Strategi Menyiapkan Dana Darurat Keluarga
Satu bulan dulu, angka ideal menyusul
Siapkan dana darurat keluarga secara bertahap: satu bulan pengeluaran wajib lebih dulu, lalu tiga bulan, lalu angka akhir yang sesuai cara keluarga mencari nafkah. Simpan di rekening terpisah yang bisa dicairkan dalam sehari, dan pakai hanya saat pemasukan berhenti atau biaya mendesak tidak bisa ditunda.
Sebelum memutuskan, Anda dapat melihat pilihan Bank di Cari sebagai referensi awal.
Dana darurat gagal terbentuk di banyak rumah tangga karena targetnya terlalu jauh, bukan karena niatnya kurang. Enam bulan pengeluaran terdengar wajar di tulisan keuangan mana pun. Bagi keluarga yang hanya menyisihkan sepersepuluh penghasilan, angka itu bisa berarti lebih dari tiga tahun menabung tanpa tanda kemajuan, dan target yang tidak terlihat bergerak biasanya ditinggalkan.
Memecahnya menjadi tahap membuat kemajuan terlihat. Dasarnya adalah pengeluaran wajib, yaitu biaya yang tetap berjalan ketika pemasukan berhenti: makan, listrik, air, sewa atau cicilan rumah, ongkos sekolah, transportasi kerja, iuran jaminan kesehatan, dan cicilan minimum utang. Langganan hiburan, jajan luar, dan liburan tidak ikut dihitung karena pos itu dipotong lebih dulu saat keadaan sulit.
Jumlah yang tepat berbeda untuk tiap rumah. Pasangan bergaji tetap memerlukan bantalan yang lebih tipis daripada satu pengemudi ojek daring yang menghidupi empat anggota keluarga. Keluarga yang menanggung orang tua perlu menambahkan kebutuhan mereka ke dalam hitungan. Pemisahan peran juga ikut menentukan: siapa yang memegang rekening, siapa yang boleh mencairkan, dan kejadian apa yang membuat pencairan sah.
Tempatnya juga menentukan. Dana darurat yang bercampur dengan dompet digital belanja harian akan terpakai sedikit demi sedikit tanpa disadari. Rekening terpisah, tanpa kartu debit yang dibawa ke mana-mana, memberi jeda beberapa menit sebelum uang keluar, dan jeda itu cukup untuk mencegah pembelian yang bukan darurat.
Aturan pakainya sama pentingnya dengan jumlahnya. Hanya dua jenis kejadian yang layak memakai dana ini: pemasukan yang terhenti dan biaya yang tidak bisa menunggu. Atap yang bocor besar, kendaraan pencari nafkah yang mogok, atau anggota keluarga yang dirawat inap masuk kategori itu. Diskon akhir tahun dan renovasi dapur yang sudah lama diinginkan tidak.
Pengeluaran wajib sebagai dasar hitungan
Gaji bukan dasar yang tepat untuk menghitung dana darurat. Saat pemasukan terhenti, yang perlu ditutup adalah pengeluaran yang tidak bisa dihentikan, dan angkanya lebih kecil daripada gaji.
Yang masuk hitungan
Jumlahkan makanan sehari-hari, listrik, air, gas, sewa atau cicilan rumah, ongkos sekolah, bensin atau ongkos ke tempat kerja, iuran BPJS Kesehatan, premi asuransi yang sudah berjalan, dan cicilan minimum utang. Ambil angkanya dari mutasi rekening dan riwayat dompet digital tiga bulan terakhir, bukan dari ingatan. Ingatan hampir selalu menghilangkan pengeluaran kecil yang berulang.
Yang dikeluarkan dari hitungan
Hiburan, langganan tayangan, makan di luar, kado, dan cicilan barang yang boleh ditunda tidak masuk. Pos itu bisa dihentikan seminggu setelah masalah muncul, jadi dana darurat tidak perlu membiayainya.
Biaya tahunan dibagi dua belas
Uang sekolah per semester, premi tahunan, dan pajak kendaraan hanya muncul sekali dalam setahun, tetapi tetap pengeluaran wajib. Bagi dua belas dan masukkan ke hitungan bulanan. Tagihan tahunan senilai 12 ditambahkan sebagai 1 per bulan.
