Perlengkapan Sepeda untuk Harian

Perlengkapan Sepeda untuk Harian
Beli Sekarang di Decathlon Indonesia

Perlengkapan Sepeda Harian yang Benar-benar Terpakai

Tempat beban diletakkan lebih menentukan kenyamanan daripada jumlah perlengkapan yang dibawa. Barang yang sama terasa jauh lebih berat di keranjang depan daripada di rak belakang, karena beban di depan ikut berputar setiap kali setang digerakkan. Tekanan ban dan tinggi sadel menyusul sebagai dua hal berikutnya.

Sebelum memutuskan, Anda dapat melihat pilihan Sepeda di Cari sebagai referensi awal.

Daftar perlengkapan sepeda biasanya disusun menurut jenis barangnya, padahal yang menentukan kenyamanan sehari-hari adalah beberapa angka dan posisi yang tidak berkaitan dengan merek apa pun. Sebagian besar keluhan pada sepeda harian, mulai dari kayuhan yang terasa berat, punggung yang pegal, sampai setang yang terasa oleng di kecepatan rendah, berasal dari hal-hal yang bisa diperiksa dalam beberapa menit tanpa alat khusus.

Di Mana Beban Diletakkan

Berat yang dibawa sepeda tidak diperlakukan sama di setiap titik. Yang menentukan bukan besarnya beban saja, melainkan apakah beban itu ikut berputar bersama setang atau tidak.

Keranjang Depan

Keranjang depan adalah perlengkapan paling populer sekaligus tempat paling merepotkan untuk menaruh barang berat. Beban di sana menempel pada bagian yang berputar, sehingga setiap koreksi keseimbangan harus ikut memutar berat tersebut. Akibatnya paling terasa pada kecepatan rendah, misalnya saat menunggu lampu lalu lintas atau melewati gang sempit, justru saat koreksi keseimbangan paling sering dibutuhkan.

Keranjang depan tetap berguna untuk barang ringan yang perlu terlihat dan sering diambil sambil berhenti sebentar, misalnya jas hujan atau botol minum. Belanjaan dan alat kerja sebaiknya pindah ke belakang.

Rak Belakang dan Tas Samping

Rak belakang menempatkan beban di atas atau di sisi roda belakang, di bagian sepeda yang tidak ikut berputar saat setang digerakkan. Berat yang sama terasa jauh lebih ringan pengaruhnya terhadap kemudi. Tas samping yang tergantung rendah di kedua sisi bahkan lebih baik lagi, sebab titik beratnya turun mendekati poros roda.

Bila hanya satu tas yang dipakai, sepeda akan terasa miring ke satu sisi pada tanjakan. Menyeimbangkan isinya di dua sisi menghilangkan hal itu tanpa mengurangi kapasitas.

Tekanan Ban, Angka yang Paling Sering Diabaikan

Tekanan ban mengubah rasa mengayuh lebih besar daripada perlengkapan mana pun yang bisa dibeli, dan pemeriksaannya memakan waktu kurang dari satu menit.

Membaca Dinding Ban

Rentang tekanan yang dianjurkan tercetak pada dinding ban dalam satuan psi atau bar. Angka itu berlaku untuk ban tersebut, bukan untuk semua ban, dan berbeda cukup jauh antara ban kota yang lebar dengan ban jalan yang tipis. Ban yang kurang angin membuat kayuhan terasa berat karena karetnya melengkung terus menerus, dan pelipatan itu memakan tenaga yang seharusnya menggerakkan sepeda.

Mengapa Perlu Diperiksa Mingguan

Ban dalam kehilangan tekanan sedikit demi sedikit meskipun tidak bocor, karena udara merembes perlahan melalui karet. Penurunan sekitar satu sampai dua psi setiap hari berarti ban yang penuh pada hari Minggu bisa turun jauh di bawah rentang anjuran pada akhir pekan berikutnya. Meraba ban dengan ibu jari tidak cukup teliti untuk menangkapnya, sehingga pompa dengan penunjuk tekanan adalah perlengkapan yang paling sering terpakai di antara semua yang dibeli.

