Cara Memilih Tempat Tidur dan Kasur untuk Lansia agar Mudah Bangun

Cara Memilih Tempat Tidur dan Kasur untuk Lansia agar Mudah Bangun
Beli Sekarang di Blibli

Tinggi Permukaan Kasur Menentukan Mudah Tidaknya Berdiri

Tempat tidur yang mudah ditinggalkan punya permukaan kasur setinggi lipatan belakang lutut penggunanya atau beberapa sentimeter di atasnya, tepi yang tidak ambles saat diduduki, dan kasur yang cukup padat untuk ditumpu tangan. Ketiga ukuran itu bisa diperiksa sendiri di rumah dan di toko sebelum membeli, hanya dengan kursi dan meteran.

Masalah orang tua jarang terletak pada tidurnya. Yang berat adalah bangkit. Kasur yang terlalu rendah memaksa lutut naik lebih tinggi dari pinggul, sehingga otot paha dan pinggul harus mengangkat seluruh badan dari posisi meringkuk. Kasur yang terlalu tinggi membuat telapak kaki menggantung tanpa tumpuan saat hendak berdiri. Kedua kesalahan itu berlawanan arah, dan keduanya muncul pada kamar yang ditata demi tampilan.

Kesalahan ketiga tidak tampak di foto toko: pinggir kasur yang melesak. Di pinggir kasur, orang tua duduk lebih dulu, menunggu pusing reda, lalu mendorong badan ke atas dengan tangan. Bila pinggir kasur ikut turun di bawah beban, tumpuan itu hilang tepat saat dibutuhkan.

Di toko, rangka dan kasur dijual terpisah dan masing-masing membawa tinggi sendiri. Rangka berlaci setinggi 35 cm ditambah kasur pegas setebal 25 cm sudah menghasilkan permukaan 60 cm dari lantai, tinggi yang cocok bagi pengguna bertungkai panjang tetapi terlalu tinggi bagi pengguna bertubuh kecil. Angka pengguna harus diketahui lebih dulu, baru ukuran rangka dan kasur dicari.

Dua orang dalam satu kamar sering punya angka yang berbeda. Bila lipatan lutut keduanya terpaut jauh, ikuti pengguna yang lebih sulit berdiri, lalu atasi selisihnya dengan alas kaki atau sandal yang lebih tebal bagi yang lain. Pasangan yang berbagi ranjang tidak bisa memilih dua tinggi sekaligus, jadi kompromi ini perlu dibicarakan sebelum ke toko, bukan di depan kasir.

Pembahasan ini ditujukan bagi orang tua yang masih berjalan sendiri, dengan atau tanpa tongkat. Bagi yang berpindah dengan kursi roda atau dibantu pendamping, cara berpindahnya menentukan tinggi tempat tidur, dan fisioterapis yang menangani paling tepat menjawabnya.

Mengukur Lipatan Lutut dengan Kursi dan Meteran

Duduklah di kursi yang keras dengan alas kaki yang dipakai di dalam rumah. Lutut menekuk kira-kira sudut siku dan telapak kaki rata di lantai. Ukur dari lantai sampai lipatan di belakang lutut, tempat paha bertemu betis. Angka itu menjadi patokan tinggi permukaan kasur. Pengukuran lebih akurat dikerjakan berdua: satu duduk, satu memegang meteran.

Membaca angka untuk badan yang berbeda

Orang bertubuh tinggi mendapat angka yang melampaui tinggi kasur standar di toko, jadi tempat tidur rendah terasa seperti bangku pendek. Tubuh kecil mengalami kebalikannya. Ranjang berlaci yang pas bagi anak muda bisa membuat kakinya mengambang. Tinggi yang tertera di katalog tidak berarti apa-apa tanpa angka lipatan lutut penggunanya.

Permukaan yang sama dengan lipatan lutut atau lebih tinggi beberapa sentimeter masih wajar, sebab kasur mengempis saat diduduki. Selisih belasan sentimeter ke atas membuat tumit terangkat dari lantai ketika duduk di pinggir. Permukaan yang lebih rendah dari lipatan lutut menaikkan lutut di atas pinggul, dan berdiri terasa seperti bangkit dari sofa yang terlalu empuk.

