Cara Memilih Bola Basket Berdasarkan Ukuran dan Bahan Permukaan
Usia Pemain dan Lantai Lapangan Menentukan Pilihan
Pilih ukuran menurut usia dan jenis kelamin pemain: ukuran 7 untuk laki-laki dari 15 tahun, ukuran 6 untuk perempuan dan remaja putra 12 hingga 14 tahun, ukuran 5 untuk anak 9 hingga 11 tahun. Pilih penutup menurut lantai: karet untuk semen dan aspal, kulit komposit atau kulit asli untuk lantai dalam ruangan.
Ukuran 7 berkeliling sekitar 75 cm dan berbobot sekitar 600 gram. Untuk tangan anak sepuluh tahun bola itu kebesaran, dan bola yang kebesaran memaksa tangan menahan dengan telapak, padahal kendali datang dari ujung jari. Teknik menembak dan mengoper yang dilatih dengan bola sebesar itu ikut terbawa ke bola yang ukurannya benar.
Pertanyaan kedua menyangkut tempat bola dipantulkan. Lapangan semen di halaman sekolah atau ujung gang mengikis penutup bola dengan cepat. Penutup karet bertahan di sana, sedangkan kulit komposit yang dibuat untuk lantai kayu cepat menjadi gundul bila dipakai setiap hari. Di gedung olahraga keadaannya terbalik: kulit komposit menyerap keringat tangan dan tidak licin, sementara karet terasa kurang halus di jari.
Label pada bola memuat ukuran, dan pada sebagian besar bola juga memuat peruntukan: dalam ruangan, luar ruangan, atau keduanya. Bola yang bertuliskan keduanya memakai karet atau bahan komposit yang tahan gesek. Bola jenis ini cocok bagi pemain rekreasi yang berpindah antara halaman semen dan lantai gedung.
Di bawah penutup ada dua bagian yang tidak terlihat dari luar. Kantung udara dari karet butil menahan angin, dan lilitan benang nilon di sekelilingnya menjaga bola tetap bulat. Keduanya hanya bisa dinilai lewat uji pantulan dan uji gelinding saat bola sudah di tangan.
Selisih antara ukuran 7 dan ukuran 6 hanya tiga cm keliling, tetapi cukup untuk mengubah cara tangan memegang bola, terutama pada pemain yang tangannya belum penuh tumbuh. Ketidakcocokan bahan masih bisa diatasi dengan membeli bola kedua. Bola yang kebesaran tidak bisa dikecilkan, dan itu keputusan yang harus benar pada pembelian pertama.
Empat Ukuran dan Pemain yang Memakainya
Ukuran 7 untuk laki-laki dari 15 tahun
Ukuran ini dipakai pada pertandingan putra dewasa dan remaja putra mulai usia 15 tahun. Keliling sekitar 75 cm, berat sekitar 600 gram. Usia yang masih tumbuh sebaiknya tidak buru-buru naik ke ukuran ini hanya karena bertubuh tinggi, karena batas 15 tahun pada pertandingan resmi tidak ditentukan oleh tinggi badan.
Ukuran 6 untuk putri dan remaja putra yang lebih muda
Keliling sekitar 72 cm dan berat sekitar 530 gram. Ukuran 6 dipakai pemain putri dari usia 12 tahun, termasuk perempuan dewasa di pertandingan resmi, serta remaja putra usia 12 hingga 14 tahun. Dibandingkan ukuran 7, bola ini tiga cm lebih pendek kelilingnya dan sekitar 70 gram lebih ringan, sehingga ukuran 7 sekitar 13 persen lebih berat. Ukuran 6 bukan bola anak-anak: ia dipakai di liga putri dewasa.
Ukuran 5 dan ukuran 3 untuk anak
Ukuran 5 berkeliling sekitar 70 cm dan berbobot sekitar 480 gram, untuk usia 9 hingga 11 tahun. Ukuran 3, sekitar 56 cm dan 280 gram, untuk anak 4 hingga 8 tahun. Batas usia hanyalah patokan. Yang tepat di batas dua ukuran boleh mencoba keduanya dan memilih bola yang masih bisa ia pegang dengan satu tangan sambil berjalan.