Ban yang kurang angin juga membuat bocor jenis jepitan lebih mudah terjadi, sebab ban dalam terjepit antara pelek dan permukaan jalan saat melewati lubang.

Tinggi Sadel Diperiksa dengan Tumit

Sadel yang terlalu rendah adalah penyebab paling umum lutut terasa nyeri dan kayuhan terasa cepat lelah. Pemeriksaannya tidak memerlukan alat ukur apa pun.

Duduklah di sadel sambil bersandar pada dinding, lalu letakkan tumit di pedal pada posisi paling bawah. Pada tinggi yang tepat, kaki hampir lurus tanpa perlu memiringkan panggul. Saat kaki dikembalikan ke posisi normal dengan bagian depan telapak di pedal, lutut akan sedikit menekuk seperti seharusnya. Naikkan sadel sedikit demi sedikit, sekitar satu sentimeter setiap kali, dan berikan beberapa kali perjalanan sebelum menilai hasilnya.

Sebelum mengubahnya, tandai posisi lama pada tiang sadel dengan spidol atau selotip. Tanda itu membuat Anda bisa kembali ke posisi semula bila perubahan ternyata tidak cocok, dan menghemat percobaan berulang yang biasanya berakhir dengan tebakan.

Perhatikan juga batas penyisipan yang tercetak pada tiang sadel. Menaikkan sadel melewati garis itu menyisakan terlalu sedikit bagian yang tertanam di rangka, dan sambungan itu menanggung seluruh berat badan setiap kali melewati lubang.

Helm yang Pas Diuji Tanpa Tali

Helm bekerja bila tetap berada di tempatnya saat dibutuhkan, dan itu ditentukan oleh kecocokan bentuk, bukan oleh kekencangan tali.

Pasang helm tanpa mengaitkan talinya, lalu goyangkan kepala ke depan dan ke samping. Helm yang pas hampir tidak bergeser, dan saat digerakkan dengan tangan, kulit dahi ikut bergerak bersamanya. Tepi depan sebaiknya berada sekitar dua jari di atas alis, bukan tertarik ke belakang. Setelah tali dikaitkan, tali samping membentuk huruf V di bawah telinga dan tali dagu menyisakan ruang selebar satu jari.

Lapisan busa di dalam helm dirancang menyerap benturan dengan cara hancur sebagian di titik tumbukan. Karena kerusakan itu terjadi di dalam, helm yang pernah terbentur keras perlu diganti meskipun cangkang luarnya terlihat mulus.

Lampu dan Terlihatnya Anda di Persimpangan

Perlengkapan keselamatan dasar sepeda mencakup bel, rem yang berfungsi, serta lampu atau pemantul cahaya di depan dan belakang. Yang sering salah kaprah adalah anggapan bahwa lampu depan berfungsi untuk melihat jalan. Pada jalan berpenerangan kota, fungsi utamanya adalah membuat Anda terlihat oleh kendaraan lain.

Titik paling berbahaya bukan jalan lurus melainkan persimpangan, tempat kendaraan mendekat dari samping. Karena itu pemantul cahaya di pedal dan di jari-jari roda berguna melebihi ukurannya, sebab benda yang bergerak jauh lebih cepat tertangkap mata daripada titik cahaya yang diam. Lampu belakang yang berkedip menarik perhatian, tetapi lampu yang menyala tetap lebih memudahkan pengendara lain memperkirakan jarak, sehingga banyak orang memakai dua lampu dengan mode berbeda.

Kunci Sepeda dan Cara Memakainya

Jenis Kunci

Jenis kunci lebih menentukan daripada harganya. Kunci kabel tipis bisa diputus dalam hitungan detik dengan alat kecil yang muat di saku, sedangkan kunci berbentuk huruf U atau rantai tebal menuntut alat besar yang mencolok dan berisik.

