Cara Menentukan Prioritas Pembelian

Cara Menentukan Prioritas Pembelian
Daftar & Aktifkan Allo PayLater Sekarang

Prioritaskan Pembelian: Kunci Keuangan Keluarga Stabil

Prioritas pembelian ditentukan dengan mengurutkan pengeluaran ke tiga lapis: kewajiban yang tidak bisa ditunda, barang yang menopang penghasilan atau kesehatan, lalu keinginan. Setiap calon pembelian kemudian diuji dengan dua pertanyaan: berapa jam kerja harganya, dan pengeluaran apa yang tergeser jika barang itu dibeli bulan ini.

Penghasilan yang terasa kurang jarang disebabkan oleh satu pembelian besar. Masalahnya biasanya ada pada urutan. Uang keluar mengikuti apa yang paling dulu muncul di depan mata, entah notifikasi potongan harga atau barang yang kebetulan rusak, sementara kewajiban yang jatuh tempo dua bulan lagi belum terasa mendesak. Ketika tagihan itu datang, dananya sudah habis untuk hal yang lebih kecil.

Untuk menyusun urutan itu, yang dibutuhkan hanya slip gaji dan kalender. Dari keduanya, kalender lebih menentukan. Banyak kekurangan uang dalam rumah tangga datang dari pengeluaran yang tanggalnya sebenarnya sudah bisa diketahui berbulan-bulan sebelumnya, seperti uang pangkal sekolah atau ongkos mudik.

Tiga Lapis Kebutuhan dan Urutannya

Tidak semua pengeluaran punya bobot yang sama. Cara paling sederhana untuk melihatnya adalah membagi semuanya ke dalam tiga lapis. Urutan lapis ini tetap. Yang berubah dari bulan ke bulan hanyalah isinya.

Lapis pertama: kewajiban yang tidak bisa ditawar

Isinya adalah pengeluaran yang, bila terlambat, menimbulkan denda, kehilangan layanan, atau risiko keselamatan. Sewa rumah atau kos, cicilan, listrik, air, uang sekolah, dan makanan pokok masuk di sini. Perbaikan yang menyangkut keamanan juga masuk, misalnya atap yang bocor tepat di atas stopkontak atau kabel yang terkelupas. Pengeluaran semacam ini dibayar lebih dulu tanpa perlu dibandingkan dengan pembelian lain.

Lapis kedua: barang yang menopang penghasilan dan kesehatan

Laptop untuk bekerja, motor yang dipakai mengantar pesanan, kacamata dengan ukuran lensa yang sudah berubah, atau kasur yang membuat punggung sakit setiap pagi termasuk lapis kedua. Batasnya tidak setegas kewajiban, tetapi menundanya punya harga. Laptop yang sering mati di tengah pekerjaan bisa menggerus penghasilan lebih banyak daripada harga penggantinya.

Ujian untuk lapis kedua cukup satu: jika barang ini tidak dibeli, apakah penghasilan atau kesehatan Anda terganggu dalam tiga bulan ke depan? Kalau ya, barang itu naik kelas. Kalau tidak, ia turun ke lapis ketiga, sebagus apa pun tawarannya.

Lapis ketiga: keinginan

Pakaian tambahan, perabot untuk menyegarkan tampilan ruang tamu, ponsel baru padahal yang lama masih berfungsi, dan liburan ada di lapis ini. Semua itu tetap boleh dibeli, asalkan dibayar dari sisa setelah dua lapis di atasnya aman.

Jika Anda tinggal di kos, perabot besar hampir selalu masuk lapis ketiga karena besar kemungkinan harus dijual murah atau ditinggal saat pindah. Sebaliknya, jika rumahnya milik sendiri dan akan ditempati bertahun-tahun, lemari atau kasur yang bagus bisa naik ke lapis kedua karena dipakai setiap hari selama belasan tahun.

Menghitung Harga dalam Jam Kerja

Harga dalam rupiah mudah dinilai keliru. Angka di layar terasa kecil ketika disandingkan dengan barang lain yang lebih mahal, dan terasa wajar ketika semua orang di sekitar membelinya. Ukuran yang lebih jujur adalah waktu kerja yang dibutuhkan untuk mendapatkan uang sebanyak itu.

Aturan ketenagakerjaan sudah menyediakan pembaginya. Untuk menghitung upah lembur, upah sejam ditetapkan sebesar upah sebulan dibagi 173. Angka 173 berasal dari 40 jam kerja per minggu dikali 52 minggu, lalu dibagi 12 bulan. Pembagi yang sama bisa Anda pakai di rumah.

