Cara Memilih Sikat Gigi Anak yang Lembut dan Sesuai Usia
Kepala Kecil dan Bulu Lembut Mengalahkan Gambar Karakter
Sikat gigi anak yang baik berkepala cukup kecil untuk sampai ke gigi paling belakang, berbulu lembut yang tidak melukai gusi, dan bergagang sesuai siapa yang memegangnya: orang tua untuk balita, anak sendiri untuk usia sekolah. Gambar karakter dan warna hanya penentu terakhir.
Dua kesalahan paling sering terjadi saat membeli: memilih ukuran dewasa karena tampak lebih awet, dan memilih sikat berlabel anak yang kepalanya masih terlalu besar. Kepala besar tidak masuk ke sudut belakang mulut. Gigi geraham susu, yang paling rawan berlubang, tidak tersentuh, sementara bagian depan yang mudah dijangkau tampak bersih.
Angka usia di kemasan hanyalah perkiraan produsen. Mulut dua anak berumur tiga tahun bisa berbeda ukurannya, jadi kepala sikat perlu dicocokkan dengan mulut anak Anda sendiri. Pengujiannya cukup di depan cermin dan memakan waktu semenit.
Bahan gagang, bentuk, dan jenis penggerak (manual atau baterai) menentukan seberapa mudah sikat dipakai tiap hari. Tidak satu pun menggantikan ukuran kepala dan kelembutan bulu. Sikat termahal dengan kepala yang tidak muat tetap gagal membersihkan gigi belakang.
Tahap perkembangan ikut menentukan. Bayi dengan satu atau dua gigi baru membutuhkan alat yang berbeda dari anak lima tahun yang ingin menyikat sendiri. Sikat yang tepat di satu tahap terasa janggal di tahap berikutnya, sehingga anak biasanya melewati dua atau tiga jenis sikat sebelum memakai ukuran remaja.
Satu hal tidak berubah di semua umur. Orang tua tetap memegang kendali atas sikat dan pasta giginya. Juru bicara Asosiasi Dokter Gigi Amerika (ADA) menyatakan hal itu dalam pembahasan takaran pasta gigi anak, dan takaran tersebut dipakai sebagai patokan di bagian pasta gigi di bawah.
Contoh yang sering terjadi: anak empat tahun menolak disikat gigi belakangnya, lalu orang tua mengira anak itu keras kepala. Padahal kepala sikat menyentuh pipi bagian dalam setiap kali masuk ke sudut itu, dan anak bereaksi pada rasa tidak nyaman, bukan pada penyikatan.
Ukuran Kepala Sikat Menentukan Jangkauan ke Gigi Belakang
ADA menyebut sikat gigi anak harus berkepala cukup kecil untuk digerakkan dengan mudah di dalam mulut anak. Kalimat itu terdengar umum, padahal bisa diuji sendiri dalam beberapa detik.
Uji jangkauan di depan cermin
Minta anak membuka mulut seperti saat diperiksa dokter, lalu masukkan sikat kosong tanpa pasta. Geser kepala sikat ke permukaan gigi geraham paling belakang, bagian atas dan bawah. Sikat yang pas mencapai sana tanpa menekan pipi bagian dalam, tanpa menyentuh pangkal lidah yang memicu rasa mual, dan tanpa membuat anak mengatupkan rahang.
Sikat berkepala terlalu panjang paling terasa di bagian belakang atas. Di sana ruang antara gigi dan pipi paling sempit, dan anak akan menepis sikat atau menutup mulut setiap kali Anda mendekat. Penolakan yang terjadi di titik yang sama setiap hari menandakan ukuran, bukan watak anak. Ukur ulang kepala sikat sebelum menegur.
Kepala kecil tidak berarti bulu sedikit
Sebuah kepala kecil dengan bulu rapat tetap membersihkan satu gigi dalam satu kali gesekan. Yang perlu dihindari adalah kepala yang dibuat pendek dan sempit sambil bulunya jarang. Sikat seperti itu terasa lembut tetapi menuntut lebih banyak gerakan untuk membersihkan jumlah gigi yang sama.
