Cara Memilih Pompa Air Rumah untuk Sumur Dangkal dan Tangki Lantai Atas
Ukur Dulu Jarak ke Air, Baru Pilih Mesinnya
Pilih pompa dari tiga angka: jarak tegak dari pompa ke permukaan air pada akhir kemarau, tinggi lubang air tertinggi atau dasar tangki dari posisi pompa, dan kejernihan air. Permukaan air sampai sekitar 7 meter di bawah pompa masih terjangkau pompa sumur dangkal. Lebih dalam dari itu Anda memerlukan pompa jet atau pompa celup.
Pompa tidak menarik air. Ia menurunkan tekanan di dalam pipa hisap, lalu tekanan udara di permukaan sumur mendorong air naik mengisi ruang itu. Karena tenaga pendorongnya adalah udara, ada batas ketinggian yang tidak bisa dilewati pompa berdaya besar sekalipun. Di sumur gali dangkal batas itu hampir tidak terasa. Di rumah bersumur bor, batas itu menjadi sebab pompa baru hanya menderu tanpa mengeluarkan air.
Karena itu urutan memilihnya berbeda dari kebiasaan membandingkan daya. Yang pertama adalah jarak dari pompa ke permukaan air, diukur ketika air paling rendah. Yang kedua adalah ketinggian keran paling atas atau dasar tangki di lantai dua dari tempat pompa berdiri. Yang ketiga adalah keadaan airnya: jernih, berpasir, atau berlumpur setelah hujan deras. Daya, ukuran pipa, dan tangki baru bermakna setelah ketiganya jelas.
Kesalahan yang paling mahal ada pada jenis pompa, bukan pada besar kecilnya motor. Pompa jenis ini bila dipasang di sumur bor dalam tidak mengangkat air sama sekali. Pompa yang terlalu kecil untuk toren di atap bekerja terus dan tidak pernah mengisinya penuh. Pompa yang terlalu besar untuk sumur gali menyedot lebih cepat daripada rembesan air baru, sehingga ia berjalan kering dan motornya terbakar.
Rumah satu lantai dengan sumur gali, rumah dua lantai dengan toren di atap, dan rumah bersumur bor sedalam belasan meter membutuhkan tiga susunan yang berbeda. Sumur gali yang airnya hanya 3 hingga 4 meter dari lantai bahkan tidak memerlukan motor besar, sedangkan sumur bor dengan air sedalam 12 meter tidak bisa dilayani pompa jenis apa pun yang bekerja dengan menghisap dari atas.
Mengukur Jarak Hisap Sebelum Membuka Katalog
Ikat pemberat kecil pada tali, turunkan ke dalam sumur sampai terdengar menyentuh air, lalu tandai tali di bibir sumur. Panjang tali dari tanda sampai pemberat adalah kedalaman air dari bibir sumur. Yang Anda perlukan adalah jarak dari tempat pompa akan berdiri, jadi tambahkan selisih tinggi antara bibir sumur dan dudukan pompa. Pompa yang diletakkan 1 meter lebih tinggi dari bibir sumur berarti jarak hisapnya 1 meter lebih panjang.
Ukur dua kali. Pertama saat pompa mati, kedua setelah air ditimba terus selama beberapa menit. Sumur gali terisi dari rembesan tanah yang lebih lambat daripada pompa, jadi muka air turun begitu pompa bekerja. Angka kedua pada akhir kemarau yang menentukan, bukan angka pada hari hujan.
Mengapa Hisapan Pompa Berhenti di Kisaran Delapan Meter
Tekanan udara di permukaan laut mampu menopang kolom air setinggi sekitar 10 meter jika di dalam pipa benar-benar hampa. Tidak ada pompa rumah yang menghampakan pipa sepenuhnya, sehingga dalam praktik batas angkat hisap berada di sekitar 7 hingga 8 meter. Dunia pengeboran sumur di Amerika Serikat memakai 25 kaki, kurang lebih 7,6 meter, sebagai batas maksimum untuk pompa jet sumur dangkal.