Menjumlahkan rangka dan kasur

Tinggi permukaan sama dengan tinggi rangka dari lantai sampai papan alas ditambah tebal kasur setelah ditekan. Dengan rangka 30 cm dan kasur 20 cm, tingginya 50 cm. Bagi pengguna dengan lipatan lutut 46 cm, kombinasi itu cocok. Kasur 30 cm di atas rangka yang sama menghasilkan 60 cm, selisihnya 14 cm, dan kakinya akan menggantung. Hitungan ini bisa dikerjakan langsung di toko dengan meteran gulung milik sendiri.

Divan Berlaci dan Kasur Tebal Menambah Tinggi Tanpa Terasa

Divan berlaci dan ranjang yang membungkus kasur dijual sebagai tempat simpan, tetapi bagi orang tua keduanya menjadi penyebab utama tempat tidur kelewat tinggi. Laci memerlukan ruang di bawah papan alas, sehingga rangka naik lebih jauh dari lantai sebelum kasur diletakkan. Kasur pegas tebal dengan lapisan empuk di atasnya menambah lagi 25 hingga 30 cm.

Dipan rendah dengan kasur sedang

Bagi badan berukuran sedang, pasangan paling aman adalah dipan kayu rendah tanpa laci dengan kasur setebal sedang. Barang simpanan pindah ke lemari. Ruang kosong di bawah dipan tetap bisa disapu, sedangkan laci bawah ranjang menyembunyikan debu di tempat yang sulit dijangkau orang yang tidak kuat membungkuk lama.

Cara meninggikan rangka yang terlalu rendah

Bagi yang bertubuh tinggi, rangka yang terlalu rendah kadang menjadi masalah. Penyangga kaki ranjang buatan khusus menaikkan tiap kaki dengan tinggi seragam dan menempel mantap di dasarnya. Balok lepas atau tumpukan bata bergeser begitu badan bertumpu di pinggir, jadi jangan dipakai. Membeli rangka yang lebih tinggi lebih aman daripada mengganjal, terutama bila selisihnya besar.

Tepi Kasur yang Kuat Menjadi Tumpuan Saat Bangkit

Duduk satu menit di pinggir kasur adalah uji termurah yang bisa dilakukan di toko. Perhatikan seberapa dalam pinggir turun dibanding bagian tengah, dan apakah badan terdorong miring ke luar. Lalu berdirilah tanpa berpegangan. Tepi yang tegak memudahkan tangan menekan pinggir untuk mendorong badan ke atas.

Busa padat satu blok memiliki pinggir yang lebih rata. Kasur pegas bisa dilengkapi tepi yang diperkuat rangka kawat atau busa lebih keras, dan hal ini perlu ditanyakan langsung kepada penjual. Kasur berlapis atas empuk yang dijahit membulat sampai ke sisi cenderung melesak di tepi, karena bagian yang dikelilingi bahan empuk itu tidak punya penyangga keras di bawahnya.

Kekerasan Kasur yang Memudahkan Berbalik

Kasur yang sangat empuk menenggelamkan pinggul dan bahu. Untuk berbalik atau menggeser kaki ke pinggir, badan harus melawan busa yang menahan, dan otot orang tua cepat lelah oleh gerakan itu semalaman. Kasur yang terlalu keras menekan bahu dan pinggul, terutama pada pengguna bertubuh kurus yang tidur miring. Yang dicari adalah kasur yang menjaga tulang belakang tetap lurus saat berbaring, bukan yang paling keras.

Busa padat

Busa padat setebal sedang cocok bagi anggaran terbatas dan tidak berderit saat dinaiki. Kelemahannya muncul setelah bertahun-tahun: bagian yang paling lama ditiduri membentuk lekukan, dan lekukan itu menahan badan sehingga berbalik makin berat.

Pegas kantong

Pegas kantong menopang bagian tubuh secara terpisah, jadi bahu bisa masuk sedikit sementara pinggang tetap tertopang. Jenis ini cocok bagi yang tidur miring dan bagi pasangan yang terganggu gerakan satu sama lain, asalkan lapisan empuk di atasnya tipis.

Lapisan tambahan di atas kasur lama

Lapisan tambahan yang empuk memberi kenyamanan sesaat, tetapi menambah tinggi dan membuat permukaan lembek. Kasur lama yang sudah melesak sebaiknya diganti, bukan ditutup. Lapisan tambahan hanya masuk akal bila kasur dasarnya masih rata dan cukup keras.

