Cara Memilih Jaket Motor dengan Pelindung Siku dan Punggung untuk Jarak Jauh
Label di Dalam Jaket Lebih Jujur daripada Deskripsi Iklan
Pilih jaket motor yang memuat label kelas EN 17092 minimal A, dengan pelindung siku dan bahu bertanda EN 1621 bagian 1 serta pelindung punggung bertanda EN 1621 bagian 2. Untuk jalan raya dan jarak jauh, ambil kelas AA yang berpanel udara, lalu pastikan pelindung tetap menutup siku saat Anda duduk di atas motor.
Tulisan "dilengkapi pelindung siku dan punggung" di halaman penjualan belum membuktikan apa pun. Jaket yang benar-benar diuji membawa label yang dijahit di sisi dalam, berisi gambar jaket, nomor standar, serta huruf kelas. Pelindungnya pun membawa tanda sendiri. Tanpa kedua label itu, isi kantong di siku dan punggung hanyalah busa. Perlakukan jaket seperti itu sebagai jaket biasa, setebal apa pun kainnya.
Jaket dan pelindungnya diuji secara terpisah. Penilaian kelas menyangkut kain dan jahitan jaket terhadap geseran aspal, sedangkan tingkat menilai seberapa banyak benturan yang diserap busa pelindung. Jaket kelas AA bisa saja membawa pelindung tingkat 1, dan jaket kelas A bisa membawa pelindung tingkat 2, sehingga kedua label perlu dibaca sendiri-sendiri.
Perjalanan jauh menaikkan taruhannya. Energi sebuah benturan naik mengikuti kuadrat kecepatan, jadi jatuh pada 80 km per jam membawa energi empat kali lipat dibanding jatuh pada 40 km per jam. Jaket yang cukup untuk antar jemput dalam kota belum tentu cukup untuk jalan tol atau jalur lintas provinsi.
Di sisi lain, jaket yang paling kuat di atas kertas hampir pasti juga yang paling panas. Pengendara yang kepanasan di jam kedua membuka ritsleting, menggulung lengan, lalu melepas jaket dan menyimpannya di tas. Jaket yang dilepas tidak melindungi apa pun. Jadi sasarannya adalah kelas tertinggi yang masih Anda pakai sampai tujuan.
Untuk pembelian lewat toko daring, minta foto label di sisi dalam jaket sebelum membayar. Penjual yang tidak bisa menunjukkannya menjual jaket tanpa bukti kelas. Lewati tawaran itu. Periksa huruf kelas lebih dulu, lalu tingkat pelindung punggung, lalu pas tidaknya pelindung di siku Anda. Warna dan jumlah saku datang paling akhir.
Cara Membaca Kelas pada Label Jaket
Pakaian pengendara motor diuji menurut EN 17092, dan jaket yang lolos membawa huruf kelasnya pada label. Ada lima kelas: AAA, AA, A, B, dan C. Semakin banyak huruf A, semakin berat ujian geseran aspal yang harus dilewati kain jaket.
Kelas A, AA, dan AAA
Jaket kelas A adalah batas bawah untuk disebut berpelindung, dan wajib sudah memuat pelindung benturan. AA berada di tengah. AAA paling tinggi, berbentuk kulit tebal atau setelan lengkap yang berat serta panas.
Untuk perjalanan dalam kota dengan kecepatan rendah, kelas A sudah masuk akal. Untuk jalan raya, ambil AA. Jaket AAA baru layak dipertimbangkan bila Anda tahan panas dan memang rutin melaju kencang di jalan bebas hambatan. Dari 40 ke 80 km per jam kecepatan naik dua kali dan energi naik empat kali. Itu alasan jalan raya menuntut kelas lebih tinggi daripada gang kompleks.
Kelas B dan kelas C
Ketahanan geser jaket kelas B setara kelas A, tetapi tanpa pelindung bawaan. Anda memasang pelindung sendiri, sehingga jenis ini cocok bagi pengendara yang sudah memegang pelindung punggung terpisah dan ingin memilih tingkatnya sendiri. Jaket kelas B yang dipasangi pelindung bertanda EN 1621 bisa menyamai jaket kelas A, dan itu sah untuk jarak jauh.
Pakaian kelas C bukan jaket dalam arti sebenarnya. Ia hanya penahan pelindung yang dipakai di bawah atau di atas pakaian lain, dan tidak tahan geser. Jaket tanpa huruf kelas, misalnya jaket denim, jaket parasut, atau jaket berkerudung berlabel "khusus berkendara", tidak memiliki bukti ketahanan geser sama sekali, setebal apa pun kainnya.