Contoh hitungan dengan gaji bulanan

Misalkan gaji bersih Anda disebut G. Upah per jam adalah G dibagi 173. Barang yang harganya sepersepuluh gaji bulanan setara dengan sekitar 17 jam kerja, kira-kira dua hari kerja penuh. Barang seharga setengah gaji setara dengan sekitar 87 jam, lebih dari dua minggu bekerja.

Hitungan ini paling berguna untuk lapis ketiga. Sepasang sepatu yang harganya setara 12 jam kerja terasa lain ketika Anda ingat bahwa 12 jam itu adalah satu setengah hari di kantor atau di jalan. Untuk lapis pertama, hitungan ini tidak perlu. Kewajiban tetap dibayar berapa pun jamnya.

Jika penghasilan tidak tetap

Pedagang dan pengemudi ojek daring tidak menerima jumlah yang sama setiap bulan. Pakailah rata-rata penghasilan bersih tiga bulan terakhir, lalu bagi dengan jumlah jam yang benar-benar Anda kerjakan, bukan 173. Upah per jam yang didapat dengan cara ini sering lebih kecil dari perkiraan semula, terutama bila waktu menunggu pesanan ikut dihitung sebagai jam kerja.

Biaya Susulan Setelah Barang Dibawa Pulang

Harga di struk hanyalah pembayaran pertama. Banyak barang membawa pengeluaran lanjutan yang baru terasa satu atau dua bulan kemudian, dan pengeluaran inilah yang diam-diam menggeser urutan bulan berikutnya.

Daya listrik rumah

Rumah dengan sambungan PLN 900 VA punya batas yang nyata. Menambah alat berdaya besar seperti pendingin ruangan, oven listrik, atau pemanas air bisa membuat pemutus arus sering turun ketika alat lain menyala bersamaan. Jalan keluarnya adalah tambah daya, dan itu berarti biaya penyambungan di muka ditambah tarif per kWh yang berbeda. Bagi rumah tangga penerima subsidi 900 VA, naik ke 1300 VA juga berarti keluar dari golongan bersubsidi.

Jika sambungan rumah Anda 900 VA dan pemutus arus pernah turun saat penanak nasi dan setrika dipakai bersamaan, alat berdaya besar berikutnya sebenarnya adalah dua pembelian: alatnya dan tambah dayanya. Sebaliknya, jika rumah sudah 1300 VA atau lebih dan jarang ada gangguan, biaya susulan listrik cukup dihitung dari pemakaian bulanan.

Barang yang meminta isi ulang

Mesin pencetak yang tintanya habis dalam beberapa bulan, penyaring air dengan kartrid yang harus diganti, mesin kopi kapsul, dan layanan yang ditagih setiap bulan termasuk di sini. Cara menilainya sederhana: hitung biaya isi ulang selama setahun, lalu tambahkan ke harga barang. Untuk mesin pencetak dan mesin kopi kapsul, biaya setahun itu tidak jarang melampaui harga mesinnya.

Potongan Harga yang Menggeser Tanggal Pengeluaran

Potongan harga menurunkan total pengeluaran, tetapi ia juga memindahkan pengeluaran ke tanggal yang ditentukan penjual, bukan oleh Anda. Membeli beras dan minyak goreng untuk tiga bulan karena sedang ada potongan memang lebih murah per kilogram. Uangnya keluar sekarang, sementara uang pangkal sekolah atau sewa kos tahunan jatuh tempo bulan depan.

Rumah tangga yang masuk tanggal tua lebih awal tidak selalu kekurangan penghasilan. Sering kali yang kurang adalah uang tunai di tanggal yang tepat. Potongan 20 persen untuk barang yang baru dibutuhkan tiga bulan lagi tidak bernilai apa-apa bila selisihnya harus ditutup dengan pinjaman atau fasilitas bayar belakangan yang bunganya berjalan setiap bulan.

Jika pengeluaran besar berikutnya masih jauh dan tabungan darurat sudah aman, membeli persediaan saat harga turun adalah langkah yang masuk akal. Sebaliknya, jika dalam delapan minggu ke depan ada kewajiban besar yang dananya belum lengkap, potongan harga untuk barang yang belum dibutuhkan sebaiknya dilewatkan.

Kalender Pengeluaran Besar Rumah Tangga

Sebagian besar pengeluaran besar bisa diramal. Tanggalnya kurang lebih sama setiap tahun, hanya saja jarang ditulis. Menandainya di kalender adalah cara paling murah untuk mencegah lapis ketiga memakan dana lapis pertama.

