Cara Memilih Kertas Cat Air Berdasarkan Gramatur dan Tekstur Permukaan

Cara Memilih Kertas Cat Air Berdasarkan Gramatur dan Tekstur Permukaan
Beli Sekarang di Blibli

Berat Kertas Menentukan Apakah Lembar Tetap Rata

Untuk pemula, pilih kertas cat air cold press 300 gsm (140 pon) berbahan katun campuran atau katun penuh. Gramatur 300 menahan air dengan lengkungan yang masih bisa diatasi, permukaan cold press cukup serbaguna untuk sapuan rata maupun butiran pigmen, sedangkan serat katun lebih menyerap dan lebih awet daripada pulp kayu.

Dua angka di sampul pak kertas menentukan sebagian besar hasil: gramatur dan jenis permukaan. Gramatur menjawab apakah kertas melengkung begitu basah. Permukaan menjawab bagaimana cat mengendap dan mengering. Bahan serat baru terasa setelah Anda melukis cukup lama atau ingin menyimpan karya bertahun-tahun.

Kertas gambar tipis dari buku sketsa biasa gagal dengan cat air karena terlalu ringan untuk menampung air. Lembar 190 gsm sudah bergelombang oleh sapuan lebar pertama. Gelombang itu mengumpulkan air di lembahnya sehingga warna menumpuk tidak merata. Kertas 300 gsm lebih berat sekitar 58 persen (300 dibagi 190), dan selisih itulah yang menjaga lembar tetap hampir rata pada sapuan sedang.

Selisih kecil pada gramatur hampir tidak berarti. Kertas 300 gsm dan 310 gsm berperilaku sama di meja Anda, sedangkan perbedaan antara 190 dan 300 langsung terlihat pada sapuan pertama. Yang perlu dicermati adalah kategori bobot dan jenis permukaan, bukan angka yang berjarak sepuluh gram.

Nama permukaan datang dari pabrik kertas: hot press yang halus, cold press yang berbutir, dan rough yang paling kasar. Urutannya bukan dari buruk ke baik. Ketiganya berurutan dari kontrol ke spontanitas, sehingga jenis lukisan yang ingin Anda buat ikut menentukan pilihan. Anda yang suka garis rapi dan Anda yang suka sapuan longgar membutuhkan kertas berbeda, dan keduanya benar.

Bahan serat memengaruhi harga lebih besar daripada gramatur. Katun penuh jauh lebih mahal daripada kertas campuran. Selama bulan pertama belajar, selisih hasilnya jarang menentukan berhasil tidaknya sebuah lukisan, sehingga kertas campuran yang cukup tebal lebih masuk akal untuk latihan, sedangkan katun penuh disimpan untuk karya yang akan dipajang.

Angka Gramatur dan Satuan Pon pada Sampul

Gramatur diukur dalam gram per meter persegi, disingkat gsm. Sebagian kertas impor memakai satuan pon, yaitu bobot 500 lembar penuh berukuran 22 kali 30 inci. Kedua angka menggambarkan hal yang sama: 90 pon setara 190 gsm, 140 pon setara 300 gsm, 200 pon setara 425 gsm, dan 300 pon setara 640 gsm.

Kertas 190 gsm untuk latihan yang direkatkan

Kertas seberat ini murah dan cukup untuk menguji warna, belajar sapuan datar, atau membuat sketsa cepat dengan air sedikit. Kertas 140 pon ke bawah memerlukan perentangan atau perekatan tepi supaya tidak bergelombang.

Kertas 300 gsm sebagai ukuran standar

Bobot ini paling luas dipakai karena cukup tebal untuk sapuan basah di atas basah tanpa perakitan ulang setiap kali. Kertasnya masih bisa melengkung saat air tergenang. Lengkungannya lebih landai, dan lembar cenderung kembali rata saat kering.

Kertas 425 gsm ke atas

Kertas setebal ini hampir seperti karton. Pada bobot 200 pon, selotip kertas di tepi ke papan bisa sudah memadai tanpa perentangan. Harganya naik, dan pemula tidak perlu terburu-buru ke arah sana.