Mengikuti ukuran yang dipakai penyelenggara
Untuk bola yang akan dipakai di turnamen sekolah atau antarkantor, tanyakan dulu ukuran yang ditetapkan panitia. Sebagian kejuaraan antarsekolah menyelenggarakan kelas campuran, dan panitia bisa saja memakai ukuran 6 untuk semua peserta putri sekaligus remaja putra muda. Membeli bola sebelum bertanya berisiko menghasilkan bola latihan yang tidak sama dengan bola pertandingan, dan pemain baru menyadarinya pada menit pertama pertandingan.
Angka keliling dan berat di atas mengikuti ukuran resmi pertandingan. Bola rekreasi dari berbagai pabrik bisa menyimpang beberapa gram atau milimeter, jadi angka itu dipakai sebagai patokan, bukan sebagai batas lulus.
Mengukur Keliling Bola dan Tangan di Rumah
Label ukuran kadang terhapus pada bola bekas atau bola pemberian. Lingkarkan benang atau meteran jahit pada bagian terlebar bola, lalu luruskan benang itu di penggaris. Ukur saat bola terisi angin penuh, karena bola yang lembek mengukur lebih pendek dari ukuran sebenarnya. Hasil sekitar 75 cm berarti ukuran 7, sekitar 72 cm ukuran 6, dan sekitar 70 cm ukuran 5.
Ukuran 7 dan 6 hanya berbeda tiga cm, jadi pengukuran harus teliti. Benang jangan ditarik sampai menekan penutup dan jangan dibiarkan miring.
Untuk tangan, letakkan bola pada satu telapak dengan jari terbuka. Bola yang pas dapat disentuh jari sampai ke sisinya tanpa pergelangan dipaksa menekuk. Bola yang mudah lepas saat dipantulkan dua kali berturut-turut berarti ukurannya kebesaran. Uji ini lebih berguna daripada tabel usia bagi anak yang berada di batas dua ukuran.
Bahan Penutup: Karet, Kulit Komposit, dan Kulit Asli
Karet cetak untuk semen dan aspal
Penutup karet tebal dan tahan gesek, jadi bola karet menjadi pilihan bagi halaman sekolah, lapangan kampung, dan taman kota yang permukaannya kasar. Bintil dan alurnya dicetak bersama penutup, sehingga aus pelan dan merata. Bola ini bisa dibersihkan dengan lap lembap tanpa takut merusaknya.
Kulit komposit untuk lantai dalam ruangan dan pemakaian campuran
Lapisan sintetis ini menyerap keringat dan terasa lembut di jari. Ada dua golongan. Golongan pertama dibuat untuk lantai dalam ruangan dan tidak tahan semen. Golongan kedua bertuliskan dalam dan luar ruangan, memakai komposit yang lebih tahan gesek, dan cocok bagi pemain rekreasi yang tempat mainnya berganti-ganti. Baca label sebelum membayar, karena penampilan kedua golongan nyaris sama.
Kulit asli untuk pemain yang rutin di lantai kayu
Penutup dari kulit asli perlu dipakai bertahap sebelum terasa nyaman, dan paling mahal di antara ketiga bahan. Bola ini hanya masuk akal bagi klub atau pemain yang latihan hampir setiap sesi di lantai kayu bersih. Pemain rekreasi mendapat rasa yang sudah dekat dari komposit, tanpa masa penyesuaian yang panjang.
Lantai yang Dipakai Menentukan Umur Penutup
Hitung dulu di mana bola dipakai lebih dari separuh sesi. Sesi yang sebagian besar berlangsung di semen, aspal, atau lapangan kasar mengarah ke bola karet. Bola komposit dalam ruangan yang dipantulkan di semen kehilangan bintilnya, dan permukaan yang sudah licin tidak bisa dikembalikan.
Sesi terbanyak di lantai kayu atau lantai sintetis gedung olahraga mengarah ke kulit komposit khusus dalam ruangan. Bola ini tetap bisa dipakai sesekali di luar ruangan, tetapi umurnya memendek setiap kali dibawa ke semen, dan tiga sesi di gedung tidak menebus satu sesi di aspal yang kasar.