Ramadan, Lebaran, dan mudik

Tunjangan hari raya keagamaan wajib dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya. Uang itu datang sekali, tetapi pengeluarannya bertumpuk: belanja dapur selama Ramadan yang naik, pakaian, uang untuk keponakan, tiket atau bensin mudik, dan oleh-oleh. Kesalahan yang sering terjadi adalah memperlakukan tunjangan itu sebagai uang tambahan. Padahal sebagian besar pengeluaran mudik bisa diperkirakan jauh hari, dan tiket yang dibeli mendekati hari raya cenderung lebih mahal.

Tahun ajaran baru

Tahun ajaran baru dimulai sekitar pertengahan Juli. Seragam, buku, sepatu sekolah, dan uang pangkal bagi anak yang pindah jenjang datang dalam rentang beberapa minggu yang sama. Bagi keluarga dengan lebih dari satu anak sekolah, Juni dan Juli adalah bulan terberat dalam setahun, sehingga keinginan yang dibeli di bulan Mei sebaiknya sudah memperhitungkannya.

Musim hujan

Menjelang musim hujan, perbaikan atap dan talang naik ke lapis pertama. Biayanya jauh lebih kecil bila dikerjakan di bulan kering daripada setelah plafon rusak kena rembesan.

Jika harus memilih satu kebiasaan saja dari seluruh tulisan ini, pilih kalender pengeluaran besar. Cara mencatatnya, entah di aplikasi, di buku, atau dengan amplop terpisah, jauh kurang berpengaruh dibanding kebiasaan melihatnya sebelum membeli sesuatu dari lapis ketiga.

Jeda Sebelum Membayar

Menunda adalah alat prioritas yang paling murah. Agar tidak berubah menjadi alasan tanpa ujung, lamanya jeda bisa dikaitkan dengan hitungan jam kerja tadi.

Jika sebuah keinginan setara kurang dari satu hari kerja, cukup tunggu satu malam, karena dorongan yang timbul dari iklan atau obrolan sering surut dalam semalam. Sebaliknya, jika harganya setara lebih dari satu minggu kerja, tunggu sampai gajian berikutnya lalu cocokkan dengan kalender pengeluaran besar.

Sebelum membayar, di kasir atau di halaman keranjang, jawab dua hal dalam kepala: berapa jam kerja harga ini, dan pengeluaran apa yang tergeser bila ini dibeli sekarang. Kalau pertanyaan kedua tidak bisa dijawab, anggaran bulan ini belum jelas dan pembelian itu sebaiknya menunggu.

Contoh Urutan yang Keliru

Urutan yang keliru jarang terlihat seperti pemborosan. Misalkan tunjangan hari raya masuk dan sebagian dipakai mengganti ponsel yang masih berfungsi karena ada potongan harga menjelang Lebaran. Mudik berjalan lancar, dan untuk sementara tidak ada yang terasa salah. Beberapa bulan kemudian tahun ajaran baru datang, uang pangkal belum tersedia, lalu kekurangannya ditutup dengan cicilan berbunga. Bunga cicilan itu adalah harga sebenarnya dari potongan tadi.

Ponselnya tidak salah dibeli. Sumber uangnya yang keliru, karena dana itu sudah punya tanggal pakai yang bisa diketahui sejak awal tahun.

Menyepakati Urutan dengan Pasangan dan Anak

Dalam rumah tangga, prioritas yang hanya ada di kepala satu orang mudah bertabrakan. Satu pihak menganggap kulkas tua yang boros listrik sebagai lapis kedua, pihak lain merasa kulkas itu masih bisa menunggu setahun lagi. Keduanya bisa benar, tergantung angka tagihan listriknya.

Yang biasanya berjalan adalah menyepakati tiga lapis itu satu kali, lalu membahas ulang hanya isi lapis kedua dan ketiga setiap awal bulan setelah gajian. Anak yang sudah bersekolah bisa dilibatkan di lapis ketiga: beri tahu berapa sisa anggarannya, lalu biarkan mereka memilih satu dari dua atau tiga keinginan yang muat di dalamnya.

Tanggal Kembar dan Keranjang Belanja Daring

Obral tanggal kembar, seperti 9 September atau 11 November, membuat potongan harga terasa punya batas waktu, dan batas waktu itulah yang menghapus jeda sebelum membayar. Keranjang belanja bisa dipakai sebagai penangkalnya. Masukkan keinginan ke keranjang kapan saja, tetapi bayar hanya pada satu hari tertentu setiap bulan, setelah lapis pertama dan kedua lunas. Sebagian isi keranjang biasanya Anda hapus sendiri sebelum hari itu tiba.