Cara Menguncinya

Cara memakainya sama pentingnya. Kuncilah rangka bersama roda belakang ke benda yang benar-benar tertanam, bukan ke pagar ringan yang bisa diangkat. Mengunci hanya roda depan adalah kesalahan klasik, sebab roda depan paling mudah dilepas dan bagian sepeda yang berharga justru ikut pergi. Sisakan sesedikit mungkin ruang kosong di dalam kunci, karena celah itulah yang dipakai untuk menyelipkan alat pengungkit.

Rantai di Iklim Basah

Rantai adalah bagian yang paling cepat aus pada sepeda harian, dan di daerah yang sering hujan, air bersama debu jalan bekerja seperti pasta gerinda di antara mata rantainya.

Pelumas yang terlalu banyak justru mempercepat keausan, sebab lapisan tebal di permukaan menangkap debu dan menahannya di tempat yang salah. Cara yang benar adalah membersihkan rantai lebih dulu dengan lap kering, meneteskan pelumas satu tetes pada tiap mata rantai, memutar pedal beberapa putaran, lalu menyeka kelebihannya sampai permukaan luar terlihat kering. Rantai yang benar tampak bersih dan berbunyi halus, bukan berkilau hitam dan lengket.

Setelah bersepeda dalam hujan, mengeringkan rantai dan mengulangi pelumasan mencegah karat yang muncul dalam semalam pada udara lembap.

Rem dan Batas Ausnya

Kampas rem punya alur atau garis penanda yang menunjukkan batas pemakaian. Bila permukaannya sudah rata dengan garis itu, kampas perlu diganti, dan menundanya berarti logam dudukan mulai bergesekan langsung dengan pelek atau cakram.

Pada rem yang menjepit pelek, pelek ikut aus. Sebagian pelek memiliki lubang atau alur indikator kecil di permukaan sisinya, dan hilangnya tanda itu berarti dinding pelek sudah menipis dan perlu diperiksa oleh bengkel. Tuas rem yang terasa menyentuh setang sebelum sepeda berhenti adalah tanda paling jelas bahwa penyetelan atau penggantian sudah tertunda terlalu lama.

Bunyi ikut memberi keterangan. Decitan tajam pada rem pelek biasanya berarti kotoran atau serpihan logam menempel pada kampas, dan membersihkan permukaannya dengan amplas halus sering menyelesaikannya. Bunyi bergesek yang kasar seperti pasir berarti sesuatu yang keras sudah tertanam di kampas, dan meneruskan pemakaian akan menggores pelek atau cakram sampai rusak.

Rem depan menyumbang bagian terbesar dari daya pengereman karena berat badan berpindah ke depan saat melambat, sehingga kampas depan biasanya habis lebih dulu. Memeriksa keduanya bersamaan tetapi mengganti yang depan lebih sering adalah pola yang wajar, bukan tanda ada yang salah.

Sarung Tangan dan Rasa Kebas di Telapak

Rasa kebas pada telapak tangan setelah bersepeda berasal dari tekanan terus menerus pada satu titik, bukan dari kurangnya bantalan. Menambah bantalan yang sangat tebal kadang justru memperburuk, sebab busa yang lembut mengisi rongga di telapak dan menekan bagian yang seharusnya bebas.

Yang lebih menentukan adalah kemungkinan berpindah posisi tangan. Setang yang memungkinkan dua atau tiga posisi genggaman membuat titik tekanan berganti-ganti sepanjang perjalanan. Menurunkan tekanan pada tangan juga bisa dilakukan dengan memiringkan sadel sedikit sehingga berat badan tidak meluncur ke depan.

