Tips Memilih Karpet Harian
Memilih Karpet untuk Pemakaian Harian: Ukuran, Ketebalan, dan Bahan
Karpet harian yang tepat dipilih dari tiga angka: ukuran yang menyisakan lantai terbuka 30 hingga 50 cm di tepi ruangan, ketebalan yang lebih kecil daripada celah bawah pintu, dan bahan sintetis atau yang cepat kering bila rumah Anda lembap saat musim hujan. Warna dan tekstur menyusul setelah ketiganya terpenuhi.
Karpet sering dibeli karena warnanya cocok dengan sofa, lalu baru dipikirkan ukurannya. Urutan itu terbalik. Karpet yang terlalu kecil membuat lantai terpotong menjadi beberapa bidang, karpet yang terlalu tebal menyangkut di pintu, dan karpet dari bahan yang salah berbau apek setelah dua bulan musim hujan. Ketiga masalah itu bisa dihitung sebelum membeli, dengan meteran dan selotip kertas. Selisih beberapa sentimeter pada ukuran sering menentukan apakah karpet terasa pas atau terasa salah tempat. Karena itu keputusan pertama adalah ukuran, yang kedua ketebalan, dan baru yang ketiga bahan; urutan itu menghemat biaya paling banyak bila terjadi salah beli, sebab karpet yang tidak muat atau menyangkut tidak bisa diperbaiki dengan perawatan sebaik apa pun.
Di rumah Indonesia, karpet punya peran yang berbeda dari rumah di negara empat musim. Lantainya lebih sering keramik, udaranya lebih lembap, dan banyak keluarga duduk di lantai untuk makan bersama atau menerima tamu. Karpet tidak perlu menghangatkan kaki. Yang dibutuhkan adalah alas yang nyaman untuk duduk, mudah dibersihkan, dan cepat kering.
Pembahasan di bawah disusun dari keputusan yang paling mahal bila salah, yaitu ukuran dan ketebalan, lalu bahan, kebersihan, dan keamanan, dengan warna di urutan paling akhir, karena warna paling mudah diganti dan paling kecil dampaknya. Setiap bagian memuat pemeriksaan yang bisa Anda lakukan di rumah atau di toko dengan meteran, penggaris, dan selembar kain bersih.
Satu catatan: karpet bukan keharusan. Di rumah berlantai keramik yang jarang dipakai duduk di lantai, lantai kosong sering lebih praktis. Karpet baru berguna bila ada kegiatan di lantai yang membutuhkannya, dan itu bergantung pada kebiasaan keluarga Anda, bukan pada tren dekorasi. Bagian terakhir artikel ini menjelaskan kapan sebaiknya Anda tidak membelinya.
Ukuran karpet dihitung dari lantai yang disisakan
Karpet kecil memotong lantai menjadi beberapa bidang yang tidak saling menyambung, sedangkan karpet yang lebih besar menyatukannya menjadi satu bidang dengan bingkai lantai terbuka di sekelilingnya. Karena itu ruang kecil sering terasa lebih lega dengan karpet yang lebih besar, asalkan tepi lantai terbuka tetap ada.
Menghitung ukuran untuk ruang tamu 3 kali 4 meter
Rumusnya sederhana: ukuran karpet sama dengan ukuran ruangan dikurangi dua kali lebar tepi lantai yang disisakan. Dengan tepi 30 cm, ruang tamu 300 x 400 cm membutuhkan karpet 240 x 340 cm. Dengan tepi 50 cm, hasilnya 200 x 300 cm, yaitu 300 dikurangi 100 dan 400 dikurangi 100. Ukuran yang umum dijual berada di sekitar angka-angka itu, tetapi periksa ukuran sebenarnya pada label. Sedapat mungkin kaki depan sofa berada di atas karpet, supaya perabot dan karpet terbaca sebagai satu kelompok.
Jika ruang tamu Anda berukuran 3 x 3 meter seperti banyak rumah tipe 36, karpet 160 x 230 cm menyisakan tepi 70 cm pada satu sisi dan 35 cm pada sisi lainnya, dan masih memberi ruang gerak. Sebaliknya, jika ruang tamu Anda 4 x 5 meter, karpet 160 x 230 cm hanya menjadi pulau kecil dan tidak menyatukan lantai.
Tes selotip kertas
Sebelum membeli, tempelkan selotip kertas di lantai sesuai ukuran karpet dan biarkan sehari. Jalani rutinitas biasa. Jika Anda atau anggota keluarga terus menginjak bagian luar selotip atau tersandung di sudutnya, ukurannya salah. Selotip kertas umumnya tidak meninggalkan bekas pada lantai keramik.
