Cara Mengukur Panjang Kaki di Sore Hari agar Sepatu Baru Tidak Sempit

Cara Mengukur Panjang Kaki di Sore Hari agar Sepatu Baru Tidak Sempit
Beli Sekarang di Shopee

Kaki yang Lebih Besar Setelah Seharian Berjalan Jadi Patokan

Berdirilah dengan tumit rapat ke dinding, tandai ujung jari terpanjang pada kertas di lantai, lalu ukur jaraknya dalam milimeter pada kaki yang lebih besar. Lakukan setelah seharian beraktivitas. Tambahkan sekitar satu sentimeter, selebar ibu jari, untuk ruang di depan jari, lalu cocokkan angka itu dengan panjang alas dalam sepatu, bukan hanya dengan nomornya.

Sebelum memutuskan, Anda dapat melihat pilihan Sepatu di Cari sebagai referensi awal.

Ukuran sepatu yang salah hampir selalu berawal dari satu kebiasaan: nomor pada sepatu lama diperlakukan seolah-olah itu ukuran kaki. Padahal nomor itu hasil pembulatan dari satu pabrik, dan pabrik lain memotong cetakannya dengan cara berbeda. Ukuran kaki sendiri adalah satu angka dalam sentimeter yang bisa Anda dapat dalam lima menit dengan kertas, pensil, dan penggaris.

Waktu terbaiknya sore atau malam. Kaki membesar sepanjang hari, sehingga sepatu yang terasa pas di pagi hari bisa menekan menjelang pulang. Kaki kiri dan kanan jarang persis sama, dan sepatu harus muat untuk yang lebih besar.

Angka dari kertas itu baru berguna setelah diterjemahkan. Sepatu bernomor 38, 39, dan 40 di toko kita mengikuti skala Eropa, yang dihitung dari panjang kaki dalam sentimeter dikali satu setengah, lalu ditambah dua. Selisih satu nomor ternyata hanya sekitar dua pertiga sentimeter, jadi salah ukur satu sentimeter saja sudah setara satu setengah nomor. Itu cukup untuk membuat jempol menyentuh ujung sepatu setelah berjalan jauh.

Kaki 25 cm, misalnya, menghasilkan 39,5, tepat di antara dua nomor. Memilih nomor 39 karena terasa pas di toko berarti merelakan ruang depan sekitar 0,7 cm yang baru terasa kurangnya menjelang sore.

Untuk memulai Anda tidak memerlukan alat khusus. Kertas bekas, pensil, dan penggaris cukup, dan seluruh pengukuran, termasuk mengulang untuk kaki kedua, selesai dalam sepuluh menit.

Panjang pun belum seluruh urusan. Lebar kaki, model ujung sepatu, dan tebal kaus kaki menggeser keputusan. Toko daring yang mencantumkan panjang alas dalam sepatu dalam satuan sentimeter juga lebih bisa dipercaya daripada toko yang hanya menulis nomor, karena angka sentimeter bisa Anda cocokkan sendiri tanpa menebak cetakan pabrik.

Alat dan Langkah Mengukur di Lantai Rumah

Siapkan selembar kertas yang lebih panjang dari kaki, pensil, penggaris atau meteran jahit, dan satu bidang dinding dengan lantai rata. Karpet tebal menyulitkan karena kaki tenggelam dan kertas bergeser. Keramik yang rata paling cocok, dengan kertas ditahan selotip pada tepinya.

Menandai ujung kaki

Letakkan kertas dengan satu sisi pendek menempel dinding. Berdirilah di atasnya, tumit rapat ke dinding, berat badan dibagi rata pada kedua kaki. Telapak yang menahan beban lebih bisa dipercaya sebagai ukuran sepatu daripada telapak yang digantung saat duduk, karena sepatu akan dipakai berdiri dan berjalan. Minta orang lain menandai ujung jari terpanjang. Bila mengerjakan sendiri, tegakkan pensil lurus ke bawah di ujung jari tanpa memiringkannya; pensil yang miring ke dalam menandai terlalu dekat dan memangkas hasil.