Label di toko menyebut kemampuan hisap hingga 9 meter. Hasil itu tercapai dengan pipa pendek, tanpa kebocoran udara sedikit pun, dan di dataran rendah. Di tempat yang lebih tinggi dari permukaan laut tekanan udara lebih kecil dan batasnya ikut turun. Setiap belokan serta pipa mendatar yang panjang memakan sebagian tenaga hisap yang sama.
Pegangan yang aman: anggap 7 meter sebagai batas untuk pompa semacam ini, dan jangan memakainya untuk sumur yang airnya berada di 8 meter atau lebih pada akhir kemarau. Pada kedalaman 6 hingga 8 meter, pompa semi jet memberi ruang gerak yang lebih lega.
Otomatis atau Manual untuk Pompa Sumur Dangkal
Otomatis dengan sakelar tekanan
Jenis ini paling banyak dipakai di rumah. Pompa dilengkapi sakelar tekanan dan tangki tekan kecil, jadi begitu keran dibuka tekanan turun dan pompa hidup, lalu mati sendiri ketika tekanan naik lagi. Cocok untuk rumah satu lantai tanpa toren.
Gangguan yang paling umum adalah pompa hidup dan mati berulang dalam hitungan detik. Penyebabnya tangki tekan yang terlalu kecil atau rembesan di keran, pipa, atau sambungan yang menurunkan tekanan pelan-pelan. Setiap kali tekanan turun sedikit, motor harus start lagi, dan start adalah saat motor paling terbebani. Pompa yang menyala sendiri ketika semua keran tertutup berarti ada kebocoran, bukan kerusakan pompa. Pompa yang berulang start di malam hari juga terdengar jelas dari kamar tidur.
Manual dengan saklar biasa
Pompa manual dinyalakan dan dimatikan dengan tangan. Pilihan ini masuk akal bila yang diisi hanya sebuah toren di atap dan Anda mengawasinya sampai penuh. Tidak ada tekanan yang dijaga, sehingga sakelar tekanan dan tangki tekan tidak diperlukan. Risikonya jelas: toren meluap bila Anda lupa mematikan, dan pompa berjalan kering bila sumur habis ketika Anda tidak di rumah.
Semi Jet untuk Air yang Mendekati Batas
Pompa semi jet menaruh ejektor di badan pompa. Sebagian air yang sudah bertekanan diarahkan kembali ke lubang masuk untuk membantu menarik air baru. Hisapnya lebih kuat daripada pompa sumur dangkal polos dan tetap bekerja ketika muka air turun setelah dipompa. Kekurangannya ada pada daya listrik: karena sebagian air diputar ulang di dalam pompa, daya yang terpakai lebih besar untuk debit yang sama. Untuk sumur gali dengan air 4 meter dari pompa, semi jet berlebihan. Untuk sumur yang jarak ke airnya 6 hingga 8 meter pada akhir kemarau, ia pilihan yang masuk akal sebelum Anda beralih ke pompa celup.
Sumur Bor Dalam dengan Pompa Jet atau Pompa Celup
Pompa jet dua pipa
Pompa jet untuk sumur dalam diletakkan di permukaan, tetapi ejektornya diturunkan ke dalam air melalui dua pipa: satu menyalurkan air bertekanan ke bawah dan satu membawa air naik. Ejektor harus terendam penuh. Bila muka air turun sampai ejektor terbuka, pompa berhenti mengangkat. Motornya tetap berada di atas tanah sehingga mudah diperiksa dan tidak basah. Kekurangannya, dua pipa harus terpasang rapat sampai dasar, dan pemasangannya lebih rumit.
Pompa celup
Pompa celup diturunkan ke dalam air. Karena ia mendorong air ke atas, bukan menghisapnya, batas 7 hingga 8 meter tidak berlaku. Batasnya ada pada daya dorong: tinggi total yang sanggup dicapai harus melebihi kedalaman air ditambah tinggi tangki. Diameternya juga harus cocok dengan pipa selubung sumur bor, dua atau tiga inci, jadi ukur lubang bor sebelum membeli. Kabelnya terendam bersama pompa, sehingga sambungan kabel dan pembumiannya dikerjakan tukang listrik yang paham, bukan dipilin dan dilakban.