Kamar tidur: karpet di sisi kasur lebih hemat daripada karpet di bawahnya
Tujuan karpet kamar tidur adalah menahan kaki saat bangun pagi, bukan menutup seluruh lantai. Jalur sekitar 60 cm di sisi kasur sudah cukup untuk itu. Kasur selebar 160 cm dengan karpet yang menjorok 60 cm di kiri dan kanan membutuhkan lebar karpet 160 ditambah 60 ditambah 60, yaitu 280 cm, ukuran yang jarang tersedia. Dua karpet lorong di sisi kasur memberi manfaat yang sama dengan jauh lebih sedikit bahan.
Meja makan: karpet harus melampaui kursi yang ditarik
Kursi yang ditarik keluar memakai sekitar 60 cm di setiap sisi meja. Karpet di bawah meja makan perlu melampaui tepi meja sejauh itu, supaya kaki kursi tidak naik turun di tepi karpet. Pilih bulu pendek di area ini, karena kursi tersangkut pada bulu tebal dan membuat orang tersandung.
Ketebalan karpet harus lebih kecil daripada celah bawah pintu
Ukur celah antara tepi bawah pintu dan lantai dengan penggaris. Celah itu sering hanya beberapa milimeter hingga 2 cm. Ketebalan total karpet, termasuk alas di bawahnya, harus lebih kecil daripada celah itu dikurangi sekitar 5 mm, supaya pintu tidak menyapu permukaan karpet.
Jika karpet akan dipakai di ruangan dengan pintu yang sering dibuka, pilih ketebalan sekitar 5 hingga 10 mm. Sebaliknya, jika karpet diletakkan jauh dari pintu, di tengah ruang keluarga, ketebalan yang lebih besar tidak bermasalah.
Kesalahan yang berulang: membeli karpet bulu tebal tanpa mengukur pintu
Bayangkan Anda membeli karpet bulu setebal 3 cm untuk ruang tamu karena terasa empuk di toko. Setelah dipasang, daun pintu depan menggesek permukaannya setiap kali dibuka, dan Anda memotong sudut karpet agar pintu bisa lewat. Hasilnya adalah sudut yang tidak simetris dan tepi yang cepat terurai. Mengukur celah pintu sebelum membeli jauh lebih mudah daripada memperbaikinya sesudahnya.
Bahan karpet di iklim lembap
Poliester dan polipropilena tidak menyerap air dan cepat kering, jadi paling aman untuk rumah yang lembap. Wol menyerap kelembapan dan lama kering, sehingga memerlukan ruangan dengan sirkulasi udara yang baik. Katun bisa dicuci, tetapi menyusut dan lama kering bila tebal. Goni menyerap air dan mudah berjamur, tidak cocok untuk ruang yang lembap atau dekat pintu yang terbuka saat hujan.
Musim hujan dan lantai yang lembap
Karpet yang menutup lantai lembap menahan air di bawahnya. Angkat satu sudut karpet seminggu sekali selama musim hujan, lalu periksa bagian bawah karpet dan lantai di bawahnya. Bau apek, bercak gelap, atau lantai yang dingin dan basah berarti karpet perlu diangkat dan dijemur.
Jika rumah Anda berada di dekat pantai atau di daerah dengan hujan hampir sepanjang tahun, pilih poliester atau polipropilena dan hindari wol serta goni. Sebaliknya, jika rumah Anda berventilasi baik dan kering, wol bisa dipertimbangkan untuk kamar tidur, karena lembut dan awet.
Tinggi bulu menentukan seberapa mudah karpet dibersihkan
Bulu karpet yang pendek, kira-kira di bawah 1 cm, mudah disedot debunya dan tidak menahan serpihan makanan. Bulu panjang terasa empuk, tetapi menyimpan debu dan remah di dasar serat, sehingga penyedot debu harus bekerja lebih lama. Untuk ruang yang dipakai makan atau dilalui anak-anak, bulu pendek hampir selalu pilihan yang lebih masuk akal. Sedot debu sekali atau dua kali seminggu. Melepas alas kaki di pintu mengurangi debu yang masuk.
Noda dan karpet basah harus kering dalam dua hari
Bila cairan tumpah, tekan dengan kain bersih dari tepi noda ke tengah dan jangan digosok, karena menggosok mendorong cairan ke dalam serat. Karpet yang basah sebaiknya kering sepenuhnya dalam satu hingga dua hari, sebab jamur mulai tumbuh pada bahan lembap setelah waktu itu. Di rumah tipe 36 tanpa halaman, pilih karpet yang bisa Anda angkat sendiri sampai ke jemuran atau balkon.