Tingkat 1 dan Tingkat 2 pada Pelindung
Pelindung benturan diuji menurut EN 1621. Bagian 1 mengatur pelindung siku, bahu, lutut, serta pinggul, sedangkan bagian 2 mengatur pelindung punggung. Pengujiannya mengukur gaya yang masih diteruskan ke tubuh di bawah pelindung saat dibenturkan di laboratorium. Angka lebih kecil berarti lebih banyak benturan terserap, dan tingkat 2 selalu lebih baik daripada tingkat 1.
Siku dan bahu
Pelindung siku dan bahu tingkat 1 meneruskan gaya di bawah 35 kN, sedangkan tingkat 2 di bawah 20 kN. Angka 20 adalah sekitar 57 persen dari 35, jadi pelindung tingkat 2 meneruskan kurang dari enam persepuluh gaya yang lolos pada tingkat 1.
Harganya adalah ketebalan dan kekakuan. Itu terasa di siku. Pelindung tingkat 2 lebih tebal, dan di siku yang terus menekuk selama berjam-jam ia lebih mudah mengganjal. Untuk pemakaian dalam kota, tingkat 1 sudah cukup. Untuk jalan raya, pilih tingkat 2 selama bentuknya tidak menyulitkan gerak lengan.
Perhatikan juga tanda T+ pada label pelindung. Tanda itu berarti pelindung diuji pada suhu 40 derajat Celsius, dan itu relevan di daerah panas karena pelindung di jaket memang bekerja pada suhu setinggi itu.
Punggung
Pada pelindung punggung, tingkat 1 memiliki rata-rata gaya di bawah 18 kN dengan nilai tertinggi 24 kN. Tingkat 2 memiliki rata-rata di bawah 9 kN dengan nilai tertinggi 12 kN. Rata-rata tingkat 2 tepat setengah dari tingkat 1.
Itu selisih relatif terbesar di antara kedua jenis pelindung, dan alasan terkuat untuk mendahulukan punggung. Pelindung punggung bisa diganti setelah jaket dibeli, sedangkan kelas jaket tidak bisa diubah. Jaket kelas AA dengan pelindung punggung tingkat 1 karena itu masih bisa dinaikkan, asal kantong punggungnya memuat pelindung tingkat 2.
Busa Tipis di Kantong Punggung
Sebagian jaket menyertakan lembaran busa tipis di kantong punggung sekadar untuk memberi bentuk. Lembaran tanpa tanda EN 1621 bagian 2 tidak memiliki bukti uji benturan, jadi perlakukan ia sebagai bantalan kenyamanan. Pelindung yang sebenarnya lebih tebal, lebih kaku, dan membawa tanda pada permukaannya. Ukur tinggi dan lebar kantong punggung dengan penggaris sebelum membeli pelindung pengganti. Pelindung tingkat 2 lebih tebal. Kantong yang sempit tidak akan memuatnya. Kantong dengan tali penahan menjaga pelindung tidak merosot ke pinggang saat Anda membungkuk di atas motor. Untuk jaket yang kantongnya tidak memadai, pelindung punggung juga dijual dalam bentuk rompi yang diikat di badan.
Pas di Badan Menentukan Pelindung Tetap di Tempatnya
Pelindung yang bergeser tidak melindungi. Ini soal ukuran. Saat jatuh, jaket meluncur di aspal, dan pelindung yang longgar ikut berpindah ke lengan bawah atau perut. Ukuran jaket karena itu lebih menentukan daripada tingkat pelindung di atas kertas.
Uji di atas motor
Cobalah jaket sambil duduk dan memegang setang, bukan sambil berdiri di depan cermin. Dengan siku menekuk, pelindung harus menutup tulang siku, bukan jatuh ke lengan bawah. Pelindung bahu menutup ujung bahu, dan ujung lengan baju sudah sampai pergelangan tangan saat tangan terulur ke depan.
Ukuran satu tingkat lebih besar terasa lebih nyaman di toko, tetapi membuat pelindung melayang di atas siku saat lengan menekuk. Untuk dua ukuran yang terasa sama, ambil yang lebih kecil dan periksa apakah kaus tebal masih muat di bawahnya.