Tiga tahap target dan lamanya mencapainya
Ambil contoh yang bisa Anda cocokkan dengan catatan sendiri. Penghasilan bulanan 100, pengeluaran wajib 70, dan Anda menyisihkan 10 tiap bulan. Tahap pertama, satu bulan pengeluaran wajib atau 70, tercapai dalam 7 bulan. Tahap kedua, tiga bulan atau 210, tercapai dalam 21 bulan. Enam bulan atau 420 memerlukan 42 bulan, yaitu tiga setengah tahun.
Setoran yang lebih besar memendekkan waktu dengan cepat. Menyisihkan 15 membuatnya selesai dalam 5 bulan, sedangkan menyisihkan 5 memperpanjangnya menjadi 14 bulan. Menekan pengeluaran wajib dari 70 menjadi 65 juga menurunkan target tiap tahap, sehingga memangkas pengeluaran dan menaikkan setoran sama-sama berguna.
Bulan pertama menutup kejadian yang paling mungkin terjadi: ban motor pecah, gigi yang harus dicabut, atau gaji telat dua minggu. Tiga bulan menutup masa mencari pekerjaan yang singkat dan sakit yang menurunkan pemasukan. Angka akhir bergantung pada jenis keluarga.
Atur pemindahan otomatis sehari setelah gajian. Menabung dari sisa akhir bulan jarang berhasil, sebab sisa akhir bulan sering nol.
Berapa bulan yang cocok untuk tiap jenis keluarga
Angka berikut patokan kerja, bukan ketentuan baku. Semakin sulit pemasukan digantikan, semakin besar targetnya.
Dua penghasilan tetap
Tiga bulan sudah memadai bagi pasangan yang keduanya bekerja kantoran. Bila salah satu berhenti, yang lain masih mengisi sebagian pengeluaran, sehingga tahap kedua cukup. Naikkan ke enam bulan bila cicilan rumah memakan lebih dari separuh pengeluaran wajib. Perlakukan pasangan sebagai satu penghasilan bila keduanya bekerja di perusahaan atau sektor yang sama, sebab satu keputusan perusahaan bisa menghentikan dua gaji sekaligus.
Satu penghasilan tetap
Enam hingga sembilan bulan adalah kisaran yang masuk akal. Bila pencari nafkah berhenti, pemasukan keluarga nol, dan mencari pekerjaan baru bisa memakan waktu berbulan-bulan. Keluarga dengan anak kecil cenderung memilih ujung atas kisaran karena biaya sekolah dan kesehatan sulit dipangkas. Sembilan bulan juga lebih aman bila keahlian pencari nafkah sempit, sebab lowongan yang cocok lebih jarang.
Penghasilan harian atau musiman
Pengemudi ojek daring, pedagang pasar, dan tukang bangunan perlu sembilan hingga dua belas bulan. Pemasukan mereka naik turun tiap minggu, dan satu kali sakit berarti satu atau dua minggu tanpa penghasilan sama sekali. Hitung pengeluaran wajib dari bulan terburuk dalam setahun, bukan dari rata-rata. Pemasukan yang bergantung pada cuaca, seperti tukang bangunan di musim hujan lebat atau pedagang keliling, juga menurun justru ketika pengeluaran rumah naik, sehingga ujung atas kisaran ini bukan berlebihan.
Menanggung orang tua atau saudara
Tambahkan kebutuhan mereka ke pengeluaran wajib sebelum mengalikan, lalu gunakan ujung atas kisaran jenis keluarga Anda. Orang yang bergantung pada Anda tidak ikut menanggung risiko pekerjaan Anda, tetapi ikut kehilangan saat Anda berhenti.
Kejadian yang layak memakai dana ini
Pemakaian dana ini memerlukan dua syarat sekaligus: pemasukan terhenti atau biaya tidak bisa ditunda, dan kejadiannya tidak bisa diperkirakan jauh hari. PHK, rawat inap di luar tanggungan, kendaraan kerja yang rusak, dan atap atau pipa yang bocor besar lolos. Mudik tahunan, renovasi, dan uang muka kendaraan tidak lolos karena tanggalnya bisa dihitung dan dicicil dari tabungan lain.
Tagihan yang datang tiap tahun juga bukan darurat. Uang sekolah dan pajak kendaraan sudah masuk hitungan bulanan seperti yang dijelaskan tadi, jadi dibayar dari pos itu. Kenaikan harga bahan pokok yang berlangsung berbulan-bulan pun bukan darurat; itu perubahan anggaran yang dijawab dengan anggaran baru.
