Dampak Pembelian Impulsif pada Keuangan

Dampak Pembelian Impulsif pada Keuangan
Daftar & Aktifkan Allo PayLater Sekarang

Dua Angka yang Membuat Pembelian Spontan Terlihat

Sebuah percobaan lelang pada tahun 2001 menemukan penawar yang membayar dengan kartu kredit menawar 64 sampai 113 persen lebih tinggi daripada penawar tunai untuk barang yang sama persis. Angka kedua datang dari perkalian, sebab pengeluaran 25 ribu empat kali sepekan berarti sekitar 4,8 juta setahun.

Percobaan yang Menunjukkan Cara Membayar Berpengaruh

Gagasan bahwa pembelian spontan adalah soal disiplin pribadi meninggalkan satu hal yang cukup besar, yaitu bahwa cara membayar ikut menentukan hasilnya.

Lelang Tiket dan Selisihnya

Sebuah percobaan yang banyak dikutip dari tahun 2001 menggelar lelang tertutup untuk tiket pertandingan. Peserta dibagi secara acak menjadi kelompok yang membayar tunai dan kelompok yang membayar dengan kartu kredit.

Kelompok kartu menawar 64 sampai 113 persen lebih tinggi untuk barang yang sama persis. Barangnya sama, pesertanya dipilih acak, dan satu-satunya yang berbeda adalah cara membayarnya.

Penjelasan yang Diberikan

Uang tunai menyatukan pembayaran dengan pembelian pada saat yang sama. Uangnya berpindah dari tangan Anda pada detik barangnya diterima, dan kehilangan itu terasa langsung.

Kartu memisahkan keduanya. Barangnya datang hari ini sedangkan biayanya datang berminggu-minggu kemudian, sehingga rasa berat membayar tidak sempat muncul pada saat keputusan diambil.

Batas Temuan Itu yang Perlu Dikatakan Terus Terang

Temuan di atas sering dikutip seolah berlaku untuk semua pembayaran nontunai. Buktinya tidak sekuat itu di luar kartu kredit.

Apa yang Ditemukan pada Pembayaran lewat Ponsel

Sebuah penelitian pengulangan menemukan bahwa meski rasa berat membayar memang lebih rendah dan kemudahannya lebih tinggi pada pembayaran lewat ponsel, keduanya tidak berujung pada belanja yang lebih banyak.

Sebuah penelitian lain bahkan menemukan pemakaian uang tunai berkaitan dengan pengeluaran yang lebih tinggi pada sebagian keadaan, yang berlawanan langsung dengan penjelasan sederhana tentang rasa berat membayar.

Mengapa Perbedaannya Masuk Akal

Kartu kredit menunda pembayarannya sampai bulan berikutnya, sedangkan sebagian pembayaran digital memotong saldo pada saat itu juga. Keduanya sama-sama tidak berwujud, tetapi hanya satu yang memisahkan waktu pembelian dari waktu pembayaran.

Kesimpulan yang wajar adalah bahwa penundaan pembayaranlah yang paling berpengaruh, bukan sekadar ketiadaan uang kertas. Untuk keadaan Anda sendiri, riwayat transaksi pada aplikasi yang Anda pakai memberi jawaban yang lebih tepat daripada temuan rata-rata mana pun.

Membuat Pengeluaran Kecil Terlihat Jumlahnya

Pembelian spontan hampir selalu terasa kecil pada saat terjadi, dan itulah yang membuatnya sulit dikenali sebagai persoalan.

Kalikan, Jangan Jumlahkan

Menjumlahkan menuntut catatan yang rapi, sedangkan mengalikan hanya menuntut satu perkiraan yang jujur. Pengeluaran sebesar 25 ribu yang terjadi empat kali sepekan berarti sekitar 400 ribu sebulan dan sekitar 4,8 juta setahun.

Angka bulanan dan tahunan itulah yang menentukan pengaruhnya terhadap keuangan, bukan angka satuannya yang memang terlihat kecil pada saat dibayar.

