Cara Memilih Ukuran Rangka Sepeda Dewasa Sesuai Tinggi Badan dan Panjang Kaki

Cara Memilih Ukuran Rangka Sepeda Dewasa Sesuai Tinggi Badan dan Panjang Kaki
Beli Sekarang di Decathlon Indonesia

Rangka Pas Ditentukan Selangkangan dan Jarak ke Stang

Pilih ukuran rangka dari tinggi badan hanya untuk menyaring, lalu putuskan dengan tiga pemeriksaan: ruang antara selangkangan dan pipa atas saat Anda berdiri mengangkangi sepeda, tinggi sadel yang dihitung dari panjang kaki, dan jarak sadel ke stang yang tidak memaksa punggung atau bahu menanggung beban.

Sebelum memutuskan, Anda dapat melihat pilihan Sepeda di Cari sebagai referensi awal.

Orang setinggi 170 cm bisa membutuhkan rangka yang selisih satu ukuran dari orang lain dengan tinggi badan sama. Penyebabnya panjang kaki: 76 cm pada yang satu, 82 cm pada yang lain. Tabel ukuran di toko hanya membaca tinggi badan, sehingga hasilnya dua ukuran bertetangga dan Anda sendiri yang harus memilih di antaranya.

Ukuran yang keliru tidak terasa saat sepeda dituntun keluar dari toko, dan baru muncul sebagai masalah setelah uang berpindah tangan. Rangka yang terlalu besar baru ketahuan ketika Anda berhenti mendadak di lampu merah dan pipa atas membentur selangkangan. Rangka yang terlalu kecil memaksa tiang sadel ditarik panjang ke atas, atau, bila sadel dibiarkan rendah, lutut menekuk tajam dan paha cepat lelah. Kedua kesalahan itu bisa dicegah dengan dua pengukuran di rumah. Alatnya meteran dan sebuah buku.

Penamaan ukuran juga tidak seragam. Sepeda lama menamai ukuran dengan panjang pipa sadel dalam sentimeter atau inci, sepeda baru memakai huruf S, M, dan L, dan rangka berlabel sama dari dua pembuat bisa berbeda pada tinggi pipa atas maupun panjang bagian atasnya. Label ukuran karena itu tidak boleh dipakai sendirian. Yang bisa dibandingkan antar sepeda adalah tabel geometri dengan ruang selangkangan, panjang bagian atas rangka, dan jangkauan.

Tinggi sadel tidak perlu menjadi bahan pertimbangan saat membeli, sebab tiang sadel bisa dinaikkan dan diturunkan dalam batasnya. Jarak selangkangan ke pipa atas dan panjang bagian atas rangka tidak bisa diubah tanpa mengganti rangka. Keputusan membeli bertumpu pada dua hal yang tetap itu. Sepeda lipat dan sepeda anak punya aturan ukuran sendiri dan tidak dibahas di sini.

Angka pada Label Rangka Tidak Berlaku Antar Pembuat

Dua sistem penamaan

Nomor seperti 52, 54, atau 56 pada sepeda balap lama adalah panjang pipa sadel, diukur dari poros engkol ke ujung pipa. Sepeda gunung dan sepeda kota modern memakai huruf S, M, L, atau angka inci seperti 17 dan 19. Tabel pembuat memetakan tinggi badan ke huruf atau angka itu, tetapi petanya berbeda dari satu pembuat ke pembuat lain, sehingga tabel umum yang berlaku untuk semua sepeda tidak ada dan artikel ini tidak menyertakannya.

Ukuran roda bukan ukuran rangka

Pada sepeda gunung, 26, 27,5, dan 29 adalah ukuran roda dalam inci. Rangka berukuran M bisa memakai roda 27,5 maupun 29, dan roda 29 bisa dipasang pada rangka S maupun L. Keduanya dua keputusan terpisah.