Tempat bermain yang berganti dua kali seminggu di dua lantai yang berbeda memberi dua jalan. Jalan pertama adalah satu bola serbaguna bertuliskan dalam dan luar ruangan. Jalan kedua adalah dua bola, karet untuk semen dan komposit untuk gedung, dengan biaya yang lebih besar dan perawatan yang lebih ringan bagi masing-masing bola.
Bintil dan Alur pada Permukaan
Bintil kecil di seluruh permukaan memberi cengkeraman pada ujung jari, dan alur yang membagi bola menjadi panel membantu jari mencari posisi tanpa melihat. Sentuh permukaan dengan ujung jari. Hasilnya jelas: penutup yang masih sehat terasa bertekstur, sedangkan permukaan yang datar dan mengilap sudah kehilangan cengkeraman.
Alur yang dangkal atau tidak sama di setiap panel menandakan cetakan yang kurang rapi, dan bola seperti itu terasa tidak rata di tangan sejak hari pertama. Gosokkan ibu jari di sepanjang satu alur, lalu di alur lain. Kedalaman yang berbeda langsung terasa.
Kantung Udara dan Lilitan Benang di Dalam Bola
Bola berkualitas memakai kantung udara dari karet butil, yang dikenal menahan angin dengan baik, dan lilitan benang nilon yang menjaga bentuk bulat serta menahan tekanan dari dalam. Dua bagian itu menentukan seberapa cepat bola kehilangan angin dan seberapa lurus ia memantul. Kualitas kantung bisa diuji sendiri di rumah. Isi bola sesuai angka tekanan yang tercetak, diamkan selama seminggu, lalu pantulkan lagi dari ketinggian dada. Bola yang memantul sama seperti saat baru diisi memiliki kantung yang baik; bola yang jelas lebih rendah pantulannya punya kebocoran halus, dan bocor halus tidak membaik dengan sendirinya.
Uji di Toko: Bentuk, Pantulan, dan Katup
Bentuk dan keseimbangan
Gelindingkan bola di lantai rata dengan dorongan pelan. Bola yang bulat berjalan lurus. Ia berhenti perlahan. Bola yang membelok sendiri biasanya punya kantung yang miring atau lilitan yang tidak merata. Putar bola di ujung jari dan lihat apakah ia bergoyang. Pengujian ini memakan semenit. Goyangan menandakan sisi yang lebih berat.
Pantulan
Jatuhkan bola dari setinggi dada tanpa dorongan. Bola yang baik memantul lurus ke atas dan naik hampir sama tinggi pada tiga kali jatuhan berturut-turut. Bola yang memantul miring atau semakin pendek tiap kali menandakan tekanan tidak stabil atau bentuk yang tidak seimbang. Bandingkan dua bola sejenis berdampingan bila toko mengizinkan, karena perbedaan kecil paling mudah terlihat dengan pembanding.
Katup dan jahitan
Periksa katup. Katup harus rata dengan permukaan dan tidak menonjol. Panel di sekitarnya harus menempel rapat tanpa celah. Bila diperbolehkan, teteskan air sabun pada katup. Gelembung yang terus muncul berarti katup bocor.
Tekanan Angin, Panas, dan Perawatan Harian
Mengisi angin dengan benar
Rentang tekanan yang dianjurkan tercetak pada bola, biasanya dekat katup. Ikuti angka itu, dan pakai pompa tangan yang punya pengukur tekanan. Basahi jarum pompa dengan sedikit air sebelum dimasukkan agar katup tidak rusak. Bola yang terlalu keras memantul terlalu tinggi dan melelahkan jari, sedangkan bola yang kurang angin terasa berat dan memantul rendah.
Panas dan penyimpanan
Udara di dalam bola memuai saat panas. Bola yang ditinggal di bagasi mobil atau di bawah terik matahari menerima tekanan lebih tinggi daripada yang dirancang, sehingga jahitan dan kantung udara tegang. Simpan bola di tempat teduh dan jangan tindih dengan barang berat. Bola yang sudah telanjur panas didinginkan dulu di tempat teduh sebelum diisi atau dipakai.
