Cara Memilih Mainan Gigitan Bayi untuk Gusi yang Gatal saat Tumbuh Gigi
Bahan Lunak, Bentuk Besar, dan Dingin Tanpa Beku Keras
Mainan gigitan yang layak dibeli terbuat dari silikon kelas pangan atau karet alam yang lentur, berbentuk gagang atau cincin besar yang tidak mungkin masuk seluruhnya ke mulut bayi, dan tanpa rongga berisi cairan. Dinginkan di kulkas biasa, bukan di freezer, dan cuci setiap kali jatuh atau habis dipakai.
Gigi susu pertama muncul pada usia enam hingga sepuluh bulan, tetapi gusi sudah bisa terasa tidak nyaman sejak usia tiga bulan. Selama itu bayi menggigit apa pun yang terjangkau: jari, sendok, tepi kereta dorong, ujung selimut. Mainan gigitan memberi sasaran yang aman bagi dorongan itu.
Tiga hal menentukan mana yang cocok. Bahan harus cukup lunak untuk ditekan gusi yang bengkak namun cukup kenyal agar tidak pecah. Bentuk harus punya gagang atau bagian lebar yang tetap berada di luar bibir. Permukaan harus bisa dicuci sampai bersih, sebab benda ini masuk mulut puluhan kali dalam sehari dan jatuh ke lantai hampir sama sering.
Rak perlengkapan bayi juga memajang benda yang tampak meyakinkan tetapi bermasalah: kalung gigi dari kayu atau ambar, mainan berisi air yang bisa dibekukan, dan gel pereda yang dioleskan ke gusi. Sebagian di antaranya dinasihatkan untuk dijauhi oleh American Academy of Pediatrics, dan alasannya dibahas di bawah.
Satu bayi hampir tidak pernah memerlukan lebih dari dua mainan gigitan. Anggaran yang tersisa lebih berguna untuk kain lap kecil yang bisa dibasahi, diperas, dan didinginkan, karena kain itu murah dan bisa masuk mesin cuci. Masa gigi tumbuh berlangsung berbulan-bulan, jadi yang dicari adalah barang yang bertahan dicuci berulang kali, bukan yang paling banyak hiasan.
Tidak semua rewel pada usia ini berasal dari gusi. Demam atau diare bukan gejala gigi tumbuh, sehingga bayi dengan tanda itu perlu diperiksa dokter dan tidak cukup dibelikan mainan baru. Usia bayi juga memengaruhi bentuk yang cocok, sebab bayi tiga bulan memegang dengan seluruh telapak, sedangkan bayi yang lebih besar mulai membawa benda ke mulut sendiri.
Gusi Bengkak Dimulai Sebelum Gigi Terlihat
Bayi lahir dengan kedua puluh gigi susunya sudah tersimpan di dalam rahang. Gigi seri bawah muncul lebih dulu, dan satu set lengkap biasanya sudah ada ketika anak berusia tiga tahun. Dua puluh gigi yang menembus gusi satu per satu berarti urusan menggigit ini berlangsung berbulan-bulan, bukan seminggu.
Gejala yang memang berasal dari gigi
Gusi bengkak dan nyeri, air liur berlebihan, rewel, dorongan mengunyah, dan ruam tipis di sekitar mulut akibat air liur adalah gejala yang cocok dengan gigi tumbuh. Semuanya bisa ditolong dengan sesuatu yang aman untuk digigit. Itu tugas mainan gigitan.
Gejala yang bukan dari gigi
Demam, tangis yang jauh lebih hebat dari biasanya, diare, ruam popok, dan pilek berulang bukan gejala gigi tumbuh. Bayi dengan tanda itu perlu diperiksa dokter, terutama bila diare berlangsung lebih dari satu hari. Mainan gigitan tidak menyembuhkan penyebab semacam itu, dan menganggap semuanya karena gigi menunda penanganan.
Silikon, Karet Alam, Kayu, dan Plastik Keras
Empat bahan mendominasi rak, dan masing-masing menyelesaikan satu masalah sambil membawa masalah lain.