Rahang tumbuh mengikuti usia. Sikat yang pas di umur empat tahun bisa terasa sempit di umur tujuh, dan pada saat itu kepala yang sedikit lebih besar boleh dipakai selama tetap lolos uji gigi belakang. Ukur ulang setiap kali mengganti sikat, jangan membeli ukuran yang sama hanya karena mudah.
Bulu Lembut Berujung Bulat Melindungi Gusi
ADA menganjurkan bulu lembut karena risiko lecet pada gusi lebih kecil. Gusi anak tipis dan mudah memerah, jadi anjuran itu berlaku lebih tegas pada mereka. Tidak ada alasan untuk naik ke bulu sedang demi membersihkan lebih kuat, sebab yang bertambah hanyalah risiko luka.
Menguji kelembutan tanpa angka standar
Kemasan memakai istilah yang tidak seragam: lembut, ekstra lembut, sangat lembut. Tidak ada angka yang bisa Anda baca di rumah, jadi uji dengan jari. Tekan ujung bulu pada ujung jari dan perhatikan apakah bulu melengkung mudah tanpa terasa menusuk. Bulu yang terasa tajam di kulit Anda akan lebih keras lagi di gusi anak.
Ujung bulu dan kondisi bulu
Ujung bulu yang membulat dan rata lebih ramah daripada ujung runcing seperti jarum halus. Lihat dengan kaca pembesar ponsel bila ujungnya tidak jelas. Bulu yang sudah menyebar ke samping setelah beberapa pekan pemakaian punya pembahasan sendiri pada bagian penggantian sikat.
Gagang Panjang untuk Orang Tua, Gemuk untuk Anak
Siapa yang memegang sikat menentukan bentuk gagang. Pada balita, tangan Anda yang bekerja. Gagang yang lurus dan agak panjang memudahkan Anda mengatur sudut di mulut yang bergerak, sedangkan gagang pendek dan tebal khusus tangan kecil justru canggung di genggaman dewasa.
Saat anak mulai ingin menyikat sendiri, gagang yang lebih gemuk dengan permukaan karet atau bertekstur lebih mudah digenggam seluruh telapak. Gagang licin terlepas dari tangan basah dan jatuh ke lantai kamar mandi, lalu anak enggan memakainya lagi.
Masa peralihan bisa dijembatani dengan dua sikat. Anak menyikat sendiri dengan sikat bergagang gemuk, kemudian Anda menyempurnakan dengan sikat bergagang lurus berkepala sama kecil. Anak merasa mandiri, dan gigi belakang tetap dibersihkan.
Silikon Jari untuk Gigi Pertama, Berbulu untuk Berikutnya
Gigi susu pertama muncul pada paruh kedua tahun pertama. ADA menganjurkan penyikatan dimulai segera setelah gigi mulai tampak di mulut, dan pilihan alatnya menyempit pada dua jenis: sikat jari berbahan silikon atau sikat kecil berbulu sangat lembut.
Saat sikat jari silikon masih masuk akal
Sikat jari silikon cocok untuk satu atau dua gigi depan yang baru tumbuh. Bentuknya seperti sarung jari berbonggol lunak, sehingga Anda merasakan sendiri tekanan di gusi bayi. Gusi yang gatal pun terbantu karena bonggolnya lembut.
Setelah beberapa gigi tumbuh, termasuk geraham pertama, sela dan sudut belakang lebih mudah dijangkau sikat berbulu kecil bergagang. Bonggol silikon lebar dan tidak punya ujung yang masuk ke sela. Peralihan ke sikat berbulu masuk akal ketika gigi mulai berderet.
Kain kasa basah untuk gusi sebelum gigi tampak
Sebelum gigi tampak, gusi bisa dibersihkan dengan kain kasa bersih yang dibasahi air matang. Begitu satu gigi muncul, sikat jari silikon atau sikat bayi berbulu sangat lembut menggantikannya. Membeli kedua jenis sikat itu sekaligus sia-sia untuk fase yang hanya berlangsung beberapa bulan.