Lengan, pinggang, dan kerah
Pinggang jaket harus tetap menutup bagian bawah punggung saat Anda membungkuk ke depan. Tali pengatur di lengan dan pinggang menolong, asal bukan satu-satunya penahan jaket di tempat. Kerah yang kaku menggesek leher selama perjalanan panjang, sehingga pilih kerah berlapis lembut.
Ukuran Badan Kecil atau Besar Mengubah Pilihan Pelindung
Pelindung siku dan bahu dibuat untuk lengan dengan ukuran tertentu. Pada badan kecil, pelindung ukuran standar menutup separuh lengan bawah dan menyulitkan tangan menggapai tuas. Pada badan besar, pelindung kecil tidak menutup ujung siku. Pelindung punggung pun harus sepanjang punggung: ia seharusnya memanjang dari bahu sampai pinggang, sehingga ukur jarak dari pangkal leher ke pinggang di badan Anda dan bandingkan dengan panjang pelindung. Cari potongan jaket yang khusus untuk badan Anda, termasuk potongan wanita. Pilih juga jaket yang tali pengatur lengannya cukup panjang untuk menarik pelindung ke posisi yang tepat.
Panas Siang Hari dan Cara Jaket Berjaring Melawannya
Jaket bukan hanya soal geseran, tetapi juga soal suhu tubuh di jam ketiga perjalanan. Jenis kain tidak menentukan kelas, hasil uji yang menentukan. Jaket berjaring bisa berlabel A atau AA, sama seperti jaket kain tebal.
Panel udara dan warna
Panel berjaring bekerja hanya saat motor melaju, karena udara yang lewat membawa panas keluar. Saat macet atau berhenti di lampu merah, panel itu tidak menolong. Panasnya terasa penuh. Warna gelap menyerap lebih banyak panas matahari, jadi warna terang atau abu-abu lebih sejuk saat berhenti lama.
Cari jaket dengan panel berjaring di dada dan punggung, ditambah bagian dalam lengan, serta ritsleting ventilasi yang bisa dibuka dengan satu tangan. Kain tebal berlapis di atas siku dan bahu menahan panas, jadi pilih panel yang tetap terbuka di sana.
Lapisan dalam yang bisa dilepas
Penghangat lepasan memberi satu jaket dua fungsi. Saat siang panas, lepas lapisannya dan biarkan udara mengalir. Saat melewati dataran tinggi atau berkendara malam, pasang lagi. Jaket tanpa penghangat lepasan memaksa Anda memilih satu suhu untuk seluruh perjalanan.
Hujan Tidak Selalu Membutuhkan Jaket Kedap Air
Selaput kedap air di dalam jaket menahan keringat dan menambah panas. Jaket berjaring ditambah jas hujan terpisah yang dipakai di luar saat hujan turun lebih sejuk untuk perjalanan jauh. Jas hujan menutup panel udara, jadi lepaskan begitu hujan berhenti.
Versi lepasan cocok bagi pengendara harian yang tidak mau berhenti menyiapkan jas hujan di tengah jalan. Untuk perjalanan sesekali, jas hujan terpisah lebih ringan dan lebih murah. Jaket yang basah juga menjadi berat dan dingin pada kecepatan tinggi, jadi keringkan jaket dan lapisan lepasannya secara terpisah setelah hujan.
Kerah, Ritsleting, dan Jahitan di Titik Tekan
Tarik jahitan di bahu dan siku dengan dua tangan, lalu periksa juga bawah ketiak. Celah di antara dua kain menandakan jahitan itu akan lebih dulu terbuka saat jaket meluncur. Ritsleting sebaiknya berlapis kain penutup, dan ujung lengan memiliki perekat yang bisa dikencangkan di atas sarung tangan agar angin dan serpihan tidak masuk. Ritsleting depan bekerja setiap kali Anda memakai jaket, jadi coba tarik dan turunkan beberapa kali di toko. Kepala ritsleting yang seret atau bergigi renggang akan macet saat tangan Anda berkeringat atau memakai sarung tangan tebal.
Perjalanan Jauh Menambah Kebutuhan di Malam dan di Saku
Terlihat dari belakang
Panel pemantul cahaya di bahu, punggung, dan lengan membuat pengendara terlihat dari lampu kendaraan lain di malam hari. Jaket berwarna gelap tanpa pemantul hampir tak terlihat di jalan lintas yang minim penerangan.