Silikon kelas pangan
Silikon menjadi pilihan utama untuk bayi pertama. Permukaannya tidak menyerap air liur, bisa dicuci dengan sabun dan air panas, dan banyak yang tahan direbus atau dikukus. Lenturnya memijat gusi tanpa menggores. Cari keterangan kelas pangan atau aman untuk makanan di kemasan, serta pernyataan bebas BPA. Bau kimia yang menyengat saat kemasan dibuka adalah alasan untuk mengembalikan barang itu.
Karet alam
Karet alam berasal dari getah pohon karet, dengan tekstur yang sedikit lebih kenyal dan hangat di tangan. Kekurangannya ada pada protein lateks, yang bisa memicu alergi pada sebagian bayi. Untuk keluarga dengan riwayat alergi lateks, silikon adalah pilihan yang lebih aman.
Kayu
Kayu mulus terasa menarik, tetapi menyerap air liur dan sulit kering sempurna, sehingga jamur bisa tumbuh di serat yang tidak terlihat. Bila kayu retak, serpihan dapat lepas ke mulut. Kayu cocok sebagai tambahan untuk bayi yang lebih besar dan diawasi, bukan sebagai satu-satunya mainan gigitan di tas.
Plastik keras
Plastik keras tidak melunak saat digigit. Ia tidak memijat gusi, dan retakan halus yang muncul setelah beberapa bulan sulit terlihat. Bayi yang baru mulai tumbuh gigi mendapat tekanan yang lebih lembut dari silikon atau karet lentur.
Gagang atau Cincin Besar Menjaga Mainan di Luar Bibir
Pada bayi, keselamatan lebih ditentukan oleh bentuk daripada bahan. Mainan yang kecil dan bulat bisa tersangkut di tenggorokan, sedangkan yang terlalu panjang bisa terdorong ke belakang ketika bayi menggigit kuat. Gagang atau cincin besar menjaga agar bagian utamanya tetap berada di luar bibir.
Uji yang bisa dilakukan di rumah
Pegang mainan dan bayangkan seluruhnya masuk ke mulut bayi yang sedang menganga. Bila bisa masuk, mainan itu terlalu kecil. Tarik juga setiap sambungan, tonjolan, dan hiasan dengan kuat. Bagian yang bergerak atau mulai terlepas akan pecah saat digigit, dan serpihannya masuk ke mulut.
Tekstur dan rongga
Permukaan bertekstur, seperti tonjolan kecil atau garis, membantu memijat gusi. Alur yang terlalu dalam mengumpulkan sisa air liur dan susu serta menyulitkan pencucian, jadi pilih tekstur yang bisa digosok dengan jari atau sikat botol. Mainan dengan lubang kecil yang tembus ke dalam menyimpan lembap, dan setelah sebulan bagian dalamnya berbau tanpa terlihat dari luar.
Cincin, Gagang, Sikat Gigi Silikon, dan Saringan Buah
Keempat bentuk ini menjawab kebutuhan yang berbeda, dan memilih yang tidak sesuai dengan usia membuat barangnya tergeletak tak terpakai.
Cincin
Cincin adalah bentuk dasar. Bayi tiga hingga lima bulan yang belum pandai menggenggam dengan tepat biasanya memegang cincin dengan seluruh telapak dan memasukkan bagian mana pun ke mulut. Lubang di tengah memudahkan pegangan, dan lingkarannya harus cukup lebar agar bagian yang masuk mulut selalu hanya sebagian.
Gagang dengan kepala bertekstur
Bentuk bergagang lebih cocok untuk bayi yang mulai bisa membawa benda ke mulut sendiri. Gagang panjang menjangkau gusi belakang, tempat geraham kelak tumbuh, bagian yang sulit dicapai cincin. Kepala bertekstur harus pendek agar tidak terdorong terlalu dalam.