BPJS Kesehatan dan asuransi mengubah isi kebutuhan
Kepesertaan jaminan kesehatan yang aktif menanggung sebagian besar biaya perawatan di fasilitas yang bekerja sama, sehingga target dana darurat tidak perlu mencakup tagihan rumah sakit penuh. Syaratnya iuran dibayar. Kepesertaan yang menunggak menjadi tidak aktif, dan pada hari anggota keluarga masuk rumah sakit, itu terlambat diperbaiki.
Yang tetap tidak tertutup: penghasilan harian yang hilang selama sakit, ongkos keluarga yang menunggu di rumah sakit, obat dan layanan di luar yang ditanggung, serta biaya pindah ke fasilitas lain bila diperlukan. Jaminan kesehatan menurunkan target, tetapi tidak menggantikan dana ini. Premi asuransi jiwa atau kendaraan yang sudah berjalan masuk pengeluaran wajib.
Tempat menyimpan dana yang cepat cair
Dana darurat dinilai dari seberapa cepat bisa dipegang, bukan dari seberapa tinggi hasilnya.
Rekening tabungan terpisah
Tempat utama untuk tahap pertama. Tidak ada risiko nilai turun, dan dana bisa dicairkan di hari yang sama. Simpanan di bank umum dijamin Lembaga Penjamin Simpanan hingga Rp2 miliar per nasabah per bank, dengan syarat simpanan tercatat resmi di bank dan bunganya tidak melebihi tingkat bunga penjaminan. Buka rekening di bank yang berbeda dari rekening gaji bila Anda ingin jarak tambahan dari godaan. Pemilik usaha kecil memisahkan lagi rekening modal dagang dari dana ini.
Deposito berjangka
Cocok untuk bagian tahap kedua yang jelas tidak akan dipakai bulan ini. Pencairan sebelum jatuh tempo umumnya dikenai penalti, jadi jangan seluruhnya ditaruh di sini. Pilih jangka pendek, satu atau tiga bulan, dengan perpanjangan otomatis dimatikan.
Emas dan reksa dana pasar uang
Keduanya bisa dipakai untuk sisa tahap kedua dan tahap akhir, tetapi bukan untuk tahap pertama. Harga emas naik turun dan ada selisih harga jual dan beli, sehingga menjual saat butuh bisa rugi. Reksa dana pasar uang tidak dijamin penjamin simpanan dan perlu satu hingga beberapa hari kerja untuk cair. Instrumen yang nilainya berayun tajam seperti saham dan aset kripto tidak cocok untuk dana darurat. Modal usaha juga tidak cocok karena uangnya terkunci di stok dan piutang.
Rekening bersama atau atas nama satu orang
Rekening yang bisa diakses kedua pasangan lebih aman daripada rekening atas nama salah satu. Kejadian darurat sering datang saat satu orang sedang sulit dihubungi atau justru yang dirawat, dan uangnya harus tetap bisa diambil. Buat rekening bersama bila bank menyediakannya, atau pastikan pasangan memegang akses aplikasi dan tahu letak kartunya.
Sepakati juga kejadian apa yang membuat pencairan sah. Kalimat singkat di catatan ponsel sudah cukup, misalnya pemasukan berhenti lebih dari seminggu atau tagihan kesehatan mendadak yang tidak ditanggung. Kesepakatan tertulis mencegah perdebatan saat tekanan sedang tinggi.
Cicilan berjalan: lunasi utang atau tambah dana darurat
Selesaikan tahap pertama lebih dulu, apa pun kondisi utangnya. Tanpa satu bulan bantalan, satu kejadian kecil memaksa Anda berutang lagi, dan utang baru itu biasanya lebih mahal dari yang sedang dibayar.
Utang berbunga tinggi
Saldo kartu kredit, cicilan tanpa kartu, dan pinjaman daring berbunga jauh lebih tinggi daripada bunga simpanan mana pun. Lunasi dulu sebelum mengisi tahap kedua, karena setiap rupiah yang melunasi utang itu menghemat bunga yang lebih besar daripada hasil tabungan. Cicilan minimum tetap dibayar selama pelunasan berjalan.
Cicilan rumah dan kendaraan
Cicilan dengan bunga lebih rendah dan jangka panjang tidak perlu didahulukan. Lanjutkan pembayaran normal dan isi tahap kedua secara paralel. Mempercepat pelunasan cicilan rumah sambil dana darurat tipis hanya memindahkan uang ke tempat yang sulit diambil kembali.