Untuk sumur bor yang airnya lebih dalam dari 8 meter, pompa celup adalah jalan yang paling sederhana dan tidak berisik di dalam rumah. Pompa jet dipilih bila Anda ingin motor tetap kering dan mudah diservis.
Tinggi Tangki dan Tekanan di Keran Lantai Atas
Tinggi total yang harus dicapai pompa
Pompa harus mengangkat air sejauh jarak hisap ditambah tinggi dorong ke lubang masuk tangki, ditambah kehilangan tenaga di sepanjang pipa. Contoh: air berada 5 meter di bawah pompa dan lubang masuk toren berada 8 meter di atas pompa. Totalnya 13 meter sebelum gesekan pipa dihitung. Tinggi total pada label pompa harus jelas lebih besar daripada 13 meter, bukan sekadar sama. Untuk sumur bor 12 meter dengan toren 8 meter di atas tanah, totalnya 20 meter, sehingga yang layak dipertimbangkan adalah pompa celup dengan tinggi total jauh di atas angka itu.
Tekanan pancuran dari toren
Tekanan di keran dari toren mengikuti selisih tinggi air. Setiap 10 meter memberi tekanan sekitar 1 bar. Toren yang dasarnya 3 meter di atas pancuran hanya memberi sekitar 0,3 bar, aliran yang lemah untuk mandi. Menaikkan toren satu meter lagi hanya menambah sekitar 0,1 bar, sementara beban di atap bertambah. Pancuran yang pada 0,3 bar terasa lemah baru berubah jelas bila selisih tingginya bertambah beberapa meter, dan itu menuntut rangka atap yang kuat menahan toren penuh air.
Jalan keluar untuk pancuran lemah
Pasang pompa pendorong kecil setelah toren, atau pakai pompa otomatis dengan tangki tekan yang memberi tekanan langsung tanpa toren. Pompa pendorong hanya menaikkan tekanan air yang sudah mengalir masuk ke dalamnya. Ia tidak menghisap dari bawah, sehingga tidak cocok untuk sumur, dan banyak model baru mau hidup bila aliran masuknya mencapai beberapa liter per menit. Aliran sepelan tetesan membuat pompa tidak mendeteksi air dan tidak menyala. Baca angka aliran minimum pada label, lalu ukur aliran Anda dengan menampung air dari pipa ke ember selama satu menit.
Pipa Hisap, Katup Kaki, dan Kebocoran Udara
Satu sambungan bocor sudah cukup
Pipa hisap adalah bagian yang paling mudah salah dan paling tidak terlihat. Satu sambungan yang bocor udara cukup untuk membuat pompa menderu tanpa menaikkan air, sebab pompa menyedot udara, bukan air. Kebocoran ini lebih merusak daripada daya yang kurang. Sambungan diberi pita seal, bagian pipa tidak boleh lunak sampai mengempis ketika dihisap, dan panjang pipa mendatar dibuat sependek mungkin. Letakkan pompa sedekat mungkin dengan sumur, dan miringkan pipa mendatar sedikit ke arah sumur supaya tidak terbentuk kantong udara.
Katup kaki di ujung yang terendam
Di ujung pipa yang terendam harus ada katup kaki, yaitu katup satu arah yang menahan air supaya tidak turun kembali ketika pompa mati. Tanpa katup itu pipa kosong setiap kali pompa berhenti, dan pompa harus diisi air lagi sebelum bisa menghisap. Katup yang aus atau tersumbat kerikil menimbulkan gejala sama dengan pipa bocor: pompa baru menarik air setelah dituangi air dari atas, lalu air hilang lagi beberapa saat kemudian.
Diameter pipa
Pipa hisap tidak boleh lebih kecil daripada lubang masuk pompa. Pipa yang lebih besar mengurangi gesekan dan membantu pompa menghisap. Memasang pipa yang mengecil di tengah jalan hanya memindahkan hambatan ke titik itu.