Sikat gigi silikon
Sikat gigi silikon, dengan bulu lunak pendek di satu sisi, berguna ketika gigi pertama sudah menembus gusi. Ia mengenalkan bayi pada sikat dan membersihkan permukaan gigi yang baru muncul. Pegangannya harus punya pelindung lebar agar tidak masuk terlalu dalam. Alat ini melengkapi mainan gigitan. Ia tidak menggantikannya.
Saringan buah dengan gagang
Kantong jaring dengan gagang, yang diisi potongan buah atau sayur, memberi dingin dan rasa sekaligus. Alat ini hanya masuk akal bagi bayi yang sudah makan padat, dan jaringnya harus diganti begitu robek. Untuk bayi yang masih minum ASI atau susu saja, alat ini belum perlu dibeli.
Isi Cairan Mudah Bocor, Jadi Dingin Cukup dari Kulkas
Dingin meredakan gusi yang bengkak, dan mainan gigitan yang didinginkan adalah cara paling murah untuk mendapatkannya. Persoalannya ada pada cara mendinginkan.
Mainan berisi air atau gel
Mainan yang rongganya berisi cairan dan dirancang untuk dibekukan dapat bocor atau sobek, dan cairan di dalamnya tidak dapat Anda cuci. Pilih mainan padat. Rongga berisi cairan tidak layak dibeli.
Kulkas biasa, bukan freezer
Simpan mainan gigitan padat di kulkas biasa sampai terasa sejuk, lalu berikan. Hindari freezer, karena benda yang beku keras terlalu keras bagi gusi yang bengkak dan terlalu dingin bagi kulit mulut bayi yang tipis. Lap basah yang diperas lalu didinginkan memenuhi tujuan yang sama dan mudah diganti.
Kalung dan Gelang Gigi Tidak Termasuk Daftar Belanja
Kalung dan gelang yang dipasarkan sebagai perhiasan gigi tumbuh, baik dari ambar, kayu, marmer, maupun silikon, membawa risiko tercekik dan tertelan manik yang lepas. American Academy of Pediatrics menyebut risiko ini di situs healthychildren.org. Mainan gigitan biasa memberi manfaat yang sama tanpa tali di leher bayi.
Gel Pereda Gusi Perlu Bicara dengan Dokter Dahulu
Gel oles untuk gusi tampak praktis, tetapi air liur bayi membasuhnya dalam waktu singkat sehingga efeknya tidak bertahan. Situs yang sama memperingatkan bahwa produk berbahan benzokain dan lidokain berisiko serius bagi bayi, dan bahwa tablet atau gel homeopati untuk gigi tumbuh tidak aman. Alkohol juga tidak boleh dioleskan ke gusi. Bayi yang tampak sangat kesakitan sebaiknya dibawa ke dokter anak sebelum Anda membeli apa pun yang dioleskan atau diminum. Tanyakan dulu.
Mencuci Setelah Dipakai dan Setelah Jatuh
Cuci harian
Mainan gigitan terkena air liur, jatuh ke lantai, dan dipegang tangan yang belum tentu bersih. Cuci dengan sabun lembut dan air mengalir setelah dipakai, lalu sikat alur dan sudutnya dengan sikat botol kecil. Mainan yang jatuh di tempat umum, misalnya lantai ruang tunggu, harus dicuci sebelum kembali ke mulut bayi.
Rebus atau kukus
Bila di kemasan tertulis boleh direbus atau dikukus, lakukan itu pada mainan baru sebelum pemakaian pertama dan sesekali sesudahnya. Bahan yang tidak disebut tahan panas jangan direbus, karena bisa melunak atau berubah bentuk. Keringkan sampai benar-benar kering sebelum disimpan di wadah tertutup atau dimasukkan ke kulkas.
