DJI Mini 5 Pro (2025): Drone Ringan 6K dengan AI Tracking dan Stabilitas Profesional
DJI kembali menetapkan standar baru di dunia drone portabel lewat peluncuran DJI Mini 5 Pro (2025). Dengan bobot di bawah 249 gram, drone ini tetap mematuhi regulasi penerbangan ringan di berbagai negara — namun kini membawa kemampuan kamera, stabilitas, dan kecerdasan buatan yang setara drone profesional.
Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat cari Elektronik di Cari sebagai referensi sebelum membeli.
Peningkatan terbesar datang dari sensor kamera 1 inci 6K, sistem AI ActiveTrack 7.0, serta waktu terbang hingga 47 menit. Inilah drone kecil yang mampu menghasilkan hasil besar.
Desain: Kecil, Lipat, dan Aerodinamis
Sekilas, Mini 5 Pro masih mempertahankan bahasa desain khas DJI — kompak, lipat, dan ramping. Namun kini bodinya dibuat dari serat karbon hibrida, membuatnya lebih kuat tapi tetap ringan (hanya 243 gram).
DJI juga memperbarui bentuk lengan propeller agar lebih senyap hingga 20%, dengan baling-baling low-noise generasi ke-5.
Sistem pendingin internal ditingkatkan sehingga drone bisa terbang di suhu hingga 45°C tanpa overheating.
Dalam kondisi terlipat, ukurannya hanya 14,5 x 9 x 6 cm, mudah disimpan di tas kecil atau saku jaket.
Kamera: Sensor 1 Inci, Resolusi 6K
Inilah bagian yang membuat Mini 5 Pro melesat jauh dari pesaingnya. Kameranya kini menggunakan sensor CMOS 1 inci 26MP dengan lensa f/1.7 dan jangkauan dinamis 13 stop.
Spesifikasi kamera utama:
- Resolusi foto: 26MP (RAW/DNG + JPEG)
- Video: 6K 30fps / 4K 60fps / 1080p 120fps
- Bitrate: 200 Mbps
- Codec: H.265 10-bit HDR
- Dual native ISO untuk hasil bersih di kondisi gelap
Kamera ini juga mendukung D-Log M dan HLG color profile, menjadikannya siap untuk grading profesional di pasca produksi.
DJI menambahkan ND Filter Magnetic Mount baru yang lebih mudah dipasang dan tahan angin.
Stabilitas dan Gimbal
Mini 5 Pro dilengkapi gimbal 3-axis mekanis dengan kontrol AI-stabilization hybrid. Hasilnya, video tetap halus bahkan saat menghadapi angin 35 km/jam.
Peningkatan besar lainnya adalah horizon leveling AI, yang menjaga garis cakrawala tetap lurus bahkan saat drone miring atau berbelok cepat.
AI ActiveTrack 7.0: Lebih Cerdas dan Responsif
DJI membawa teknologi pelacakan otomatis ke level baru dengan ActiveTrack 7.0. Sistem ini menggunakan 3 kamera AI vision di depan, belakang, dan bawah untuk mendeteksi subjek secara 360°.
Kini drone bisa mengikuti subjek dengan prediksi gerak real-time, bahkan saat terhalang pepohonan atau bangunan kecil. Anda juga bisa memilih "Dynamic Reframe Mode" — di mana drone menjaga komposisi sinematik otomatis, seolah Anda menggunakan kru kamera profesional.
Sensor Keamanan dan Penghindar Rintangan
Mini 5 Pro kini dilengkapi Tri-Directional Obstacle Sensing (depan, belakang, bawah) dengan sensor ultrasonik presisi tinggi. Selain itu, mode Advanced Return-to-Home (RTH) bisa menganalisis jalur terbaik untuk kembali sambil menghindari hambatan.
Untuk penerbangan malam, tersedia NightVision Mode dengan sensor infrared kecil di bagian bawah.
Waktu Terbang dan Baterai
DJI meningkatkan kapasitas baterai menjadi 4.100 mAh, dengan waktu terbang maksimum 47 menit. Tersedia juga Intelligent Flight Battery Plus (opsional) yang bisa mencapai hingga 54 menit dalam kondisi tanpa angin.
Pengisian cepat dilakukan melalui port USB-C PD 65W, hanya memerlukan 50 menit dari 0–100%.
Jarak dan Konektivitas
Sistem transmisi terbaru OcuSync 5.0+ memungkinkan jarak kontrol hingga 25 km dengan latensi di bawah 120 ms. Video real-time dapat ditampilkan dalam 1080p 60fps langsung ke controller atau smartphone.
DJI juga menambahkan dukungan Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.3, membuat pairing ke perangkat lebih cepat dan stabil.
Controller dan Antarmuka
Mini 5 Pro hadir dengan dua opsi remote:
Antarmuka DJI Fly 3.0 kini lebih intuitif dan cepat, menampilkan AI Scene Analyzer yang memberi saran framing otomatis untuk pemandangan, orang, atau kendaraan.
Mode Penerbangan Kreatif
DJI menambahkan mode baru untuk membantu pengguna membuat video sinematik tanpa repot:
Perbandingan dengan Kompetitor
| Model | DJI Mini 5 Pro | Autel Evo Nano+ 2 | Skydio 3 | Berat | 243g | 249g | 315g |
|---|---|---|---|
| Kamera | 1" 26MP 6K | 1/1.28" 50MP 4K | 1/2.3" 12MP 4K |
| Waktu Terbang | 47–54 menit | 43 menit | 35 menit |
| Sensor Rintangan | 3 arah | 2 arah | 360° |
| Transmisi | 25 km (OcuSync 5.0+) | 20 km | 10 km |
| Harga | Premium | Mid-range |
Dengan peningkatan kamera dan durasi terbang yang lebih panjang, DJI Mini 5 Pro menjadi drone terbaik di kelas ultra-ringan 2025.
Harga dan Varian
DJI Mini 5 Pro tersedia dalam tiga paket:
- Standard (Drone + RC-N2)
- Fly More Combo (2 baterai ekstra + ND filter set)
- Cinematic Combo (RC3 controller + ND + tas travel)
Semua versi mendapat garansi resmi 2 tahun dan dukungan firmware update langsung dari DJI Fly App.
Kesimpulan
DJI Mini 5 Pro (2025) adalah bukti bahwa ukuran kecil bukan berarti kemampuan terbatas. Dengan sensor 1 inci, video 6K, AI ActiveTrack 7.0, dan waktu terbang hampir 1 jam, drone ini memberikan performa profesional dalam bentuk portabel.
Baik untuk sinematografi, travel vlog, atau fotografi udara profesional — DJI Mini 5 Pro adalah drone terbaik di kelasnya tahun 2025.
FAQ
1. Apakah drone ini legal tanpa izin terbang?
Ya, karena beratnya di bawah 250 gram.
2. Apakah bisa digunakan malam hari?
Bisa, dengan mode NightVision dan sensor infrared bawah.
3. Apakah kamera bisa diputar vertikal untuk konten media sosial?
Ya, mendukung rotasi 90° otomatis untuk format 9:16.
4. Berapa waktu terbang maksimumnya?
47 menit (standar), atau hingga 54 menit dengan baterai Plus.
5. Apakah kompatibel dengan DJI RC lama?
Tidak, hanya mendukung RC3 dan RC-N2.