Air Keruh dan Berpasir
Sumur gali di musim hujan membawa lumpur halus, dan sumur bor tua mengeluarkan pasir bila selubungnya rusak. Butiran itu mengikis kipas di dalam pompa dan merusak katup kaki. Jenis ini dibuat untuk air jernih, sehingga ia aus lebih cepat bila terus menyedot air keruh. Taruh saringan di ujung pipa hisap, dan angkat ujung itu dari dasar sumur supaya tidak menyedot endapan. Bila keruhnya menetap sepanjang tahun, perbaiki sumurnya dengan bak pengendap atau selubung bor bersaringan, karena mengganti pompa tidak menyelesaikan penyebabnya. Pompa celup di sumur berpasir juga cepat aus.
Daya Listrik dan Pengaman
Motor pompa menarik arus jauh lebih besar saat start daripada saat sudah berputar. Pada langganan PLN 900 VA, pompa yang start bersamaan dengan setrika atau penanak nasi dapat memutus MCB meskipun tulisan wattnya kecil. Dua pengaman layak dipasang: perlindungan berjalan kering, berupa sakelar pelampung di sumur atau alat yang memutus arus ketika tidak ada aliran, dan kabel tiga inti dengan pembumian karena pompa bekerja di dekat air. Pompa manual yang Anda tinggal pergi paling membutuhkan perlindungan berjalan kering, terutama untuk sumur gali yang rembesannya lebih lambat daripada pompa.
Penempatan Pompa di Sisi Rumah
Beri pompa atap pelindung hujan, tetapi biarkan sisinya terbuka karena motor perlu ventilasi, dan letakkan di tanah yang tidak tergenang. Alas karet di bawah kaki pompa dan sambungan lentur pada pipa mencegah getaran merambat ke dinding. Bila sumur memungkinkan, jauhkan pompa dari dinding kamar tidur karena bunyi mulai dan berhentinya terdengar jelas pada malam hari.
Kesimpulan
Sumur gali dengan air 5 meter dari pompa dan toren di atap bisa dilayani pompa sumur dangkal, otomatis atau manual. Jarak ke air 7 hingga 8 meter mengarahkan Anda ke semi jet. Di luar itu hanya pompa celup atau pompa jet untuk sumur dalam yang bekerja, dan keduanya perlu pemasangan yang benar. Daya motor tidak menentukan apakah air naik. Jarak tegak ke air yang menentukan.
Cari sebagai platform perbandingan harga dan panduan belanja terlengkap dalam bahasa Indonesia memudahkan Anda menemukan dan membandingkan produk terbaik sesuai kebutuhan sebelum memutuskan.
Pertanyaan / Jawaban
Berapa kedalaman sumur maksimal untuk pompa sumur dangkal?
Pakai 7 meter sebagai batas, diukur dari pompa ke permukaan air pada akhir kemarau, bukan dari bibir sumur. Angka 9 meter pada label hanya tercapai dengan pipa pendek dan tanpa kebocoran udara. Sumur yang airnya turun ke 8 meter ketika kemarau sebaiknya dilayani pompa semi jet, dan yang lebih dalam lagi pompa celup atau pompa jet untuk sumur dalam. Rumah yang pompanya diletakkan di teras 1 meter lebih tinggi dari bibir sumur harus menambahkan 1 meter itu ke ukuran kedalaman air. Di daerah yang jauh lebih tinggi dari permukaan laut, batas itu ikut turun, jadi sisakan jarak lebih longgar lagi.
Mengapa pompa menyala dan berdengung tetapi air tidak naik?
Pompa itu menyedot udara, bukan air. Sumbernya sambungan pipa hisap yang bocor udara, katup kaki yang tidak menahan air, atau jarak ke air yang melewati batas hisap. Periksa pita seal di tiap sambungan, tuang air ke dalam pompa sampai penuh, lalu hidupkan lagi. Air yang naik sebentar lalu hilang menunjuk ke katup kaki yang bocor atau tersumbat kerikil, sedangkan pompa yang tidak pernah menaikkan setetes pun pada sumur yang airnya jauh di bawah 8 meter menunjuk ke jarak hisap yang kelewat besar. Pompa yang ditempatkan jauh dari sumur dengan pipa mendatar panjang juga kehilangan sebagian tenaga hisapnya, jadi dekatkan pompa ke sumur sebelum menyimpulkan motornya lemah.
Pompa apa yang cocok untuk sumur bor sedalam 12 meter?
