Perbedaan Bensin Oktan Rendah dan Tinggi sesuai Rasio Kompresi Mesin
Angka Minimum di Buku Manual Mengalahkan Gengsi di Pompa
Bensin beroktan tinggi lebih lama bertahan saat dimampatkan sebelum menyala sendiri, sedangkan bensin beroktan rendah lebih mudah meledak terlalu dini. Mesin berkompresi tinggi atau bertenaga turbo memerlukan angka RON yang lebih besar. Mesin berkompresi rendah tidak memperoleh tenaga tambahan dari oktan di atas angka yang diminta pabrikan.
Label RON pada pompa sering dibaca sebagai tingkat kemurnian atau kekuatan bensin. Bacaan itu keliru. Nilainya hanya mengukur seberapa lama campuran bensin dan udara tahan ditekan piston sebelum menyala tanpa percikan busi. Tenaga mesin tetap lahir dari busi yang menyalakan campuran pada saat yang tepat.
Jadi pertanyaan yang berguna bukan mana bensin yang terbaik, melainkan berapa angka minimum yang diminta mesin Anda. Jawabannya tertulis di buku manual, yang juga menyebut apakah angka itu syarat atau sekadar anjuran, dan pada banyak mobil tertera pula pada stiker di sisi dalam penutup lubang pengisian. Skuter harian berkapasitas kecil, sedan keluarga tanpa turbo, dan SUV turbo mengisi dari pompa yang sama tetapi menuntut angka yang berlainan.
Salah bisa ke dua arah. Memakai angka di bawah yang diminta membuat mesin ngelitik, komputer mesin memundurkan waktu pengapian, tenaga turun, dan bensin terbakar kurang efisien. Memakai angka jauh di atas yang diminta membuat Anda membayar lebih per liter untuk perlindungan yang tidak dibutuhkan mesin.
Selisih harga antar kelas bensin terasa remeh per liter, tetapi terkumpul dalam setahun pemakaian harian. Kelas yang lebih mahal baru impas bila jarak tempuh per liter naik dengan persentase yang sama dengan kenaikan harganya. Hitungannya mudah. Anda bisa membuatnya sendiri dengan odometer dan struk pengisian.
Satu hal membedakan keputusan ini dari kebanyakan belanja perlengkapan kendaraan: salah ke atas hanya merugikan dompet, sedangkan salah ke bawah merugikan mesin. Karena kerugian kedua tidak langsung terdengar, pemilik kendaraan baru sadar saat tenaga sudah terasa tumpul. Itu sebabnya angka minimum pabrikan diperlakukan sebagai batas bawah, dan seluruh pertimbangan lain hanya berlaku di atas batas itu.
Yang Sebenarnya Diukur Angka RON
Campuran uji isooktana dan heptana
Penetapan oktan memakai mesin uji berkompresi yang bisa diubah. Bensin yang diuji dibandingkan dengan campuran dua cairan acuan: isooktana yang diberi nilai 100 dan n-heptana yang bernilai 0. Bensin dengan RON 92 berperilaku seperti campuran yang mengandung 92 persen isooktana menurut volume. Bensin di pompa sendiri bukan campuran dua cairan itu, melainkan ratusan jenis hidrokarbon dan bahan tambah.
Karena yang diukur hanya daya tahan terhadap penyalaan sendiri, nilai ini tidak menyatakan kandungan energi atau tenaga. Bensin RON 98 tidak menyimpan lebih banyak panas per liter daripada RON 90 hanya karena angkanya lebih besar. Bahkan pencampuran etanol untuk menaikkan oktan menurunkan kandungan energi per volume.
RON, MON, dan AKI pada label luar negeri
Di samping RON dikenal MON, yang diuji pada putaran mesin lebih tinggi dengan campuran yang dipanaskan sehingga lebih keras bagi bensin. Pada bensin modern, MON umumnya 8 hingga 12 angka di bawah RON. Amerika Utara memakai rata-rata keduanya yang disebut AKI, sehingga bensin yang sama tampil 4 hingga 6 angka lebih rendah di sana daripada di pompa kita.