Poros engkol yang dinaikkan

Tinggi poros engkol dari tanah berkisar antara 27 hingga 33 cm, menurut penulis teknik sepeda Sheldon Brown. Perbedaan itu membuat dua rangka bernomor sama punya tinggi pipa atas yang berbeda. Pada contoh yang ia bahas, rangka 19 inci hanya 3,2 cm lebih rendah daripada rangka 21 inci karena poros engkolnya dinaikkan, padahal selisih panjang pipa sadelnya 5 cm.

Panjang Kaki Diukur dengan Buku Tebal dan Dinding

Langkah pengukuran

Pakai sepatu yang akan Anda pakai bersepeda, lalu berdiri dengan punggung dan tumit mendekati dinding. Jepit sebuah buku bersampul tebal di antara kaki dengan punggung buku menghadap ke atas, dan tekan ke atas sampai terasa seperti duduk di pipa atas. Minta orang lain menandai dinding di tepi atas buku, lalu ukur tinggi tanda itu dari lantai dengan meteran. Itulah panjang kaki bagian dalam.

Ulangi dua kali. Hasil yang berbeda lebih dari 1 cm berarti bukunya miring atau tertekan tidak sama kuat. Ulangi sampai kedua hasil hampir sama.

Kesalahan yang membuat angka meleset

Mengukur tanpa sepatu menghasilkan angka lebih kecil sebesar tebal sol. Meteran yang ditarik dari pinggang ke tumit bukan panjang kaki bagian dalam sama sekali, dan hasilnya membuat Anda memilih rangka terlalu besar. Catat hasil akhir dalam sentimeter, satuan yang dipakai tabel geometri.

Ruang Aman antara Selangkangan dan Pipa Atas

Berdiri mengangkangi sepeda dengan kedua kaki rata di lantai dan sepatu terpasang. Angkat sepeda lurus ke atas sampai pipa atas menyentuh selangkangan, lalu ukur celah antara ban dan lantai. Celah itu adalah ruang aman Anda, dan berlaku sama saat Anda melompat turun dari sadel dalam keadaan darurat.

Sepeda balap dan sepeda kota

Aturan lama memberi ruang satu hingga dua inci, sekitar 2,5 hingga 5 cm, antara pipa atas dan selangkangan. Kaki 76 cm menuntut tinggi pipa atas dari lantai di bawah 73,5 cm, yaitu 76 dikurangi 2,5. Rangka yang tertera 72 cm memberi ruang 4 cm dan lolos.

Sepeda gunung

Sepeda gunung membutuhkan ruang lebih lapang karena jalur yang tidak rata membuat Anda sering melompat turun mendadak. Toko perlengkapan luar ruang REI menyarankan celah minimal 2 inci, sekitar 5 cm, dan 3 hingga 5 inci, sekitar 7,5 hingga 12,5 cm, bagi pengendara yang agresif di jalur menurun. Pada kaki 76 cm, batasnya 71 cm untuk sepeda gunung biasa dan antara 63,5 dan 68,5 cm untuk jalur menurun. Begitulah cara membaca tabel geometri di halaman penjual: bandingkan tinggi pipa atas yang tertera dengan panjang kaki Anda, bukan dengan tinggi badan.

Pipa atas yang miring

Rangka dengan pipa atas yang miring ke belakang memberi celah lebih besar pada nomor ukuran yang sama. Anda bisa memilih nomor yang lebih besar tanpa kehilangan ruang aman, jadi keputusan bergeser ke jangkauan.

Jangkauan ke Stang Menentukan Pegal di Bahu dan Punggung

Pipa atas efektif dan jangkauan

Pipa atas efektif adalah jarak mendatar dari pipa kemudi ke pipa sadel, dan menunjukkan seberapa panjang sepeda terasa saat Anda duduk. Jangkauan adalah jarak mendatar dari poros engkol ke pipa kemudi. Ukuran ini menunjukkan panjang sepeda saat Anda berdiri di atas pedal, yang penting pada tanjakan curam dan jalur menurun. Menurut Sheldon Brown, panjang pipa atas lebih menentukan cara duduk di atas sepeda daripada panjang pipa sadel.