Sudut pergelangan tangan ikut berperan. Pergelangan yang tertekuk ke belakang saat menggenggam menekan saraf pada titik yang sama sepanjang perjalanan, dan meluruskannya sering menyelesaikan keluhan tanpa membeli apa pun. Menaikkan setang beberapa sentimeter memindahkan sebagian berat badan dari tangan ke sadel, dan pada sepeda harian perubahan itu hampir tidak mengurangi kecepatan.

Sarung tangan tetap berguna untuk hal lain, yaitu melindungi telapak saat terjatuh dan menyerap keringat agar genggaman tidak licin. Untuk dua tujuan itu, sarung tangan tipis sudah cukup.

Kesalahan yang Paling Sering Terjadi

Kesalahan yang paling sering terjadi adalah membeli perlengkapan sebelum rutinitas terbentuk. Perlengkapan yang dibeli untuk membayangkan perjalanan jauh biasanya berakhir di lemari, sementara pompa bertekanan dan lampu belakang yang murah dipakai setiap minggu. Mulailah dari yang dipakai pada perjalanan yang benar-benar Anda lakukan sekarang.

Kesalahan kedua adalah menganggap perawatan sebagai pekerjaan besar yang perlu waktu khusus. Memeriksa tekanan ban, memutar pedal untuk mendengarkan bunyi rantai, dan menekan tuas rem memakan waktu kurang dari dua menit, dan hampir semua kerusakan mahal berawal dari tanda yang bisa ditangkap dalam dua menit itu.

Kesalahan ketiga muncul saat sepeda lama tidak dipakai. Ban yang dibiarkan kempis berminggu-minggu membuat karetnya terlipat pada tempat yang sama, dan lipatan itu bisa tinggal permanen. Bila sepeda akan menganggur, isi bannya sampai penuh lebih dulu dan gantung atau miringkan sepeda agar beban tidak menekan satu titik pada ban.

Menyesuaikan dengan Cara Anda Bersepeda

Jika sepeda dipakai untuk perjalanan pendek ke pasar atau warung, utamakan rak belakang dengan tas yang mudah dilepas, kunci yang kokoh, dan lampu yang bisa dipindahkan dengan cepat, sebab sepeda akan sering ditinggal di tempat umum. Sebaliknya, bila sepeda hanya dipakai berputar di lingkungan perumahan pada sore hari, kunci ringan sudah memadai dan perhatian lebih baik dialihkan ke kenyamanan sadel serta tekanan ban.

Bersepeda ke Tempat Kerja

Jika sepeda dipakai berangkat kerja, siapkan perlengkapan malam sebelumnya dan letakkan beban di rak belakang agar pakaian tidak tertekan tas punggung yang membuat punggung berkeringat. Sebaliknya, untuk perjalanan santai akhir pekan, tas punggung kecil lebih praktis dan tidak menuntut pemasangan rak apa pun.

Musim Hujan

Jika bersepeda diteruskan pada musim hujan, tambahkan pelindung roda depan dan belakang serta biasakan mengeringkan rantai sesampainya di tujuan, karena air bercampur debu jalan adalah penyebab keausan tercepat. Sebaliknya, pada musim kering, perhatian bergeser ke debu yang menumpuk di rantai dan ke pemeriksaan tekanan ban yang lebih sering karena suhu tinggi mempercepat perubahan tekanan.

Kesimpulan

Perlengkapan sepeda harian yang berguna berjumlah lebih sedikit daripada yang biasa dibayangkan. Pompa dengan penunjuk tekanan, lampu depan dan belakang, kunci yang sesuai, serta tempat membawa barang di belakang menutup hampir semua kebutuhan. Sisanya ditentukan oleh dua hal yang tidak dibeli, yaitu tinggi sadel yang benar dan kebiasaan memeriksa tekanan ban. Urutan pembelian pun sebaiknya mengikuti hal yang sama, dimulai dari yang dipakai setiap perjalanan dan berhenti sebelum barang yang hanya dipakai pada perjalanan yang belum pernah Anda lakukan. Cari sebagai platform perbandingan harga dan panduan belanja terlengkap dalam bahasa Indonesia memudahkan Anda menemukan dan membandingkan produk terbaik sesuai kebutuhan sebelum memutuskan.