Bandingkan dengan Sesuatu yang Anda Inginkan

Lakukan perkalian ini untuk dua atau tiga kebiasaan belanja yang paling sering Anda lakukan. Hasilnya biasanya jauh lebih besar daripada perkiraan sebelum dihitung.

Bandingkan angka tahunan itu dengan sesuatu yang Anda memang inginkan, sebab perbandingan tersebut lebih menggerakkan daripada angka yang berdiri sendiri.

Memeriksa Pembelian Mana yang Disesali

Ingatan bukan alat yang dapat diandalkan untuk ini, sebab ia cenderung menyimpan pembelian yang memuaskan dan melupakan yang tidak.

Pemeriksaan Satu Bulan

Buka riwayat transaksi satu bulan terakhir, lalu tandai setiap pembelian yang tidak ada dalam rencana Anda sebelum melihatnya. Riwayat tersebut sudah ada pada aplikasi yang Anda pakai, sehingga tidak ada yang perlu dicatat dari awal.

Satu Pertanyaan per Tanda

Untuk setiap tanda, jawab satu pertanyaan saja, yaitu apakah Anda akan membelinya lagi hari ini dengan harga yang sama seandainya barangnya belum Anda miliki.

Jumlah yang dijawab tidak adalah angka yang sebenarnya Anda cari, dan nilai rupiahnya lebih memberi tahu daripada jumlah transaksinya. Ulangi pemeriksaan ini sekali setiap beberapa bulan, dan bukan setiap pekan, agar ia tidak berubah menjadi kebiasaan yang ditinggalkan.

Menunda Bekerja Lebih Baik daripada Melarang

Aturan yang melarang seluruh pembelian spontan bertahan beberapa pekan lalu runtuh sekaligus, dan biasanya bersama seluruh anggaran di sekitarnya.

Dua Ukuran Waktu

Menunggu semalam untuk barang kecil dan sampai gajian berikutnya untuk barang besar menyaring sebagian besar pembelian yang akan disesali. Dorongan membeli menurun dengan sendirinya pada sebagian besar barang, sehingga penundaan hanya perlu cukup lama untuk membiarkan hal itu terjadi.

Daftar Tunggu dan Manfaat Keduanya

Catat barangnya dalam satu daftar tunggu alih-alih hanya mengandalkan niat. Daftar itu juga memperlihatkan berapa banyak keinginan yang menghilang tanpa biaya apa pun, dan setelah beberapa bulan jumlah yang dicoret biasanya jauh melebihi jumlah yang akhirnya dibeli.

Ada satu pengecualian yang layak disebut. Barang yang benar-benar habis dan dibutuhkan hari itu juga tidak perlu masuk daftar tunggu, dan memaksakan aturan pada keadaan semacam itu hanya membuat aturannya terasa tidak masuk akal lalu ditinggalkan seluruhnya.

Memasang Hambatan Sebelum Dorongannya Datang

Perubahan yang paling cepat memberi hasil bukan perubahan sikap melainkan perubahan pengaturan.

Dua Pengaturan yang Bekerja Sendiri

Hapus kartu yang tersimpan pada aplikasi belanja sehingga nomornya harus diketik ulang setiap kali. Matikan pemberitahuan promo dari aplikasi yang paling sering membuat Anda membuka keranjang.

Keduanya bekerja tanpa menuntut kemauan pada saat dorongannya sedang kuat, karena hambatannya sudah dipasang sebelumnya. Pengaturan ini memakan waktu sekitar sepuluh menit dan bertahan berbulan-bulan tanpa perlu diatur ulang.

Mengapa Hambatan Mengalahkan Tekad

Hambatan kecil yang dipasang saat Anda tenang bekerja jauh lebih baik daripada tekad yang harus dipanggil saat Anda sedang tergoda. Yang pertama hanya perlu diputuskan sekali, sedangkan yang kedua menuntut keputusan baru setiap kali.

Emosi dan Belanja

Sebagian besar pembelian spontan tidak terjadi pada hari yang biasa. Ia menumpuk pada hari ketika sesuatu berjalan buruk, dan pola itu terlihat jelas begitu riwayat transaksi dibaca menurut tanggalnya.