Tandai pula sisi terlebar telapak, di sekitar pangkal jempol dan pangkal kelingking. Tanda itu nanti dibandingkan dengan lebar alas dalam sepatu.

Membaca hasilnya

Angkat kaki, lalu ukur dari tepi kertas yang menyentuh dinding sampai tanda ujung jari. Baca dalam milimeter, dua kali untuk tiap kaki. Bila kedua hasil berbeda lebih dari dua milimeter, ulangi dengan pensil yang lebih tegak. Simpan angka kaki kiri dan kanan di ponsel, karena angka itu akan dipakai setiap kali Anda membuka tabel ukuran toko.

Kenakan kaus kaki yang akan dipakai bersama sepatu itu. Sepatu kerja bersama kaus kaki tipis dan sepatu gunung bersama kaus kaki tebal memerlukan dua pengukuran berbeda, sebab ketebalan kain menambah milimeter di depan dan di sisi kaki.

Mengapa Sore Hari Memberi Angka yang Lebih Jujur

Kaki cenderung membengkak seiring berjalannya hari. Panduan membeli alas kaki dari layanan kesehatan Skotlandia (NHS Scotland) menyarankan berbelanja lebih sore bagi yang kakinya membengkak, dan menyarankan membeli sepatu untuk kaki yang terbesar. Artinya ukuran pagi adalah ukuran terkecil kaki Anda, dan sepatu yang dibeli dari angka itu terasa menekan tepat saat Anda paling lama memakainya, yaitu menjelang pulang kerja.

Perubahan antara pagi dan sore tidak berarti Anda memerlukan dua ukuran sepatu. Angka sore menjadi patokan. Pada pagi hari sepatu itu terasa sedikit longgar, dan kelonggaran semacam itu bisa diatasi dengan mengikat tali lebih rapat. Sepatu yang pas di pagi hari tidak bisa diperbesar sore harinya.

Pengukuran lebih tepat setelah kegiatan yang menguras kaki, seperti pulang berdiri di angkutan umum atau seharian di lantai pabrik, bukan setelah tidur siang.

Jari Terpanjang Belum Tentu Jempol

Pada sebagian kaki jari kedua lebih panjang dari jempol. Orang yang otomatis menandai jempol akan membiarkan jari kedua menekan ujung sepatu. Tandai ujung jari mana pun yang paling jauh dari dinding, dan ukur dari sana.

Selisih Kaki Kiri dan Kanan

Beberapa milimeter selisih adalah wajar. Sepatu dibeli untuk kaki yang lebih besar, karena sepatu yang agak longgar di satu sisi bisa disesuaikan dengan tali, sedangkan yang menekan tidak bisa dilonggarkan. Dua sepatu dengan nomor berbeda dalam satu pasang tidak diperlukan untuk selisih sekecil itu.

Dari Panjang Kaki ke Nomor Sepatu

Setelah angka sentimeter didapat, ada dua jalan menuju nomor: rumus untuk skala Eropa dan tabel yang disediakan toko. Rumus berguna sebagai pengecek, tabel toko menjadi penentu akhir.

Rumus skala Eropa

Satuan nomor dalam skala ini adalah titik Paris, dan satu titik panjangnya dua pertiga sentimeter. Cetakan sepatu dibuat kira-kira dua titik lebih panjang dari kaki, atau sekitar 1,3 cm. Karena itu nomor sepatu kira-kira sama dengan satu setengah kali panjang kaki dalam sentimeter, ditambah dua.

Kaki 25 cm menghasilkan satu setengah kali 25 ditambah 2, yaitu 39,5. Kaki 26 cm menghasilkan 41. Kaki 24 cm menghasilkan 38. Hasil pecahan seperti 39,5 berarti Anda tepat di antara dua nomor, dan ambil yang lebih besar: sepatu yang kebesaran setengah nomor bisa diatasi dengan tali atau alas tambahan, sedangkan yang kekecilan tidak.

