Cara Memilih Daster Harian yang Adem dan Tidak Robek di Ketiak
Serat Penyerap Keringat dan Lengan yang Lega Menentukan Daster
Daster harian yang adem dan awet dibuat dari kain katun atau rayon viskosa yang menyerap keringat, memakai lengan yang lega di ketiak, dan berlebar badan jauh di atas ukuran tubuh. Di toko, poliester tipis terasa halus, tetapi ia menahan panas dan bau.
Daster dipakai paling lama dalam sehari: bangun tidur, memasak, mencuci, menyapu, menyusui, sampai sore. Tubuh bergerak terus dan berkeringat terus, sehingga dua titik menentukan segalanya, yaitu serat kainnya dan daerah ketiak.
Serat yang menyerap keringat menarik lembap dari kulit lalu melepasnya ke udara. Poliester, yang berasal dari serat plastik, tidak menyerap, jadi keringat berhenti di antara kulit dan kain. Hasilnya badan terasa lengket walaupun kipas berputar penuh, dan bau keringat menempel di serat sampai bagian itu dicuci dua kali.
Ketiak adalah bagian daster yang paling cepat rusak. Setiap kali tangan terangkat untuk menjemur, mengambil piring di rak atas, atau menggendong anak, kain di sana tertarik. Jahitan lengan yang sempit akan merenggang, lalu benangnya putus dan lubang muncul di bawah lengan. Daster yang masih bagus di bagian lain terpaksa turun pangkat menjadi lap.
Soal ukuran, banyak pembeli salah paham. Label "all size" atau "jumbo" hanya mengatakan bahwa baju itu dibuat longgar, bukan bahwa baju itu muat di tubuh Anda. Angka yang berguna adalah lebar badan dalam sentimeter, dan angka itu bisa diukur sendiri dengan meteran jahit sebelum membayar.
Motif, warna, dan renda di leher hampir tidak memengaruhi nyaman atau tidaknya baju dipakai delapan jam. Urutan yang masuk akal: serat, bentuk lengan, lebar badan, bukaan depan bila Anda menyusui, lalu cara mencucinya.
Sablon tebal di dada ikut menahan panas karena lapisannya seperti plastik, sedangkan bordir di leher menggaruk kulit yang berkeringat. Keduanya bisa dilewatkan tanpa kehilangan apa-apa.
Saat dicuci, rayon dan katun menyusut, sedangkan poliester hampir tidak. Daster yang pas saat dibeli bisa sempit setelah cucian pertama, jadi ukurannya harus menyisakan ruang.
Tiga Serat yang Paling Banyak Dijual sebagai Daster
Toko menyebut kainnya dengan nama dagang yang berganti-ganti, padahal isinya hanya beberapa jenis serat. Memahami serat lebih berguna daripada menghafal nama kain.
Katun
Katun menyerap keringat dengan baik, kuat saat basah, dan tahan dicuci mesin atau diinjak-injak di ember. Kekurangannya ada dua: kusut dan lama kering. Katun yang dipintal halus, sering disebut combed, terasa lebih lembut dan tidak mudah berbulu daripada katun biasa yang seratnya kasar. Untuk kulit yang mudah gatal atau berkeringat banyak, katun paling aman.
Rayon viskosa
Serat rayon dibuat dari tumbuhan yang diolah menjadi serat buatan. Jatuhnya kain lemas dan dingin di kulit, itu sebabnya banyak daster berbahan rayon. Daya serapnya baik, bahkan menyerupai katun. Kelemahannya muncul saat basah: serat rayon melemah, sehingga kain yang diperas dan dipelintir kuat bisa melar atau berubah bentuk, dan penyusutan pada cucian pertama bisa terasa nyata.
Poliester dan campurannya
Tidak menyusut, tidak kusut, cepat kering: itu kelebihan poliester. Daster poliester juga murah. Namun serat ini tidak menyerap keringat, sehingga di ruangan tanpa pendingin ruangan ia terasa pengap. Campuran katun dan poliester memberi jalan tengah: kain lebih awet dan tidak terlalu kusut, tetapi serapannya turun sebanding dengan porsi poliesternya. Untuk daster yang dipakai setengah hari di rumah berkipas angin, campuran itu masih bisa diterima asal porsi poliesternya kecil.