Rangka yang Tidak Bergoyang Saat Ditumpukan Badan

Dorong rangka dari samping dengan telapak tangan, lalu tekan sudutnya sambil duduk. Yang berderit atau bergeser tidak layak dipakai orang yang mengandalkannya untuk berdiri. Sambungan baut dapat dikencangkan ulang. Sambungan kayu yang longgar memerlukan tukang.

Hindari kaki beroda. Tempat tidur beroda bergeser begitu tangan bertumpu di pinggir, tepat pada saat orang tua paling mudah jatuh. Kaki yang dilapisi karet penahan membantu di lantai licin seperti keramik dan granit.

Sandaran kepala yang kokoh menolong pengguna yang membaca atau makan di tempat tidur. Sudut tajam dan ukiran menonjol di tepinya mudah menyangkut tangan atau pinggul. Pilih sandaran bersisi membulat.

Lebar Tempat Tidur dan Sisi yang Dibiarkan Kosong

Satu orang tua cukup nyaman pada lebar sekitar 100 cm. Lebih lebar dari itu berguna bila ia banyak berbalik atau tidur bersama pasangan. Lebar berlebihan justru merugikan: pinggir menjadi jauh, sehingga tangan tidak sampai untuk bertumpu.

Dua orang yang tidak terlalu besar mencukupi lebar 160 cm. Letakkan sedikitnya satu sisi jauh dari dinding, sebab sisi yang menempel dinding tidak bisa dipakai untuk turun. Bila dua orang tidur bersama, kedua sisi sebaiknya bebas.

Ranjang Elektrik Berguna bagi yang Perlu Duduk Tegak

Tempat tidur dengan kepala atau kaki yang dapat dinaikkan membantu orang yang sulit bernapas saat berbaring datar, yang makan di tempat tidur, atau yang perlu berganti posisi tanpa bantuan. Bagi orang yang sehat berjalan dan hanya ingin lebih mudah bangun, tinggi yang tepat dan tepi yang kuat sudah menyelesaikan sebagian besar masalah. Untuk kebutuhan itu, model elektrik berlebihan.

Kasur harus ikut menekuk

Bagian yang menekuk memerlukan kasur yang ikut lentur. Kasur yang kaku tidak mengikuti tekukan dan bisa rusak di lipatannya. Tanyakan kepada penjual apakah kasur yang ditawarkan dirancang untuk rangka yang bisa ditekuk.

Saat listrik padam

Model berpenggerak motor perlu dipikirkan untuk kondisi listrik padam. Pastikan ada baterai cadangan atau cara manual untuk menurunkan bagian kepala ke posisi datar. Pemadaman dapat terjadi saat pengguna sedang duduk tegak pada tengah malam, dan tanpa cara itu ia terkunci pada posisi terakhir sampai listrik menyala.

Seprai dan Pelindung Kasur yang Licin Ikut Menggeser Badan

Seprai satin dan pelindung kasur dari plastik membuat badan meluncur ke pinggir ketika tangan menekan. Katun beranyaman padat memberi gesekan yang cukup. Sudut seprai berkaret harus kencang di kasur, sebab kain longgar menggulung begitu didorong.

Jalur Malam dari Tempat Tidur ke Kamar Mandi

Saat bangun malam, orang tua masih setengah sadar, jadi jalur yang dilalui perlu dibersihkan lebih dulu. Lampu tidur harus bisa dinyalakan dari posisi berbaring. Lantai di sekitar ranjang bebas dari keset lepas dan kabel. Nakas yang tingginya hampir sama dengan permukaan kasur memudahkan tangan meraih gelas, sedangkan nakas yang jauh lebih rendah memaksa membungkuk.

Jarak ke kamar mandi menentukan sejauh apa jalur itu harus dijaga. Untuk rumah bertingkat, memindahkan tempat tidur ke lantai dasar mengurangi risiko jatuh di tangga dan lebih menolong daripada furnitur termahal.

Pegangan Tempat Tidur Tidak Boleh Menyisakan Celah

Pegangan tambahan di sisi tempat tidur membantu bangkit. Celah antara pegangan dan kasur bisa menjepit badan atau anggota tubuh. Pasang sesuai petunjuk pabrik, dan pastikan tebal kasur sesuai dengan yang dirancang untuk alat itu. Pegangan yang bergoyang saat ditarik lebih berbahaya daripada tidak memakai pegangan sama sekali.