Bahan Serat: Katun Penuh, Campuran, dan Pulp Kayu

Kertas cat air dibuat dari serat katun, dari campuran katun dengan selulosa, atau dari pulp kayu yang diolah secara kimia. Kertas katun penuh memakai tulisan 100 persen katun di sampulnya. Serat katun memberi kekuatan dan daya serap yang awet, dan itu sebabnya ia menjadi acuan kualitas tertinggi.

Pulp kayu lebih murah, tetapi dapat menguning dan menjadi rapuh seiring waktu. Karena itu ia kurang layak untuk karya yang akan Anda simpan atau bingkai, dan cukup untuk latihan yang akan dibuang. Bagi pemula, kertas campuran 300 gsm menjadi titik tengah yang masuk akal. Cari tulisan bebas asam di sampul bila lukisan harus bertahan lama.

Hot Press, Cold Press, dan Rough Press

Nama-nama ini berasal dari cara pabrik menekan kertas. Hot press melewati rol panas sehingga permukaannya licin. Cold press ditekan tanpa panas dan meninggalkan butiran halus yang disebut gigi kertas. Rough press paling kasar. Tekstur tiap pabrik berbeda sedikit, jadi cold press dari satu pabrik bisa terasa lebih kasar daripada cold press pabrik lain, dan perbandingan langsung di toko seni lebih menolong daripada membaca label.

Hot press untuk detail dan kontrol

Permukaan halus membuat garis tipis dan ilustrasi botani yang rinci tampak rapi. Cat juga bertahan lebih lama di permukaan sebelum meresap, sehingga ada waktu untuk mengolah sapuan. Tinta pena meluncur tanpa tersangkut butiran.

Cold press untuk hampir semua gaya

Butirannya menciptakan efek granulasi, yaitu pigmen berat yang mengumpul di lekukan kertas dan membuat sapuan tampak berbintik. Gradasi halus dan detail sedang masih bisa dikerjakan di atasnya. Karena serbaguna, cold press menjadi pilihan pertama untuk pemula yang belum tahu gayanya.

Rough press untuk sapuan longgar

Cat meresap cepat ke permukaan kasar, sehingga sapuan harus mantap dan keputusan diambil cepat. Hasilnya ekspresif, dengan tepi pecah dan butiran besar yang cocok untuk lanskap berbatu dan pepohonan. Detail halus sulit dikontrol, sehingga rough baru sepadan setelah Anda paham perilaku cat.

Gelombang pada Kertas Basah dan Cara Mencegahnya

Serat kertas menggembung ketika menyerap air, sehingga bidang yang bebas bergerak akan melengkung. Semakin tipis kertasnya dan semakin basah sapuannya, semakin kuat lengkungannya. Anda punya tiga jalan: pilih kertas lebih berat, rekatkan tepinya ke papan, atau rentangkan lembar sebelum melukis.

Merentangkan lembar

Basahi kertas secara merata, rekatkan seluruh tepinya dengan selotip kertas ke papan, lalu biarkan mengering mendatar. Setelah kering, kertas menegang dan tetap rata ketika dicat. Untuk sapuan sangat basah di kertas 190 gsm ke bawah, cara ini yang paling menolong.

Harga ruang yang hilang di tepi

Selotip selebar 1 cm di keempat sisi potongan 19 kali 28 cm menyisakan area lukis 17 kali 26 cm. Luasnya turun dari 532 menjadi 442 cm persegi, kehilangan sekitar 17 persen. Itu alasan sebagian pelukis memilih blok, yang tidak memerlukan selotip.

Blok, Lembar Besar, dan Buku Lembar Lepas

Bentuk kemasan menentukan seberapa cepat Anda bisa mulai melukis dan berapa banyak persiapan yang dibutuhkan.

Lembar tunggal

Bentuk ini paling murah per luas kertas, tetapi memerlukan pemotongan, perentangan, dan papan yang cukup besar. Cocok bagi yang punya meja tetap dan senang menyiapkan alat sebelum mulai.

Blok

Keempat sisi tiap lembar dilem ke lembar di bawahnya, dengan satu sudut dibiarkan terbuka agar lukisan kering bisa dilepas dengan pisau tipis. Kertas tetap tegang tanpa perentangan, jadi blok paling praktis untuk kelas dan meja kecil. Harga per lembarnya lebih tinggi daripada lembar tunggal.