Saku dan beban
Saku berritsleting wajib untuk ponsel dan dompet, sebab saku terbuka mudah mengosongkan isinya di jalan. Hindari memasukkan benda keras ke kantong punggung atau saku dekat tulang belakang, karena benda itu menekan tubuh saat jatuh. Jaket yang berat dan tebal juga menambah beban di bahu, sedangkan jaket berjaring dengan penghangat lepasan lebih ringan di sebagian besar perjalanan.
Rompi Pelindung atau Jaket Lengkap
Rompi pelindung kelas C cocok bagi pengendara yang memakai kemeja kerja di dalam kota dan tidak mau berganti jaket tebal. Ia menahan benturan di punggung dan dada, tetapi tidak tahan geser. Lengan dan badan tetap terseret aspal. Untuk jarak jauh, jaket berkelas A atau AA memberi ketahanan geser yang tidak bisa digantikan rompi. Standar membedakan dua jenis: CU untuk pelindung yang dipakai di bawah pakaian lain, dan CO untuk yang dipakai di atasnya. Jenis CU tersembunyi di bawah kemeja. Jenis CO terlihat dan menambah satu lapisan panas di atas pakaian.
Jaket Bekas Perlu Diperiksa Lebih Teliti
Jaket bekas tetap bisa dipakai bila labelnya masih terbaca dan kelasnya memenuhi kebutuhan Anda. Label yang pudar sampai huruf kelasnya hilang berarti kelas tidak bisa dibuktikan, jadi anggap jaket itu tanpa kelas. Jahitan di bahu dan siku yang menganga menandakan jaket pernah meluncur di aspal. Pelindung bisa diganti, tetapi kain dan jahitan yang sudah rusak tidak.
Perawatan Jaket dan Penyimpanan Pelindung
Keluarkan semua pelindung sebelum mencuci jaket, dan ikuti petunjuk di label perawatan. Gantung jaket di gantungan lebar supaya bahunya tidak berubah bentuk. Cek jahitan dan ritsleting setiap kali mencuci, karena kerusakan kecil lebih mudah diperbaiki sebelum jaket dipakai lagi. Pelindung yang retak, getas, atau penyok permanen sebaiknya diganti, begitu juga pelindung yang baru menahan benturan keras, mengikuti petunjuk pembuatnya.
Kesimpulan
Dua jaket yang tampak sama di toko bisa berbeda jauh bila satu berlabel kelas A dengan pelindung punggung tingkat 1, dan satunya kelas AA dengan pelindung punggung tingkat 2. Untuk jarak jauh, tetapkan kelas AA, pelindung punggung bertanda EN 1621 bagian 2, dan panel udara terlebih dahulu. Warna dan jumlah saku bisa menyusul.
Cari sebagai platform perbandingan harga dan panduan belanja terlengkap di Indonesia memudahkan Anda menemukan dan membandingkan produk terbaik sesuai kebutuhan sebelum memutuskan.
Pertanyaan / Jawaban
Kelas berapa yang cukup untuk matic harian di dalam kota?
Untuk antar jemput dalam kota dengan kecepatan rendah, jaket kelas A sudah memadai selama pelindung di siku dan bahunya bertanda EN 1621 bagian 1 dan Anda memakainya setiap hari. Naikkan ke kelas AA begitu rute harian Anda melewati jalan raya atau jalan layang tempat kecepatan mencapai 80 km per jam, sebab energi benturan pada kecepatan itu empat kali lipat dibanding 40 km per jam. Jaket AAA tidak masuk akal untuk rute pendek karena kainnya berat dan panas. Jaket denim atau jaket parasut setebal apa pun tidak memenuhi syarat ini karena tidak memiliki huruf kelas, jadi kain tebal bukan pengganti label di sisi dalam.
Mana yang lebih dulu dinaikkan, pelindung siku atau pelindung punggung?
Dahulukan punggung. Pelindung punggung tingkat 2 meneruskan rata-rata di bawah 9 kN, setengah dari tingkat 1 yang di bawah 18 kN, sedangkan pada siku tingkat 2 hanya turun ke sekitar 57 persen dari tingkat 1. Jaket Anda mungkin sudah membawa pelindung siku tingkat 1 dan hanya busa tipis tanpa tanda di punggung. Untuk jaket semacam itu, ukur kantong punggung dengan penggaris lalu cari pelindung punggung tingkat 2 yang muat di dalamnya. Pelindung siku menyusul belakangan, dan hanya bila bentuknya tidak mengganjal lengan saat Anda menekuk siku di setang. Tingkat 2 di siku lebih tebal dan kaku, jadi coba dulu sebelum menganggapnya wajib.