Warna dan pola yang menyamarkan noda
Tidak ada warna yang membuat ruangan otomatis terasa tenang atau luas. Yang bisa dipastikan adalah seberapa terlihat noda: krem dan putih menampakkan jejak teh, kopi, dan sandal, sedangkan warna sedang dan pola kecil menyamarkannya. Untuk ruang yang dipakai makan atau didatangi tamu dan anak-anak, pilih warna sedang dengan pola kecil. Padukan dengan warna sofa atau dinding setelah urusan noda selesai.
Keamanan: tepi karpet, alas anti selip, dan anak-anak
Karpet di atas keramik licin bergeser saat diinjak, dan tepi yang melengkung bisa membuat orang tersandung, terutama anak kecil dan orang lanjut usia. Letakkan satu tangan di atas karpet dan dorong ringan. Jika karpet bergeser, tambahkan alas anti selip di bawahnya. Alas itu sebaiknya lebih kecil beberapa sentimeter daripada karpet supaya tidak terlihat di tepi.
Tepi yang melengkung dan bau saat baru dibuka
Karpet yang baru digulung cenderung melengkung di tepinya selama beberapa hari. Bentangkan karpet di lantai satu atau dua hari sebelum dipakai dan letakkan buku di sudutnya. Karpet yang berbau menyengat saat baru dibuka sebaiknya dianginkan di ruang terbuka beberapa hari sebelum dipakai di kamar anak.
Karpet untuk lesehan dan kumpul keluarga saat Lebaran
Saat mudik dan Lebaran, ruang tamu sering berubah menjadi tempat makan dan berkumpul di lantai. Satu orang yang duduk bersila memakai sekitar 60 x 60 cm, atau 0,36 meter persegi. Karpet 200 x 300 cm seluas 6 meter persegi memuat sekitar 16 orang dalam kotak rapat. Kurangi sepertiga untuk hidangan di tengah, dan hasilnya sekitar 10 orang. Alasi dengan taplak plastik saat makan.
Untuk kost, rumah tipe 36, dan rumah berlantai kayu
Di kamar kost, satu karpet kecil di sisi kasur cukup, dan seluruh lantai tidak perlu ditutup. Di rumah tipe 36, satu karpet di ruang keluarga lebih berguna daripada tiga karpet kecil di tiga ruangan. Di rumah berlantai kayu, karpet melindungi lantai dari goresan kaki perabot, tetapi pilih alas yang cocok untuk kayu, karena sebagian alas karet bisa meninggalkan bercak pada lapisan akhirnya. Di rumah berlantai keramik yang jarang dipakai duduk di lantai, tidak membeli karpet pun keputusan yang sah.
Kesimpulan
Sebelum membeli karpet, tempelkan selotip kertas seukuran karpet di lantai, ukur celah bawah pintu, dan angkat satu sudut karpet lama untuk memeriksa bagian bawahnya. Cari sebagai platform perbandingan harga dan panduan belanja terlengkap dalam bahasa Indonesia memudahkan Anda menemukan dan membandingkan produk terbaik sesuai kebutuhan sebelum memutuskan.
Pertanyaan / Jawaban
Berapa ukuran karpet yang cocok untuk ruang tamu 3 kali 4 meter?
Ukuran karpet sama dengan ukuran ruangan dikurangi dua kali lebar tepi lantai yang disisakan. Dengan tepi 30 cm, ruang tamu 300 x 400 cm membutuhkan karpet 240 x 340 cm. Dengan tepi 50 cm, hasilnya 200 x 300 cm. Sedapat mungkin kaki depan sofa berada di atas karpet agar perabot dan karpet terbaca sebagai satu kelompok. Periksa ukuran sebenarnya pada label sebelum membeli, dan uji dengan selotip kertas di lantai selama sehari. Jika selama itu tidak ada yang tersandung atau menginjak bagian luar selotip, ukurannya sudah tepat. Untuk ruang 3 x 3 meter, karpet 160 x 230 cm masih memberi ruang gerak.
Bagaimana mencegah karpet menyangkut di pintu?