Sudut pipa sadel ikut menggeser angka ini. Setiap satu derajat sudut pipa sadel setara kira-kira 1 cm panjang pipa atas, jadi rangka berpipa atas 58 cm bersudut 72 derajat bisa terasa sama dengan rangka berpipa atas 57 cm bersudut 73 derajat bila sadel digeser maju 1 cm. Perbedaan pipa atas 1 cm di tabel belum tentu terasa di jalan.

Stem sebagai penyetel

Stem adalah penyambung antara garpu dan stang, dan penggantinya murah dibanding mengganti rangka. Pembuat sendiri memakai stem berbeda 2 cm untuk menyetel dua ukuran dari model yang sama. Meleset 1 hingga 2 cm pada jangkauan masih bisa dikoreksi dengan stem lebih pendek atau lebih panjang. Meleset lebih besar tidak boleh dikejar dengan stem ekstrem, karena stem yang terlalu pendek atau terlalu panjang mengubah rasa kemudi.

Tanda jangkauan terlalu panjang adalah lengan lurus kaku dan berat badan menumpu di telapak tangan, sampai pergelangan dan bahu pegal setelah beberapa kilometer. Keduanya sudah terasa dalam tes jalan singkat.

Tinggi Sadel Dihitung dari Panjang Kaki, Bukan dari Rangka

Rumus yang bisa dicoba di rumah

Cara LeMond mengalikan panjang kaki dengan 0,883 untuk mendapat tinggi sadel, diukur dari pusat poros engkol ke puncak sadel. Panjang kaki 76 cm menghasilkan 67,1 cm, panjang kaki 82 cm menghasilkan 72,4 cm, dan panjang kaki 70 cm menghasilkan 61,8 cm. Cara Hamley memakai pengali 1,09 dan mengukur dari permukaan pedal, jadi panjang engkol ikut terhitung.

Angka hasil hitungan hanya titik awal. Pegangan yang lebih bisa dipercaya adalah tekukan lutut pada titik terendah kayuhan, sekitar 25 hingga 35 derajat pada pengukuran saat sepeda diam. Naikkan atau turunkan sadel sedikit demi sedikit sampai tekukan itu tercapai dan pinggul tidak bergoyang.

Tanda sadel keliru

Sadel terlalu tinggi terlihat dari panggul yang miring ke kiri dan kanan setiap kayuhan, kaki yang kehilangan kontak di titik terendah, dan tumit yang terangkat sehingga pengendara mengayuh dengan ujung kaki. Dari tiga tanda itu, panggul yang bergoyang paling mudah dilihat oleh orang yang menemani Anda.

Rangka yang terlalu kecil juga terbaca dari hitungan ini. Tiang sadel yang harus ditarik sampai melewati tanda batas di tiangnya menandakan rangka kekecilan, dan tiang tidak boleh dipaksa naik lebih jauh dari tanda itu.

Antara Dua Ukuran, Pilih Menurut Panjang Badan

Untuk sepeda gunung, REI menyarankan rangka yang lebih kecil bagi pembeli di antara dua ukuran. Saran itu cocok saat selangkangan menjadi batas. Selangkangan yang masih lega di ukuran besar, badan yang panjang, dan lengan yang lurus kaku di ukuran kecil mengarah ke ukuran besar dengan stem 1 sampai 2 cm lebih pendek.

Postur Sepeda Balap, Sepeda Gunung, dan Sepeda Kota Berbeda

Sepeda balap

Pengendara balap memasang stang lebih rendah, jadi punggung condong ke depan dan jangkauan terasa panjang. Rangka yang pas menurut tabel bisa tetap pegal bila stang terlalu jauh di bawah sadel. Naikkan stang dulu sebelum mengganti rangka.

Sepeda gunung

Pada sepeda gunung, jangkauan berpengaruh saat Anda berdiri di atas pedal, dan sadel perlu diturunkan sekitar 3 inci atau 7,5 cm dari tinggi menanjak saat menuruni jalur. REI menyarankan mencoba beberapa model sebelum memutuskan.