Perbedaan ini penting saat Anda membaca buku manual mobil impor atau membaca ulasan berbahasa asing. Angka 87 di sana sepadan dengan sekitar RON 91 hingga 93, jadi jangan membandingkannya langsung dengan angka di pompa dalam negeri. Buku manual untuk pasar dalam negeri hampir selalu memakai RON dan menuliskannya sebagai angka minimum.
Rasio Kompresi Menentukan Seberapa Keras Bensin Diuji
Tekanan di ruang bakar dan ketukan
Rasio kompresi menyatakan berapa kali campuran udara dan bensin dimampatkan. Rasio 10 banding 1 berarti volume ruang bakar menyusut hingga sepersepuluh saat piston mencapai titik teratas. Semakin besar rasio itu, semakin tinggi tekanan dan suhu campuran sebelum busi memercikkan api.
Pada tekanan dan suhu setinggi itu, sebagian campuran yang belum terjangkau api dari busi bisa menyala sendiri. Dua muka api bertemu dan menghasilkan lonjakan tekanan yang terdengar sebagai bunyi logam halus mirip kerikil dikocok, dikenal sebagai ngelitik atau detonasi. Suaranya khas dan mudah dikenali. Bensin beroktan lebih tinggi menunda penyalaan sendiri itu, sehingga mesin berkompresi tinggi memerlukannya untuk bekerja pada rancangan penuh.
Rasio kompresi tercantum di lembar spesifikasi mesin, dan semakin besar angkanya semakin tinggi oktan yang dituntut. Batas pastinya berbeda antar rancangan ruang bakar, jadi tidak ada angka rasio yang bisa dipakai sebagai garis tegas. Yang mengikat Anda adalah RON minimum yang ditulis pabrikan.
Turbo dan pemampat udara
Mesin turbo memasukkan udara bertekanan ke silinder, sehingga tekanan akhir kompresi jauh lebih tinggi daripada mesin biasa dengan rasio kompresi yang sama di atas kertas. Karena itu mesin turbo sering meminta oktan tinggi walaupun rasio kompresi yang tertulis tidak besar. Pada mesin jenis ini, oktan tinggi mengembalikan tenaga dan efisiensi yang dirancang, sehingga selisih harganya memang dibayar kembali.
Motor sport berkompresi tinggi mengikuti logika yang sama. Skuter dan motor bebek berkompresi rendah tidak termasuk kelompok ini, dan buku manualnya menuliskan angka minimum yang rendah.
Komputer Mesin Menutupi Bensin yang Terlalu Rendah, tetapi Ada Harganya
Sensor ketukan dan pengapian yang dimundurkan
Banyak kendaraan injeksi modern memiliki sensor ketukan yang mendengar getaran khas detonasi. Saat sensor mendeteksinya, komputer mesin memundurkan waktu pengapian sehingga api dipercik lebih lambat dan tekanan puncak turun. Mesin selamat dari kerusakan seketika. Harganya lain: tenaga dan efisiensi menurun karena pembakaran tidak lagi berada pada waktu terbaik.
Akibatnya pengemudi sering tidak mendengar apa-apa dan menyimpulkan bensin rendah tidak masalah. Mesin berbensin kurang oktan bisa terlihat normal, padahal tenaganya ditahan secara diam-diam. Situs ekonomi bahan bakar milik pemerintah Amerika Serikat, fueleconomy.gov, menyebut bahwa pemakaian oktan di bawah yang disyaratkan membuat mesin berjalan buruk dan dalam jangka panjang dapat merusak mesin serta sistem emisi.
Mesin tanpa sensor
Mesin tanpa sensor, seperti sebagian motor berkarburator dan mobil tua, tidak punya pengaman semacam ini. Detonasi yang berulang pada beban berat, misalnya menanjak dengan gigi tinggi, langsung mengenai piston dan busi.
Oktan Tinggi pada Mesin yang Tidak Membutuhkannya
Mesin berkompresi rendah yang pabrikannya meminta RON minimum 90 tidak mengalami detonasi pada bensin 90, sehingga oktan 98 tidak menemukan masalah yang bisa diselesaikan. Bensin yang lebih tahan penyalaan sendiri tidak membuat busi menyala lebih kuat, dan komputer mesin tidak memajukan pengapian lebih jauh dari batas rancangan. Mesin tidak rusak. Mesin juga tidak bertambah kuat.