Ukur celah antara tepi bawah pintu dan lantai dengan penggaris. Ketebalan total karpet, termasuk alas di bawahnya, harus lebih kecil daripada celah itu dikurangi sekitar 5 mm. Untuk ruangan dengan pintu yang sering dibuka, pilih ketebalan sekitar 5 hingga 10 mm. Karpet bulu setebal 3 cm yang dibeli tanpa mengukur pintu akan menggesek daun pintu setiap kali dibuka, dan memotong sudut karpet membuat tepinya cepat terurai.
Bahan karpet apa yang cocok untuk rumah lembap saat musim hujan?
Poliester dan polipropilena paling aman karena tidak menyerap air dan cepat kering. Wol menyerap kelembapan dan lama kering, sedangkan goni menyerap air dan mudah berjamur. Katun bisa dicuci, tetapi menyusut dan lama kering bila tebal. Jika rumah Anda dekat pantai atau hujan hampir sepanjang tahun, hindari wol dan goni. Angkat satu sudut karpet seminggu sekali selama musim hujan untuk memeriksa bagian bawahnya.
Berapa lama karpet basah boleh dibiarkan sebelum berjamur?
Karpet yang basah sebaiknya kering sepenuhnya dalam satu hingga dua hari, sebab jamur mulai tumbuh pada bahan lembap setelah waktu itu. Bila cairan tumpah, tekan dengan kain bersih dari tepi noda ke tengah dan jangan digosok, karena menggosok mendorong cairan ke dalam serat. Di rumah tipe 36 tanpa halaman, pilih karpet yang bisa Anda angkat sendiri sampai ke jemuran atau balkon agar pengeringan tidak tertunda.
Apakah karpet bulu pendek lebih mudah dibersihkan daripada bulu panjang?
Ya. Bulu karpet yang pendek, kira-kira di bawah 1 cm, mudah disedot debunya dan tidak menahan serpihan makanan. Bulu panjang terasa empuk, tetapi menyimpan debu dan remah di dasar serat sehingga penyedot debu harus bekerja lebih lama. Untuk ruang yang dipakai makan atau dilalui anak-anak, bulu pendek hampir selalu lebih masuk akal. Sedot debu sekali atau dua kali seminggu dan lepas alas kaki di pintu. Karpet bulu panjang yang dipakai di ruang makan akan menyimpan remah lebih lama, sehingga bulu pendek di bawah meja makan lebih praktis.
Bagaimana cara menaruh karpet di kamar tidur?
Tujuan karpet kamar tidur adalah menahan kaki saat bangun pagi, dan jalur sekitar 60 cm di sisi kasur sudah cukup untuk itu. Kasur selebar 160 cm dengan karpet yang menjorok 60 cm di kiri dan kanan membutuhkan lebar 280 cm, ukuran yang jarang tersedia. Dua karpet lorong di sisi kasur memberi manfaat yang sama dengan jauh lebih sedikit bahan, dan di kamar kost satu karpet kecil di sisi kasur sudah cukup.
Di mana karpet di bawah meja makan harus berhenti?
Karpet harus melampaui tepi meja sekitar 60 cm di setiap sisi, karena sebesar itulah ruang yang dipakai kursi saat ditarik keluar. Dengan begitu kaki kursi tidak naik turun di tepi karpet. Pilih bulu pendek di area makan, sebab kursi tersangkut pada bulu tebal dan membuat orang tersandung. Warna sedang dengan pola kecil menyamarkan noda teh dan kuah dengan lebih baik daripada krem atau putih.
Bagaimana mencegah karpet bergeser dan membuat tersandung?
Letakkan satu tangan di atas karpet dan dorong ringan. Jika karpet bergeser di atas keramik licin, tambahkan alas anti selip yang lebih kecil beberapa sentimeter daripada karpet. Karpet yang baru digulung cenderung melengkung di tepinya, jadi bentangkan satu atau dua hari dan letakkan buku di sudutnya. Untuk lantai kayu, pilih alas yang cocok, karena sebagian alas karet bisa meninggalkan bercak pada lapisan akhirnya.
Apakah rumah berlantai keramik memerlukan karpet?
Tidak selalu. Di rumah berlantai keramik yang jarang dipakai duduk di lantai, lantai kosong sering lebih praktis, dan tidak membeli karpet pun keputusan yang sah. Karpet berguna bila ada kegiatan di lantai yang membutuhkannya, misalnya makan bersama atau lesehan saat Lebaran. Dalam kasus itu, karpet 200 x 300 cm memuat sekitar 10 orang bila ada hidangan di tengah, karena satu orang yang duduk bersila memakai sekitar 60 x 60 cm. Di rumah tipe 36 satu karpet di ruang keluarga lebih berguna daripada beberapa karpet kecil.