Sepeda kota

Sepeda kota dipakai tegak dengan stang lebih tinggi, jadi jangkauan bukan penentu utama. Yang menentukan adalah berhenti dan jalan berulang di persimpangan, sehingga ruang selangkangan harus lega.

Badan Panjang Berkaki Pendek dan Kebalikannya

Kembali ke dua orang setinggi 170 cm tadi, dengan kaki 76 cm dan 82 cm. Tinggi sadel mereka 67,1 dan 72,4 cm, berselisih 5,3 cm. Untuk sepeda gunung biasa, batas orang pertama 71 cm dan orang kedua 77 cm. Rangka yang aman bagi orang kedua bisa membentur selangkangan orang pertama.

Berkaki pendek dengan batang tubuh panjang berarti selangkangan membatasi rangka, sementara tangan butuh jangkauan lebih panjang daripada yang diperkirakan tabel. Rangka kecil dengan stem lebih panjang masuk akal. Berkaki panjang dengan batang tubuh pendek mengalami kebalikannya: rangka besar yang lega di selangkangan mungkin terasa terlalu panjang, dan stem lebih pendek mengatasinya.

Membeli Tanpa Mencoba: Membaca Tabel Geometri di Halaman Penjual

Tiga ukuran dalam tabel geometri sudah cukup: ketinggian pipa atas dari lantai, pipa atas efektif, dan jangkauan. Kurangi panjang kaki hasil pengukuran di rumah dengan ruang aman sesuai jenis sepeda, lalu bandingkan dengan tinggi pipa atas yang tertera. Rentang tinggi badan yang dicetak penjual hanya penyaring.

Untuk pipa atas efektif, pakai sepeda yang sekarang terasa pas sebagai pembanding. Ukur jarak mendatar dari tengah pipa sadel ke tengah pipa kemudi pada sepeda itu, lalu cari rangka baru dengan selisih tidak lebih dari 1 sampai 2 cm, karena selisih sebesar itu masih bisa diatasi stem. Tanpa sepeda pembanding, ukur milik teman yang tinggi badan dan panjang kakinya mirip Anda.

Penyetelan Sadel dan Stang Setelah Sepeda Sampai di Rumah

Pasang tinggi sadel dari rumus, dengan sadel rata. Pastikan tiang sadel tidak keluar melewati tanda batasnya, lalu kencangkan baut jepitnya. Naik sambil bersandar pada tembok, kayuh pelan, dan periksa tekukan lutut di titik terendah. Ubah sadel sedikit demi sedikit dan coba lagi.

Untuk stang, ukur jangkauan dengan cara naik dan memegang stang. Lengan harus sedikit menekuk, bukan lurus kaku. Stang yang kurang pas dikoreksi dengan stem lebih pendek atau lebih panjang, lalu baut stem dikencangkan sampai stang tidak bisa digeser.

Catat tinggi sadel dalam sentimeter di ponsel supaya bisa dikembalikan bila sepeda dibongkar untuk dibawa mudik.

Kesimpulan

Panjang kaki dikurangi ruang aman memberi batas tinggi lintasan pipa atas, dan itu menyingkirkan satu dari dua ukuran yang ditawarkan tabel tinggi badan. Saat kedua ukuran lolos, pilih yang jangkauannya paling dekat dengan sepeda yang sudah terasa pas. Selisih satu sampai dua sentimeter di bagian itu bisa dikoreksi dengan stem. Selangkangan yang membentur pipa atas hanya bisa diselesaikan dengan rangka lebih kecil. Cari sebagai platform perbandingan harga dan panduan belanja terlengkap di Indonesia memudahkan Anda menemukan dan membandingkan produk terbaik sesuai kebutuhan sebelum memutuskan.

Pertanyaan / Jawaban

Berapa ukuran sepeda yang cocok untuk tinggi badan 165 cm?