Sikat Manual atau Bertenaga Baterai, Tergantung Kesabaran Anak
Apa kata ADA dan apa artinya di rumah
ADA menyatakan sikat manual maupun bertenaga baterai sama-sama dapat bekerja efektif, dan orang yang kesulitan menggerakkan tangan, termasuk anak, bisa terbantu sikat bertenaga baterai. Jadi pertanyaannya bukan mana yang lebih ampuh, melainkan mana yang benar-benar dipakai sampai selesai.
Anak yang cocok dengan getaran dan yang tidak
Sikat bergetar membantu anak yang gerakan tangannya belum teratur, sebab sikat yang bekerja sendiri mengurangi kebutuhan menggosok tepat. Namun bunyi motor dan getaran di mulut membuat sebagian anak menolak, terutama balita yang peka. Coba beberapa hari di tangan anak sebelum membuang sikat manualnya.
Sikat manual tetap masuk akal untuk dua kelompok. Pertama, balita yang Anda sikat sendiri, karena tangan Anda sudah mengatur gerakan. Kedua, anak yang terganggu getaran. Untuk anak sekolah yang terburu-buru, sikat baterai dengan penanda waktu bawaan membantu menyelesaikan durasinya.
Pada sikat baterai, periksa dua hal. Ukuran kepala harus tetap sekecil sikat manual anak. Penutup baterai harus terkunci sekrup atau pengunci yang sulit dibuka tangan balita.
Takaran Pasta Gigi Ikut Menentukan Ukuran Sikat
ADA menganjurkan pasta gigi berfluorida untuk anak di bawah tiga tahun hanya sebanyak olesan tipis seukuran sebutir beras. Untuk anak tiga hingga enam tahun, takarannya sebesar biji kacang polong. Takaran itu berkaitan langsung dengan sikat, sebab olesan sebutir beras hanya terlihat wajar di kepala sikat yang kecil.
Pada kepala sikat besar, pasta yang sedikit tampak kosong di permukaan bulu, dan tangan cenderung menambah. Balita mudah menelan busa. Itu sebabnya Anda tetap memegang sikat dan tabung pasta pada usia kecil, sejalan dengan pernyataan juru bicara ADA bahwa orang tua yang mengendalikan sikat dan pastanya.
Rasa pasta yang sangat manis mendorong anak menelan. Pilih rasa yang ringan agar anak mau meludah.
Bagian Lepas, Baterai, dan Retakan yang Perlu Diperiksa
Sikat gigi anak dimasukkan ke mulut dan digigit. Goyangkan setiap bagian yang tampak terpisah dari badan sikat: cincin penahan jari, pegangan karet tambahan, gambar yang menempel, hiasan di ujung gagang. Bagian yang bergoyang saat Anda tarik ringan akan lepas di mulut anak.
Baterai kancing yang tertelan termasuk keadaan darurat, jadi penutupnya harus terkunci rapat. Pada sikat jari silikon, periksa apakah silikon retak atau bonggolnya terkelupas setelah digigit. Sikat yang mulai retak layak dibuang meski bulunya masih rapi.
Bahan gagang yang berbau tajam sebaiknya diganti. Cuci dulu dengan air hangat sebelum pemakaian pertama dan perhatikan apakah warnanya luntur.
Dua Anak dalam Satu Kamar Mandi
Sikat serupa dengan warna berbeda mencegah tertukar, dan warna itu sebaiknya dikaitkan dengan anak sejak sikat dibeli. Letakkan tegak dengan kepala menghadap atas dan jarak lebar antarsikat, supaya kepalanya tidak bersentuhan dan bulunya cepat kering. Gelas bersama untuk semua sikat membuat kepala saling menempel.
Bulu yang Menyebar Menandai Waktu Mengganti Sikat
ADA menganjurkan penggantian sikat gigi setiap tiga hingga empat bulan, atau lebih cepat bila bulunya kusut atau menyebar. Satu anak membutuhkan tiga sampai empat sikat dalam setahun, dan dua bersaudara membutuhkan enam sampai delapan. Angka itu berguna untuk membeli sekaligus satu paket, sehingga tidak perlu mencari ukuran yang pas saat bulu sudah rusak.