Pertanyaan / Jawaban

Mengapa keranjang depan membuat sepeda terasa oleng?

Karena beban di keranjang depan menempel pada bagian yang ikut berputar bersama setang. Setiap koreksi keseimbangan harus memutar berat tambahan itu, sehingga kemudi terasa lambat dan berat. Pengaruhnya paling terasa pada kecepatan rendah, misalnya saat menunggu lampu lalu lintas atau melewati gang sempit, justru saat koreksi paling sering dibutuhkan. Berat yang sama di rak belakang hampir tidak memengaruhi kemudi karena bagian itu tidak ikut berputar.

Berapa tekanan ban yang benar untuk sepeda harian?

Ikuti rentang yang tercetak pada dinding ban dalam satuan psi atau bar, sebab angkanya berbeda cukup jauh antara ban kota yang lebar dan ban jalan yang tipis. Ban yang kurang angin membuat kayuhan terasa berat karena karetnya melengkung terus menerus dan pelipatan itu memakan tenaga. Ban yang kurang angin juga memperbesar kemungkinan bocor jenis jepitan, yaitu ban dalam terjepit antara pelek dan permukaan jalan saat melewati lubang.

Seberapa sering tekanan ban perlu diperiksa?

Sekitar sekali seminggu, meskipun tidak ada kebocoran. Ban dalam kehilangan sekitar satu sampai dua psi setiap hari karena udara merembes perlahan melalui karet, sehingga ban yang penuh hari ini bisa turun jauh di bawah rentang anjuran pekan depan. Meraba ban dengan ibu jari tidak cukup teliti untuk menangkap penurunan sebesar itu, dan pompa dengan penunjuk tekanan biasanya menjadi perlengkapan yang paling sering terpakai di rumah.

Bagaimana cara memeriksa tinggi sadel tanpa alat?

Tanda paling jelas datang dari tubuh, bukan dari alat ukur. Panggul yang bergoyang ke kiri dan kanan saat mengayuh berarti sadel terlalu tinggi, sedangkan lutut yang terasa nyeri di bagian depan setelah beberapa kilometer biasanya berarti sadel terlalu rendah. Kaki yang hanya bisa menapak tanah dengan ujung jari saat berhenti bukan tanda sadel kelewat tinggi, sebab posisi duduk memang tidak dirancang untuk menapak penuh. Ubah tingginya sedikit demi sedikit dan tandai posisi lama pada tiang sadel dengan spidol agar bisa dikembalikan.

Bagaimana mengetahui helm benar-benar pas?

Pasang tanpa mengaitkan tali lalu goyangkan kepala ke depan dan ke samping. Helm yang pas hampir tidak bergeser, dan saat digerakkan dengan tangan, kulit dahi ikut bergerak bersamanya. Tepi depan berada sekitar dua jari di atas alis, tali samping membentuk huruf V di bawah telinga, dan tali dagu menyisakan ruang selebar satu jari. Helm yang pernah terbentur keras perlu diganti walaupun bagian luarnya terlihat mulus, sebab busa peredamnya bekerja dengan cara hancur sebagian.

Apakah lampu sepeda tetap diperlukan di jalan yang terang?

Ya, karena fungsi utamanya di jalan berpenerangan bukan menerangi jalan melainkan membuat Anda terlihat. Titik paling berbahaya adalah persimpangan tempat kendaraan mendekat dari samping. Pemantul cahaya di pedal dan jari-jari roda berguna melebihi ukurannya, sebab benda yang bergerak lebih cepat tertangkap mata daripada titik cahaya yang diam. Lampu belakang berkedip menarik perhatian, sedangkan lampu yang menyala tetap memudahkan orang lain memperkirakan jarak.