Tidak ada satu nomor untuk semua pembuat, jadi tinggi 165 cm hanya menyaring dua ukuran dari tabel pembuat sepeda yang Anda incar. Setelah itu ukur panjang kaki bagian dalam dengan buku dan dinding. Andaikan hasilnya 74 cm dan Anda mengincar sepeda gunung biasa: batasnya di bawah 69 cm, yaitu 74 dikurangi 5. Rangka yang tertera 71 cm gugur, sedangkan yang tertera 67 cm lolos. Selanjutnya jangkauan dibandingkan dengan sepeda yang sekarang terasa pas, sebab dua orang setinggi 165 cm tetap bisa berselisih satu ukuran bila panjang kakinya berbeda.

Bisakah rangka yang terlalu besar disiasati dengan menurunkan sadel?

Tidak, sebab sadel hanya mengubah tinggi duduk, sedangkan dua masalah rangka besar ada di tempat lain. Selangkangan tetap membentur pipa atas saat Anda turun dari sadel, dan jarak mendatar ke stang tetap panjang. Contohnya kaki Anda 76 cm dan pipa atas setinggi 75 cm: ruang aman tinggal 1 cm, jauh di bawah 2,5 cm untuk sepeda balap dan 5 cm untuk sepeda gunung. Sadel yang diturunkan malah membuat lutut menekuk melebihi 35 derajat di titik terendah kayuhan. Jalan keluarnya rangka satu ukuran lebih kecil, dengan stem yang sedikit lebih panjang bila jangkauan menjadi pendek.

Mana yang lebih penting, tinggi badan atau panjang kaki?

Panjang kaki menentukan apakah Anda bisa berdiri mengangkangi sepeda dengan aman, sedangkan tinggi badan hanya memperkirakan jangkauan. Untuk keputusan membeli, panjang kaki menang karena ruang selangkangan tidak bisa dikoreksi dengan aksesori apa pun. Dua orang setinggi 170 cm dengan kaki 76 cm dan 82 cm punya batas 71 cm dan 77 cm pada sepeda gunung biasa, selisih 6 cm. Tinggi badan tetap berguna sebagai penyaring awal di tabel pembuat. Keputusan akhir di antara dua ukuran bertetangga diambil dari panjang kaki dan jangkauan.

Bagaimana tahu tinggi sadel sudah benar?

Kayuh sampai satu pedal berada di titik terendah, lalu minta teman memperhatikan lutut kaki itu. Tekukan yang dicari sekitar 25 hingga 35 derajat. Panggul yang bergoyang ke kiri dan kanan, kaki yang kehilangan kontak di titik terendah, dan mengayuh dengan ujung kaki menandakan sadel terlalu tinggi. Rumus LeMond memberi titik awal: kaki 80 cm dikalikan 0,883 menghasilkan 70,6 cm dari pusat poros engkol ke puncak sadel. Mulai dari angka itu, geser sadel sedikit demi sedikit sambil diamati dari belakang. Tiang yang harus melewati tanda batasnya menurut hitungan itu menandakan rangka kekecilan.

Perlukah mengganti stem bila stang terasa terlalu jauh?

Coba dulu, selama kelebihan jangkauannya 1 hingga 2 cm. Tanda stang terlalu jauh adalah lengan lurus kaku, berat badan menumpu di telapak tangan, serta pergelangan dan bahu yang pegal. Stem lebih pendek memindahkan stang mendekat ke sadel sebesar selisih panjangnya. Kelebihan yang lebih besar dari itu tidak layak dikejar dengan stem ekstrem, sebab rasa kemudi berubah, dan rangka satu ukuran lebih kecil menjadi jawabannya selama selangkangan tetap lega. Pada sepeda balap, naikkan stang dulu sebelum menyimpulkan bahwa rangkanya salah.

Apakah roda 26 inci sama dengan ukuran rangka 26?