Membersihkan
Lap penutup dengan kain lembap. Keringkan di tempat teduh. Kulit asli tidak boleh direndam, dan bola jangan dijemur di bawah matahari sampai kering karena bahan penutup bisa mengeras atau retak.
Satu Bola untuk Banyak Pemain di Sekolah dan Komunitas
Kelompok yang berisi pemain berbagai usia perlu membeli menurut kelompok umur, bukan satu ukuran untuk semua. Kelas anak memakai ukuran 5, regu putri dan remaja putra muda memakai ukuran 6, dan regu putra dewasa memakai ukuran 7. Sekolah dengan satu halaman semen sebaiknya membeli bola karet dalam dua ukuran lebih dulu, lalu menambah bola kulit komposit hanya bila ada acara di gedung olahraga.
Bola pertandingan dan bola latihan boleh dibedakan. Bola latihan dibiarkan aus di semen, sedangkan bola yang masih mulus disimpan untuk lantai dalam ruangan.
Tanda Bola Basket Sudah Waktunya Pensiun
Bintil sudah datar dan permukaan mengilap, bola memantul miring, atau kantung udara menonjol di satu sisi. Bola yang harus diisi angin hampir setiap hari bocor di katup atau di kantungnya. Kulit yang retak atau terkelupas di tepi panel menandakan bahan penutup sudah rapuh. Dua tanda atau lebih berarti bola sebaiknya dipindahkan ke tugas ringan seperti latihan menggiring di rumah.
Kesimpulan
Satu halaman semen dan beberapa anak berbagai usia sudah cukup untuk menentukan belanja: bola karet dengan ukuran sesuai usia menyelesaikan hampir semua keperluan. Gedung olahraga dan pertandingan resmi meminta kulit komposit dalam ruangan atau kulit asli, dengan ukuran 7 untuk putra dari 15 tahun dan ukuran 6 untuk putri. Cari sebagai platform perbandingan harga dan panduan belanja terlengkap di Indonesia memudahkan Anda menemukan dan membandingkan produk terbaik sesuai kebutuhan sebelum memutuskan.
Pertanyaan / Jawaban
Ukuran bola basket berapa untuk anak usia 10 tahun?
Anak usia 10 tahun berada di rentang 9 hingga 11 tahun, jadi ukuran 5 dengan keliling sekitar 70 cm adalah titik awalnya. Yang sudah hampir 12 tahun dan merasa ukuran 5 terlalu kecil boleh mencoba ukuran 6 di toko, lalu memilih bola yang masih bisa dipegang satu tangan sambil berjalan. Bola yang lepas saat dipantulkan dua kali berturut-turut berarti kebesaran. Untuk usia 8 tahun yang baru mengenal basket, cukup dengan ukuran 3 yang kelilingnya sekitar 56 cm, dan ia naik ke ukuran 5 saat memasuki rentang usia berikutnya. Membeli satu ukuran lebih besar agar awet tidak dianjurkan, karena bola kebesaran memaksa tangan menahan dengan telapak.
Mana yang lebih baik untuk lapangan semen, bola karet atau kulit komposit?
Bola karet lebih baik untuk lapangan semen di halaman sekolah atau ujung gang, karena penutupnya tebal dan bintilnya dicetak bersama penutup sehingga ausnya pelan dan merata. Kulit komposit yang dibuat khusus untuk lantai dalam ruangan kehilangan bintilnya dengan cepat di permukaan kasar. Bola komposit yang bertuliskan dalam dan luar ruangan masih bisa dipakai di semen, tetapi umurnya lebih pendek daripada karet. Pemain yang bermain di semen empat dari lima sesi sebaiknya langsung mengambil karet, dan kulit komposit dalam ruangan disimpan untuk sesi gedung yang sisa satu itu.
Berapa keliling bola basket ukuran 7 dan ukuran 6?
Ukuran 7 berkeliling sekitar 75 cm dan ukuran 6 sekitar 72 cm, jadi selisihnya tiga cm. Untuk memastikan bola lama yang labelnya terhapus, lingkarkan meteran jahit pada bagian terlebar saat bola terisi angin penuh, lalu baca angkanya di penggaris. Hasil 74 hingga 75 cm mengarah ke ukuran 7, sedangkan 71 hingga 72 cm mengarah ke ukuran 6. Selisih sekecil itu mudah meleset bila benang ditarik terlalu kencang, jadi ukur dua kali dan ambil angka yang sama. Bola yang masih kempes jangan diukur, karena hasilnya lebih pendek dan bisa menggiring ke ukuran yang salah.