Rajut atau tenun
Pada kain rajut seperti kaus, benang melar mengikuti gerakan, sehingga ketiak jarang robek, tetapi leher dan pinggiran bawah bisa meregang permanen setelah beberapa kali cuci. Tenunan, yang benangnya bersilang rapi, tidak melar dan tampak rapi, tetapi tidak memberi ruang tambahan bagi gerakan. Itu sebabnya daster tenun menuntut lengan kimono atau lengan yang lega, sedangkan daster rajut cukup dengan ukuran normal. Raba dan tarik ke samping: kain rajut menarik kembali, kain tenun hampir tidak bergerak.
Menebak Isi Kain Tanpa Membaca Label
Banyak daster dijual tanpa label komposisi. Tiga uji sederhana cukup: remas kain di telapak tangan selama sepuluh detik lalu lepaskan, tempelkan kain ke pipi, lalu angkat ke arah cahaya. Bahan yang kusut parah dan terasa sejuk di kulit biasanya katun atau rayon. Bahan yang langsung licin kembali dan terasa hangat di pipi condong ke poliester. Cahaya menunjukkan kerapatan tenunan: bila bayangan telapak tangan terlihat jelas, kain akan menerawang saat dipakai di depan jendela.
Lengan Kimono dan Lengan Sambung di Daerah Ketiak
Bentuk lengan memutuskan apakah ketiak bertahan dua tahun atau dua bulan. Ada dua bentuk dasar yang dijual sebagai daster.
Lengan kimono
Pada lengan kimono, kain lengan menyambung langsung dengan kain badan tanpa jahitan melingkar di bahu. Ketiak diberi sisipan kain berbentuk belah ketupat, sehingga tangan bisa terangkat tanpa menarik kain badan. Untuk daster, ini bentuk yang paling lega. Periksa sisipan itu dengan mengangkat kedua tangan setinggi telinga di depan cermin: bila hem bawah ikut terangkat lebih dari dua jari, sisipannya terlalu kecil atau tidak ada.
Lengan sambung
Pada lengan sambung, kain lengan dijahit melingkar di lubang lengan. Bentuk ini rapi dan lazim pada kemeja, tetapi tenunan yang tidak elastis menahan gerakan, apalagi bila lubang lengannya sempit. Tarik sedikit jahitan di bawah ketiak dengan dua tangan: bila benang terlihat renggang dan kainnya sudah memperlihatkan celah, jahitan itu tidak akan bertahan.
Daster berlengan buntung atau tanpa lengan menghindari masalah ini sama sekali, dan lebih adem. Pilih bentuk ini bila Anda tidak keberatan lengan terbuka di rumah. Untuk yang tetap ingin menutup lengan sampai siku, kimono tetap pilihan terbaik.
Lebar Badan yang Diukur dari Ketiak ke Ketiak
Ukur dulu tubuh Anda, bukan bajunya. Lingkarkan meteran jahit pada bagian tubuh yang paling besar, yaitu dada, perut, atau pinggul, mana yang lebih lebar. Patokan praktis untuk baju rumah yang longgar: lingkar baju sedikitnya 10 cm di atas lingkar tubuh terbesar itu.
Pada baju, ukur lebar rata dengan meletakkannya di lantai, lalu ukur dari satu sisi ke sisi lain pada bagian yang sama. Lingkar baju sama dengan lebar rata dikali dua. Contoh: pinggul Anda 98 cm, maka lingkar daster yang pantas adalah 108 cm atau lebih, atau lebar rata 54 cm atau lebih. Penjual daring mencantumkan "lebar dada" atau "LD" dengan angka sudah dikali dua, jadi tanyakan apakah angkanya lebar rata atau lingkar.
Untuk bahan yang menyusut, ambil ukuran sedikit lebih besar daripada hasil hitungan tadi. Daster yang terlalu longgar tidak menjadi masalah selama panjang dan lubang lengannya wajar. Daster yang kekecilan menjadi masalah besar karena memicu jahitan ketiak robek dan kain menempel saat berkeringat.