Tabel toko sebagai penentu

Rumus ini patokan, bukan hukum. Tabel ukuran antar toko berbeda karena cara mengukur, ruang depan, dan proses pembuatan yang tidak sama, dan tabel konversi di internet cukup sering memuat kesalahan. Dengan tabel yang menulis panjang dalam sentimeter, pakai kolom itu. Dengan tabel yang hanya berisi nomor, bandingkan dengan rumus di atas untuk melihat apakah nomornya masuk akal.

Ruang di Depan Jari Selebar Ibu Jari

NHS Scotland menyarankan jarak sekitar 10 mm antara ujung jari terpanjang dan ujung sepatu, atau selebar ibu jari. Jarak ini bukan soal gaya. Saat melangkah, kaki meluncur sedikit ke depan di dalam sepatu, dan saat menuruni tangga atau jalan menurun luncurannya lebih jauh. Tanpa ruang, jari menumbuk ujung sepatu dan kuku bisa menghitam.

Ruang itu mendekati 1,3 cm yang disediakan rumus tadi, jadi kedua sumber bertemu pada angka satu hingga satu koma tiga sentimeter. Sepatu yang dipakai berjalan seharian memerlukan nilai di ujung atas kisaran itu. Sepatu yang lebih banyak dipakai duduk di meja cukup memakai nilai di ujung bawah.

Cara mengeceknya di rumah: keluarkan alas dalamnya, ukur panjangnya dengan penggaris, lalu bandingkan dengan panjang kaki terbesar Anda ditambah satu sentimeter. Untuk kaki 25 cm, panjangnya harus sedikitnya 26 cm. Cara ini tidak bergantung pada nomor yang tercetak.

Lebar Sepatu Tidak Bisa Diganti dengan Nomor Lebih Besar

Kaki yang lebar sering mendorong orang menaikkan nomor. Hasilnya panjang bertambah, lebar nyaris tetap, dan tumit mulai terangkat karena sepatu terlalu panjang. Uji lebar yang paling jujur adalah alas dalam tadi: berdirikan kaki di atasnya, lalu lihat apakah sisi telapak melewati tepi alas dalam. NHS Scotland menyebut alas dalam harus selebar kaki.

Bagian kaki yang paling cepat tersiksa adalah sekitar pangkal jempol dan pangkal kelingking. Sepatu berujung runcing, seperti pantofel dan sepatu hak, menyempitkan bagian itu lebih cepat daripada yang berujung bulat atau persegi, yang memberi tempat bagi jari-jari untuk mengembang.

Untuk kaki yang lebarnya melewati alas dalam walau panjangnya sudah cukup, ganti model, bukan nomor. Carilah ujung yang lebar dan bahan atas yang menyesuaikan seperti anyaman atau kain, bukan kulit tebal yang kaku.

Kaus Kaki Tebal, Sandal, dan Sepatu Jalan Jauh Memakai Aturan Berbeda

Sepatu bersama kaus kaki tebal

Kaus kaki tebal memakan ruang di depan dan di sisi kaki. Karena itu pengukuran dilakukan dengan kaus kaki tersebut, lalu ruang depan ditambahkan seperti biasa. Menaikkan satu nomor tanpa mengukur membuat sepatu terasa pas di toko, lalu longgar begitu dipakai dengan kaus kaki tipis.

Sandal dan sepatu terbuka

Pada sandal tali, yang diperiksa adalah tumit dan sisi telapak: tumit tidak boleh menjorok melewati tepi sol, dan jari tidak boleh keluar dari ujung. Ruang depan satu sentimeter tidak diperlukan karena kaki tidak terkurung, tetapi ujung jari terpanjang harus masih berada di atas sol.

Sepatu untuk berjalan jauh

Dalam berjalan jauh atau berlari, kaki meluncur maju pada setiap langkah menurun. Untuk sepatu semacam itu pakai batas atas kisaran ruang depan tadi, dan ukur di sore hari setelah kaki bekerja.

Sepatu hak dan sepatu ujung runcing

Pada sepatu bertumit tinggi, berat badan terdorong ke depan sehingga kaki menekan ujung dan sisi. Tambahan ruang depan tidak menolong bila ujung sepatunya runcing; yang menolong adalah memilih model yang ujungnya lebih lebar, bukan nomor yang lebih besar.