Kapan Urutan Boleh Diubah

Urutan tiga lapis tetap, tetapi isinya berubah bersama hidup Anda. Kelahiran anak, pindah dari kos ke rumah kontrakan, atau pekerjaan baru yang menuntut perjalanan jauh bisa menaikkan barang dari lapis ketiga ke lapis kedua dalam semalam. Tinjau isi lapis setiap kali penghasilan atau tempat tinggal berubah, bukan setiap kali ada tawaran menarik.

Kesimpulan

Prioritas pembelian bukan soal menolak semua keinginan, melainkan soal urutan. Kewajiban dibayar lebih dulu, barang yang menopang penghasilan dan kesehatan menyusul, keinginan mengambil sisa. Harga diukur dalam jam kerja dengan membagi gaji bulanan dengan 173, biaya susulan seperti tambah daya dan isi ulang ikut dihitung, dan potongan harga dinilai dari tanggal uangnya keluar, bukan hanya dari besarnya. Cari sebagai platform perbandingan harga dan panduan belanja terlengkap dalam bahasa Indonesia memudahkan Anda menemukan dan membandingkan produk terbaik sesuai kebutuhan sebelum memutuskan.

Pertanyaan / Jawaban

Bagaimana cara paling cepat menentukan prioritas pembelian?

Mulailah dengan membagi semua rencana pengeluaran ke tiga lapis. Lapis pertama berisi kewajiban yang menimbulkan denda, kehilangan layanan, atau risiko keselamatan bila terlambat, seperti sewa, cicilan, listrik, uang sekolah, dan makanan pokok. Lapis kedua berisi barang yang menopang penghasilan atau kesehatan. Lapis ketiga adalah keinginan. Bayar dari atas ke bawah. Setelah itu, uji setiap calon pembelian di lapis kedua dan ketiga dengan dua pertanyaan: berapa jam kerja harganya, dan pengeluaran apa yang tergeser jika barang itu dibeli bulan ini. Jika pertanyaan kedua belum bisa dijawab, tunda dulu sampai anggaran bulan ini jelas.

Mengapa harga perlu dihitung dalam jam kerja?

Rupiah mudah terasa kecil, terutama ketika harga sebuah barang disandingkan dengan barang lain yang lebih mahal atau dengan apa yang dibeli orang di sekitar Anda. Jam kerja memberi ukuran yang lebih pribadi. Caranya, bagi gaji bersih bulanan dengan 173, yaitu pembagi yang dipakai aturan ketenagakerjaan untuk menghitung upah sejam, lalu bagi harga barang dengan hasilnya. Barang seharga sepersepuluh gaji setara dengan sekitar 17 jam, kira-kira dua hari kerja. Barang seharga setengah gaji setara dengan sekitar 87 jam, lebih dari dua minggu. Angka ini paling berguna untuk menilai keinginan, bukan kewajiban, karena kewajiban tetap harus dibayar berapa pun jamnya.

Apakah membeli saat ada potongan harga selalu menguntungkan?

Tidak. Potongan harga memang menurunkan total biaya, tetapi ia juga memajukan tanggal uang Anda keluar. Jika dalam beberapa minggu ke depan ada kewajiban besar, misalnya uang pangkal sekolah atau sewa kos tahunan, uang yang dipakai untuk menimbun persediaan murah bisa membuat kewajiban itu harus ditutup dengan pinjaman atau fasilitas bayar belakangan. Bunga yang berjalan setiap bulan cepat menghapus selisih harga yang tadinya terasa menguntungkan. Potongan harga layak dimanfaatkan ketika pengeluaran besar berikutnya masih jauh dan tabungan darurat sudah aman. Di luar kondisi itu, lebih baik dilewatkan untuk barang yang belum dibutuhkan.

Barang apa saja yang termasuk lapis kedua?

Lapis kedua berisi barang yang, bila tidak dibeli, akan mengganggu penghasilan atau kesehatan dalam waktu dekat. Contohnya laptop yang sering mati di tengah pekerjaan, motor yang dipakai untuk mengantar pesanan, kacamata yang ukurannya sudah tidak sesuai, atau kasur yang membuat punggung sakit setiap pagi. Ujiannya: jika barang ini ditunda tiga bulan, apakah ada kerugian nyata? Kalau ya, ia masuk lapis kedua. Kalau tidak, ia termasuk keinginan, sebagus apa pun tawarannya. Status sebuah barang juga bergantung pada tempat tinggal. Perabot besar di rumah milik sendiri bisa naik ke lapis kedua, sedangkan di kos biasanya tetap di lapis ketiga.