Yang naik hanya struk pembelian. Klaim lain tentang bahan tambah pembersih pada kelas yang lebih mahal tidak dapat ditarik dari angka oktan.
Beban Berat, Tanjakan, dan Udara Panas Menaikkan Risiko
Ketukan lebih mudah muncul saat mesin bekerja keras dan ruang bakar panas. Fueleconomy.gov menyatakan bahwa oktan lebih tinggi mungkin menaikkan performa dan jarak tempuh beberapa persen pada kendaraan biasa, terutama saat menarik beban, membawa muatan berat, atau berkendara di cuaca panas, sedangkan pada pemakaian normal manfaatnya bisa diabaikan.
Bagi pemilik mobil keluarga yang dibebani penuh penumpang dan koper menuju jalur pegunungan, ini satu situasi di mana naik satu kelas bisa dibenarkan, terutama bila di buku manual tertulis oktan yang lebih tinggi sebagai anjuran, bukan keharusan. Untuk perjalanan kota dengan muatan ringan, tetaplah di angka yang diminta.
Kerak Karbon Membuat Mesin Tua Lebih Rewel
Mengapa ruang bakar menyempit
Sisa pembakaran lama menumpuk sebagai kerak di kepala piston dan dinding ruang bakar. Kerak itu menyempitkan ruang bakar, sehingga rasio kompresi yang sebenarnya naik di atas angka pabrik, dan permukaan kerak yang panas bisa menyalakan campuran lebih awal. Mesin yang sudah menempuh jarak jauh tanpa pembersihan dapat mulai ngelitik pada bensin yang dulu tidak bermasalah.
Langkah yang tersedia
Ada dua langkah yang bisa dipilih. Membersihkan kerak lewat servis ruang bakar menyelesaikan akar masalah. Itulah langkah utama. Naik satu kelas oktan menutupi gejalanya dan boleh dipakai sambil menunggu jadwal servis. Ngelitik yang tetap muncul pada kelas lebih tinggi berarti penyebabnya kemungkinan bukan oktan melainkan busi dengan tingkat panas yang salah, suhu mesin berlebih, atau waktu pengapian yang bergeser.
Motor Karburator dan Motor Injeksi Bereaksi Berbeda
Tanpa sensor dan dengan sensor
Karburator tanpa sensor menerima bensin apa adanya dan tidak bisa menyesuaikan pengapian. Pabrikannya biasanya menetapkan oktan minimum yang rendah karena kompresinya memang rendah, jadi menaikkan kelas tidak menambah apa pun. Sistem injeksi modern dengan kompresi lebih tinggi menyesuaikan diri dengan sensor ketukan seperti yang diuraikan di atas, sehingga akibat oktan kurang terasa sebagai tenaga yang tumpul, bukan bunyi.
Jenis yang paling sensitif adalah motor sport berputaran tinggi karena ruang bakarnya kecil dan kompresinya besar. Bagi motor semacam itu, angka minimum tersebut tidak boleh ditawar.
Mencampur Dua Kelas di Satu Tangki
Mencampur aman. Mengisi sisa bensin kelas rendah dengan kelas tinggi, atau sebaliknya, tidak merusak apa pun. Hitungannya sederhana. Bensin yang tercampur menghasilkan oktan di antara keduanya, mendekati rata-rata menurut volume. Tangki yang masih menyisakan seperempat bensin RON 90 lalu diisi penuh dengan RON 98 menghasilkan campuran yang jatuh sedikit di bawah 98 tetapi tetap jauh di atas 90.
Uji Tangki ke Tangki untuk Menilai Kelas Bensin
Cara mengukur di rumah
Alatnya hanya odometer, struk, dan buku catatan. Syaratnya satu: mengisi sampai pistol pompa mati sendiri pada kedua tangki yang dibandingkan. Isi penuh dengan kelas yang diminta buku manual, catat angka odometer, pakai seperti biasa hingga sekitar separuh tangki, lalu isi penuh lagi dan catat jumlah liter yang masuk. Jarak tempuh dibagi liter menghasilkan kilometer per liter. Ulangi pada tangki berikutnya dengan kelas yang lebih tinggi.