Anak balita yang menggigit sikat merusak bulu lebih cepat dari jadwal tiga bulan. Lihat sikat dari atas. Bulu yang tadinya tegak lalu condong ke samping seperti bunga mekar sudah kehilangan kemampuan membersihkan, apa pun tanggal belinya.
Tutup kepala sikat berguna di dalam tas selama bepergian. Di rumah, biarkan terbuka dan kering, karena tutup yang rapat menahan lembap di bulu.
Gambar Karakter dan Penanda Waktu Boleh Menentukan Pilihan Terakhir
Setelah ukuran kepala, kelembutan bulu, dan keamanan bagian kecil terpenuhi, pilihan terakhir boleh jatuh pada hal yang membuat anak mau memegang sikat. Tokoh kesukaan, warna pilihan sendiri, atau penanda dua menit yang menyala membantu anak yang menolak menyikat gigi tanpa merusak keputusan teknis.
Urutannya penting. Karakter pada sikat berkepala besar tetap tidak masuk ke mulut anak, dan hiasan bersuara menambah bagian kecil yang berisiko. Bila dua sikat sama dalam ukuran kepala dan kelembutan, ambil yang paling disukai anak. Bila tidak sama, ukuran kepala menang.
Kesimpulan
Masukkan kepala sikat ke mulut anak sebelum menimbang hal lain. Sikat yang tidak mencapai gigi geraham belakang tanpa menyentuh pipi harus gugur, apa pun gambarnya. Sesudah itu bulu lembut dan bagian yang kokoh menjadi syarat tetap, sedangkan manual atau baterai dan pilihan karakter hanya menyesuaikan kebiasaan anak. Cari sebagai panduan belanja independen membantu Anda membandingkan jenis produk dan menimbang pilihan sesuai kebutuhan sebelum memutuskan.
Pertanyaan / Jawaban
Sejak usia berapa anak perlu sikat gigi berbulu?
Penyikatan dimulai segera setelah gigi susu pertama tampak di mulut. Pada tahap satu atau dua gigi, sikat jari silikon masih cukup. Saat gigi mulai berderet dan geraham pertama muncul, pindah ke sikat kecil berbulu sangat lembut karena bonggol silikon tidak masuk ke sela. Anak yang giginya baru dua tidak perlu dipaksa memakai sikat berbulu. Anak dengan deretan gigi depan penuh sudah layak mendapat sikat yang kepalanya lolos uji gigi belakang di depan cermin. Bila Anda ragu apakah anak sudah waktunya pindah, coba masukkan sikat berbulu kecil ke mulutnya: jika bisa menjangkau sela dan sudut tanpa membuatnya menolak, peralihan itu sudah wajar.
Bisakah anak memakai sikat gigi elektrik?
Bisa, karena sikat manual maupun bertenaga baterai sama-sama efektif menurut ADA, dan anak yang tangannya belum terkoordinasi justru terbantu. Uji selama beberapa hari. Anak yang tenang dengan getaran akan menyelesaikan durasi dengan lebih mudah, sedangkan anak yang menutup mulut begitu motor menyala sebaiknya kembali ke sikat manual. Untuk balita yang Anda sikat sendiri, sikat manual berkepala kecil sudah mencukupi karena tangan Anda yang mengatur gerakan. Anak yang menolak getaran tetap terlayani dengan sikat manual yang kepalanya kecil, jadi tidak ada keharusan berpindah. Pada anak sekolah yang terburu-buru, model baterai dengan penanda waktu membantu menyelesaikan durasi. Pada model baterai, pastikan kepalanya tetap kecil dan penutup baterainya terkunci sekrup.
Berapa banyak pasta gigi yang boleh dipakai untuk anak?