Alas Dalam Sepatu Lama sebagai Pembanding

Sepatu lama yang paling nyaman adalah bahan pembanding yang bagus, tetapi ukurlah alas dalamnya, bukan nomor di lidah sepatu. Bahan atas yang sudah melar membuat sepatu terasa longgar walau nomornya sama, sedangkan alas dalam tidak ikut melar. Panjang alas dalam yang Anda ukur kemudian dibandingkan dengan tabel sentimeter toko baru.

Tanda Sepatu Kekecilan dan Kebesaran Saat Dicoba di Rumah

Sepatu yang terlalu kecil memberi tanda jelas dalam beberapa langkah: ujung jari menyentuh ujung sepatu saat berjalan menurun, sisi telapak menonjol di atas tepi alas dalam, dan setelah beberapa hari kuku jempol menghitam. Sepatu yang terlalu besar memberi tanda lain, yaitu tumit terangkat setiap melangkah dan lecet di belakang tumit akibat gesekan.

Keduanya bisa dibedakan sebelum sepatu dipakai keluar. Berdirilah dengan kedua kaki rata, lalu dorong jari ke depan sampai menyentuh ujung. Bila tumit lantas ikut terlepas jauh dari bagian belakang sepatu, sepatu kebesaran; bila jari sudah menyentuh ujung sebelum kaki bergeser sama sekali, sepatu kekecilan. Tali yang diikat rapat atau alas tambahan hanya menolong kebesaran yang kecil.

Membaca Tabel Ukuran Toko Daring

Panjang alas dalam lebih berguna daripada nomor

Tabel yang mencantumkan panjang dalam sentimeter dicocokkan langsung dengan panjang kaki Anda ditambah satu sentimeter. Nomor terkecil yang panjangnya sama atau lebih dari angka itu adalah pilihannya. Untuk tabel yang hanya berisi nomor, ulasan pembeli yang menyebut sepatu terasa lebih kecil dari nomornya adalah tanda untuk naik setengah atau satu nomor.

Nomor yang sama tidak setara di semua toko

Karena cetakan tiap pabrik berbeda, nomor 40 dari satu toko bisa setara nomor 39,5 atau 41 di toko lain. Menyalin nomor dari sepatu lama ke pesanan baru tanpa mencocokkan ke tabel adalah sumber salah ukur yang paling mudah dihindari.

Syarat tukar ukuran

Penjual yang memperbolehkan penukaran ukuran melindungi Anda, karena tabel apa pun tetap perkiraan. Pesan satu nomor yang menurut hitungan paling tepat, bukan dua nomor sekaligus untuk dicoba.

Tes Alas Dalam Saat Sepatu Tiba

Begitu sepatu sampai, jangan langsung dipakai keluar rumah. Keluarkan alas dalamnya, berdirikan kaki terbesar Anda di atasnya, dan lihat tiga hal: ujung jari terpanjang masih sekitar satu sentimeter dari ujung alas, sisi telapak tidak melewati tepi, dan tumit berada tepat pada lengkung belakang. Lakukan di sore hari agar kaki dalam keadaan terbesar.

Setelah itu pakai di dalam rumah selama dua puluh menit sambil naik turun tangga satu kali, dan rasakan apakah jari menyentuh ujung. Sepatu yang masih bisa dikembalikan lebih baik dikembalikan sekarang daripada setelah masalahnya muncul di jalan.

Kesimpulan

Pegang satu angka: panjang kaki terbesar yang diukur di sore hari, ditambah satu sentimeter. Alas dalam sepatu yang tidak lebih pendek dari angka itu dan tidak lebih sempit dari telapak adalah ukuran Anda, apa pun nomor yang tertera di kotaknya.

Cari sebagai platform perbandingan harga dan panduan belanja terlengkap di Indonesia memudahkan Anda menemukan dan membandingkan produk terbaik sesuai kebutuhan sebelum memutuskan.

