Google Nest Cam (Indoor, 2nd Gen, 2025): Kamera Keamanan Pintar dengan AI Tensor dan Desain Minimalis Modern

Google Nest Cam (Indoor, 2nd Gen, 2025): Kamera Keamanan Pintar dengan AI Tensor dan Desain Minimalis Modern

Desain Minimalis dan Ramah Ruangan

Google mempertahankan filosofi desain khas Nest: minimalis, lembut, dan cocok untuk setiap jenis interior rumah.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat cari Elektronik di Cari sebagai referensi sebelum membeli.

Nest Cam (Indoor 2nd Gen) hadir dengan bodi silinder kecil berbahan polikarbonat daur ulang 45 persen, menandakan komitmen Google terhadap keberlanjutan lingkungan.

Tersedia dalam beberapa warna netral seperti Snow, Linen, Fog, dan Charcoal, perangkat ini tampak elegan baik di dinding, meja, atau rak buku. Dudukan magnetiknya memudahkan pengguna menyesuaikan sudut pandang kamera hingga 180 derajat tanpa alat tambahan.

Desain yang sederhana menyembunyikan sistem optik canggih di dalamnya: sensor gambar 1/2 inci beresolusi 8 MP dengan lensa ultra-wide yang mampu merekam hingga 4K HDR.

Kualitas Gambar 4K HDR dengan Night Vision Generasi Baru

Google membekali Nest Cam terbaru dengan peningkatan besar di sektor kamera.

Sensor baru mampu merekam dalam resolusi 4K HDR dengan rentang dinamis tinggi, memastikan detail tetap jelas baik di area terang maupun gelap.

Fitur High Dynamic Range (HDR) secara otomatis menyeimbangkan kontras antara cahaya jendela dan bayangan ruangan, menghasilkan gambar alami bahkan dalam kondisi sulit.

Selain itu, mode Night Vision IR v3 kini menggunakan enam LED inframerah 940 nm dengan jangkauan hingga 8 meter, memberikan hasil yang jauh lebih bersih tanpa efek "halo" yang biasa muncul pada kamera malam murah.

Chip AI Tensor: Otak di Balik Deteksi Pintar

Berbeda dari kamera keamanan konvensional, Nest Cam (Indoor, 2nd Gen) tidak hanya merekam, tetapi juga memahami apa yang dilihatnya.

Chip Google Tensor G2 Security di dalam perangkat memproses data secara lokal, memungkinkan kamera mengenali manusia, hewan peliharaan, dan kendaraan tanpa harus mengirim video ke cloud.

Kelebihan ini memberikan dua manfaat utama:

Kamera akan mengirimkan notifikasi yang relevan saja, seperti "Gerakan manusia terdeteksi di ruang tamu" atau "Anjing Anda terlihat di sofa."

Pengguna dapat menyesuaikan sensitivitas dan area deteksi langsung melalui aplikasi Google Home.

Pengenalan Wajah dan Zona Aktivitas

Salah satu fitur favorit di Nest Cam terbaru adalah Face Recognition 2.0.

Kamera dapat mempelajari wajah anggota keluarga dan mengenalinya seiring waktu.

Fitur ini berguna untuk membedakan tamu, penghuni rumah, dan pengantar paket.

Selain itu, pengguna dapat membuat zona aktivitas kustom – misalnya hanya memantau area pintu atau jendela – untuk mengurangi notifikasi palsu.

Google juga menambahkan fitur Privacy Masking, yang memungkinkan pengguna menutupi area tertentu dari pengawasan kamera demi menjaga privasi penghuni rumah.

Audio Dua Arah dan Perekaman Real-Time

Nest Cam (Indoor 2nd Gen) dilengkapi mikrofon dan speaker ganda dengan algoritma peredam bising yang diperbarui.

Pengguna dapat berkomunikasi langsung dengan orang di rumah, hewan peliharaan, atau kurir melalui aplikasi Google Home.

Fitur Full Duplex Audio memungkinkan percakapan berlangsung dua arah tanpa jeda, mirip dengan panggilan telepon.

Speaker 80 dB internal juga dapat digunakan sebagai alarm peringatan otomatis saat mendeteksi gerakan mencurigakan.

Penyimpanan Hybrid: Cloud dan Lokal

Berbeda dari generasi sebelumnya, Nest Cam (Indoor 2025) mendukung sistem penyimpanan hybrid.

Pengguna dapat menyimpan rekaman video secara lokal hingga 10 hari menggunakan memori internal 128 GB, dan tetap memiliki opsi untuk menyimpan hingga 60 hari melalui langganan Google Nest Aware.

Keunggulan sistem hybrid ini adalah:

  • Video tetap tersimpan walau Wi-Fi terputus
  • Penghematan biaya langganan cloud
  • Akses cepat melalui jaringan lokal
  • Rekaman dapat diunduh langsung atau diputar ulang dari aplikasi dengan tampilan timeline yang intuitif.