Panjang dan Belahan untuk Pekerjaan Rumah
Panjang yang aman
Ujung daster yang menyentuh lantai terinjak saat naik tangga atau menyapu, kotor saat mengepel, dan basah di kamar mandi. Panjang antara tengah betis dan mata kaki sudah cukup menutup tanpa mengganggu langkah. Ukur dari bahu sampai titik yang Anda inginkan memakai meteran, lalu bandingkan dengan panjang daster yang tertera.
Belahan samping
Belahan di sisi bawah, sekitar sejengkal, memudahkan jongkok dan langkah lebar. Daster tanpa belahan dengan lingkar bawah sempit membuat Anda melangkah kecil. Bagian atas belahan sebaiknya diberi jahitan kunci kecil agar kain tidak sobek ke atas.
Kancing Depan bagi Ibu Hamil dan Ibu Menyusui
Kancing depan dari leher sampai pusar hampir wajib bagi ibu menyusui, karena dada bisa dibuka tanpa menarik seluruh baju ke atas. Tanpa kancing, seluruh kain harus diangkat, dan itu tidak nyaman di ruang tamu. Pastikan kancing berjarak rapat. Celah kancing yang lebar akan terbuka saat Anda membungkuk.
Kancing plastik datar lebih nyaman daripada kancing tebal, dan kancing tekan lebih cepat dibuka dengan satu tangan saat bayi sudah menunggu. Untuk ibu hamil, pilih lebar badan yang memberi ruang bagi perut sampai bulan-bulan terakhir, dan pilih panjang yang tidak tertarik ke depan saat perut membesar. Bagian depan yang tertarik membuat hem belakang jatuh lebih panjang, jadi uji dengan berdiri menyamping di depan cermin.
Jahitan, Kerah, dan Karet Pinggang
Balik daster lalu lihat sambungan di dalam. Jahitan bahu dan samping yang bersih dengan benang overdeck atau obras rapat, tanpa serabut kain mencuat, menandakan penjahit tidak terburu-buru. Hitung jumlah tusukan benang dalam satu sentimeter: makin rapat, makin kuat, selama kain tidak berkerut di sepanjang jahitan.
Daster yang kain ketiaknya sudah setipis kertas sehingga cahaya menembus, atau jahitannya mulai renggang, tinggal menunggu sobek. Pada titik itu daster layak turun menjadi baju tidur.
Leher yang dilapisi kain lagi (kerah rib atau pita) lebih awet daripada leher hanya dilipat. Karet pinggang di bagian dalam, kalau ada, harus tertutup kain dan tidak langsung menyentuh kulit. Karet yang telanjang menggulung dan menekan setelah beberapa kali cuci.
Mencuci Daster agar Tidak Menyusut dan Melar
Katun
Cuci dengan air biasa, boleh diperas keras, dan jemur terbalik agar warna tidak pudar. Penyusutan terbesar terjadi pada cucian pertama, jadi cuci daster baru sekali sebelum menilai apakah ukurannya masih pas.
Rayon
Rayon rapuh saat basah. Tekan kain di antara telapak tangan untuk mengeluarkan air, jangan diperas dengan dipelintir. Jemur dengan digantung memakai hanger pada bahu yang lebar, bukan dijepit di ujung bawah, karena berat air akan menarik kain ke bawah dan membuat ketiak melar. Hindari air terlalu panas.
Untuk poliester, rendam sebentar dalam air sabun sebelum digosok agar bau keringat yang bertahan di serat terangkat.
Tamu yang Datang saat Kain Menerawang
Rayon dan katun tipis menerawang di depan jendela atau lampu. Taruh telapak tangan di balik kain di depan lampu: bila garis tangan terlihat jelas, kain akan terlihat tembus. Untuk menerima tamu, pilih kain yang lebih tebal atau pakai pakaian dalam berwarna senada. Untuk tidur di kamar sendiri, lapisan tambahan hanya menambah panas.