Permintaan bantuan dari keluarga besar
Putuskan batasnya sebelum ada yang meminta. Dana darurat bukan sumber pinjaman untuk kerabat, sebab dana itu menjamin kebutuhan rumah tangga sendiri. Bila Anda ingin bisa membantu, siapkan pos terpisah dengan jumlah tahunan tertentu dan jawab permintaan dari pos itu. Pos yang sudah habis berarti jawabannya menunggu tahun berikutnya.
Mengisi ulang setelah terpakai
Dana yang terpakai belum selesai tugasnya sampai terisi lagi. Hentikan tujuan lain, seperti investasi atau tabungan liburan, dan arahkan seluruh setoran ke dana darurat sampai tahap pertama kembali penuh.
Lama pengisiannya bisa dihitung dari contoh tadi. Dengan tahap kedua senilai 210 dan setoran 10 per bulan, pemakaian 100 membutuhkan 10 bulan untuk kembali. Setoran yang dinaikkan sementara menjadi 15 mempersingkatnya menjadi sekitar 7 bulan.
Kesimpulan
Keluarga yang baru mulai dan hanya sanggup menyisihkan sepersepuluh penghasilan sebaiknya memandang satu bulan pengeluaran wajib sebagai garis akhir pertama, bukan enam bulan. Pemasukan yang naik turun menggeser garis akhir terakhir ke sembilan hingga dua belas bulan, sedangkan dua penghasilan tetap cukup dengan tiga bulan. Utang berbunga tinggi dilunasi setelah tahap pertama dan sebelum tahap kedua.
Cari sebagai platform perbandingan harga dan panduan belanja terlengkap di Indonesia memudahkan Anda menemukan dan membandingkan produk terbaik sesuai kebutuhan sebelum memutuskan.
Pertanyaan / Jawaban
Berapa dana darurat yang dibutuhkan keluarga dengan satu anak?
Keluarga tiga orang dengan satu pencari nafkah bergaji tetap berada pada kisaran enam hingga sembilan bulan pengeluaran wajib. Hitungannya mulai dari pos yang tidak bisa dipotong: makan, listrik, sewa atau cicilan rumah, sekolah, transportasi kerja, dan iuran kesehatan. Jika kedua orang tua bekerja tetap, tiga hingga enam bulan sudah cukup. Anak yang masih kecil mendorong ke ujung atas kisaran karena kebutuhan kesehatan dan sekolahnya sulit dipangkas. Selama target belum tercapai, capai satu bulan dulu, lalu tiga bulan, dan hentikan kebiasaan membandingkan diri dengan angka enam bulan di tulisan orang lain. Rekening tabungannya sebaiknya bisa diakses kedua orang tua, sehingga pencairan tetap mungkin saat salah satu sedang dirawat.
Di mana dana darurat keluarga sebaiknya disimpan?
Bulan pertama ditaruh di rekening tabungan terpisah supaya tersedia hari itu juga dan tidak bercampur dengan dompet digital belanja. Sisa yang jelas tidak dipakai bulan ini boleh dipindah ke deposito jangka satu atau tiga bulan. Bagian yang lebih besar lagi bisa dibagi ke emas atau reksa dana pasar uang. Contohnya, keluarga dengan target enam bulan bisa menaruh tiga bulan di tabungan, dua bulan di deposito, dan satu bulan di reksa dana pasar uang. Pembagian itu menjaga sebagian besar dana tetap bisa diambil tanpa kehilangan nilai, dan rekeningnya cukup satu yang dipegang bersama pasangan.
Bolehkah dana darurat diinvestasikan atau dipakai untuk modal usaha?
Hanya bagian yang sudah melewati tahap kedua dan jenisnya tetap cair, seperti reksa dana pasar uang atau emas. Tahap pertama selalu berada di rekening tabungan. Modal usaha, saham, dan aset kripto tidak masuk karena nilainya bisa turun tepat ketika Anda butuh uang, atau uangnya terkunci di stok dan piutang. Pedagang kecil yang menghidupi keluarga dari warungnya sebaiknya memisahkan dua dana: modal warung di satu rekening, dana darurat rumah di rekening lain dengan aturan tidak boleh dipinjam untuk dagangan.
Mana yang didahulukan, melunasi cicilan atau menabung dana darurat?