    Integrasi Lengkap dengan Google Home dan Matter

    Sebagai bagian dari ekosistem Google Home, kamera ini bekerja sempurna dengan semua perangkat pintar lainnya seperti Nest Hub, Chromecast, Pixel Tablet, dan Nest Doorbell.

    Pengguna dapat menampilkan video langsung di layar pintar, menerima notifikasi di ponsel, atau mengontrol kamera dengan perintah suara seperti:

  • "Hey Google, tunjukkan ruang tamu"
  • "Matikan kamera saat saya di rumah"
  • Selain itu, Nest Cam (Indoor 2025) telah mendukung protokol Matter dan Thread, memastikan kompatibilitas universal dengan ekosistem smart home lintas merek seperti Samsung SmartThings dan Apple Home.

    Keamanan Data dan Privasi Pengguna

    Google menaruh perhatian besar pada privasi pengguna. Semua video dienkripsi dengan AES-256, dan akses hanya bisa dilakukan melalui akun Google dengan verifikasi dua langkah (2FA).

    Kamera juga memiliki tombol fisik privasi untuk menonaktifkan mikrofon dan sensor saat dibutuhkan.

    Pengguna akan melihat indikator LED oranye menyala saat kamera berhenti merekam.

    Selain itu, Google berkomitmen terhadap transparansi: semua data deteksi AI dapat dihapus secara manual kapan pun pengguna menginginkannya.

    Daya dan Konsumsi Energi Rendah

    Nest Cam (Indoor 2nd Gen) menggunakan adaptor USB-C dengan konsumsi daya maksimum 7 watt, menjadikannya sangat efisien untuk penggunaan harian.

    Dengan mode AI Standby, kamera otomatis beralih ke mode hemat energi saat tidak ada aktivitas di ruangan, tanpa mengorbankan kemampuan deteksi.

    Dukungan PoE (Power over Ethernet) juga tersedia melalui adaptor opsional untuk instalasi profesional yang lebih stabil.

    Spesifikasi Teknis Google Nest Cam (Indoor, 2nd Gen, 2025)

    Fitur Detail
    Resolusi Video 4K HDR (30 fps)
    Sensor 1/2" 8 MP CMOS
    Sudut Pandang 135° horizontal, 90° vertikal
    Chipset Google Tensor G2 Security
    Audio Full Duplex, Mikrofon dan Speaker Ganda
    Konektivitas Wi-Fi 6, Bluetooth 5.3, Thread, Matter
    Penyimpanan 128 GB internal + Cloud (Nest Aware)
    Daya USB-C (7W) / PoE opsional
    Warna Snow, Linen, Fog, Charcoal
    Kompatibilitas Android, iOS, Google Home, Alexa
    Dimensi 8,3 x 8,3 x 8,7 cm
    Berat 260 gram

    Kelebihan Google Nest Cam (Indoor, 2nd Gen, 2025)

    Kekurangan

    Kesimpulan: Kamera Pintar yang Mengutamakan Privasi dan Kecerdasan

    Google Nest Cam (Indoor, 2nd Gen, 2025) menghadirkan keseimbangan sempurna antara desain, teknologi, dan keamanan.

    Dengan prosesor Tensor AI yang cerdas, kemampuan merekam 4K HDR, serta penyimpanan hybrid, kamera ini menjadi solusi ideal bagi pengguna yang menginginkan perlindungan rumah modern tanpa rumit.

    Google berhasil menggabungkan keamanan data, efisiensi energi, dan pengalaman pengguna intuitif ke dalam satu perangkat yang elegan.

    Bagi siapa pun yang ingin meningkatkan keamanan rumah dengan teknologi terbaru dan ekosistem smart home yang matang, Nest Cam 2025 adalah pilihan terbaik di kelasnya.

    FAQ – Google Nest Cam (Indoor, 2nd Gen, 2025)

    Q1: Apakah Nest Cam 2025 mendukung perekaman offline?

    Ya, hingga 10 hari rekaman dapat disimpan di memori internal 128 GB.

    Q2: Apakah kamera ini bisa mengenali wajah penghuni rumah?

    Ya, fitur Face Recognition 2.0 memungkinkan kamera mengenali wajah keluarga.

    Q3: Apakah data video dikirim ke cloud?

    Tidak selalu, deteksi dilakukan secara lokal menggunakan chip Tensor.

    Q4: Apakah bisa digunakan dengan perangkat Apple atau Samsung?

    Ya, mendukung Matter sehingga kompatibel dengan berbagai ekosistem smart home.

    Q5: Apakah kamera ini bisa merekam di malam hari?

    Ya, dengan Night Vision IR hingga jarak 8 meter.

    Q6: Apakah ada alarm bawaan?

    Ada, speaker internal 80 dB dapat digunakan sebagai sirene otomatis.

    Q7: Apakah Nest Cam tahan air?

    Tidak, versi Indoor tidak tahan air. Untuk luar ruangan, gunakan versi Nest Cam Outdoor.

    Cari Elektronik di Cari