Bisakah jaket biasa dipakai dengan rompi pelindung?
Bisa, dengan batas yang jelas. Pakaian kelas C menahan benturan di punggung dan dada, namun tidak tahan geser. Jaket denim atau jaket parasut di atasnya juga tidak memiliki bukti ketahanan geser, jadi lengan dan badan Anda tetap terseret aspal saat jatuh. Kombinasi ini masuk akal untuk pegawai berkemeja yang melaju pelan di dalam kota dan tidak mau berganti jaket tebal. Untuk perjalanan jauh di jalan raya dengan kecepatan 80 km per jam, jaket berkelas A atau AA tetap pilihan yang lebih aman. Rompi jenis CU cocok bila ingin tersembunyi di bawah kemeja, dan jenis CO bila ingin yang terlihat serta bersedia menambah satu lapisan panas.
Perlukah mengganti busa punggung bawaan jaket?
Perlu bila busa itu tidak bertanda EN 1621 bagian 2. Lembaran tanpa tanda tidak memiliki bukti uji benturan, jadi ia hanya bantalan kenyamanan. Pelindung pengganti bertanda tingkat 2 lebih tebal dan lebih kaku, maka ukur tinggi dan lebar kantong punggung sebelum membelinya, dan pastikan kantong itu memuatnya. Busa bawaan yang sudah bertanda bagian 2 tingkat 1 tetap sah dipakai. Pada kasus itu penggantian ke tingkat 2 menjadi peningkatan pilihan, bukan kewajiban, dan layak dilakukan untuk jalan raya.
Bagaimana memastikan jaket tidak kebesaran untuk pelindungnya?
Duduklah di atas motor dengan tangan di setang, lalu lihat letak pelindung. Pada siku yang menekuk, pelindung harus menutup tulang siku, dan ujung lengan baju sudah sampai pergelangan tangan. Ukuran L yang terasa nyaman tetapi membuat pelindung siku melayang di atas siku berarti terlalu besar, jadi coba ukuran M dan periksa apakah kaus tebal masih muat di bawahnya. Untuk dua ukuran yang terasa sama, ambil yang lebih kecil. Uji di atas motor lebih menentukan daripada tabel ukuran.
Perlukah jaket kedap air untuk perjalanan jauh yang bisa kehujanan?
Tidak harus. Jaket berjaring ditambah jas hujan terpisah lebih sejuk daripada jaket berselaput kedap air, yang menahan keringat. Bawa jas hujan dan pakai saat hujan turun, lalu lepas begitu reda supaya panel udara bekerja lagi. Untuk pengendara harian yang tidak mau berhenti menyiapkan jas hujan di tengah jalan, versi lepasan lebih cocok. Setelah kehujanan, keringkan jaket dan penghangat lepasannya secara terpisah supaya tidak tetap lembap di perjalanan berikutnya. Jaket yang basah juga lebih berat dan dingin pada kecepatan tinggi.
Apakah jaket berjaring kurang aman dibanding jaket kain tebal?
Tidak otomatis. Jaket berjaring bisa berlabel A atau AA, karena label mencerminkan hasil uji dan bukan kainnya. Periksa huruf kelas di label dan tanda pelindung, bukan tampilan kainnya. Kekurangan jaket berjaring adalah panel udara hanya bekerja saat motor melaju, sehingga di kemacetan panas tetap terasa. Pilih warna terang atau abu-abu untuk berhenti lama di bawah matahari, dan bawa jas hujan bila rute melewati daerah yang cuacanya berubah. Pasang penghangat lepasan bila perjalanan Anda berlanjut ke dataran tinggi atau malam hari.
Apakah jaket kelas B layak untuk perjalanan jauh?
Layak, asal Anda melengkapinya sendiri. Ketahanan geser jaket kelas B setara kelas A, tetapi pelindung benturan tidak termasuk. Pasang pelindung bertanda EN 1621 bagian 1 di siku dan bahu serta pelindung punggung bertanda bagian 2 sebelum berangkat, lalu cek apakah kantongnya memuat pelindung yang Anda pilih. Jaket kelas B tanpa pelindung terpasang sama dengan jaket tanpa pelindung, sehingga tidak boleh dipakai ke jalan raya. Dengan pelindung tingkat 2 di punggung, jaket kelas B menyamai jaket kelas A dan sah untuk jarak jauh.