Tidak. Pada sepeda gunung, 26, 27,5, dan 29 adalah ukuran roda, sedangkan ukuran rangka ditulis S, M, L, dalam inci seperti 17 dan 19, atau dalam sentimeter pada sepeda balap lama. Rangka M bisa memakai roda 27,5 maupun 29. Saat membandingkan dua iklan, baca ukuran rangka dan tinggi pipa atas di tabel geometri, bukan nomor rodanya. Dua rangka M dari pembuat berbeda pun bisa berbeda ketinggiannya, jadi cocokkan dengan panjang kaki Anda sebelum menyimpulkan keduanya setara.

Bagaimana memilih ukuran saat membeli sepeda bekas atau lewat internet tanpa mencoba?

Siapkan panjang kaki dari pengukuran buku dan dinding, lalu minta penjual mencantumkan ketiga ukuran tabel geometri, yaitu ketinggian pipa atas dari lantai, pipa atas efektif, dan jangkauan. Contohnya kaki Anda 79 cm dan sepeda gunung yang diiklankan tertera 75 cm: ruang aman hanya 4 cm, kurang dari batas 5 cm, jadi cari satu ukuran lebih kecil. Untuk panjang atasnya, ukur sepeda yang sekarang terasa pas dan cari rangka dengan selisih paling banyak 1 sampai 2 cm, yang masih terkoreksi oleh stem. Rentang tinggi badan dari penjual hanya penyaring, bukan jaminan. Bila penjual tidak mau mencantumkan ketiga ukuran itu, Anda tidak punya dasar untuk membandingkan rangka dengan panjang kaki, dan sepeda lain yang tabelnya lengkap lebih aman dipilih.

Perlukah memakai sepatu saat mengukur panjang kaki untuk sepeda?

Perlu, sebab sol sepatu menambah tinggi dan ruang selangkangan dihitung dari berdiri bersepatu. Misalkan Anda mengukur tanpa alas kaki dan mendapat 74 cm, sedangkan sol sepatu sepeda Anda setebal 1,5 cm: panjang kaki yang dipakai menjadi 75,5 cm. Untuk sepeda gunung biasa, batasnya naik dari 69 cm menjadi 70,5 cm, selisih yang bisa menentukan lolos atau tidaknya satu ukuran rangka. Ukur dengan buku tebal dan dinding, ulangi dua kali, dan tulis hasilnya dalam sentimeter supaya cocok dengan tabel geometri penjual.

Tertarik dengan produk ini?

Temukan harga terbaik di Decathlon Indonesia

Belanja Sekarang di Decathlon Indonesia

Gunakan Cari untuk membandingkan pilihan Sepeda dari berbagai toko sebelum memutuskan.

Artikel Terkait tentang Olahraga

Olahraga

Cara Memilih Senar Raket Badminton Berdasarkan Ketebalan dan Tegangan

Tegangan 22 lbs dan tegangan 28 lbs mengubah rasa pukulan lebih jauh daripada selisih 0,04 mm. Bandingkan ketebalan senar raket badminton, batas bingkai, dan satuan kg atau lbs.

11 min
Olahraga

Cara Memilih Bola Basket Berdasarkan Ukuran dan Bahan Permukaan

Ukuran 7 bukan untuk semua orang dewasa, dan penutup karet menang di semen. Bandingkan ukuran, keliling, dan bahan permukaan bola basket sesuai usia pemain serta lantainya.

12 min
Olahraga

Cara Memilih Bet Tenis Meja Berdasarkan Jenis Kayu dan Karet Permukaan

Papan lima lapis dengan karet bintil dalam sudah cukup bagi pemula tenis meja. Temukan beda papan, karet, spons, dan gagang pada bet pingpong sebelum Anda membeli satu bet.

13 min
Olahraga

Cara Memilih Kaus Kaki Lari agar Kaki Tidak Lecet dan Melepuh

Ketahui cara memilih kaus kaki lari yang menjaga kaki tetap kering, pas tanpa kerutan, dan tidak menimbulkan lecet maupun lepuh, dari bahan, ketebalan, ukuran, hingga bantalan.

12 min
Lihat semua artikel Olahraga →