Kunci seperti apa yang sebaiknya dipakai?

Pilih menurut berapa lama dan di mana sepeda ditinggalkan, bukan menurut harga. Untuk berhenti beberapa menit di depan warung yang terlihat dari tempat Anda berdiri, kunci ringan sudah memadai. Untuk parkir berjam-jam di tempat umum, dibutuhkan kunci yang menuntut alat besar untuk membukanya. Pertimbangkan juga bobotnya, sebab kunci berat yang merepotkan cenderung ditinggal di rumah, dan kunci terbaik yang tidak ikut dibawa tidak melindungi apa pun.

Apakah rantai perlu diberi banyak pelumas?

Tidak. Pelumas berlebih justru mempercepat keausan karena lapisan tebal di permukaan menangkap debu jalan dan menahannya di antara mata rantai. Bersihkan rantai lebih dulu dengan lap kering, teteskan pelumas satu tetes pada tiap mata rantai, putar pedal beberapa kali, lalu seka kelebihannya sampai permukaan luar terlihat kering. Rantai yang dirawat benar tampak bersih dan berbunyi halus, bukan berkilau hitam dan lengket.

Kapan kampas rem perlu diganti?

Saat permukaannya sudah rata dengan alur atau garis penanda yang ada pada kampas itu sendiri. Menundanya berarti logam dudukan mulai bergesekan langsung dengan pelek atau cakram. Pada rem yang menjepit pelek, peleknya ikut aus, dan sebagian pelek punya alur indikator kecil di sisinya yang bila hilang berarti dindingnya sudah menipis. Tuas rem yang menyentuh setang sebelum sepeda berhenti adalah tanda paling jelas bahwa penyetelan sudah tertunda.

Mengapa telapak tangan terasa kebas setelah bersepeda?

Karena tekanan menetap pada satu titik di telapak sepanjang perjalanan. Menambah bantalan yang sangat tebal kadang justru memperburuk, sebab busa lembut mengisi rongga telapak dan menekan bagian yang seharusnya bebas. Yang lebih membantu adalah kemungkinan berpindah posisi tangan, misalnya setang yang menyediakan dua atau tiga posisi genggaman. Memiringkan sadel sedikit juga mengurangi berat badan yang meluncur ke depan ke arah tangan.

Tertarik dengan produk ini?

Temukan harga terbaik di Decathlon Indonesia

Belanja Sekarang di Decathlon Indonesia

Gunakan Cari untuk membandingkan pilihan Sepeda dari berbagai toko sebelum memutuskan.

Artikel Terkait tentang Olahraga

Olahraga

Pakaian Olahraga Kompresi: Manfaat Nyata vs Klaim yang Berlebihan

Pahami manfaat pakaian kompresi olahraga yang benar-benar didukung bukti dan klaim yang berlebihan, serta alasan pengujiannya sulit dilakukan secara meyakinkan tanpa bias.

10 min
Olahraga

Berapa Menit Olahraga Harian yang Cukup untuk Menjaga Kesehatan Dasar?

Ketahui berapa menit olahraga harian yang cukup menurut panduan kesehatan, alasan angkanya ditulis per pekan, serta mengapa potongan gerak yang pendek kini ikut dihitung.

10 min
Olahraga

Tanda-tanda Overtraining yang Sering Dikira Kurang Semangat

Kenali tanda latihan berlebih yang sering dikira kurang semangat, mulai dari perubahan suasana hati hingga alasan tidak ada satu pun pemeriksaan tunggal yang memastikannya.

11 min
Olahraga

Dumbbell atau Resistance Band: Mana yang Lebih Efektif untuk Latihan di Rumah?

Bandingkan dumbel dan karet latihan untuk latihan di rumah, mulai dari bukti penelitian tentang penambahan kekuatan hingga alasan menaikkan beban jauh lebih sulit pada karet.

11 min
Lihat semua artikel Olahraga →