Retak, Lengket, dan Bagian Lepas Berarti Waktunya Dibuang
Mainan gigitan dipakai setiap hari oleh gusi dan gigi yang makin tajam. Periksa permukaannya setiap kali mencuci. Retakan halus, permukaan yang lengket atau mengelupas, warna memudar tidak rata, bau yang tidak hilang setelah dicuci, dan bagian yang mulai terlepas adalah tanda untuk menggantinya. Mainan yang tampak utuh tetapi sudah menjatuhkan serpihan kecil juga harus dibuang.
Dua Buah dengan Bentuk Berbeda Sudah Cukup
Satu mainan didinginkan di kulkas, satu lagi dipakai bayi. Ketika yang dipakai jatuh atau basah, tukar dengan yang sejuk, lalu cuci yang tadi. Tiga buah berguna bagi keluarga yang banyak bepergian dan butuh cadangan di tas. Dua buah dengan bentuk berbeda, misalnya satu cincin dan satu bergagang, lebih bermanfaat daripada dua yang sama, karena bentuknya menjangkau bagian gusi yang berbeda.
Kesimpulan
Untuk bayi di bawah enam bulan, satu cincin silikon padat sudah cukup, dan bentuk bergagang baru ditambahkan ketika ia mulai menggenggam sendiri. Kalung gigi, gel oles, dan mainan berisi cairan dilewati tanpa penyesalan, sebab gantinya lebih aman dan lebih murah.
Cari sebagai platform perbandingan harga dan panduan belanja terlengkap di Indonesia memudahkan Anda menemukan dan membandingkan produk terbaik sesuai kebutuhan sebelum memutuskan.
Pertanyaan / Jawaban
Mulai usia berapa bayi perlu diberi mainan gigitan?
Mulai saat gusinya terasa mengganggu. Tandanya adalah air liur berlebihan, tangan yang terus masuk ke mulut, dan rewel tanpa sebab lain yang jelas. Rasa tidak nyaman itu bisa muncul sejak usia tiga bulan, jauh sebelum gigi pertama terlihat pada usia enam hingga sepuluh bulan. Untuk bayi empat bulan yang belum pandai menggenggam, cincin silikon lentur dengan lubang di tengah sudah cukup, karena ia memegangnya dengan seluruh telapak. Bentuk bergagang menunggu sampai ia bisa membawa benda ke mulut sendiri. Sebelum membelinya, periksa kemasan: silikon kelas pangan, bebas BPA, tanpa rongga berisi cairan, dan tanpa bagian kecil yang bisa lepas.
Bolehkah mainan gigitan dimasukkan ke freezer?
Sebaiknya tidak. Itu keputusan yang mudah. Benda yang beku keras terlalu keras bagi gusi yang bengkak dan terlalu dingin bagi kulit mulut bayi yang tipis. Kulkas biasa sudah membuat mainan padat terasa sejuk, dan itu cukup untuk meredakan gusi. Tidak perlu lebih dingin lagi. Bagi yang ingin sesuatu lebih dingin, lap kecil yang dibasahi, diperas, lalu didinginkan memberi efek serupa tanpa menjadi keras. Mainan berisi cairan pun tidak cocok untuk pendinginan ekstrem karena bisa bocor atau sobek, dan cairan di dalamnya tidak dapat dicuci. Pilih yang padat, simpan di kulkas biasa, dan angkat ketika sudah terasa sejuk.
Mengapa bayi tetap rewel dan demam padahal sudah diberi mainan gigitan?
Demam, tangis yang jauh lebih hebat dari biasanya, diare, ruam popok, dan pilek berulang bukan gejala gigi tumbuh. Mainan gigitan hanya menolong nyeri gusi, jadi gejala lain perlu diperiksa dokter. Bayi yang diare lebih dari satu hari sambil digigitkan mainan sebaiknya segera dibawa ke dokter anak, tanpa menunggu gigi muncul, agar penyebab sebenarnya diketahui. Mainan baru tidak akan menolong bila penyebabnya bukan gusi, dan menunda pemeriksaan hanya memperpanjang masalahnya. Bayi yang sedang tumbuh gigi dan demam tetap diperlakukan sebagai tanda untuk diperiksa, bukan dimaklumi.