Berapa lama sebaiknya menunda sebuah pembelian?

Kaitkan lamanya jeda dengan harga dalam jam kerja. Untuk keinginan yang setara kurang dari satu hari kerja, satu malam biasanya cukup, karena dorongan yang muncul dari iklan atau obrolan sering surut dalam semalam. Untuk keinginan yang setara lebih dari satu minggu kerja, tunggu sampai gajian berikutnya, lalu cocokkan dengan kalender pengeluaran besar seperti Lebaran, mudik, tahun ajaran baru, dan musim hujan. Barang yang masih terasa perlu setelah jeda itu biasanya memang layak dibeli.

Bagaimana menyusun prioritas jika penghasilan tidak tetap?

Gunakan rata-rata penghasilan bersih tiga bulan terakhir sebagai dasar, bukan bulan terbaik. Untuk hitungan jam kerja, bagi rata-rata itu dengan jumlah jam yang benar-benar Anda kerjakan, bukan dengan 173. Pedagang, pengemudi ojek daring, penjahit rumahan, dan pekerja lepas sering mendapati upah per jam mereka lebih rendah dari perkiraan, dan angka yang lebih rendah itu membuat penilaian keinginan lebih jujur. Lapis pertama tetap dibayar lebih dulu setiap kali uang masuk, sebelum apa pun di lapis ketiga, karena pada bulan yang sepi kewajiban tidak ikut mengecil.

Apa yang perlu diperiksa sebelum membeli alat listrik berdaya besar?

Periksa dulu daya sambungan listrik rumah. Pada sambungan PLN 900 VA, alat seperti pendingin ruangan, oven listrik, atau pemanas air bisa membuat pemutus arus sering turun bila dipakai bersamaan dengan alat lain. Jika itu terjadi, Anda perlu tambah daya, yang berarti biaya penyambungan di muka dan tarif per kWh yang berbeda. Bagi penerima subsidi 900 VA, naik ke 1300 VA juga berarti keluar dari golongan bersubsidi. Artinya, alat itu sebenarnya dua pembelian sekaligus, dan keduanya harus masuk hitungan sebelum memutuskan.

Kapan daftar prioritas perlu ditinjau ulang?

Tinjau isi setiap lapis ketika ada perubahan besar: penghasilan naik atau turun, pindah dari kos ke rumah kontrakan, kelahiran anak, atau pekerjaan baru. Di luar itu, cukup bahas lapis kedua dan ketiga sekali sebulan setelah gajian, bersama pasangan bila keuangan dikelola berdua. Yang perlu dihindari adalah mengubah urutan setiap kali ada tawaran menarik, karena dari situlah prioritas pelan-pelan kembali mengikuti dorongan.

Butuh cicilan tanpa kartu kredit?

Allo PayLater dari Allo Bank memudahkan belanja dengan cicilan fleksibel langsung dari aplikasi

Daftar Allo PayLater Sekarang

Artikel Terkait tentang Tips Keuangan

Tips Keuangan

Manfaat Evaluasi Keuangan Bulanan untuk Mencapai Target Finansial Lebih Cepat

Evaluasi keuangan bulanan mengubah tujuan finansial dari aspirasi pasif menjadi rencana yang aktif dikelola. Ketahui empat komponen evaluasi yang efektif dan cara mengubah temuannya menjadi keputusan konkret bulan depan.

16 min
Tips Keuangan

Kenali Tanda-Tanda Kamu Sudah Terlalu Bergantung pada Paylater

Paylater bisa bergeser dari alat yang nyaman menjadi ketergantungan tanpa satu momen yang jelas. Kenali lima tanda peringatan dini dan langkah konkret untuk mengevaluasi kondisi penggunaan paylater yang ada sekarang.

18 min
Tips Keuangan

Apakah Belanja di Marketplace Luar Negeri Benar-Benar Lebih Murah?

Harga murah di marketplace luar negeri belum tentu lebih hemat setelah bea masuk, ongkos kirim, dan konversi mata uang diperhitungkan. Ketahui cara menghitung biaya total yang akurat sebelum memutuskan untuk membeli.

17 min
Tips Keuangan

Strategi Mengelola Keuangan saat Harga Kebutuhan Pokok Terus Naik

Kenaikan harga kebutuhan pokok tidak bisa diatasi hanya dengan berhemat lebih keras. Ketahui cara mengukur dampak aktual, strategi efisiensi yang tepat sasaran, dan kapan harus fokus memperkuat sisi pendapatan.

17 min
Lihat semua artikel Tips Keuangan →