Kepuasan yang Tidak Bertahan

Rasa puas tersebut biasanya tidak bertahan lama, dan sering diikuti penyesalan yang membuat harinya terasa lebih buruk daripada sebelumnya. Siklus itu memperkuat dirinya sendiri, karena perasaan buruk yang muncul kemudian menjadi alasan berikutnya untuk mencari rasa puas yang cepat.

Mengganti Waktunya, Bukan Melarangnya

Pada hari yang berat, memindahkan keputusan belanja ke hari berikutnya lebih mudah dijalankan daripada melarangnya sama sekali. Keputusan yang sama diambil pada keadaan yang berbeda sering menghasilkan jawaban yang berbeda pula.

Cara memeriksanya pada diri sendiri cukup sederhana. Buka riwayat transaksi dan lihat pada hari apa saja pembelian di luar rencana terjadi, lalu ingat apa yang berlangsung pada hari-hari itu. Bila polanya menumpuk pada hari kerja yang panjang atau setelah pertengkaran, penyaringnya bukan anggaran melainkan waktu.

Pembelian Spontan yang Berujung Cicilan

Pembelian spontan bernilai besar sering diselesaikan dengan cicilan, dan di situ jaraknya menjadi paling lebar.

Hitung Totalnya, Bukan Angka Bulanannya

Hitung total yang akan dibayar sampai selesai. Angka bulanan dirancang agar terasa kecil, dan itulah yang membuatnya mudah disetujui tanpa dihitung.

Penghasilan Masa Depan yang Terikat Hari Ini

Cicilan mengikat penghasilan Anda di masa depan pada keputusan yang diambil hari ini, sehingga ruang anggaran pada bulan-bulan berikutnya berkurang sebelum bulan itu tiba.

Bila Anda merasa kesulitan mengelola kewajiban yang sudah berjalan, bicarakan dengan pihak yang berwenang di lembaga keuangan terkait, karena menunda pembicaraan itu hampir selalu memperbesar persoalannya. Tulisan ini bersifat informasi umum dan bukan nasihat keuangan.

Membandingkan Sebelum Memutuskan

Membandingkan harga hanya bermanfaat pada barang yang sudah lolos seluruh saringan di atas. Pada barang yang belum lolos, membandingkan justru berbahaya, sebab harga yang terlihat murah menjadi alasan baru untuk membeli sesuatu yang tadinya tidak direncanakan.

Untuk barang yang memang sudah masuk rencana, perbandingan total akhir antar penjual memberi selisih yang nyata tanpa mengubah apa pun yang Anda beli. Lakukan perbandingannya pada layar terakhir sebelum pembayaran, dengan alamat pengiriman sudah terisi.

Cari sebagai platform perbandingan harga dan panduan belanja terlengkap dalam bahasa Indonesia memudahkan Anda menemukan dan membandingkan produk terbaik sesuai kebutuhan sebelum memutuskan.

Kesimpulan

Cara membayar berpengaruh, dan percobaan lelang tahun 2001 menemukan penawar kartu kredit membayar 64 sampai 113 persen lebih tinggi daripada penawar tunai untuk barang yang sama. Penjelasannya adalah penundaan antara pembelian dan pembayaran, bukan sekadar ketiadaan uang kertas.

Batasnya juga perlu diketahui. Penelitian pengulangan tidak menemukan belanja yang lebih banyak pada pembayaran lewat ponsel meski rasa berat membayarnya lebih rendah, sehingga gagasan bahwa setiap pembayaran nontunai membuat orang boros terlalu disederhanakan.

Yang perlu dihindari adalah menilai pembelian dari angka satuannya, mengandalkan ingatan untuk menilai penyesalan, dan menyetujui cicilan berdasarkan angka bulanannya. Langkah berikutnya adalah mengalikan satu kebiasaan belanja Anda dengan jumlah kejadiannya setahun, lalu melihat angka yang keluar.