Pertanyaan / Jawaban

Berapa nomor sepatu untuk panjang kaki 25 cm?

Rumus skala Eropa memberi satu setengah kali 25 ditambah 2, yaitu 39,5. Karena jatuh di antara dua nomor, nomor 40 menjadi pilihan, bukan 39. Selanjutnya tabel toko diperiksa: alas dalam bernomor 40 harus sedikitnya 26 cm, yaitu panjang kaki ditambah satu sentimeter. Sepatu bernomor 40 dari toko yang alas dalamnya hanya 25,5 cm tetap terlalu kecil untuk Anda walaupun nomornya cocok dengan rumus, sebab ruang depannya baru setengah sentimeter dan jempol akan menyentuh ujung saat menuruni tangga. Sebaliknya, alas dalam 26,3 cm pada nomor yang sama sudah aman.

Mengapa kaki diukur sore hari dan bukan pagi?

Kaki membengkak seiring berjalannya hari, sehingga angka pagi adalah ukuran terkecil. Bagi karyawan yang bekerja dari jam delapan sampai jam lima, sepatu harus muat pada ukuran terbesar di sore hari, sebab pada saat itulah sepatu sudah paling lama terpakai. Dengan angka sore sebagai patokan, sepatu terasa sedikit longgar di pagi hari, dan tali yang diikat lebih rapat mengatasinya. Dengan angka pagi sebagai patokan, hasilnya terbalik dan tidak ada tali yang bisa memperbesar sepatu pada pukul lima sore. Hasil pengukuran juga lebih tepat setelah pulang berdiri di angkutan umum daripada setelah tidur siang.

Kaki kiri dan kanan berbeda ukuran, mana yang dipakai?

Kaki yang lebih besar. Misalnya kaki kiri 24,8 cm dan kaki kanan 25,2 cm: patokan Anda 25,2 cm, sehingga alas dalam sepatu harus sedikitnya 26,2 cm. Pada sisi kiri sepatu terasa sedikit longgar, dan tali bisa mengatasinya. Sepatu yang menekan kaki kanan tidak bisa dilonggarkan, jadi selisih sekecil empat milimeter tidak perlu dijawab dengan dua nomor berbeda dalam satu pasang. Angka kedua kaki sebaiknya sudah tersimpan di ponsel agar tidak diukur ulang setiap kali memesan.

Berapa selisih panjang antara satu nomor sepatu dan nomor berikutnya?

Satu nomor skala Eropa sekitar dua pertiga sentimeter, kira-kira 6,7 mm, dan setengah nomor sekitar 3,3 mm. Dengan begitu kesalahan ukur satu sentimeter setara satu setengah nomor. Pada kaki 25 cm, nomor 39 memberi ruang depan sekitar 0,7 cm lebih sedikit daripada nomor 40, dan selisih sekecil itu cukup membuat jempol menyentuh ujung sepatu saat menuruni tangga. Karena itu, hasil rumus 39,5 dibulatkan ke atas, bukan ke bawah. Antar toko pun nomor yang sama tidak setara: dua toko yang sama-sama menulis nomor 40 dengan alas dalam 26 cm dan 26,7 cm berbeda hampir satu nomor, sehingga yang dibandingkan adalah sentimeternya.

Bisakah memilih nomor lebih besar kalau kaki lebar?

Hanya bila panjangnya memang kurang. Kaki 25 cm yang sudah cocok dengan nomor 40 tetapi sisi telapaknya melewati tepi alas dalam tidak tertolong nomor 41, sebab panjang bertambah sekitar 0,7 cm dan membuat tumit terangkat, sedangkan lebar hampir tidak berubah. Jalan keluarnya model berujung bulat atau lebar, atau bahan atas anyaman yang menyesuaikan, sambil tetap memakai nomor 40. Pantofel berujung runcing dalam nomor berapa pun akan menyempitkan pangkal jempol dan kelingking. Ujian akhirnya tetap alas dalam: bila sisi telapak masih keluar dari tepi, model itu memang tidak cocok untuk kaki Anda.