Kesimpulan

Satu angka memutuskan pembelian: jarak lantai ke lipatan lutut pengguna. Bandingkan dengan tinggi rangka ditambah kasur, dan hentikan pilihan bila selisihnya melebihi beberapa sentimeter, seindah apa pun modelnya. Setelah tinggi cocok, uji pinggir kasur dengan duduk satu menit, lalu tekan rangkanya untuk melihat apakah diam.

Cari sebagai panduan belanja independen membantu Anda membandingkan jenis produk dan menimbang pilihan sesuai kebutuhan sebelum memutuskan.

Pertanyaan / Jawaban

Berapa tinggi tempat tidur yang ideal untuk orang tua?

Tidak ada satu angka untuk semua orang. Ibu bertubuh kecil dengan lipatan lutut 42 cm membutuhkan permukaan kasur sekitar 42 cm hingga beberapa sentimeter di atasnya. Rangka 25 cm dengan kasur 20 cm menghasilkan 45 cm, jadi cocok baginya. Bapak bertubuh tinggi dengan lipatan lutut 52 cm cocok dengan rangka yang sama dan kasur 30 cm, yaitu 55 cm. Rangka berlaci 35 cm dengan kasur pegas 20 cm menghasilkan 55 cm: selisih 13 cm bagi sang ibu, cukup untuk membuat kakinya menggantung, dan hanya 3 cm bagi sang bapak, yang masih wajar. Pasangan itu harus mengikuti angka siapa yang lebih sulit berdiri, lalu menambah alas kaki bagi yang lain bila perlu.

Lebih baik kasur busa atau kasur pegas untuk lansia?

Tepi yang tidak ambles dan permukaan yang tidak terlalu empuk lebih menentukan daripada jenisnya. Lansia yang tidur sendiri dengan anggaran terbatas cocok dengan busa padat setebal sedang, selama kasurnya diganti begitu bagian tengahnya berlekuk. Sepasang suami istri yang terganggu oleh gerakan satu sama lain akan lebih terbantu pegas kantong dengan lapisan empuk yang tipis. Kasur lama yang sudah melesak tidak diselamatkan oleh lapisan tambahan, karena lapisan itu menambah tinggi dan membuat permukaan lembek.

Bagaimana cara menguji kasur di toko sebelum membeli?

Bawa angka lipatan lutut yang sudah diukur di rumah dan meteran gulung. Duduk satu menit di pinggir kasur contoh, perhatikan seberapa dalam pinggir turun dibanding bagian tengah, lalu berdiri tanpa berpegangan. Ukur tinggi permukaan dan bandingkan dengan angka tadi. Dorong sudut rangka dari samping: rangka yang berderit atau bergeser dicoret dari daftar, sebagus apa pun tampilannya. Tanyakan juga apakah tepi kasur pegas itu diperkuat rangka kawat atau busa lebih keras, dan perhatikan seprai contoh: kain satin atau pelindung plastik membuat badan meluncur ke pinggir ketika tangan menekan, jadi uji duduknya sebaiknya dilakukan di atas kain yang akan dipakai di rumah.

Perlukah ranjang elektrik untuk orang tua yang masih bisa berjalan?

Untuk bapak yang sehat berjalan dan hanya mengeluh sulit bangun, jawabannya tidak. Tinggi rangka yang cocok dan tepi kasur yang kuat menyelesaikan sebagian besar masalah itu. Ibu yang sulit bernapas saat berbaring datar atau perlu duduk tegak untuk makan di tempat tidur punya alasan nyata untuk model elektrik. Di rumah yang listriknya padam saat malam, pilih model dengan baterai cadangan atau cara manual untuk menurunkan bagian kepala, dan pastikan kasurnya dirancang untuk rangka yang menekuk. Kasur yang kaku tidak mengikuti tekukan dan bisa rusak di lipatannya, jadi pertanyaan itu perlu diajukan sebelum membayar.

Mengapa kasur yang terlalu tinggi berbahaya bagi lansia?

