Ulasan 3 Kamera Mirrorless Entry-Level Terbaik untuk Pemula Fotografi

Ulasan 3 Kamera Mirrorless Entry-Level Terbaik untuk Pemula Fotografi

Dalam ulasan ini, kita akan membandingkan tiga kamera mirrorless entry-level populer: Canon EOS R50, Sony ZV-E10, dan Fujifilm X-S10.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat cari Elektronik di Cari sebagai referensi sebelum membeli.

1. Canon EOS R50

Kelebihan:

Kekurangan:

  • Tidak ada in-body image stabilization (IBIS).
  • Pilihan lensa RF-S masih terbatas.
  • 2. Sony ZV-E10

  • Sensor APS-C 24,2 MP dengan performa low-light bagus.
  • Dirancang khusus untuk vlogging dengan layar flip-out.
  • Autofokus canggih dengan real-time eye tracking.
  • Ekosistem lensa Sony E-mount sangat luas.
  • 3. Fujifilm X-S10

    Kelebihan:

    Kekurangan:

    Perbandingan Spesifikasi Utama

    Fitur Canon EOS R50 Sony ZV-E10 Fujifilm X-S10
    Sensor APS-C 24,2 MP APS-C 26,1 MP
    Autofokus Dual Pixel AF II Real-Time Eye AF Hybrid AF
    IBIS Tidak ada Ada (5-axis)
    Video 4K tanpa crop 4K dengan crop minimal 4K hingga 30fps
    Berat ±375 g ±343 g ±465 g

    Kesimpulan: Mana yang Terbaik?

    👉 Gunakan cari.id untuk membandingkan harga ketiga kamera mirrorless ini di berbagai marketplace sebelum membeli, agar lebih hemat dan sesuai kebutuhan.

    FAQ tentang Kamera Mirrorless Entry-Level

    1. Apa keunggulan mirrorless dibanding DSLR?

    Lebih ringan, desain modern, autofokus cepat, dan fitur video lebih baik.

    2. Apakah kamera entry-level cukup untuk fotografi profesional?

    Ya, banyak fotografer memulai dengan kamera entry-level sebelum upgrade ke seri lebih tinggi.

    3. Lensa apa yang cocok untuk pemula?

    Lensa kit standar (16–50mm atau 18–55mm) biasanya cukup untuk belajar. Setelah itu, bisa menambah lensa fix (prime) untuk hasil lebih kreatif.

    4. Apakah kamera mirrorless bisa dipakai untuk streaming atau Zoom?

    Ya, sebagian besar bisa digunakan sebagai webcam dengan software resmi dari produsen.

    Cari Elektronik di Cari