Pompa sumur dangkal tidak bisa mengangkat air dari kedalaman itu karena batas hisapnya sekitar 7 hingga 8 meter. Pilihannya pompa celup atau pompa jet untuk sumur dalam. Ukur diameter lubang bor lebih dulu supaya pompa celup muat. Hitung tinggi totalnya: 12 meter ditambah tinggi tangki di atas permukaan tanah, misalnya 8 meter, menjadi 20 meter, lalu pilih pompa yang tinggi totalnya pada label jelas lebih besar. Bila memakai pompa jet dua pipa, ejektornya harus tetap terendam penuh pada akhir kemarau, dan pompa celup tidak terbatas oleh hisapan karena ia mendorong air dari dalam sumur.
Perlukah pompa pendorong untuk pancuran di lantai dua?
Perlu bila air berasal dari toren di atap yang dasarnya hanya 2 hingga 3 meter di atas pancuran, sebab selisih setinggi itu hanya memberi tekanan sekitar 0,2 hingga 0,3 bar dan aliran terasa lemah. Menaikkan toren satu meter tidak menolong. Pompa pendorong dipasang setelah toren dan memerlukan air yang sudah mengalir masuk dengan aliran minimum seperti tertera di labelnya. Rumah yang tidak memakai toren bisa memakai pompa otomatis dengan tangki tekan yang memberi tekanan langsung. Untuk toren yang dasarnya baru 3 meter di atas pancuran, jalan keluarnya adalah menambah tekanan, bukan meninggikan toren.
Bisakah pompa sumur dangkal dipasang di sumur bor?
Bisa selama permukaan air di sumur bor itu tidak lebih dari 7 meter di bawah pompa, karena yang dihitung adalah jarak ke air, bukan jenis sumurnya. Sumur bor yang airnya hanya 5 meter dari pompa tidak perlu pompa celup. Namun sumur bor yang airnya lebih dalam dari 8 meter tidak bisa dilayani pompa itu, dan pompa celup atau pompa jet dua pipa menjadi pilihan yang bekerja. Ukur dua kali, saat pompa mati dan setelah air ditimba beberapa menit, karena muka air turun begitu pompa bekerja.
Pompa otomatis hidup dan mati terus, apa yang salah?
Rembesan di keran, pipa, atau sambungan menurunkan tekanan pelan-pelan, dan sakelar tekanan membaca itu sebagai pemakaian air. Tangki tekan yang terlalu kecil memperparah. Dengarkan apakah pompa menyala ketika semua keran tertutup. Pompa yang menyala sendiri berarti ada kebocoran, bukan kerusakan pompa. Start berulang membebani motor dan juga membuat MCB di langganan PLN 900 VA mudah turun bila ada setrika atau penanak nasi yang menyala bersamaan. Motor menarik arus paling besar saat start, jadi pompa yang menyala dan mati berulang memberi MCB lebih banyak kesempatan untuk turun.
Bagaimana menghadapi air sumur keruh saat hujan?
Pasang saringan di ujung pipa hisap dan angkat ujungnya dari dasar sumur. Lumpur halus mengikis kipas pompa dan merusak katup kaki, jadi pompa sumur dangkal yang dibuat untuk air jernih aus lebih cepat. Bila keruhnya menetap sepanjang tahun, perbaiki sumurnya dengan bak pengendap atau selubung bor bersaringan, sebab mengganti pompa tidak menyelesaikan penyebabnya. Pompa celup yang dipasang di sumur berpasir juga ikut aus, jadi memindahkan masalah ke jenis lain tidak menolong.
Apakah pompa air perlu pengaman berjalan kering?
Perlu, terutama untuk sumur gali yang rembesannya lebih lambat daripada pompa dan untuk pompa manual yang Anda tinggal pergi. Pompa yang menyedot sampai sumur habis berputar tanpa air dan motornya terbakar. Sakelar pelampung di sumur atau alat yang memutus arus saat tidak ada aliran mencegahnya. Kabel tiga inti dengan pembumian tetap diperlukan karena pompa bekerja di dekat air, dan di sumur bor kabel itu terendam bersama pompa celup sehingga sambungannya perlu dikerjakan tukang listrik yang paham.