Buku lembar lepas atau buku jilid

Kebanyakan buku jenis ini memakai kertas 300 gsm, tetapi lembarnya dapat sedikit bergelombang karena tidak direkatkan di tepi. Buku mudah dibawa dan cocok untuk lukisan perjalanan dengan air sedikit. Untuk sapuan basah yang lebar, blok lebih stabil.

Potongan Seperdelapan dari Satu Lembar Penuh

Satu lembar penuh berukuran 22 kali 30 inci, atau sekitar 56 kali 76 cm. Dibagi dua menjadi 38 kali 56 cm, dibagi dua lagi menjadi 28 kali 38 cm, dan sekali lagi menjadi 19 kali 28 cm. Satu lembar penuh memberi delapan kertas latihan, dan ukuran 19 kali 28 cm sedikit lebih sempit daripada A4 yang 21 kali 29,7 cm.

Ukuran itu menentukan pilihan antara blok dan lembar. Pemula yang melukis kecil dan sering pindah tempat lebih terbantu blok ukuran kecil. Pelukis yang ingin banyak berlatih dengan biaya rendah bisa membeli lembar penuh lalu memotongnya sendiri.

Kertas Latihan dan Kertas Karya Sebaiknya Dipisah

Pakai kertas latihan untuk menguji warna dan belajar sapuan, dan simpan kertas yang lebih baik untuk lukisan yang ingin Anda selesaikan. Potongan kecil dari kertas campuran atau kertas 190 gsm yang direkatkan cukup untuk percobaan. Dengan begitu, lembar katun penuh tidak habis untuk sapuan yang akan dibuang, dan hasil terbaik Anda tetap memakai bahan terbaik.

Teknik Melukis yang Cocok dengan Tiap Permukaan

Sapuan rata dan langit

Cold press 300 gsm memberi toleransi paling baik, karena butirannya ikut meratakan genangan kecil dan menyamarkan batas sapuan.

Garis tinta dan cat tipis

Hot press lebih cocok untuk ilustrasi dengan garis tinta dan cat tipis. Ujung pena meluncur tanpa tersangkut tekstur, dan detail kecil tetap terbaca.

Lanskap berbatu dengan sapuan lebar

Rough menambah tekstur yang tidak perlu Anda buat dengan tangan. Pakai gerakan cepat dan satu kali lewat, sehingga butiran besar ikut membentuk batu dan dedaunan.

Menguji Satu Lembar Sebelum Membeli Banyak

Beli satu lembar atau satu blok kecil dulu, lalu uji dengan tiga sapuan yang sama pada tiap jenis kertas: satu sapuan datar yang lebar, satu gradasi dari pekat ke tipis, dan satu garis tipis dengan kuas kecil. Ketiganya menunjukkan hal berbeda.

Sapuan datar memperlihatkan apakah genangan air merata atau berkumpul di lembah. Gradasi memperlihatkan seberapa cepat kertas menyerap, dan garis tipis memperlihatkan apakah tepi garis tetap tajam atau menyebar. Tunggu sampai kering, lalu perhatikan apakah lembar kembali rata. Lembar yang tidak kembali rata di bawah sapuan sedang berarti bobotnya terlalu ringan untuk gaya Anda, atau tepinya belum ditahan.

Jangan menilai dari satu sapuan. Kertas yang sudah kering memberi tahu lebih banyak daripada tiga ulasan, dan biayanya kecil dibandingkan sekotak kertas yang salah.

Salah Beli yang Mudah Dihindari

Yang pertama, membeli bobot terberat sejak awal. Kertas 640 gsm setebal karton, dan latihan yang akan dibuang menjadi mahal di atasnya. Pilihan kedua yang meleset adalah rough karena terlihat berkarakter, lalu kewalahan saat mencoba menggambar wajah atau tulisan. Yang ketiga, blok yang terlalu kecil membuat sapuan lebar tidak punya tempat.

Keempat, kertas campuran dibeli untuk lukisan yang akan dibingkai, padahal pulp kayu dapat menguning seiring waktu. Periksa label serat dan tulisan bebas asam sebelum membayar.