Pertanyaan / Jawaban

Apakah cara membayar memengaruhi seberapa banyak orang berbelanja?

Bukti untuk kartu kredit dibanding uang tunai cukup kuat. Sebuah percobaan yang banyak dikutip dari tahun 2001 menggelar lelang tertutup untuk tiket pertandingan, dan kelompok yang membayar dengan kartu menawar 64 sampai 113 persen lebih tinggi daripada kelompok yang membayar tunai untuk barang yang sama persis. Penjelasan yang diberikan adalah bahwa uang tunai menyatukan pembayaran dengan pembelian pada saat yang sama, sedangkan kartu memisahkan keduanya sehingga biayanya datang belakangan. Perlu diketahui bahwa temuan ini tentang kartu kredit, dan penerapannya pada pembayaran digital lain tidak sekuat itu. Perbedaan tersebut penting, sebab kartu kredit menunda pembayarannya sedangkan sebagian pembayaran digital memotong saldo saat itu juga.

Apakah dompet digital juga membuat orang berbelanja lebih banyak?

Di sini buktinya jauh lebih lemah, dan itu perlu dikatakan terus terang. Sebuah penelitian pengulangan menemukan bahwa meski rasa berat membayar memang lebih rendah dan kemudahannya lebih tinggi pada pembayaran lewat ponsel, keduanya tidak berujung pada belanja yang lebih banyak. Sebuah penelitian lain bahkan menemukan pemakaian uang tunai berkaitan dengan pengeluaran yang lebih tinggi pada sebagian keadaan. Artinya gagasan bahwa setiap pembayaran nontunai otomatis membuat orang boros terlalu disederhanakan, dan yang lebih dapat diandalkan adalah memeriksa pengeluaran Anda sendiri. Riwayat transaksi pada aplikasi yang Anda pakai memberi jawaban yang lebih tepat untuk keadaan Anda daripada temuan rata-rata mana pun.

Bagaimana membuat pengeluaran kecil terlihat jumlahnya?

Kalikan angkanya, jangan menjumlahkan satu per satu, sebab menjumlahkan menuntut catatan sedangkan mengalikan hanya menuntut satu perkiraan yang jujur. Pengeluaran sebesar 25 ribu yang terjadi empat kali sepekan berarti sekitar 400 ribu sebulan dan sekitar 4,8 juta setahun. Angka bulanan dan tahunan itulah yang menentukan pengaruhnya terhadap keuangan, bukan angka satuannya yang memang terlihat kecil. Lakukan perkalian ini untuk dua atau tiga kebiasaan belanja yang paling sering Anda lakukan, dan hasilnya biasanya jauh lebih besar daripada perkiraan sebelum dihitung. Bandingkan angka tahunan itu dengan sesuatu yang Anda memang inginkan, sebab perbandingan tersebut lebih menggerakkan daripada angka yang berdiri sendiri.

Bagaimana mengetahui pembelian mana yang sebenarnya disesali?

Buka riwayat transaksi satu bulan terakhir, lalu tandai setiap pembelian yang tidak ada dalam rencana Anda sebelum melihatnya. Untuk setiap tanda, jawab satu pertanyaan saja, yaitu apakah Anda akan membelinya lagi hari ini dengan harga yang sama seandainya barangnya belum Anda miliki. Jumlah yang dijawab tidak adalah angka yang sebenarnya Anda cari, dan nilai rupiahnya lebih memberi tahu daripada jumlah transaksinya. Cara ini lebih dapat diandalkan daripada mengingat-ingat, sebab ingatan cenderung menyimpan pembelian yang memuaskan dan melupakan yang tidak. Ulangi pemeriksaan ini sekali setiap beberapa bulan, dan bukan setiap pekan, agar ia tidak berubah menjadi kebiasaan yang ditinggalkan.

Mengapa menunda pembelian bekerja lebih baik daripada melarangnya?