Bagaimana mengukur kaki untuk sepatu gunung berkaus kaki tebal?

Kaus kaki tebal yang akan dipakai dikenakan saat mengukur, lalu ruang depan ditambahkan seperti biasa. Kaki 25 cm yang diukur dengan kaus kaki tipis menghasilkan sepatu yang terlalu sempit begitu kaus kaki tebal dipakai, dan menaikkan satu nomor tanpa mengukur membuat sepatu longgar saat kaus kaki tipis dipakai lagi. Jadi satu pengukuran tidak cukup bila satu pasang sepatu dipakai dengan dua jenis kaus kaki. Karena kaus kaki tipis dan tebal memakai dua pengukuran, pilih satu jenis untuk satu pasang sepatu.

Bagaimana memilih ukuran sandal tali yang pas?

Pada sandal tali, ruang depan satu sentimeter tidak diperlukan karena kaki tidak terkurung. Yang diperiksa adalah tumit dan sisi telapak: tumit tidak menjorok melewati tepi sol dan ujung jari terpanjang masih berada di atas sol. Untuk kaki 25 cm yang jari terpanjangnya sudah menyentuh tepi depan sol, naiklah satu nomor, karena satu nomor hanya menambah sekitar 0,7 cm. Bila jari masih berada di atas sol tetapi tumit menjorok, nomornya terlalu kecil di bagian belakang dan perlu model lain. Sandal juga dicoba di sore hari, saat kaki sudah membesar, bukan di pagi hari.

Bagaimana memastikan ukuran saat membeli sepatu secara daring?

Alas dalam dari sepatu lama yang paling nyaman diukur dulu, lalu dibandingkan dengan kolom sentimeter di tabel toko. Nomor terkecil yang alas dalamnya sama atau lebih panjang dari kaki ditambah satu sentimeter menjadi pilihan. Bila dua toko memberi nomor berbeda untuk alas dalam yang sama panjang, ikuti sentimeternya, bukan nomornya. Setelah sepatu tiba, lakukan tes alas dalam di sore hari sebelum memakainya keluar rumah, lalu kembalikan bila jari menempel di ujung. Bagian lidah sepatu lama dengan nomornya sengaja diabaikan, sebab bahan atas yang sudah melar membuat nomornya menyesatkan, sedangkan alas dalam tidak ikut melar.

Tertarik dengan produk ini?

Temukan harga terbaik di Shopee

Belanja Sekarang di Shopee

Gunakan Cari untuk membandingkan pilihan Sepatu dari berbagai toko sebelum memutuskan.

Artikel Terkait tentang Fashion

Fashion

Cara Memilih Sepatu Safety untuk Kerja Lapangan yang Tidak Bikin Kaki Lelah

Kode S1P atau S3 pada lidah sepatu lebih menentukan daripada tampilannya. Cocokkan sepatu safety dengan bahaya kerja lapangan, lalu uji ruang jari agar kaki tidak cepat lelah.

12 min
Fashion

Cara Memilih Kain untuk Dijahit di Penjahit agar Tidak Menyusut Setelah Dicuci

Katun menyusut 3 hingga 5 persen, jadi baju jahitan bisa sempit setelah cucian pertama. Cuci kain dulu, ukur potongan uji 20 cm, lalu hitung tambahan meter sebelum ke penjahit.

11 min
Fashion

Cara Memilih Legging Wanita yang Tidak Menerawang dan Tidak Melorot

Legging menerawang karena kainnya ditarik terlalu jauh di pinggul, dan melorot karena pita sempit. Cek rajutan, hitung regangan ukuran, dan pilih legging wanita berpita lebar.

12 min
Fashion

Cara Memilih Bahan Hijab Segi Empat yang Tidak Menerawang dan Mudah Dibentuk

Voal, paris, sifon, dan satin berbeda pada tenunan, serat, dan kelicinan. Bandingkan bahan hijab segi empat supaya tidak menerawang, tidak melorot, dan mudah dibentuk di kepala.

13 min
Lihat semua artikel Fashion →