Daster untuk Tidur Berbeda dari Daster untuk Memasak
Satu daster jarang cocok untuk semua keperluan. Untuk tidur, lingkar yang jauh di atas ukuran tubuh dan lengan buntung lebih adem, karena udara dari kipas angin bisa mengalir di bawah kain. Untuk memasak, pilih lengan pendek yang pas dan panjang yang tidak menggantung. Ujung lengan yang lebar mudah tersangkut gagang panci atau menyentuh nyala kompor.
Memisahkan keduanya juga memperpanjang umur daster. Daster dapur akan terkena minyak dan bumbu, sedangkan daster tidur tetap bersih.
Motif Ramai Menyamarkan Noda Dapur
Warna polos terang menampakkan bercak minyak, kunyit, dan bekas ASI dari cucian pertama. Motif kecil yang ramai dan warna menengah menyamarkan noda yang tidak ikut hilang. Tidak ada pilihan warna yang membuat daster lebih adem di dalam rumah, jadi tentukan warna dari noda yang Anda hadapi, bukan dari suhu.
Jumlah Daster yang Cukup untuk Satu Minggu
Daster dipakai berkeringat dan dicuci cepat, sehingga yang dibutuhkan adalah rotasi, bukan koleksi. Satu daster dipakai, satu dijemur atau menunggu dicuci, satu cadangan kering: itu sudah tiga. Dengan cucian harian, tiga daster cukup. Dengan cucian dua atau tiga hari sekali, lima daster menutup satu minggu tanpa memakai ulang daster yang sudah berkeringat.
Dua daster berkancing depan untuk menyusui sudah memadai karena bayi membuat daster basah oleh ASI dan air liur. Sisanya boleh daster tanpa kancing yang lebih sederhana.
Kesimpulan
Bila Anda hanya bisa membandingkan satu hal di toko, bandingkan bentuk lengan dan serat kainnya. Daster katun atau rayon berlengan lega bertahan lebih lama daripada daster poliester murah, walaupun harga per potongnya lebih tinggi, karena lubang di ketiak dan bau keringat adalah dua alasan utama daster dibuang. Untuk ibu menyusui, kancing depan menentukan sebelum motif.
Cari sebagai panduan belanja independen membantu Anda membandingkan jenis produk dan menimbang pilihan sesuai kebutuhan sebelum memutuskan.
Pertanyaan / Jawaban
Daster apa yang paling adem untuk tidur di kamar berkipas angin?
Daster katun atau rayon viskosa berlengan buntung dengan lingkar badan yang longgar paling cocok. Serat penyerap keringat menarik lembap dari kulit, sedangkan lingkar yang lega membiarkan udara kipas mengalir di dalam kain. Daster poliester tipis yang pas badan menahan keringat di antara kulit dan kain, sehingga badan terasa lengket walaupun kipas berputar penuh. Untuk satu kamar dengan anggota keluarga lain, taruh telapak tangan di balik kain di depan lampu dan lihat apakah garis tangan masih terlihat jelas, karena kain setipis itu akan menerawang. Lapisan tambahan di kamar sendiri hanya menambah panas, jadi tidak perlu. Pilih juga motif kecil yang ramai bila daster itu akan terkena percikan minyak, karena bercak lebih tersamar.
Berapa ukuran daster yang pas untuk pinggul 100 cm?
Lingkar daster minimal 110 cm, yaitu 100 cm ditambah 10 cm kelonggaran. Karena lingkar sama dengan lebar rata dikali dua, lebar rata di bagian pinggul minimal 55 cm. Saat membeli daring, tanyakan kepada penjual apakah angka lebar pinggul yang tertera sudah dikali dua atau masih berupa lebar rata, sebab selisihnya bisa membuat daster sempit sama sekali. Untuk bahan katun atau rayon yang menyusut pada cucian pertama, ambil ukuran yang sedikit lebih besar daripada 110 cm. Ukur tubuh di bagian terlebar, entah dada, perut, atau pinggul, lalu letakkan daster di lantai dan ukur lebarnya dengan meteran jahit sebelum membayar.
Apakah daster rayon menyusut setelah dicuci?