Menyimpan Kertas agar Tetap Rata

Simpan lembar mendatar di dalam map atau laci, bukan digulung. Kertas menyerap lembap dari udara, sehingga ruangan lembap membuat lembar mulai bergelombang sebelum tersentuh air. Letakkan di tempat kering, jauh dari percikan.

Kesimpulan

Untuk lukisan pertama yang ingin Anda simpan, cold press 300 gsm berbahan katun campuran adalah pilihan yang paling kecil risikonya. Pindah ke hot press bila pekerjaan Anda didominasi garis halus, dan ke rough setelah sapuan Anda mantap. Kertas di bawah 300 gsm layak dibeli untuk latihan, dengan syarat tepinya direkatkan ke papan.

Cari sebagai panduan belanja independen membantu Anda membandingkan jenis produk dan menimbang pilihan sesuai kebutuhan sebelum memutuskan.

Pertanyaan / Jawaban

Berapa gramatur kertas cat air yang cukup untuk pemula?

Gramatur 300 gsm, yang setara dengan 140 pon, cukup bagi pemula yang melukis dengan air sedang di atas meja datar. Kertas sebesar itu masih melengkung saat air tergenang, tetapi cenderung kembali rata ketika kering, jadi tidak perlu repot untuk sapuan sedang. Untuk anggaran terbatas, kertas 190 gsm tetap bisa dipakai latihan di meja belajar, selama seluruh tepinya direkatkan ke papan sebelum sapuan pertama. Naik ke 425 gsm baru masuk akal saat Anda sudah terbiasa dengan sapuan basah yang lebar dan ingin kertas yang hampir tidak perlu diperlakukan khusus. Selisih sepuluh gram antara dua kertas 300 gsm tidak perlu dipertimbangkan sama sekali. Contohnya, bila Anda baru membeli satu pak 300 gsm dan satu pak 310 gsm, pilih saja yang bertuliskan cold press dan berserat katun campuran atau katun penuh. Soal harga dan kualitas serat tentu lebih menentukan daripada sepuluh gram itu.

Apa bedanya cold press dan hot press untuk cat air?

Cold press punya butiran halus yang mengumpulkan pigmen berat sehingga sapuan tampak berbintik, sedangkan hot press licin dan membiarkan cat bertahan lebih lama sebelum meresap. Anda yang mengerjakan bunga dengan garis tipis atau huruf tangan mendapat hasil rapi di hot press. Anda yang melukis langit dan bukit dengan sapuan lebar lebih nyaman di cold press, karena butirannya menyamarkan batas sapuan. Untuk kertas pertama, cold press memberi ruang bagi sapuan rata dan detail sedang sekaligus. Bila nanti Anda ternyata lebih sering menggambar garis tinta, barulah satu lembar hot press layak dicoba sebagai pembanding, bukan sebagai pengganti seluruh persediaan.

Bisakah kertas gambar biasa dipakai untuk cat air?

Bisa untuk percobaan dengan air sedikit, tetapi tidak untuk lukisan penuh. Kertas 190 gsm sudah bergelombang oleh sapuan lebar pertama, dan kertas yang lebih ringan melengkung lebih parah lagi. Bila Anda tetap ingin memakai kertas gambar tipis untuk sketsa cepat, rekatkan semua tepinya ke papan dan kurangi air pada kuas. Untuk lapisan basah yang menumpuk, atau untuk lukisan yang ingin Anda pamerkan, mulailah dari kertas yang memang dibuat untuk cat air dengan bobot 300 gsm. Contoh konkretnya: sketsa pensil dengan satu lapis cat tipis boleh di kertas gambar, sedangkan lanskap dengan langit basah sebaiknya di kertas 300 gsm.

Perlukah kertas 300 gsm direntangkan sebelum melukis?

Tidak selalu. Air sedang di atas kertas 300 gsm biasanya meninggalkan lengkungan landai yang kembali rata saat kering. Sapuan yang sangat basah di seluruh lembar memang lebih aman bila lembarnya direntangkan lebih dulu. Untuk menghindari kerepotan itu, rekatkan seluruh tepi dengan selotip kertas ke papan, atau beli blok yang sudah dilem di empat sisi. Selotip 1 cm memakan sekitar 17 persen area lukis pada potongan 19 kali 28 cm, jadi pilih ukuran yang cukup besar. Misalnya, bila Anda ingin lukisan seukuran 17 kali 26 cm, potongan 19 kali 28 cm dengan selotip 1 cm sudah pas, sedangkan potongan lebih kecil tidak lagi cukup.