Berapa mainan gigitan yang sebaiknya dibeli untuk satu bayi?
Dua buah dengan bentuk berbeda. Itu cukup. Satu didinginkan di kulkas dan satu dipakai, lalu ditukar bila yang dipakai jatuh atau basah. Untuk bayi lima bulan, satu cincin dan satu bentuk bergagang pendek menjangkau bagian gusi yang berbeda. Tiga buah baru masuk akal bagi keluarga yang banyak bepergian dan perlu cadangan di tas. Selebihnya hanya memenuhi laci, karena bayi memakai satu mainan pada satu waktu, sementara yang lain menunggu dingin atau dicuci. Pilih bentuk yang berbeda untuk keduanya, sebab gusi depan dan belakang membutuhkan jangkauan yang tidak sama.
Bisakah kalung gigi dipakai hanya saat bayi diawasi?
Sebaiknya tidak dibeli sama sekali. Alasannya sederhana. Risiko tercekik dan manik yang lepas bisa terjadi dalam hitungan detik, dan pengawasan penuh tidak mungkin dijaga sepanjang hari. Mainan gigitan biasa dari silikon memberi manfaat yang sama tanpa tali di leher. Anda yang sudah memiliki kalung semacam itu sebaiknya menyimpannya di luar jangkauan bayi dan tidak memakainya sebagai perhiasan bayi. Gantilah dengan cincin atau mainan bergagang dari silikon, yang memberi sasaran gigit tanpa tali. Kalung dari ambar, kayu, marmer, maupun silikon sama saja dalam hal risiko tercekik, jadi bahan kalung tidak mengubah keputusannya.
Apakah gel pereda gusi aman dipakai ketika bayi tidak bisa tidur karena gusinya sakit?
Gel yang mengandung benzokain atau lidokain berisiko serius bagi bayi, dan tablet atau gel homeopati untuk gigi tumbuh tidak aman. Alkohol juga tidak boleh dioleskan ke gusi. Karena air liur membasuh gel dengan cepat, manfaatnya pun pendek. Untuk malam yang sulit, berikan mainan gigitan yang sejuk lebih dulu. Bayi yang tampak sangat kesakitan sebaiknya dibawa ke dokter anak sebelum Anda memberi produk apa pun. Sampai pemeriksaan itu, kain lap dingin yang diperas dan mainan silikon dari kulkas adalah satu-satunya yang layak dicoba di rumah.
Bagaimana membersihkan mainan gigitan yang jatuh di lantai ruang tunggu?
Jangan langsung dikembalikan. Cuci dengan sabun lembut dan air mengalir sebelum kembali ke mulut bayi, gosok alur dan sudutnya dengan sikat kecil, lalu keringkan. Itulah gunanya cadangan kedua di tas: bayi tetap punya sesuatu untuk digigit selama yang jatuh menunggu dicuci. Perebusan atau pengukusan hanya dilakukan bila label kemasan mengizinkannya, karena bahan yang tidak tahan panas bisa melunak atau berubah bentuk. Sesudah dicuci, keringkan sampai benar-benar kering sebelum mainan masuk ke wadah tertutup atau ke kulkas.
Mana yang lebih baik untuk bayi lima bulan, silikon atau kayu?
Silikon, tanpa ragu. Permukaannya tidak menyerap air liur dan mudah dicuci, sedangkan kayu menyerap air liur, sulit kering sempurna, dan bisa berjamur di serat yang tidak terlihat. Bila kayu retak, serpihannya dapat lepas ke mulut bayi. Kayu hanya cocok sebagai tambahan untuk bayi yang lebih besar dan diawasi, bukan sebagai mainan gigitan utama di tas. Anda yang tetap ingin membeli kayu sebaiknya memeriksa retakan setiap kali mencuci dan membuangnya begitu serpihan terlihat. Bagi bayi yang baru mulai tumbuh gigi, silikon atau karet lentur memberi tekanan yang lebih lembut pada gusinya.