Perlukah perempuan dewasa memakai bola basket ukuran 6?
Perempuan dewasa yang bertanding di pertandingan resmi memakai ukuran 6, jadi untuk latihan yang mengarah ke pertandingan bola itu perlu dimiliki. Ukuran 6 sekitar 13 persen lebih ringan daripada ukuran 7, sehingga lebih mudah dikendalikan oleh tangan yang belum terbiasa. Perempuan bertangan besar yang sudah nyaman dengan ukuran 7 boleh memakainya untuk bermain santai bersama teman, selama pertandingan resmi tetap dimainkan dengan ukuran 6 dan tangannya tidak dipaksa menahan bola dengan telapak. Untuk turnamen antarkantor, tanyakan ukuran yang ditetapkan panitia sebelum membeli bola latihan, karena sebagian kejuaraan memakai ukuran 6 untuk semua peserta putri dan remaja putra muda sekaligus.
Bagaimana cara tahu bola basket bocor pelan?
Pantulkan bola dari ketinggian dada setelah dibiarkan seminggu tanpa dipakai, dan bandingkan dengan pantulan saat baru diisi. Pantulan yang jelas lebih rendah berarti bola kehilangan angin. Teteskan air sabun pada katup untuk memastikan asal kebocoran, karena gelembung yang terus muncul berarti katupnya bocor. Bila katup aman, kantung udara di dalam yang bermasalah, dan bocor halus seperti itu tidak membaik dengan sendirinya. Bola yang harus diisi angin hampir setiap hari termasuk tanda bola sudah waktunya pensiun, dan sebelum memutuskannya periksa dulu apakah bintil dan kulit penutupnya masih sehat.
Bagaimana mengisi angin bola basket supaya tidak terlalu keras?
Cari rentang tekanan yang tercetak pada bola, lalu pakai pompa tangan yang punya pengukur tekanan dan isi sedikit demi sedikit sambil membaca angkanya. Jarum pompa dibasahi sedikit air sebelum dimasukkan agar katup tidak rusak. Bola yang terlalu keras memantul terlalu tinggi dan melelahkan jari, sedangkan bola yang kurang angin memantul rendah dan terasa berat. Untuk bola baru yang belum pernah diisi, ikuti angka itu sejak pengisian pertama. Isi angin sebaiknya dilakukan pada bola yang suhunya sudah normal, supaya angka di pengukur mencerminkan tekanan sebenarnya saat bola dipakai di lapangan.
Mengapa bola basket tidak boleh ditinggal di bagasi mobil yang panas?
Udara di dalam bola memuai saat suhu naik, sehingga tekanan melampaui angka yang dirancang. Jahitan, katup, dan kantung udara menahan tegangan itu. Bola yang dibawa ke lapangan siang hari lebih aman disimpan di tas yang teduh dan tidak ditindih barang berat, terutama bola kulit asli yang bahan penutupnya bisa mengeras atau retak bila dijemur. Bola yang sudah telanjur panas didinginkan dulu sebelum diisi atau dipakai.
Bagaimana memilih bola basket untuk sekolah dengan satu halaman semen dan murid berbagai usia?
Untuk halaman semen, pilih bola karet, lalu beli menurut kelompok umur: ukuran 5 untuk kelas anak usia 9 hingga 11 tahun, ukuran 6 untuk regu putri dan remaja putra muda, dan ukuran 7 untuk regu putra dewasa. Sekolah yang juga punya acara di gedung olahraga menambah satu atau dua bola kulit komposit khusus dalam ruangan, dan menyimpannya untuk acara itu saja. Bola latihan dibiarkan aus di semen, sedangkan bola yang masih mulus disimpan. Bola dalam dua ukuran lebih dulu cukup bila anggaran terbatas.
Tertarik dengan produk ini?
Temukan harga terbaik di Decathlon Indonesia
Belanja Sekarang di Decathlon Indonesia