Ya, rayon bisa menyusut pada cucian pertama, jadi ukurannya sebaiknya sedikit lebih besar daripada hasil hitungan tubuh. Seratnya rapuh saat basah. Tekan air keluar dengan telapak tangan tanpa dipelintir, lalu gantung pada hanger berbahu lebar. Daster rayon yang diperas keras dan dijepit di ujung bawah akan melar, sehingga ketiaknya turun dan lingkarnya berubah. Pakai air yang tidak terlalu panas dan cuci sekali sebelum menilai apakah ukuran barunya masih pas. Daster katun lebih tahan diperas keras dan boleh dijemur terbalik, sehingga jika kain rayon dan katun sama-sama ada di rak, katun lebih mudah dirawat.
Bagaimana memilih daster untuk ibu menyusui?
Pilih kancing depan dari leher sampai pusar dengan jarak rapat agar tidak terbuka saat membungkuk. Kancing tekan bisa dibuka dengan satu tangan saat bayi sudah menunggu. Bahannya katun atau rayon yang menyerap keringat, dengan lengan kimono agar tangan leluasa menggendong. Dengan cucian harian, dua daster berkancing sudah memadai: satu dipakai dan satu menunggu kering. Sisanya boleh daster tanpa kancing yang lebih sederhana untuk dipakai saat tidak menyusui. Bagi ibu hamil, pilih lebar badan yang memberi ruang bagi perut dan lihat dari samping di depan cermin apakah hem belakang tertarik naik.
Mengapa ketiak daster cepat robek?
Penyebab terbesar adalah lubang lengan sempit pada lengan sambung atau ukuran yang kekecilan, sehingga kain tertarik setiap kali tangan terangkat untuk menjemur atau mengambil barang di rak atas. Benang jahitan merenggang lalu putus. Daster berlengan kimono dengan sisipan belah ketupat di ketiak menghindari tarikan itu. Pada lengan sambung, ambil satu ukuran lebih besar dan tarik jahitan bawah ketiak perlahan di toko; benang yang sudah renggang menandakan jahitan tidak akan bertahan lama. Daster berlengan buntung sama sekali tidak punya masalah ini, jadi pilihan itu layak untuk Anda yang tidak keberatan lengan terbuka di rumah.
Berapa daster yang cukup untuk satu minggu?
Dengan cucian harian, tiga daster cukup: satu dipakai, satu dijemur, satu cadangan kering. Dengan cucian dua atau tiga hari sekali, lima daster menutup satu minggu tanpa memakai ulang daster yang sudah berkeringat. Pisahkan daster tidur dari daster dapur agar yang bersih tetap bersih dan yang terkena minyak tidak ikut menularkan noda. Ibu menyusui memasukkan dua daster berkancing depan ke dalam jumlah itu, bukan menambahnya di atasnya. Daster tidur boleh yang paling longgar, sedangkan daster dapur dipilih yang panjangnya tidak menggantung.
Kapan daster sudah tidak layak dipakai di depan tamu?
Saat kain di ketiak setipis kertas hingga cahaya menembus, atau jahitannya renggang, daster tinggal menunggu sobek. Tanda lain adalah kain yang menerawang: bila telapak tangan ditaruh di baliknya di depan lampu dan garis tangan terlihat jelas, kain akan tampak tembus. Daster seperti itu turun menjadi baju tidur di kamar sendiri, sedangkan untuk menerima tamu pilih kain yang lebih tebal atau pakai pakaian dalam berwarna senada. Rayon dan katun yang tipis paling cepat menerawang di depan jendela.
Lebih baik daster berlengan buntung atau berlengan kimono?
Lengan buntung menghindari masalah ketiak sama sekali dan paling adem, jadi cocok bila Anda tidak keberatan lengan terbuka di rumah. Lengan kimono dipilih bila lengan harus tertutup sampai siku. Untuk memasak, lengan pendek yang pas lebih aman daripada ujung lengan lebar yang mudah tersangkut gagang panci atau menyentuh nyala kompor. Daster tidur boleh longgar, sedangkan daster dapur dipilih yang ringkas dan tidak menggantung.