dua kamera menuntut penyamaan susunan gambar terlebih dahulu.
Apakah lensa lebih menentukan hasil daripada badan kamera?
Untuk pemula, keduanya kalah menentukan dibanding cahaya dan jarak pemotretan. Meski begitu, bila anggaran harus dibagi, menambah pada lensa umumnya memberi perubahan yang lebih terlihat daripada menambah pada badan kamera, sebab lensa menentukan bukaan terbesar yang tersedia dan ketajaman di tepi bingkai. Lensa berbukaan tetap seperti 50 milimeter dengan bukaan besar sering menjadi tambahan pertama yang masuk akal, dan harganya jauh di bawah harga mengganti badan kamera. Namun tambahan itu sebaiknya menunggu sampai Anda mengetahui panjang fokus mana yang paling sering Anda pakai pada lensa bawaan.
Bagaimana cara mengetahui panjang fokus yang paling sering dipakai?
Setiap berkas foto menyimpan keterangan pemotretan di dalamnya, termasuk panjang fokus, bukaan, kecepatan rana, dan kepekaan sensor. Setelah beberapa ratus foto, urutkan berkas menurut panjang fokus dan lihat di mana penumpukannya. Bila sebagian besar foto Anda berada di ujung lebar, lensa lebar adalah tambahan yang masuk akal. Bila menumpuk di ujung panjang, lensa tele lebih berguna. Cara ini mengganti tebakan dengan catatan yang sudah Anda buat sendiri tanpa disadari, dan hasilnya sering berbeda dari perkiraan pemiliknya.
Kapan kartu memori dengan kecepatan tinggi benar-benar dibutuhkan?
Kecepatan kartu memori menentukan seberapa cepat kamera mengosongkan penyangga sementaranya setelah pemotretan beruntun, dan seberapa mulus perekaman gambar bergerak berjalan. Untuk pemotretan satu per satu dalam bentuk berkas biasa, kartu dengan kecepatan menengah sudah memadai dan menambah kecepatan tidak mengubah apa pun yang terasa. Kebutuhan kecepatan muncul ketika Anda mulai memotret beruntun untuk objek bergerak atau merekam gambar bergerak pada mutu tinggi. Membeli kartu tercepat sejak awal karena itu membayar kemampuan yang belum akan dipakai selama beberapa bulan pertama.
Apa kesalahan pembelian yang paling sering dilakukan pemula?
Membeli beberapa lensa sekaligus sebelum mengetahui panjang fokus mana yang benar-benar dipakai adalah yang paling mahal. Berikutnya adalah membeli tripod yang sangat ringan karena mudah dibawa, padahal tripod yang terlalu ringan bergetar tertiup angin dan justru menghilangkan alasan memakainya. Kesalahan ketiga adalah mengganti badan kamera karena hasil foto dirasa kurang, padahal penyebabnya hampir selalu cahaya, jarak, atau susunan gambar. Peralatan yang lebih baik memperbesar selisih hanya setelah ketiganya dikuasai, dan sebelum itu perbedaannya sulit terlihat. Menunda pembelian sampai satu keterbatasan benar-benar terasa berulang kali adalah cara paling murah untuk mengetahui apa yang sebenarnya dibutuhkan.