Lebih baik blok atau lembar tunggal untuk belajar di meja kecil?

Di meja kecil, blok lebih praktis karena tidak memerlukan papan besar dan perentangan, sehingga Anda bisa mulai melukis begitu kertas dibuka dari plastiknya. Kertas tunggal lebih murah per luas, juga bisa dipotong menjadi delapan bagian berukuran 19 kali 28 cm, tetapi memerlukan papan dan selotip. Untuk Anda yang melukis sedikit dan sering pindah tempat, blok menang, apalagi bila Anda tidak sempat merentangkan kertas dan ingin lembar yang tetap tegang tanpa selotip. Untuk Anda yang berlatih banyak dengan biaya rendah, lembar tunggal lebih hemat. Sebuah lembar penuh seukuran 56 kali 76 cm menghasilkan delapan potongan, dan potongan itu dipakai lalu dibuang tanpa rasa sayang.

Mengapa kertas yang sudah tebal masih bergelombang?

Serat kertas menggembung saat menyerap air, dan kertas yang bebas bergerak akan melengkung bila sapuan terlalu basah. Kertas 300 gsm tidak kebal terhadap hal itu, terlebih saat tepinya tidak ditahan. Dalam kasus seperti ini, pilih salah satu dari tiga jalan: tambah gramatur ke 425, rekatkan tepi ke papan, atau kurangi air pada sapuan. Kertas yang disimpan di ruangan lembap juga mulai bergelombang sebelum dipakai, jadi simpan mendatar di tempat kering sebelum Anda melukis, dan uji dulu dengan satu sapuan datar.

Perlukah memakai kertas katun penuh untuk latihan?

Tidak perlu. Katun penuh lebih mahal dan lebih awet, tetapi manfaat itu terasa pada karya yang akan dipajang atau disimpan bertahun-tahun. Untuk latihan sapuan dan pencampuran warna, kertas campuran 300 gsm atau kertas 190 gsm yang direkatkan sudah memadai. Sisihkan beberapa lembar katun untuk lukisan yang Anda anggap berhasil, misalnya satu atau dua lembar per bulan, dan pakai kertas campuran untuk semua percobaan lainnya. Pulp kayu yang murah pun cukup bagi karya yang akan dibuang, tetapi jangan dipakai untuk lukisan yang akan dibingkai karena dapat menguning.

Tertarik dengan produk ini?

Temukan harga terbaik di Blibli

Belanja Sekarang di Blibli

Artikel Terkait tentang Lifestyle & Hobi

Lifestyle & Hobi

Perbedaan Senar Gitar Nilon dan Senar Baja untuk Gitar Pemula

Senar baja menarik leher dua kali lebih kuat daripada nilon, jadi pilihan senar ditentukan jenis gitar Anda. Kenali ciri gitar klasik dan akustik, rasa di jari, dan ketebalan set.

12 min
Lifestyle & Hobi

Cara Memilih Sepatu Gunung untuk Jalur Basah dan Berbatu

Sepatu gunung tahan air bisa membuat kaki basah lebih lama. Bandingkan sol, membran, potongan, dan ukuran supaya langkah Anda tetap mantap di jalur basah dan berbatu sampai pos.

13 min
Lifestyle & Hobi

Cara Memilih Pensil Warna untuk Pemula yang Ingin Menggambar dan Mewarnai

Set 72 warna belum tentu lebih baik dari 24. Bandingkan pensil warna inti lilin dan minyak, kelas pelajar dan seniman, ketahanan cahaya, serta kertas yang cocok untuk pemula.

11 min
Lifestyle & Hobi

Cara Memilih Matras Berkemah yang Hangat dan Tidak Kempis

Panas tubuh lari ke tanah lewat punggung, sehingga nilai R dan ukuran lebih penting daripada empuknya. Pahami matras berkemah busa padat, mengembang sendiri, dan matras tiup.

12 min
Lihat semua artikel Lifestyle & Hobi →