Anak di bawah tiga tahun mendapat olesan tipis seukuran sebutir beras, sedangkan anak tiga hingga enam tahun sebesar biji kacang polong. Untuk balita dua tahun dengan gigi yang masih sedikit, olesan itu hampir tidak terlihat di kepala sikat yang kecil, dan memang begitu seharusnya. Anda yang memegang tabung dan sikat, sehingga takaran tidak bertambah saat anak meminta lebih banyak busa. Rasa pasta yang ringan juga membantu anak mau meludah, sedangkan rasa yang sangat manis mendorong anak menelan. Kepala sikat besar membuat olesan sebutir beras tampak kosong, dan di situ tangan cenderung menambah. Karena itu ukuran kepala yang tepat ikut menjaga takaran tetap kecil, terutama pada balita yang masih mudah menelan busa.
Bulu sikat lembut atau sedang, mana yang lebih baik untuk anak?
Pilih lembut. Gusi anak tipis, dan ADA menganjurkan bulu lembut karena risiko lecetnya lebih kecil. Kemasan tidak seragam dalam menyebut kelembutan, jadi tekan ujung bulu pada ujung jari Anda. Terasa menusuk di ujung jari berarti sikat itu terlalu keras untuk anak apa pun yang tertulis di kemasannya. Sikat dengan bulu yang sudah menyebar ke samping juga perlu diganti, seberapa pun lembutnya saat baru. Anak yang gusinya mudah memerah paling terlindungi oleh bulu lembut berujung bulat. Uji ujung bulu di ujung jari Anda sendiri sebelum sikat dipakai pertama kali, dan perhatikan juga ujung bulu yang membulat.
Apakah sikat jari silikon cukup untuk bayi?
Cukup untuk fase satu atau dua gigi depan yang baru tumbuh, terutama saat gusi terasa gatal. Setelah deret gigi bertambah dan geraham pertama muncul, bonggol silikon tidak menjangkau sela dan sudut belakang, sehingga sikat kecil berbulu lembut menggantikannya. Sebelum gigi pertama tampak, kain kasa basah sudah cukup untuk membersihkan gusi, jadi tidak perlu membeli sikat jari lebih awal. Bonggol silikon yang retak atau terkelupas setelah digigit berarti sikat itu harus dibuang, walaupun bayi tampak masih menyukainya.
Berapa lama satu sikat gigi anak boleh dipakai?
Patokan ADA adalah tiga hingga empat bulan, atau lebih cepat bila bulunya kusut atau menyebar. Untuk satu anak itu berarti tiga sampai empat sikat per tahun, dan untuk dua anak enam sampai delapan. Anak yang gemar menggigit sikat merusak bulu sebelum jadwal itu tiba, jadi putuskan dengan melihat bulu dari atas dan jangan menunggu tanggal. Sikat yang retak dibuang meski bulunya masih rapi. Pada keluarga dengan dua anak, jadwal itu mudah digabung: beli sekaligus empat sikat tiap kali, dua untuk masing-masing anak, dan simpan cadangan sampai dibutuhkan.
Bagaimana memilih sikat untuk dua anak yang umurnya berbeda?
Beli dua ukuran kepala, masing-masing diuji di mulut pemakainya, dengan warna berbeda agar tidak tertukar. Adik yang masih Anda sikat sendiri membutuhkan gagang lurus agak panjang dan kepala kecil. Kakak yang menyikat sendiri membutuhkan gagang lebih gemuk dengan kepala yang tetap lolos uji gigi belakang. Simpan keduanya tegak dengan jarak lebar supaya kepala sikat tidak bersentuhan dan cepat kering. Gambar karakter boleh menentukan bila kedua sikat setara dalam ukuran kepala dan kelembutan bulu.
Mengapa anak menolak sikat gigi yang baru dibeli?
Periksa dulu ukuran kepala. Kalau kepala menyentuh pipi bagian dalam atau pangkal lidah di bagian belakang, penolakan itu masuk akal. Penyebab lain adalah bulu yang terlalu keras, rasa pasta yang terlalu manis, atau getaran motor pada sikat baterai. Setelah ketiganya beres, gambar tokoh kesukaan atau penanda waktu yang menyala boleh dipakai sebagai alasan agar anak mau memegang sikat itu lagi.