Keduanya, dengan urutan. Satu bulan pengeluaran wajib dikumpulkan lebih dulu, kemudian utang berbunga tinggi seperti saldo kartu kredit atau pinjaman daring dilunasi. Contoh: keluarga dengan saldo kartu kredit dan cicilan rumah menahan setoran tahap kedua sampai kartu lunas, tetapi tetap membayar cicilan rumah seperti biasa. Alasannya, bunga kartu kredit lebih besar daripada hasil tabungan, sehingga setiap rupiah yang dipakai melunasi kartu langsung menghemat lebih banyak daripada yang dihasilkan tabungan. Cicilan minimum kartu tetap dibayar selama pelunasan berjalan, dan satu bulan bantalan tidak disentuh untuk melunasinya.
Berapa lama waktu yang wajar untuk membangun dana darurat keluarga?
Bergantung pada setoran dan pengeluaran wajibnya. Keluarga dengan penghasilan bulanan 100, pengeluaran wajib 80, dan setoran 10 membutuhkan 8 bulan untuk tahap pertama dan 24 bulan untuk tahap kedua. Dengan setoran 20, waktunya turun menjadi 4 dan 12 bulan. Target enam bulan penuh pada setoran 10 berarti 48 bulan, atau empat tahun. Hasil itu bukan alasan menyerah; keluarga yang mencapai tahap pertama dalam setahun sudah jauh lebih terlindung daripada keluarga yang belum memulai. Bila pencari nafkahnya berpenghasilan harian, waktunya ikut memanjang karena targetnya sembilan hingga dua belas bulan, jadi tahap pertama dan kedua tetap menjadi kemenangan yang layak dirayakan.
Bisakah dana darurat dipakai untuk uang sekolah atau pajak kendaraan?
Tidak, karena kedua tagihan itu datang pada tanggal yang diketahui. Pajak kendaraan dan uang sekolah per semester dibagi dua belas lalu disisihkan tiap bulan sebagai bagian dari pengeluaran wajib, sehingga saat tagihan datang uangnya sudah ada di pos itu. Dana darurat dipakai bila pos itu kosong karena pemasukan berhenti, misalnya saat pencari nafkah kehilangan pekerjaan dua bulan sebelum uang sekolah jatuh tempo. Dalam kasus itu, pembayaran sekolah termasuk pengeluaran wajib yang ditutup dana darurat.
Perlukah dana darurat tetap ada kalau keluarga sudah memiliki BPJS Kesehatan?
Perlu. Jaminan kesehatan menanggung sebagian besar biaya perawatan, tetapi tidak menggantikan penghasilan harian yang hilang selama pencari nafkah sakit. Pengemudi ojek daring yang dirawat seminggu kehilangan seminggu pemasukan, sementara cicilan motor dan sewa kontrakan tetap jatuh tempo. Dana darurat menutup selisih itu. Ketika iuran menunggak dan kepesertaan tidak aktif, dana darurat juga yang akhirnya membayar rawat inap, sehingga iuran tepat waktu perlu masuk daftar pengeluaran wajib. Obat dan layanan di luar tanggungan juga datang dari kantong sendiri, dan itu sebabnya target tidak diturunkan sampai nol hanya karena jaminan kesehatan aktif.
Bagaimana menabung dana darurat kalau gaji pas-pasan?
Mulai dari setoran yang terasa kecil, misalnya 5 dari penghasilan 100, sehingga tahap pertama tercapai dalam 14 bulan jika pengeluaran wajib 70. Setoran dibuat otomatis sehari setelah gajian, sebab sisa akhir bulan jarang bertahan. Pangkas hiburan dan makan di luar lebih dulu, karena pos itu bisa dikurangi tanpa mengganggu kebutuhan pokok. Setiap kali pengeluaran wajib berkurang atau penghasilan naik, naikkan setoran sebesar selisihnya agar waktu mencapai tahap pertama menyusut. Keluarga dengan penghasilan 100 dan wajib 70 yang berhasil menaikkan setoran dari 5 menjadi 10 setelah enam bulan menyisakan empat bulan lagi untuk tahap pertama, sehingga totalnya 10 bulan, bukan 14.
Butuh cicilan tanpa kartu kredit?
Allo PayLater dari Allo Bank memudahkan belanja dengan cicilan fleksibel langsung dari aplikasi
Daftar Allo PayLater SekarangGunakan Cari untuk membandingkan pilihan Bank dari berbagai toko sebelum memutuskan.