Telapak kaki menggantung dan tidak punya tumpuan saat berdiri. Pengguna dengan lipatan lutut 46 cm yang tidur di atas permukaan 60 cm menghadapi selisih 14 cm, cukup untuk mengangkat tumitnya dari lantai ketika duduk di pinggir. Penyumbang utamanya adalah rangka berlaci dan kasur pegas tebal. Bila itu yang sudah ada di rumah, solusinya mengganti dengan dipan kayu rendah tanpa laci dan kasur setebal sedang, lalu memindahkan barang simpanan ke lemari. Kasur yang terlalu rendah sama bermasalahnya dengan arah sebaliknya: lutut naik di atas pinggul dan berdiri terasa seperti bangkit dari sofa yang terlalu empuk, jadi tujuannya bukan setinggi mungkin, melainkan setinggi lipatan lutut.

Mana yang lebih baik bagi lansia, kasur empuk atau kasur keras?

Keduanya ekstrem kurang cocok. Kasur yang sangat empuk menenggelamkan pinggul dan bahu, sehingga untuk berbalik atau menggeser kaki ke pinggir badan harus melawan busa, dan otot yang menurun cepat lelah semalaman. Kasur yang terlalu keras menekan bahu dan pinggul, terutama bagi lansia bertubuh kurus yang tidur miring. Ukurannya sederhana: berbaring telentang dan miring selama beberapa menit di toko, lalu tanyakan pada diri sendiri apakah tulang belakang terasa lurus dan apakah berbalik masih ringan. Kasur dengan lapisan atas tebal dan lembek sebaiknya dilewati.

Bolehkah kaki tempat tidur yang terlalu rendah diganjal?

Boleh bila memakai penyangga kaki ranjang buatan khusus, dipasang mantap di tiap sudut dengan tinggi sama. Balok lepas dan bata tidak boleh dipakai karena bergeser begitu badan bertumpu di pinggir. Bagi bapak berlipatan lutut 52 cm yang rangka rendahnya hanya menghasilkan permukaan 40 cm, selisih 12 cm lebih aman ditutup dengan membeli rangka yang lebih tinggi daripada mengganjal.

Pilih lebar berapa untuk tempat tidur lansia?

Sekitar 100 cm sudah cukup bagi satu orang, dan pinggirnya tetap terjangkau tangan. Dua orang yang tidak terlalu besar mencukupi 160 cm. Ranjang pasangan sebaiknya diletakkan dengan kedua sisinya bebas dari dinding. Bila kamarnya sempit sehingga satu sisi harus menempel dinding, pengguna yang lebih sulit berdiri mengambil sisi yang bebas, dan pasangannya turun lewat kaki ranjang atau memindahkan ranjang sedikit menjauh dari dinding. Ranjang yang lebih lebar dari kebutuhan malah menjauhkan pinggir dari tangan, sehingga lansia bertubuh kecil lebih baik tidak memilih ukuran besar hanya karena kamarnya cukup.

Tertarik dengan produk ini?

Temukan harga terbaik di Blibli

Belanja Sekarang di Blibli

Artikel Terkait tentang Rumah & Furnitur

Rumah & Furnitur

Perbedaan Kayu Jati, Mahoni, dan Pinus untuk Furnitur Rumah

Label jati bisa berarti kayu teras tua, pohon muda, jati Belanda, atau lapisan tipis. Bandingkan kayu jati, mahoni, dan pinus dari keawetan, kekerasan, dan ruang pemakaiannya.

12 min
Rumah & Furnitur

Cara Memilih Rak Piring Menurut Jumlah Piring dan Sirkulasi Udara

Rak piring yang kekecilan membuat piring saling bersandar dan tidak pernah kering. Pilih rak piring dari jumlah sela, lebar meja, kelas stainless 304, dan arah aliran air.

11 min
Rumah & Furnitur

Cara Memilih Kunci Pintu Menurut Jenis Daun Pintu dan Fungsi Ruangnya

Gagang menutup pintu, tetapi selot yang mengunci. Cocokkan kunci pintu dengan jenis daun pintu, jarak lubang dari tepi, dan fungsi ruangnya sebelum Anda membeli satu pun.

12 min
Rumah & Furnitur

Cara Memilih Topper Kasur agar Kasur Lama Terasa Empuk Kembali

Topper hanya menolong kasur yang masih rata. Pilih topper kasur dari uji penggaris, bahan yang sejuk, ketebalan, kepadatan, dan tinggi sprei supaya kasur lama terasa empuk lagi.

11 min
Lihat semua artikel Rumah & Furnitur →