Lakukan dua hingga tiga tangki per kelas pada rute yang sama, karena satu tangki saja mudah terpengaruh macet atau hujan. Pembandingnya adalah selisih harga dalam persen, bukan dalam rupiah. Bila kelas yang lebih tinggi 10 persen lebih mahal per liter, jarak tempuhnya harus naik 10 persen untuk impas. Motor yang menempuh 40 kilometer per liter harus mencapai 44, dan mobil yang menempuh 12 kilometer per liter harus mencapai 13,2.
Membaca hasilnya
Kenaikan jarak tempuh satu atau dua persen berarti kelas yang lebih mahal tidak membayar dirinya sendiri, kecuali Anda membeli ketenangan karena sebelumnya mesin sempat ngelitik. Hasil yang melampaui selisih harga hampir pasti hanya terjadi pada mesin berkompresi tinggi atau turbo yang sebelumnya diberi bensin di bawah angka minimum, dan pada mesin seperti itu uji ini sebetulnya tidak perlu karena buku manual sudah menjawabnya.
Kesimpulan
Kendaraan yang buku manualnya meminta RON tertentu harus diisi dengan kelas itu atau lebih tinggi, dan tidak boleh dengan kelas di bawahnya. Mesin dengan angka minimum rendah dan tidak pernah ngelitik tidak perlu dipaksa naik kelas, kecuali bebannya berat dan cuacanya panas. Satu kelas tidak cocok untuk semua mesin. Di antara kedua keadaan itu, uji tangki ke tangki memberi jawaban dalam angka Anda sendiri.
Cari sebagai panduan belanja independen membantu Anda membandingkan jenis produk dan menimbang pilihan sesuai kebutuhan sebelum memutuskan.
Pertanyaan / Jawaban
Apakah bensin oktan tinggi membuat motor lebih kencang?
Hanya bila motor itu memang dirancang untuk oktan tinggi. Selebihnya tidak. Skuter dan motor bebek harian berkompresi rendah sudah terbakar tuntas pada kelas yang diminta buku manual, jadi oktan 98 tidak menambah tenaga, hanya menambah harga per liter. Motor sport berkompresi tinggi lain ceritanya: angka minimumnya sudah tinggi, dan komputer mesin menarik tenaga bila bensinnya di bawah angka itu. Untuk motor yang Anda pakai ke kantor setiap hari, cukup buka buku manual, lihat angka RON minimum, lalu isi sesuai angka itu atau satu kelas di atasnya. Kelas yang lebih tinggi tidak merusak. Hasilnya saja tidak terasa. Anda dapat memastikannya sendiri dengan membandingkan kilometer per liter dua tangki berturut-turut.
Berapa angka RON yang cocok untuk mobil keluarga biasa?
Angka yang tertulis di buku manual atau pada stiker di sisi dalam penutup lubang pengisian bensin. Sedan atau minibus tanpa turbo dengan kompresi menengah biasanya meminta kelas menengah, sedangkan mobil turbo meminta kelas tinggi. Stiker yang menuliskan angka minimum berarti Anda mengisi kelas itu atau di atasnya. Bila buku manual hanya menganjurkan oktan tinggi demi performa tambahan, pilihannya ada pada Anda, dan uji tangki ke tangki selama tiga kali pengisian bisa menjadi dasar keputusan yang berupa angka, bukan perasaan.
Bagaimana akibatnya bila mobil turbo diisi bensin oktan rendah?
Sensor ketukan mendeteksi detonasi. Komputer mesin lalu memundurkan pengapian, sehingga tenaga turun dan konsumsi bensin naik walaupun tidak ada bunyi. Mesin turbo menekan campuran lebih keras sejak dari pabrik. Ruang geraknya lebih sempit daripada mesin biasa. Dalam jangka panjang, pemakaian bensin di bawah angka minimum dapat merusak mesin dan sistem emisi menurut fueleconomy.gov. Untuk mobil seperti itu, selisih harga satu kelas dibayar kembali lewat tenaga yang utuh, sehingga kelas yang diminta pabrikan dipenuhi pada setiap pengisian, termasuk saat perjalanan kota yang ringan.