Karena aturan yang melarang seluruh pembelian spontan bertahan beberapa pekan lalu runtuh sekaligus, sedangkan penundaan hanya memindahkan keputusannya ke keadaan yang berbeda. Dorongan membeli menurun dengan sendirinya pada sebagian besar barang, sehingga menunggu semalam untuk barang kecil dan sampai gajian berikutnya untuk barang besar menyaring sebagian besar pembelian yang akan disesali. Catat barangnya dalam satu daftar tunggu, sebab daftar itu juga memperlihatkan berapa banyak keinginan yang menghilang tanpa biaya apa pun. Setelah beberapa bulan, jumlah yang dicoret biasanya jauh melebihi jumlah yang akhirnya dibeli.

Perubahan apa yang paling cepat mengurangi pembelian spontan?

Menambah langkah sebelum membayar. Hapus kartu yang tersimpan pada aplikasi belanja sehingga nomornya harus diketik ulang setiap kali, dan matikan pemberitahuan promo dari aplikasi yang paling sering membuat Anda membuka keranjang. Keduanya bekerja tanpa menuntut kemauan pada saat dorongannya sedang kuat, karena hambatannya sudah dipasang sebelumnya. Pengaturan ini memakan waktu sekitar sepuluh menit dan bertahan berbulan-bulan tanpa perlu diatur ulang. Hambatan kecil yang dipasang saat Anda tenang bekerja jauh lebih baik daripada tekad yang harus dipanggil saat Anda sedang tergoda.

Apa yang perlu diperhatikan pada pembelian dengan cicilan?

Hitung total yang akan dibayar sampai selesai, bukan angka cicilan bulanannya. Angka bulanan dirancang agar terasa kecil, dan itulah yang membuatnya mudah disetujui tanpa dihitung. Perhatikan pula bahwa cicilan mengikat penghasilan Anda di masa depan pada keputusan yang diambil hari ini, sehingga ruang anggaran pada bulan-bulan berikutnya berkurang sebelum bulan itu tiba. Untuk pembelian spontan, jarak antara dorongan dan komitmen berbulan-bulan itu sangat lebar. Bila Anda merasa kesulitan mengelola kewajiban yang sudah berjalan, bicarakan dengan pihak yang berwenang di lembaga keuangan terkait, sebab menunda pembicaraan itu hampir selalu memperbesar persoalannya.

Butuh cicilan tanpa kartu kredit?

Allo PayLater dari Allo Bank memudahkan belanja dengan cicilan fleksibel langsung dari aplikasi

Daftar Allo PayLater Sekarang

Artikel Terkait tentang Tips Keuangan

Tips Keuangan

Manfaat Evaluasi Keuangan Bulanan untuk Mencapai Target Finansial Lebih Cepat

Evaluasi keuangan bulanan mengubah tujuan finansial dari aspirasi pasif menjadi rencana yang aktif dikelola. Ketahui empat komponen evaluasi yang efektif dan cara mengubah temuannya menjadi keputusan konkret bulan depan.

16 min
Tips Keuangan

Kenali Tanda-Tanda Kamu Sudah Terlalu Bergantung pada Paylater

Paylater bisa bergeser dari alat yang nyaman menjadi ketergantungan tanpa satu momen yang jelas. Kenali lima tanda peringatan dini dan langkah konkret untuk mengevaluasi kondisi penggunaan paylater yang ada sekarang.

18 min
Tips Keuangan

Apakah Belanja di Marketplace Luar Negeri Benar-Benar Lebih Murah?

Harga murah di marketplace luar negeri belum tentu lebih hemat setelah bea masuk, ongkos kirim, dan konversi mata uang diperhitungkan. Ketahui cara menghitung biaya total yang akurat sebelum memutuskan untuk membeli.

17 min
Tips Keuangan

Strategi Mengelola Keuangan saat Harga Kebutuhan Pokok Terus Naik

Kenaikan harga kebutuhan pokok tidak bisa diatasi hanya dengan berhemat lebih keras. Ketahui cara mengukur dampak aktual, strategi efisiensi yang tepat sasaran, dan kapan harus fokus memperkuat sisi pendapatan.

17 min
Lihat semua artikel Tips Keuangan →