Mengapa mesin ngelitik padahal bensinnya sudah sesuai buku manual?
Pada mesin yang sudah menempuh jarak jauh, kerak karbon menyempitkan ruang bakar dan menaikkan rasio kompresi sebenarnya, sehingga oktan yang dulu cukup menjadi kurang. Naik satu kelas bisa meredam bunyi sambil menunggu jadwal servis, tetapi membersihkan ruang bakar menyelesaikan masalahnya. Bunyi yang tetap muncul di kelas lebih tinggi berarti bengkel harus memeriksa tingkat panas busi, suhu mesin, dan waktu pengapian, bukan Anda yang terus menaikkan oktan. Sedan berumur yang mulai ngelitik saat menanjak dengan penumpang penuh biasanya jatuh ke kasus pertama, yaitu kerak karbon, dan servis ruang bakar menjadi langkah yang lebih masuk akal daripada terus membeli kelas bensin termahal.
Bisakah bensin kelas rendah dan tinggi dicampur dalam satu tangki?
Bisa. Campurannya aman. Oktan hasil campuran mendekati rata-rata menurut volume. Tangki 40 liter yang berisi 20 liter RON 92 lalu ditambah 20 liter RON 98 menghasilkan sekitar 95. Untuk mesin yang meminta angka minimum tertentu, pastikan hasil campuran masih di atas angka itu sebelum Anda berangkat. Itu terutama berlaku bagi mobil turbo atau motor sport yang bensin sisanya berkelas rendah, karena angka campuran bisa jatuh di bawah batas yang diminta.
Perlukah menaikkan kelas bensin saat mudik dengan muatan penuh?
Bergantung pada angka di buku manual, jadi baca dahulu bagian bahan bakar sebelum berangkat. Mobil yang meminta oktan menengah dan dibebani penumpang serta koper menuju jalur pegunungan di cuaca panas termasuk kondisi di mana satu kelas tambahan masuk akal, karena beban berat dan panas mempermudah ketukan. Mobil yang sudah memakai kelas tertinggi yang diminta tidak membutuhkan apa-apa lagi, dan mobil yang tidak ngelitik pada tanjakan penuh muatan tidak membutuhkan kenaikan sama sekali. Perjalanan kota dengan muatan ringan tetap memakai angka yang diminta. Setelah tiba di tujuan dan muatan turun, kembali ke kelas semula, karena campuran dua kelas dalam satu tangki tidak bermasalah.
Mengapa bensin yang lebih mahal tidak selalu lebih irit?
Kandungan energi bensin tidak naik bersama angka oktan, jadi jarak tempuh hanya membaik bila mesin sebelumnya kehilangan efisiensi karena pengapian dimundurkan. Hal itu terjadi pada mesin berkompresi tinggi yang diberi kelas di bawah angka minimum. Selisih harga 10 persen per liter baru impas bila motor yang menempuh 40 kilometer per liter naik menjadi 44. Hasil di bawah itu berarti Anda membayar lebih tanpa menghemat sepeser pun, dan itu hasil yang wajar pada skuter harian berkompresi rendah. Pemilik mobil turbo yang sebelumnya memakai kelas di bawah angka minimum bisa melihat hasil sebaliknya pada tangki berikutnya.
Apa bedanya angka oktan di buku manual mobil impor dengan angka di pompa?
Mobil impor yang buku manualnya memakai AKI menuliskan angka 4 hingga 6 lebih rendah daripada RON untuk bensin yang sama. Nilai 87 pada buku itu setara dengan kira-kira RON 91 hingga 93, jadi mobil tersebut cukup dengan kelas menengah di pompa dalam negeri, bukan kelas terendah, apalagi bila mobil itu berkompresi tinggi atau bertenaga turbo. Mengisi dengan kelas yang angkanya sama persis dengan angka AKI, misalnya RON 87 atau 90 dengan anggapan setara, berisiko memberi oktan di bawah kebutuhan mesin.